Lompat ke isi

Kabupaten Pulau Morotai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Pulau Morotai
Pulau Dodola
Pulau Dodola
Lambang resmi Kabupaten Pulau Morotai
Motto: 
Podiki De Porigaho
Peta
Peta
Kabupaten Pulau Morotai di Maluku dan Papua
Kabupaten Pulau Morotai
Kabupaten Pulau Morotai
Peta
Kabupaten Pulau Morotai di Indonesia
Kabupaten Pulau Morotai
Kabupaten Pulau Morotai
Kabupaten Pulau Morotai (Indonesia)
Koordinat: 2°18′N 128°24′E / 2.3°N 128.4°E / 2.3; 128.4
Negara Indonesia
ProvinsiMaluku Utara
Tanggal berdiri20 Maret 2008
Dasar hukumUU RI Nomor 53 Tahun 2008
Ibu kotaDaruba
Jumlah satuan pemerintahanDaftar
Pemerintahan
  BupatiRusli Sibua
  Wakil BupatiRio Christian Pawane
  Sekretaris DaerahMuh Umar Ali
  Ketua DPRDRusminto Pawane
Luas
  Total2.337,15 km2 (902,38 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[1]
  Total82.913
  Kepadatan35/km2 (92/sq mi)
Demografi
  Agama
  • 58,49% Islam
  • Hindu 0,01%
  • Lainnya 0,17%[2]
  IPMKenaikan 65,68 (2024)
sedang[3]
Zona waktuUTC+09:00 (WIT)
Kode BPS
8207 Suntingan nilai di Wikidata
Pelat kendaraanDG xxxx U*
Kode Kemendagri82.07 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp 412.371.027.000,- (2020)
Situs webwww.pulaumorotaikab.go.id

Kabupaten Pulau Morotai adalah kabupaten yang terletak di Provinsi Maluku Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini berada di Desa Daruba yang merupakan wilayah dari Kecamatan Morotai Selatan. Pulau Morotai merupakan salah satu pulau paling utara di Indonesia. Kabupaten Pulau Morotai diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, pada 29 Oktober 2008, sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara. Luas wilayah Kabupaten Pulau Morotai 2.337,15 km², dengan jumlah penduduk 74.565 jiwa (2020) dan kepadatan penduduk 31,90 jiwa/km², dan jumlah penduduk pada akhir tahun 2024 sebanyak 82.913 jiwa.[1][4]

Geografis

[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah

[sunting | sunting sumber]
UtaraSamudra Pasifik
TimurLaut Halmahera
SelatanSelat Morotai
BaratLaut Maluku

Selama abad ke-15 dan 16, Morotai berada di bawah pengaruh Kesultanan Ternate yang berkuasa. Merupakan inti sebuah kawasan besar bernama Moro yang termasuk pulau dan pesisir Halmahera yang dekat dengan Morotai ke selatan.

Pada pertengahan abad ke-16, pulau ini menjadi tempat misi Yesuit Portugis. Kesultanan Muslim Ternate dan Halmahera merasa tersinggung akan pelopor aktivitas penyebaran agama itu dan berusaha mencegah misi itu dari pulau ini pada 1571, sebagai akibatnya Portugis hengkang dari kawasan itu. Pada abad ke-17, Ternate menggunakan kekuasaannya atas Morotai dengan memerintahkan berulang-ulang pada penduduknya agar pindah dari pulau itu. Pada awal abad itu para penduduknya pindah ke Dodinga, sebuah kota kecil di titik strategis pesisir barat Halmahera. Lalu pada 1627 dan 1628, Sultan Hamzah dari Ternate memerintahkan pindahnya penduduk Kristen ke Malayu, Ternate, agar lebih mudah dikendalikan.[butuh rujukan]

Pulau ini menjadi lapangan terbang bagi Jepang selama Perang Dunia II. Pulau ini diambil alih oleh angkatan Amerika Serikat pada September 1944 dan digunakan sebagai landasan serangan Sekutu ke Filipina pada awal 1945 serta ke Borneo Timur pada Mei dan Juni tahun itu. Merupakan basis untuk serangan ke Jawa pada Oktober 1945 yang ditunda setelah penyerahan diri Jepang pada bulan Agustus.[butuh rujukan]

Pemerintahan

[sunting | sunting sumber]

Kepala daerah

[sunting | sunting sumber]
No. Potret Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Wakil Bupati Periode Ref.
3 Rusli Sibua 20 Februari 2025 Petahana Rio Christian Pawane 2 [5]

Dewan Perwakilan

[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Pulau Morotai berdasarkan asal partai politik dalam empat periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi pada Periode
2009–2014[6] 2014–2019[7] 2019–2024[8] 2024–2029
PKB 0 Kenaikan 1 Steady 1 Kenaikan 2
Gerindra 1 Steady 1 Kenaikan 2 Kenaikan 3
PDI-P 1 Kenaikan 3 Steady 3 Steady 3
Golkar 3 Steady 3 Steady 3 Penurunan 2
NasDem (baru) 2 Kenaikan 3 Penurunan 0
PKS 1 Kenaikan 3 Steady 3 Steady 3
Hanura 1 Kenaikan 2 Penurunan 1 Steady 1
PAN 2 Penurunan 1 Steady 1 Steady 1
Demokrat 2 Steady 2 Steady 2 Steady 2
PSI (baru) 0 Kenaikan 3
PPP 1 Steady 1 Penurunan 0 Steady 0
PKPI 0 Kenaikan 1 Steady 1
PKPB 1
PMB 1
RepublikaN 1
Pelopor 1
PDS 1
PBR 1
Patriot 1
Sarikat 1
Jumlah Anggota 20 Steady 20 Steady 20 Steady 20
Jumlah Partai 16 Penurunan 11 Penurunan 10 Penurunan 9

Pembagian wilayah

[sunting | sunting sumber]
Kode Wilayah Nama Kecamatan Ibu kota Jumlah Desa Daftar Desa
82.07.01 Morotai Selatan Daruba 25
82.07.02 Morotai Selatan Barat Wayabula 15
82.07.03 Morotai Jaya Sopi 14
82.07.04 Morotai Utara Bere-bere 14
82.07.05 Morotai Timur Sangowo 15
82.07.06 Pulau Rao Leo Leo 5
Total 88

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 9 Maret 2025.
  2. "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Pulau Morotai". www.sp2010.bps.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-17. Diakses tanggal 15 Januari 2021.
  3. "Indeks Pembangunan Manusia Menurut Kabupaten/Kota, 2024". www.bps.go.id. Diakses tanggal 26 Agustus 2025.
  4. "Kabupaten Pulau Morotai Dalam Angka 2021". www.morotaikab.bps.go.id. hlm. 27, 64. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2021-10-27. Diakses tanggal 12 Oktober 2021. ;
  5. "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025.
  6. "BAB IV Deskripsi Wilayah Penelitian" (PDF). UMY Repository. Diakses tanggal 22-08-2019.
  7. "Pulau Morotai". KPU Maluku Utara. Diakses tanggal 22-08-2019. [pranala nonaktif permanen]
  8. "Ini 20 Anggota DPRD Pulau Morotai Periode 2019-2024". Indo Timur. 12-05-2019. Diakses tanggal 22-08-2019.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]