Kabupaten Sarmi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Sarmi
Lambang Kabupaten Sarmi.png
Lambang Kabupaten Sarmi


Moto: -



-
Peta lokasi Kabupaten Sarmi di Papua
Koordinat: 138°05’ – 140°30’ BT dan 1°35’ – 3°35’ LS
Provinsi Papua
Dasar hukum UU No. 26 Tahun 2002
Tanggal peresmian 12 April 2003
Pemerintahan
-Bupati Drs. Eduard Fonataba, MM.
-Wakil Bupati Yosina T. Insyaf, SE., MM.
APBD
-DAU Rp. 566.914.711.000.-(2013)[1]
Luas 17.740 km2
Populasi
-Total 37.511 jiwa (2016)
-Kepadatan 2,11 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon 0966
Pembagian administratif
-Kecamatan 19 Distrik
-Kelurahan 112 Kampung, 3 Kelurahan
Simbol khas daerah
Situs web http://www.sarmikab.go.id/

Kabupaten Sarmi adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Sarmi. Nama Sarmi adalah singkatan dari nama suku-suku besar yang terdapat di wilayah ini, yakni Sobey, Armati, Rumbuai, Manirem, dan Isirawa. Keberadaan mereka telah lama menjadi perhatian antropolog Belanda, Van Kouhen Houven, yang kemudian memberikan nama Sarmi.

Singkatan Sarmi sebenarnya belum mencerminkan suku-suku di sana mengingat di wilayah ini terdapat 87 bahasa yang dipergunakan. Dari bahasa yang ada, paling tidak bisa disimpulkan terdapat 87 suku, dan setiap suku mempunyai bahasa sendiri-sendiri.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sarmi memiliki luas wilayah sebesar 17.740 km2. Wilayah Sarmi terbagi menjadi 19 kecamatan dengan Sarmi sebagai ibu kota kabupaten. Wilayahnya sendiri berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah utara, Kabupaten Mamberamo Tengah di sebelah selatan, Kabupaten Mamberamo Raya di sebelah barat, dan Kabupaten Jayapura di sebelah timur.

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar penduduk Sarmi menggantungkan kebutuhan hidup mereka pada kemurahan alam dari hutan dan laut. Sagu sebagai makanan pokok penduduk tumbuh subur di hampir semua wilayah kabupaten ini. Potensi lahan yang tersedia untuk tanaman bahan pangan dan hortikultura sedemikian luas. Pengembangan komoditas pertanian seperti padi, palawija, dan sayuran masih dalam skala kecil untuk kebutuhan sendiri. Lahan yang sudah diolah dan menghasilkan tanaman bahan pangan terdapat di Distrik Bonggo dan Bonggo Timur. Hanya di distrik ini padi sudah dapat dituai hasilnya. Demikian juga produksi palawija Kabupaten Sarmi sebagian besar dihasilkan di wilayah Bonggo. Komoditas wilayah ini sudah yang berhasil menembus ke pasar luar daerah adalah kakao dan kelapa yang sudah dikeringkan dalam bentuk kopra. Komoditas ini di kirim ke Surabaya dan Makassar. Kelapa tumbuh tidak tidak hanya di daratan Sarmi, tetapi juga di sejumlah pulau di sekitar wilayah utama Sarmi. Sarmi adalah salah satu kabupaten di Papua yang memiliki potensi kelapa rakyat yang sangat luas setelah Kabupaten Biak Numfor. Meskipun kelapa ini sebagian besar tumbuh secara alamiah di pesisir pantai dan sungai-sungai, tumbuhan ini terlihat sangat teratur dan terkesan seperti perkebunan luas.

Potensi hutan daerah ini juga sangat menjanjikan. Luas hutan produksi diperkirakan sebesar 54.000 hektar. Kabupaten ini sangat mengharapkan datangnya investor mengingat potensi lahan pertanian, perkebunan, pertambangan dan kelautan yang masih belum diolah. Diketahui bahwa di perut bumi Sarmi terdapat bijih besi yang jika dieksploitasi mampu menghasilkan 60.000 ton pasir besi setiap bulannya. Sementara itu, menurut survei dari Kanada di distrik Pantai Barat, Pantai Timur, dan Mamberamo Hilir terdapat kandungan minyak bumi.

Laut yang bersinggungan langsung debfab Sarmi juga menyimpan kekayaan tersendiri. Wilayah Sarmi terletak di pinggir pantai Samudera Pasifik dan memiliki sejumlah sungai dan danau yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan ikan dan udang. Sebuah gudang pelabuhan pendaratan ikan dan pelabuhan utama pendaratan ikan telah dibangun di Sarmi. Hal ini tentunya semakin membuka peluang investasi di sektor perikanan.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Foto Nama Wakil Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan
* Mesak Manibor Albertus Suripno 2016 - petahana

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan/Distrik[sunting | sunting sumber]

No. Distrik Ibukota Distrik Kampung/Kelurahan
1 Apawer Hilir Masep Subu, Karfasia, Samorkena, Masep, Burgena
2 Apawer Hulu Aurimi Wamariri, Tamaja, Syurimania, Aurimi, Kwapitania, Sasawapece
3 Apawer Tengah Airoran Airoran, Murara, Maniwa, Kapeso, Bina
4 Bonggo Kiren Kiren, Bebon Jaya, Tetom Jaya, Srum, Taronta, Armopa, Narum
5 Bonggo Barat Krim (Podena) Krim/Podena I, Rimsersari, Rotea, Anus, Anus II, Korur, Podena II, Yarsun
6 Bonggo Timur Mawesmukti Mawes Day, Tamar Sari, Mawesmukti, Gwinjaya, Tarawasih Marenggi, Kaptiau
7 Fee'en Wakde I Mafen Tor, Nika Tidi, Arare, Wakde I, Wakde II (Tabrawar), Dabe I, Dabe II, Keder I (Timron), Keder II
8 Ismari Bora-Bora Togonfo, Waaf, Waaf II, Bora-Bora, Segar Tor
9 Muara Tor Ebram Holmafen, Tanjung Batu, Ebram, Weyen, Omte
10 Pantai Barat Arbais Martewar, Arbais, Waim, Niwerawar, Aruswar, Webro, Wari
11 Pantai Timur Betaf Beneraf (Yamben), Sunum (Yamna) I, Sunum II, Betaf I, Betaf II, Betaf III
12 Pantai Timur Barat Nengke II Nengke, Takar (Vinyabor), Nengke II, Asyaf (Burtin), Takar II (Fito), Takar III (Kwentor), Artibe
13 Sarmi Sarmi Kelurahan Sarmi, Kelurahan Mararena, Sarmo, Tafarewar, Sawar, Lembah Neidam, Liki, Armo, Armo Pesisir
14 Sarmi Selatan Wapoania Kelurahan Petam, Kasukwe, Wapoania, Munukania
15 Sarmi Timur Waskey Waskey, Sewan I, Sewan II, Binyer
16 Sobey Bagaiserwar II Bagaiserwar I, Bagaiserwar II, Nanot, Sumsar, Rorena
17 Sungai Biri Ansudu I Komra, Maweswares, Ansudu I, Ansudu II
18 Tor Atas Samanente Samanente, Konderjan, Denander I, Denander II, Safromtane I, Safromtane II
19 Verkame Amsira Amsira, Siaratesa, Nisro, Kamenawari, Angkasa, Siantoa

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]