Kota Ternate

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kota Ternate
Lambang Kota Ternate.png
Lambang Kota Ternate


Semboyan: Maku Gawene

Gamalama.jpg

Peta lokasi Kota Ternate di Maluku Utara
Koordinat: 0°47′LU
127°22′BT
Provinsi Maluku Utara
Ibu kota Ternate
Pemerintahan
-Wali kota Burhan Abdurrahman
APBD
-DAU Rp. 462.645.746.000.-(2013)[1]
Luas 111,39 km2
Populasi
-Total 218.028 jiwa (2017)[2]
-Kepadatan 1.957,34 jiwa/km2
Demografi
-Agama Islam 88.17%
Kristen Protestan 10.84%
Katolik 0.67%
Hindu 0.14%
Konghucu 0.14%
Buddha 0.07%[3]
-Kode area telepon 0921
Pembagian administratif
-Kecamatan 7
Simbol khas daerah
Situs web http://www.ternate.go.id
Pemandangan pulau Ternate pada tahun 1880-an
Rumah di pulau Ternate (tahun 1910-an)
Benteng Tolukko di pulau Ternate (tahun 1930-an)
Rumah Belanda di Ternate di sekitar tahun 1920-an

Kota Ternate adalah sebuah kota yang berada di bawah kaki gunung api Gamalama pada sebuah Pulau Ternate di Provinsi Maluku Utara, Indonesia. Ternate merupakan Ibukota sementara Provinsi Maluku Utara secara de facto dari tahun 1999 hingga 2010. Pada tanggal 4 Agustus 2010, Sofifi diresmikan menjadi ibukota pengganti Ternate.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kota Ternate merupakan kota kepulauan yang memiliki luas wilayah 547,736 km², dengan 8 pulau. Pulau Ternate, Pulau Hiri, Pulau Moti, Pulau Mayau, dan Pulau Tifure merupakan lima pulau yang berpenduduk, sedangkan terdapat tiga pulau lain seperti Pulau Maka, Pulau Mano dan Pulau Gurida merupakan pulau berukuran kecil yang tidak berpenghuni.

Kondisi topografi Kota Ternate dengan sebagian besar daerah bergunung dan berbukit, terdiri atas pulau vulkanis dan pulau karang dengan kondisi jenis tanah Rogusal ( Pulau Ternate, Pulau Hiri, dan Pulau Moti) dan Rensika (Pulau Mayau, Pulau Tifure, Pulau Maka, Pulau Mano dan Pulau Gurida). Kondisi topografi Kota Ternate juga ditandai dengan keberagaman ketinggian dan permukaan laut antara 0–700 m dpl.

Iklim Kota Ternate sangat dipengaruhi oleh iklim laut dan memiliki dua musim yang seringkali diselingi dengan dua kali masa pancaroba disetiap tahunnya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sejarah kota ini bermula dengan adanya Kesultanan Ternate yang berdiri sekitar abad ke-13 di Pulau Ternate, yang menjadikan kawasan kota ini sebagai pusat pemerintahannya. Kornelis Matelief de Jonge pada tahun 1607 membangun sebuah benteng pada kawasan kota ini, yang dinamakan Fort Oranje dan sebelumnya bernama Malayu.[4]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Wali Kota[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah Daftar Wali Kota Ternate dari masa ke masa.

No Wali Kota[5] Awal menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Wali Kota
1
Syamsir Andili
2000
2005
1
[6]
2005
2010
2
[7]
Amas Dinsie
2
Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman.jpg Burhan Abdurahman
2010
2015
3
[8]
Arifin Djafar
Idrus Assagaf
2015
2016
[9]
(2)
Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman.jpg Burhan Abdurahman
17 Februari 2016
Petahana
4
(2016)
Abdullah Tahi

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Daftar Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kecamatatan di Kota Ternate adalah:

Demografi[sunting | sunting sumber]

Tahun 1828 1885 2004 2005 2010
Jumlah penduduk 36.000 71.834 151.178 163.166 185.705
Sejarah kependudukan Kota Ternate
Sumber:[10]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Beberapa tempat wisata alam yang menarik, antara lain

Kuliner Khas[sunting | sunting sumber]

Maluku Utara memiliki berbagai makanan khas daerah antara lain papeda (sagu), ketam kenari, halua kenari, bagea serta hasil olahan ikan seperti ikan asap (ikan Fufu), gohu ikan, Ikan garu rica dan lain-lain. Pusat tempat makanan di kota ini terletak di Swering, tepat berada di belakang Jatiland Mall, namun hanya beraktivitas selepas sore hingga tengah malam.

Perhiasan dari daerah ini adalah mutiara laut dan batu bacan.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Bandar Udara[sunting | sunting sumber]

Bandar Udara Sultan Babullah merupakan sarana transportasi udara di Kota Ternate. Beberapa maskapai penerbangan yang melayani jalur ini antara lain Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Batavia Air, Wings Air (Group Lion Air), Merpati Airlines, Express Air dan Trigana Air. Penerbangan melalui kota Makassar, Manado maupun Sorong.

Pelabuhan[sunting | sunting sumber]

Kota ini juga memiliki pelabuhan laut A. Yani dengan jalur pelayaran yang dilalui kapal Pelni dua kali perminggu. Dua perusahaan ekspedisi kapal angkutan adalah Mentari dan Tanto. Untuk menyeberang ke pulau-pulau sekitar seperti Halmahera, Tidore, Hiri, Moti, Meitara, dapat menggunakan perahu kecil dari fiberglass yang umum di sebut Speed dengan tarif mulai Rp.8.000,-

Transportasi Darat[sunting | sunting sumber]

Transportasi darat di kota ini menggunakan angkutan penumpang dengan mobil Suzuki Carry. Sejak akhir tahun 2005 telah mulai beroperasi armada taksi milik swasta dengan jumlah armada sekitar 50 unit.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ "Kota Ternate Dalam Angka 2017"
  3. ^ "Provinsi Maluku Utara Dalam Angka 2017"
  4. ^ http://www.sil.si.edu Ternate
  5. ^ "Profil Kota Ternate". Pemerintah Kota Ternate. Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ternate. Diakses tanggal 3 Januari 2018. 
  6. ^ "Profil Masjid Al-Munawwar". Sistem Informasi Masjid, Kementerian Agama Republik Indonesia. Diakses tanggal 8 Januari 2018. 
  7. ^ AWD (7 Juli 2005). "Syamsir Andili Wali Kota Ternate". Liputan6.com. Diakses tanggal 3 Januari 2018. 
  8. ^ Jafar (27 April 2010). Sidik, Javar M, ed. "Burhan Abdurahman Terpilih Jadi Walikota Ternate". Antara News. Diakses tanggal 3 Januari 2018. 
  9. ^ Arsyad, Burhanuddin (10 Agustus 2015). UWA, ed. "Idrus Assagaf Dilantik Jadi Plt Wali Kota Ternate". Metro TC News. Diakses tanggal 3 Januari 2018. 
  10. ^ http://www.ternatekota.go.id Demografi

Pranala luar[sunting | sunting sumber]