Kabupaten Maybrat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Maybrat
Lambang Kabupaten Maybrat, Papua Barat.jpg
Lambang Kabupaten Maybrat


Semboyan: Anu Beta Tubat



Peta lokasi Kabupaten Maybrat di Papua Barat
Koordinat:
Provinsi Papua Barat
Dasar hukum UU RI Nomor 13 Tahun 2009
Tanggal peresmian 16 Januari 2009
Ibu kota Kumurkek di Distrik Aifat, Maybrat
Pemerintahan
-Bupati Karel Murafer, SH (2014-)
-Wakil Bupati
APBD
-APBD Rp.869.903.867.546,-
-DAU Rp.444.866.529.000,-(2018)[1]
Luas 5.461,69 km²
Populasi
-Total 41.431 jiwa (2015)[2]
-Kepadatan -- jiwa/km²
Demografi
-Agama Kristen 90.40%
Katolik 8.34%
Islam 1.26%[3]
-Zona waktu UTC +9
Pembagian administratif
-Kecamatan 24 Distrik
-Kelurahan 1
-Desa 259
Simbol khas daerah

Kabupaten Maybrat adalah sebuah kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk pada tahun 2009 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sorong.[4]

Geografis[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Fef, Senopi, Kebar
Selatan Kokoda, Kais
Barat Moswaren, Wayer, Sawiat
Timur Moskona Utara, Moskona Selatan

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 27 Oktober 2008, keluarlah Keputusan Bupati Sorong Selatan Nomor 133 Tahun 2008 tentang Penyerahan Sebagian Cakupan Wilayah Bawahan Kabupaten Sorong Selatan ke Kabupaten Sorong, wilayah yang diserahkan terdiri dari 11 (sebelas) distrik, yaitu:

  1. Distrik Aifat
  2. Distrik Aifat Utara
  3. Distrik Aifat Timur
  4. Distrik Aifat Selatan
  5. Distrik Aitinyo Barat
  6. Distrik Aitinyo
  7. Distrik Aitinyo Utara
  8. Distrik Ayamaru
  9. Distrik Ayamaru Utara
  10. Distrik Ayamaru Timur
  11. Distrik Mare

Pada 16 Januari 2009, disahkanlah UU RI Tahun 2009 Nomor 13 tentang Pembentukan Kabupaten Maybrat sebagai hasil pemekaran dari kabupaten Sorong. Adapun komposisi distrik bawahannya adalah tepat sama dengan komposisi distrik di atas. Ini terjadi karena pemekaran dari Kabupaten Sorong Selatan belum memenuhi syarat teknis dan legalitas, jadi upaya percepatan berupa pemindahan kembali 11 distrik calon distrik Kabupaten Maybrat untuk sementara waktu ke kabupaten induknya dan dilanjutkan dengan proses pembentukan Kabupaten Maybrat sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Sorong, bukan dari Kabupaten Sorong Selatan.

Peresmian dilakukan pada tanggal 15 April 2009 di Jakarta, dengan penunjukan Bernard Sagrim sebagai pejabat bupati sementara.[5] Setelah Bernard Sagrim divonis bersalah melakukan korupsi dana hibah 2009 sebesar Rp.3,2 miliar dan wajib menjalani hukuman 1,3 tahun penjara, pada tanggal 18 November 2014, Wakil Bupati Karel Murafer resmi ditunjuk menggantikan jabatan Bupati Kabupaten Maybrat.[6]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Maybrat pada tahun 2016 seluruhnya sekitar 51.538 jiwa.[7]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Foto Nama Wakil Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan
* KarelMurafer-RegentofMaybrat.JPG Karel Murafer Jusach Eddy Hobi 2015 - petahana

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Maybrat meliputi 41 Kecamatan, 259 kampung, dan 2 kelurahan.[8]

Program Pembangunan[sunting | sunting sumber]

Listrik[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 21 April 2016, di kampung Temel, distirk Ayamaru Jaya, Menteri ESDM Sudirman Said meluncurkan suatu program percepatan pembangunan ketenagalistrikan di desa-desa yang belum dijangkau oleh tenaga listrik. Program ini diberi nama Program Indonesia Terang (PIT). Di kampung Temel itu baru saja dioperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 280 kw, yang cukup untuk menerangi sekitar 174 rumah di Distrik Ayamaru Jaya. Di kabupaten Maybrat, dari 41 kecamatan, baru 9 kecamatan yang terjangkau listrik, selebihnya masih gelap, atau kalaupun ada listrik baru bisa menyala 6 jam, atau 12 jam dan tidak merata memenuhi kebutuhan seluruh keluarga. Karena itu kehadiran PLTMH yang dibangun dengan APBN Tahun 2015, disambut dengan sukacita.[8]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Di kabupaten Maybrat terdapat 3 SMU dan 1 SMK.[8]

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Pendapatan asli Kabupaten Maybrat masih tergolong kecil. Seluruh APBD nya merupakan alokasi dari APBN.[8]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Udara[sunting | sunting sumber]

Media[sunting | sunting sumber]

Televisi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Maybrat juga memiliki beberapa terdiri dari 20-buah stasiun televisi bersiaran nasional dan lokal.

Stasiun Televisi Frekuensi Jaringan Status
Nasional (12 saluran)
TVRI Nasional 4 VHF TVRI Nasional
RCTI 40 UHF MNC
SCTV 46 UHF Emtek
MNCTV 52 UHF MNC
ANTV 30 UHF Indika
Indosiar 44 UHF Emtek
MetroTV 42 UHF Media
Trans TV 34 UHF Trans
Global TV 38 UHF MNC
Trans7 19 VHF Trans
tvOne 22 UHF Viva
RTV 16 VHF Grup Rajawali
NET. 30 UHF Indika
Daerah (3 saluran)
TVRI Papua 45 UHF TVRI Lokal
Megaswara TV 32 UHF Megaswara TV
Assalam TV 8 VHF KH. Abdul Rasyid
Nasional lokal Daerah (11 saluran)
RCTI Sorong 40 UHF MNC Lokal Dan Nasional
SCTV Sorong 30 UHF Emtek
MNCTV Sorong 52 UHF MNC
ANTV Sorong 25 UHF Indika
Indosiar Sorong 44 UHF Emtek
MetroTV Sorong 42 UHF Media
Trans TV Sorong 34 UHF Trans
Global TV Sorong 38 UHF MNC
Trans7 Sorong 19 VHF Trans
tvOne Sorong 22 UHF Viva
RTV Sorong 16 VHF Grup Rajawali
NET Sorong 30 UHF Indika

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018". 2018-05-04. Diakses tanggal 2018-07-06. 
  2. ^ "Kabupaten Maybrat Dalam Angka 2016"
  3. ^ "Kabupaten Maybrat Dalam Angka 2016"
  4. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama resmi
  5. ^ "Mendagri Resmikan Dua Kabupaten Baru di Papua Barat". Kompas Daring. Edisi 15-04-2009. 
  6. ^ Bernard Sagrim resmi dicopot dari jabatan Bupati Maybrat
  7. ^ "Kabupaten Maybrat Dalam Angka 2016"
  8. ^ a b c d Catatan Sudirman Said: Di Papua Melistriki Maybrat dan 12659 Desa- Detik Finance, 21 April 2016.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]