Daftar Bupati Wonogiri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Bupati Wonogiri
Kabupaten Wonogiri.png
Lambang Kabupaten Wonogiri
JokoSutopo-RegentofWonogiri2.JPG
Petahana
Joko Sutopo

Sejak 17 Februari 2016
Kediaman resmi

Kantor Bupati Wonogiri

Jl. Kabupaten No. 4, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah
Menjabat selama 5 Tahun
Pemegang pertama K.R.M.T. Warso Adiningrat
Dibentuk 19 November 1917
Situs web wonogirikab.go.id

Setelah Raden Mas Said meninggal dunia, kekuasaan trah Mangkunegaran diteruskan oleh putra-putra beliau. Ada beberapa perkembangan penting mengenai situasi dan kondisi daerah kekuasaan, serta sistem pemerintahan yang menyangkut nama penguasa wilayah Praja Mangkunegaran termasuk di wilayah Wonogiri.

Wilayah Wonogiri merupakan daerah Kawedanan (onderregent) di bawah Praja Mangkunegaran, yang dipimpin oleh seseorang dengan jabatan sebagai Wedono Gunung. Organisasi pemerintahan pada saat itu masih sangat sederhana, dengan titik berat bidang pemerintahan hanya dua urusan yaitu urusan dalam (reh jero) dan urusan luar (reh njobo).

Wedono Gunung Wonogiri[sunting | sunting sumber]

Jabatan Wedono Gunung Wonogiri pertama dijabat oleh Raden Ngabei Joyosudarso, sejak tahun 1847. Makam Wedono Gunung pertama ini terdapat di Dusun Ambarwangi, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi.

Pada tahun 1875, atas permohonan R. Ng. Joyosudarso, Kawedanan Gunung Wonogiri dipecah menjadi dua yaitu Kawedanan Gunung Wonogiri dan Kawedanan Gunung Baturetno. Kawedanan Gunung Wonogiri meliputi wilayah Keduang, Honggobayan, dan Nglaroh, dengan jabatan Wedono Gunung yang dipegang oleh Raden Ngabei Djoyosaronto (putra tertua R. Ngabei Joyosudarso). Kawedanan Gunung Baturetno meliputi wilayah Wiroko, Sembuyan, dan Ngawen dengan jabatan Wedono Gunung yang dipegang oleh Raden Ngabei Djoyohandojo (Putra kedua R. Ng. Joyosudarso). Pada tahun 1892, terjadi penghapusan wilayah Kawedanan Gunung Baturetno dan digabungkan kembali dengan Kawedanan Gunung Wonogiri. Pejabat Wedono Gunung dipegang oleh Raden Mas Ngabei Tjitrodipuro hingga tahun 1900. Hingga pada tahun 1903, terjadi penghapusan jabatan Panekaring Wedono Gunung. RM. Ng. Tjitrodipuro sendiri kemudian diangkat sebagai Bupati Patih di Praja Mangkunegaran dan berganti nama Raden Mas Ngabei Brotodipuro. Jabatan yang ditinggalkannya diganti oleh Raden Mas Ngabei Haryokusumo (Eyang dari Ibu Tien Soeharto) sampai tahun 1916. Kemudian jabatan Wedono Gunung Wonogiri dipegang oleh Raden Mas Tumenggung Warso Adiningrat.

Tetedakan KGPAA Mangkunegara VII[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1917, ada peristiwa penting yaitu Tetedakan KGPAA Mangkunegara VII yang diumumkan pada tanggal 19 Nopember 1917, yaitu berubahnya status wilayah Wonogiri yang semula Kawedanan Gunung menjadi Kabupaten yang dikepalai oleh seseorang oleh seorang Bupati yang menyandang gelar Tumenggung. KGPAA Mangkunegara VII kemudian mengangkat Raden Mas Tumenggung Warso Adiningrat sebagai Bupati Wonogiri. Sehingga beliau merupakan Bupati Wonogiri pertama dengan gelar Tumenggung. Akibat perubahan status ini, wilayah Wonogiri pun dibagi menjadi 5 Kawedanan yaitu Kawedanan Wonogiri, Wuryantoro, Baturetno, Jatisrono dan Purwantoro.

Setelah Masa Kemerdekaan Republik Indonesia[sunting | sunting sumber]

Seiring dengan peristiwa kemerdekaan, Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 sampai tahun 1946 di wilayah Mangkunegaran terjadi dualisme pemerintahan, yaitu Kabupaten Wonogiri masih dalam wilayah monarki Praja Mangkunegaran dan di lain pihak menginginkan Kabupaten Wonogiri masuk dalam sistem demokrasi Republik Indonesia. Timbulah gerakan Anti-Swapraja yang menginginkan Wonogiri keluar dari sistem kerajaan Mangkunegaran. Akhirnya disepakati bahwa Kabupaten Wonogiri tidak menghendaki kembalinya Swapraja Mangkunegaran. Sejak saat itu Kabupaten Wonogiri mempunyai status seperti sekarang, dan masuk sebagai Kabupaten yang berada diwilayah Provinsi Jawa Tengah.

Daftar Bupati Wonogiri[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah daftar Bupati Wonogiri.[1]

No Foto Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Keterangan
Kabupaten Wonogiri di dalam Swapraja Mangkunegaran (1917-1946)
1
Nophoto international.jpg K.R.M.T. Warso Adiningrat
19 November 1917
?
Bupati Wonogiri Pertama
2
Nophoto international.jpg Mas Tumenggung Warsodingrat
?
?
3
Nophoto international.jpg R.Ng. Joyowirono
?
?
4
Nophoto international.jpg K.R.T. Harjowiratmo
?
1946
Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia & Keluarnya Kabupaten Wonogiri dari Swapraja Mangkunegaran (1946-sekarang)
5
Nophoto international.jpg Soetojo Hardjo Reksono
1946
1948
1

(1946)

6
Nophoto international.jpg R. Danoepranoto
1948
1950
2

(1948)

7
Nophoto international.jpg R. Agus Miftah Danoekoesoemo
1950
1953
3

(1950)

8
Nophoto international.jpg Sentot Wongso Admojo
1953
1956
4

(1953)

9
Nophoto international.jpg R. Soetarko
1956
1957
5

(1956)

10
Nophoto international.jpg Poerwo Pranoto
1958
1958
6

(1958)

11
Nophoto international.jpg R. Yakop Danoe Admojo
1958
1959
7

(1958)

12
Nophoto international.jpg R.M. Ng. Broto Pranoto
1960
1966
8

(1960)

13
Nophoto international.jpg R. Samino
1967
1974
9

(1967)

14
Nophoto international.jpg K.R.M.H. Soemoharmoyo
1974
1979
10

(1974)

15
Nophoto international.jpg Drs. Agoes Soemadi
1979
1980
11

(1979)

16
Nophoto international.jpg R. Soediharto
1980
1985
12

(1980)

17
Drs. Oemarsono
1985
1995
13

(1985)

14

(1990)

18
Nophoto international.jpg Drs. Tjuk Susilo
1995
2000
15

(1995)

19
H. Begug Poernomosidi
2000
2010
16

(2000)

17

(2005)

20
H. Danar Rahmanto
1 November 2010
30 Oktober 2015
18

(2010)

Sarwa Pramana

  (Penjabat Bupati)

10 November 2015
16 Februari 2016
[2]
21
JokoSutopo-RegentofWonogiri2.JPG Joko Sutopo
17 Februari 2016
sekarang
19

(2016)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Sejarah Wonogiri", DPRD Kabupaten Wonogiri, diakses 9 Juli 2016.
  2. ^ "Sarwa Pramana Dilantik Menjadi Pj Bupati Wonogiri, Ada PR untuk Dia", Tribun Jateng, diakses 9 Juli 2016

Pranala luar[sunting | sunting sumber]