Kabupaten Tolitoli

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Tolitoli
Sulawesi 1rightarrow blue.svg Sulawesi Tengah
Lambang Kabupaten Tolitoli.png
Lambang
Motto: 
Mosimbesang Mesoungu Motimpedes Magau (Bekerja Keras Dengan Semangat Persatuan Yang Kokoh)
Locator Kabupaten Tolitoli.svg
Kabupaten Tolitoli berlokasi di Sulawesi
Kabupaten Tolitoli
Kabupaten Tolitoli
Kabupaten Tolitoli berlokasi di Indonesia
Kabupaten Tolitoli
Kabupaten Tolitoli
Koordinat: 1°00′N 120°48′E / 1°N 120.8°E / 1; 120.8
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Tengah
Dasar hukumUU. No. 59 Tahun 1960
Hari jadi11 Desember 1960
Ibu kotaTolitoli
Pemerintahan
 • BupatiMohammad Saleh Bantilan
 • Wakil BupatiAbdul Rahman Budding
Luas
 • Total4.079,77 km2 (157,521 sq mi)
Populasi
 • Total235.800 jiwa
Demografi
 • Suku bangsaTolitoli, Bugis, Minahasa, Pamona, dll
 • AgamaIslam 87,86%
Kristen 9,28%
Protestan 7,48%
Katolik 1,80%
Budha 1,57%
Hindu 1,29%
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon0453
Kode Kemendagri72.04 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan10
Jumlah kelurahan6
Jumlah desa110
DAURp. 352.284.608.000,-[2]
Situs webwww.tolitolikab.go.id
Gunung perkebunan cengkih di Tolitoli

Kabupaten Tolitoli atau Toli-Toli adalah salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Tolitoli. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 4.079,77 km² dan berpenduduk sebanyak 235.800 Jiwa (2018).[1] Kabupaten Tolitoli sebelumnya bernama Kabupaten Buol Toli-Toli, tetapi pada tahun 2000 berdasarkan UU No. 51 Tahun 1999, daerah ini dimekarkan menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Tolitoli sebagai kabupaten induk dan Kabupaten Buol sebagai kabupaten hasil pemekaran.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Nama Toli-toli berasal dari kata Totolu yang berarti Tiga. Maksudnya suku bangsa Toli-toli berasal dari tiga manusia kahyangan yang menjelma ke bumi masing-masing melalui Olisan Bulan (Bumbu Emas), Bumbung Lanjat (Puncak Pohon Langsat), dan Ue Saka (Sejenis Rotan). Jelmaan Olisan Bulan dikenal sebagai Tau Dei Baolan atau Tamadika Baolan yang menjelma melalui Ue Saka dikenal sebagai Tau Dei Galang atau Tamadika Dei Galang sedangkan seorang putri yang menjelma sebagai Bumbung Lanjat dikenal sebagai Tau Dei Bumbung Lanjat atau Boki Bulan.

Kemudian Totolu berubah menjadi Tontoli sebagaimana tertulis dalam Langge-Contract Tahun 1858 yang di tandatangani pihak Belanda antara Dirk Francois dan Raja Bantilan Safiuddin. Tahun 1918 berubah menjadi Toli-toli seperti dalam penulisan Korte Verklaring yang ditandatangani Raja Mohammad Ali dengan pemerintah Belanda yang berpusat di Nalu[3].

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Tolitoli berada di utara Pulau Sulawesi dan memiliki ketinggian wilayah antara 0-2500 Mdpl. Wilayah utara merupakan pesisir pantai Laut Sulawesi dan sebagian kecil disebelah barat adalah pesisir pantai Selat Makassar dengan beberapa pulau. Sementara sepanjang batas selatan berupa rangkaian pegunungan bagian dari Pegunungan Bosagong yang memanjang dari barat ke timur. Beberapa puncaknya adalah Gunung Tinombala, Gunung Lante, Gunung Tongkou, Gunung Malino, dll.

Terdapat juga Pegunungan Bukii Dako disebelah barat-utara Kabupaten Tolitoli dengan puncaknya Gunung Dako yang sekaligus sebagai Cagar Alam Gunung Dako[4]. Kabupaten Tolitoli memiliki banyak sungai. Sungai utama di Kabupaten Toli-toli diantaranya adalah Sungai Talau, Sungai Tambun, Sungai Kalangkangan, Sungai Salumpaga, Sungai Banagan, dan Sungai Bampaun.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Laut Sulawesi
Timur Kabupaten Buol
Selatan Kabupaten Parigi Moutong
Barat Kabupaten Donggala dan Selat Makassar

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No. Foto Nama Bupati Awal Menjabat Akhir Menjabat Wakil Bupati Keterangan Ref.
1 H. Rajawali Muhammad Pusadan 1964 1964–1970
2 H. Moh. Kasim Razak 1970 1970–1975
3 Kolonel (Inf.) Eddy Soeroso 1975 1975–1980 Periode pertama
1980 1980–1985 Periode kedua
4 Kolonel (Inf.) H.M. Sulaiman 1985 1985–1989
5 Kolonel (Inf.) Dede Hatta Permana 1989 1989–1994
6 Kolonel (Inf.) H. Gumyadi, S.H. 1994 11 Desember 1999 -
7 Drs. H. Moh. Ma’ruf Bantilan, M.M. 11 Desember 1999 11 Desember 2004 Drs. H. Harsono Hamu Periode pertama
8 Drs. H. M. Syahril Alatas, S.H., M.H. 12 Desember 2004 12 September 2005 Penjabat bupati
Drs. H. Moh. Ma’ruf Bantilan, M.M. 12 September 2005 12 September 2010 dr. H. Abd. Rahman Amin (wafat) digantikan oleh H. Syamsuar Molla, SE Periode kedua
9 DR (HC). H. Mohammad Saleh Bantilan, S.H., M.H. 12 September 2010 12 September 2015 Amran H. Yahya Periode pertama
10 Dr. Adidjoyo Dauda, M.Si. 14 September 2015 15 Februari 2016 Penjabat Bupati [5]
DR (HC). H. Mohammad Saleh Bantilan, S.H., M.H. 16 Februari 2016 16 Februari 2021 H. Abdul Rahman Hi. Budding Periode kedua [6]

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

  1. Kecamatan Baolan
  2. Kecamatan Basidondo
  3. Kecamatan Dako Pamean
  4. Kecamatan Dampal Selatan
  5. Kecamatan Dampal Utara
  6. Kecamatan Dondo
  7. Kecamatan Galang
  8. Kecamatan Lampasio
  9. Kecamatan Ogo Deide
  10. Kecamatan Toli-toli Utara

Demografi[sunting | sunting sumber]

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Tolitoli pada tahun 2015 sebanyak 225.875 Jiwa (Laki-laki 115.205 Jiwa dan Perempuan 110.670 Jiwa). Kecamatan paling banyak dan padat penduduknya berada di Kecamatan Baolan yang mencapai 68.875 Jiwa dengan kepadatan 267 Jiwa/ km² sedangkan penduduk terjarang berada di Kecamatan Dako Pamean yaitu 5.180 Jiwa[7]. Sementara ditahun 2019, penduduk kabupaten Tolitoli berjumlah 235.800 jiwa.[1] Berikut rincian jumlah penduduk di Kabupaten Tolitoli 2015:

Jumlah Penduduk Kabupaten Tolitoli Tahun 2015
Nama Kecamatan Laki-laki (Jiwa) Perempuan (Jiwa) Jumlah (Jiwa)
Kecamatan Baolan 35.065 33.810 68.875
Kecamatan Basidondo 6.214 5.409 11.623
Kecamatan Dako Pamean 4.631 4.549 5.180
Kecamatan Dampal Selatan 11.153 10.980 32.133
Kecamatan Dampal Utara 7.550 7.319 14.869
Kecamatan Dondo 11.463 11.006 22.469
Kecamatan Galang 16.810 16.418 33.228
Kecamatan Lampasio 6.379 5.778 12.157
Kecamatan Ogo Deide 6.574 6.242 12.816
Kecamatan Toli-toli Utara 9.366 9.159 18.525

Agama[sunting | sunting sumber]

Penduduk kabupaten Tolitoli terdiri dari bermacam suku bangsa, dan juga cukup beragam dalam keagamaan. Data dari Kementerian Agama tahun 2020, sekitar 87,86% (187.604 jiwa) memeluk agama Islam.[8] Kemudian 9,28% (19.803 jiwa) memeluk agama Kristen, dimana Protestan 7,48% (15.965 jiwa)[9] dan Katolik 1,80% (3.838 jiwa).[10] Kemudian Hindu 1,29% (2.765 jiwa)[11] dan beragama Budha 1,57% (3.343 jiwa).[12]

Media Massa & Komunikasi[sunting | sunting sumber]

Terrestrial televisi[sunting | sunting sumber]

Toli-Toli juga memiliki rencana untuk membangun stasiun televisi bersiaran nasional dan lokal Indonesia, seperti:

Kanal Signal Frekuensi Nama Jaringan Nama perusahaan ternama Pemilik Status Negara
23 512.250 MHz UHF TVRI Nasional TVRI PT Televisi Republik Indonesia Pemerintah Indonesia Nasional  Indonesia
TVRI Sulawesi Tengah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Lokal
33 530.250 MHz Trans TV PT Televisi Transformasi Indonesia Trans Corp Nasional
25 542.250 MHz MNCTV PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia Media Nusantara Citra
35 554.250 MHz Indosiar PT Indosiar Visual Mandiri Elang Mahkota Teknologi
37 566.250 MHz ANTV PT Cakrawala Andalas Televisi Visi Media Asia
27 578.250 MHz RCTI PT Rajawali Citra Televisi Indonesia Media Nusantara Citra
31 590.250 MHz SCTV PT Surya Citra Televisi SC Group (Surya Citra Media)
39 602.250 MHz Global TV PT Global Informasi Bermutu Media Nusantara Citra
21 614.250 MHz tvOne PT Lativi Media Karya Visi Media Asia
49 638.250 MHz MetroTV PT Media Televisi Indonesia Media Group
45 646.250 MHz Pro TV iNews TV PT Sun Televisi Network
PT Global Telekomunikasi Terpadu
Media Nusantara Citra Lokal
29 662.250 MHz Trans7 PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh Trans Corp Nasional
45 678.250 MHz SINDOtv Palu iNews TV PT SUN Television Network Media Nusantara Citra Lokal
26 703.250 MHz Kemuning TV
22 751.250 MHz RTV PT Waskita Wicaksana Visual Poso
PT Metropolitan Televisindo
Rajawali Corpora Nasional

Radio[sunting | sunting sumber]

Tolitoli juga memiliki rencana untuk membangun stasiun radio daerah Indonesia, seperti:

Nama Frekuensi
Radio Inyong AM 549
Radio Samhan AM 630
Radio Silahturahim AM 720
Radio Berita Klasik AM 828
Radio Sheba FM FM 87.8
Cherry Black Radio FM 91.0
Radio Teman FM 93.0 FM
Radio Pelita Kasih FM 96.3
Hitz FM FM 96.7
Radio Fajri FM FM 99.0
Radio Wadi FM 99.7
Radio Nedia Akbar Zhapin FM 102.0
Radio Cemerlang FM 107.1 FM
Radio Jaleveva Jayamahe FM 107.9 FM

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Kabupaten Tolitoli Dalam Angka 2020". www.tolitolikab.bps.go.id. Diakses tanggal 16 September 2020. 
  2. ^ "Perpres No. 6 Tahun 2011". 2011-02-17. Diakses tanggal 2011-05-23. 
  3. ^ Sejarah Kabupaten Toli-toli (Kemendagri)
  4. ^ Cagar Alam Gunung Dako
  5. ^ "Longki Lantik Dua Penjabat Bupati". metrosulawesi.com. 16 September 2015. Diakses tanggal 25 Desember 2016. 
  6. ^ "Nama-nama Kada Kabupaten/Kota se Sulteng Yang Akan Dilantik". sultengprov.go.id. 16 Februari 2016. Diakses tanggal 25 Desember 2016. 
  7. ^ Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Tolitoli, 2015
  8. ^ "Data Pemeluk Agama Islam di Sulawesi Tengah". www.kemenag.go.id. Diakses tanggal 15 Agustus 2020. 
  9. ^ "Data Pemeluk Agama Kristen di Sulawesi Tengah". www.kemenag.go.id. Diakses tanggal 15 Agustus 2020. 
  10. ^ "Data Pemeluk Agama Katolik di Sulawesi Tengah". www.kemenag.go.id. Diakses tanggal 15 Agustus 2020. 
  11. ^ "Data Pemeluk Agama Hindu di Sulawesi Tengah". www.kemenag.go.id. Diakses tanggal 15 Agustus 2020. 
  12. ^ "Data Pemeluk Agama Buddha di Sulawesi Tengah". www.kemenag.go.id. Diakses tanggal 15 Agustus 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]