Lompat ke isi

Astronomi amatir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sebuah pesta bintang tahun 2013 yang diselenggarakan di Texas.

Astronomi amatir adalah kegiatan mengamati benda langit dan langit malam hari sebagai hobi.[1] Umumnya, astronomi amatir lebih leluasa berkegiatan dibandingkan dengan astronom profesional, yang harus mengikuti keprofesiannya.[2]

Astronomi amatir digemari secara signifikan pada 1990-an, ketika peristiwa melintasnya Komet Shoemaker-Levy 9, Komet Hyakutake, dan terutama Komet Hale-Bopp menarik perhatian publik, dan sebagai gantinya terdapat kenaikan dalam penjualan teleskop, langganan majalah, dan keanggotaan klub astronomi.[3]

Peralatan

[sunting | sunting sumber]

Teleskop adalah peralatan mengamati yang umum digunakan, tetapi binokular juga bisa digunakan.[4]

Objek pengamatan

[sunting | sunting sumber]

Pada umumnya, astronom amatir mengamati benda langit yang mudah terlihat seperti Bulan, Saturnus, Venus, dan Jupiter. Beberapa astronom amatir yang memiliki peralatan yang bagus umumnya akan mengamati Benda Langit-Dalam (DSO) seperti Nebula Carina, Messier 51, Galaksi Andromeda, Nebula Orion, Pleiades, dan Galaksi Triangulum.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  1. "Amateur Astronomy". NASA. Diakses tanggal 2025-12-18.
  2. Sherrod, P. Clay; Koed, Thomas L. (2003-04-07). A Complete Manual of Amateur Astronomy: Tools and Techniques for Astronomical Observations (dalam bahasa Inggris). Courier Corporation. ISBN 978-0-486-42820-8.
  3. Bakich, Michael E. (2023-08-11). "How amateur astronomy has evolved in the past half-century | Astronomy.com". Astronomy Magazine (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-18.
  4. Wood, Anthony (2025-11-15). "Expert advice for new stargazers: How to begin your amateur astronomy journey". Space (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-18.