Citilink

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Citilink
2012 Citilink Logo.svg
IATA ICAO Kode panggil
QG CTV SUPERGREEN
Didirikan 2001
Mulai beroperasi 16 Juli 2001
Penghubung Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta
Penghubung sekunder Bandar Udara Internasional Juanda
Program penumpang setia Supergreen GarudaMiles
Armada 54
Tujuan 34
Slogan Better fly Citilink, Your Right Link
Perusahaan induk Garuda Indonesia
Kantor pusat Jakarta, Indonesia
Tokoh utama Juliandra Nurtjahjo (CEO)[1]
Penghasilan operasi US$16.03 juta (2016)
Penghasilan bersih US$9.96 juta (2016)
Situs web www.citilink.co.id

Citilink adalah sebuah maskapai penerbangan berbiaya murah dan anak perusahaan Garuda Indonesia. Perusahaan ini berdiri tahun 2001 sebagai Unit Bisnis Strategis (SBU) dan difungsikan sebagai salah satu alternatif penerbangan bertarif rendah di Indonesia. Sejak tanggal 30 Juli 2012 Citilink secara resmi beroperasi sebagai entitas bisnis yang terpisah dari Garuda Indonesia setelah mendapatkan Air Operator Certificate (AOC). Citilink beroperasi dengan 17 pesawat dengan logo, tanda panggil dan seragam baru.[2] Bandara penghubung utama maskapai ini adalah Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya.[3]

Tujuan penerbangan[sunting | sunting sumber]

Pada Juli 2012, Citilink melayani 9 tujuan domestik yang menghubungkan Jakarta ke Surabaya, Denpasar, Medan, Banjarbaru, Balikpapan dan Batam. Maskapai ini juga mengoperasikan penerbangan dari Surabaya ke Balikpapan, Banjarbaru, Bandung, Denpasar dan Makassar, dan juga mengoperasikan penerbangan dari Medan ke Batam. Pada tanggal 15 September 2012, Citilink resmi membuka rute baru ke Lombok (Bandara Internasional Lombok) dengan rute Surabaya - Lombok.[4][5][6] . Terhitung mulai tanggal 10 Januari 2014, Citilink melayani rute Malang, Palembang, Semarang, dan Yogyakarta melalui Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Baru-baru ini juga, Citilink membuka rute Kertajati-Surabaya.

Negara Kota Provinsi Bandara Catatan Refs
Indonesia Ambon Maluku Bandar Udara Pattimura
Indonesia Balikpapan Kalimantan Timur Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman
Indonesia Banjarmasin Kalimantan Selatan Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor
Indonesia Banda Aceh Aceh Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda
Indonesia Bandar Lampung Lampung Bandar Udara Radin Inten II
Indonesia Bandung Jawa Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara
Indonesia Banyuwangi Jawa Bandar Udara Banyuwangi [7]
Indonesia Batam Kepulauan Riau Bandar Udara Internasional Hang Nadim Templat:Airline hub
Indonesia Bengkulu Bandar Udara Fatmawati Soekarno
Indonesia Biak Papua Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo
Indonesia Cirebon Jawa Barat Bandar Udara Internasional Kertajati [8]
Indonesia Denpasar Bali Bandar Udara Internasional Ngurah Rai
Indonesia Gorontalo Bandar Udara Jalaluddin
Indonesia Jakarta Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta Templat:Airline hub
Indonesia Jakarta Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma Templat:Airline hub
Indonesia Jambi Bandar Udara Sultan Thaha
Indonesia Jayapura Papua Bandar Udara Internasional Sentani
Indonesia Kendari Sulawesi Tenggara Bandar Udara Haluoleo
Indonesia Kupang Nusa Tenggara Timur Bandar Udara Internasional El Tari
Indonesia Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur Bandar Udara Komodo
Indonesia Lubuklinggau Sumatera Selatan Bandar Udara Silampari
Indonesia Makassar Sulawesi Selatan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin
Indonesia Manado Sulawesi Utara Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi
Indonesia Manokwari Papua Barat Bandar Udara Rendani
Indonesia Mataram Nusa Tenggara Barat Bandar Udara Internasional Lombok
Indonesia Malang Jawa Timur Bandar Udara Abdul Rachman Saleh
Indonesia Medan Sumatera Utara Bandar Udara Internasional Kualanamu
Indonesia Merauke Papua Bandar Udara Internasional Mopah
Indonesia Padang Sumatera Barat Bandar Udara Internasional Minangkabau
Indonesia Palangka Raya Kalimantan Tengah Bandar Udara Tjilik Riwut
Indonesia Palembang Sumatera Selatan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II
Indonesia Palu Sulawesi Tengah Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie
Indonesia Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung Bandar Udara Depati Amir
Indonesia Pekanbaru Riau Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II
Indonesia Pontianak Kalimantan Barat Bandar Udara Internasional Supadio
Indonesia Semarang Jawa Tengah Bandar Udara Internasional Ahmad Yani
Indonesia Sibolga Sumatera Utara Bandar Udara Ferdinand Lumban Tobing
Indonesia Siborong-borong Sumatera Utara Bandar Udara Internasional Silangit
Indonesia Sorong Papua Barat Bandar Udara Domine Eduard Osok
Indonesia Surabaya Jawa Timur Bandar Udara Internasional Juanda Templat:Airline hub
Indonesia Surakarta Jawa Tengah Bandar Udara Internasional Adisumarmo
Indonesia Tanjung Pandan Kepulauan Bangka–Belitung Bandar Udara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin
Indonesia Tanjung Pinang Kepulauan Riau Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah
Indonesia Ternate Maluku Utara Bandar Udara Sultan Babullah
Indonesia Timika Papua Bandar Udara Mozes Kilangin
Indonesia Yogyakarta Jawa Bandar Udara Internasional Adisutjipto
Malaysia Penang Bandar Udara Internasional Penang [9]
Thailand Phuket Bandar Udara Internasional Phuket
Timor Leste Dili Bandar Udara Internasional Presidente Nicolau Lobato

Armada[sunting | sunting sumber]

Sebuah Fokker F-28-4000 Fellowship milik Citilink yang didekorasi
Sebuah armada Citilink
Boeing 737-300 yang didekorasi
Armada Citilink
Pesawat Beroperasi Dalam Pemesanan Penumpang Catatan
Airbus A320-200 44 5 180 Airbus A320 yang sudah lama akan dipensiunkan dan digantikan oleh Airbus A320neo
Airbus A320neo 8 27 180
Boeing 737-300 1 110 kode registrasi PK-GGG
Boeing 737-500 2 96
Total 55 32

Sebelumnya juga mengoperasikan pesawat (pada Januari 2005):

Seragam pramugari Citilink[sunting | sunting sumber]

Seragam pramugari Citilink merupakan hasil dari kontes desain untuk Citilink yang dilakukan tahun 2011. Seragam didominasi dengan warna hijau dengan sedikit corak putih, di mana hijau adalah warna dasar maskapai dengan harapan memberikan tampilan cerdas, moderen sekaligus mencolok, sehingga kru Citilink akan mudah dikenali di bandara.[butuh rujukan]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Juliandra Nurtjahjo Jadi Dirut Baru Citilink – Beritasatu.com". 2 April 2017. 
  2. ^ "July 30, 2012 - Citilink officially separates from Garuda today". 
  3. ^ "Directory: World Airlines". Flight International. 2007-04-03. hlm. 66. 
  4. ^ Jeroen (16 November 2011). "Citilink opens Surabaya - Denpasar route". indahnesia.com. Diakses tanggal 18 November 2011. 
  5. ^ http://www.citilink.co.id/route-map
  6. ^ http://www.citilink.co.id/uploads/files/Time-table-20120622-2.jpg
  7. ^ "Rute Baru Banyuwangi". Citilink. Diakses tanggal 26 August 2018. 
  8. ^ "Rute Baru Kertajati". Citilink. Diakses tanggal 26 August 2018. 
  9. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Penang

Pranala luar[sunting | sunting sumber]