Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Bandar Udara Internasional
Sultan Hasanuddin

Sultan Hasanuddin
International Airport
KJZU6p20170306130418.png
Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.jpg
IATA: UPG · ICAO: WAAA
WMO: 97180
Informasi
Jenis bandara Publik
Pemilik Pemerintah Indonesia
Pengelola PT. Angkasa Pura I
Melayani Makassar
Lokasi Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia
Penghubung untuk
Ketinggian MDPL 47 kaki (14 m)
Koordinat 5°03′42″LU 119°33′15″BT / 5,06167°LS 119,55417°BT / -5.06167; 119.55417
Situs web http://www.hasanuddin-airport.co.id
Petas
Sulawesi daerah di Indonesia
Sulawesi daerah di Indonesia
UPG is located in Makassar
UPG
UPG
UPG is located in Sulawesi
UPG
UPG
UPG is located in Indonesia
UPG
UPG
UPG is located in Southeast Asia
UPG
UPG
Lokasi di Makassar, Sulawesi, Indonesia dan Asia Tenggara
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
m ft
13/31 2.500 8.202 Aspal
03/21 3.100 10.171 Aspal
Statistik (2017)
Penumpang 11.653.387 ( 17,7%)
Pangkalan Udara TNI AU Sultan Hasanuddin
Lanud.png
Lambang Lanud
Negara Bendera Indonesia Indonesia
Cabang Lambang TNI AU.png TNI Angkatan Udara
Tipe unit Pangkalan Udara Militer
Bagian dari Komando Operasi Angkatan Udara II
Moto "Prayatna Kerta Gegana"
Situs web www.tni-au.mil.id

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin[1], (bahasa Inggris: Sultan Hasanuddin International Airport) (IATA: UPGICAO: WAAA), bandara ini bernama Lapangan Terbang Kadieng terletak 30 km dari Kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Bandara ini mempunyai dua landasan pacu, yang pertama sepanjang 3.100 m x 45 m dan yang kedua 2.500 m x 45 m. Bandara ini dioperasikan oleh PT. Angkasa Pura I.

Meskipun berstatus bandara internasional, sejak 28 Oktober 2006 hingga Juli 2008 sempat tidak ada rute internasional kecuali penerbangan haji setelah rute internasional terakhir Hasanuddin, Makassar-Singapura ditutup Garuda Indonesia karena merugi. Sebelumnya, Silk Air dan Malaysia Airlines telah terlebih dahulu menutup jalur internasional mereka ke Hasanuddin.[2][3] Air Asia membuka kembali rute Makassar-Kuala Lumpur mulai 25 Juli 2008. Disusul kemudian Garuda Indonesia membuka kembali penerbangan langsung Makassar-Singapura mulai 1 Juni 2011.

Bandara ini mengalami proses perluasan dan pengembangan yang dimulai tahun 2004 dan direncanakan selesai pada tahun 2009. Antara bagian dari pengembangan adalah terminal penumpang baru berkapasitas 7 juta penumpang per tahun, apron (lapangan parkir pesawat) yang berkapasitas tujuh pesawat berbadan lebar, landas pacu baru sepanjang 3.100 meter x 45 meter, serta taxiway. Pengoperasian terminal baru dimulai pada 4 Agustus 2008 dengan menggunakan landas pacu lama karena landas pacu baru masih sedang dikerjakan.

Sekarang, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Sudah Mengoperasikan Apron baru, landas pacu terbaru serta 1 buah taxiway.[4]. Perpanjangan landasan tahap 2 dari 3,100 meter menjadi 3,500 meter akan mulai dilaksanakan antara akhir tahun 2011 atau awal 2012, setelah pembebasan lahan terlaksanakan. Perpanjangan landasan ini ditujukan agar kedepannya dapat didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747 secara maksimal.

Bagian depan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin
Travelator di ruang keberangkatan
Layar informasi penerbangan
Pesawat DC-3 milik maskapai penerbangan Skyways International di bandar udara Makassar (tahun 1948)

Maskapai

MaskapaiTujuan
AirAsia Kuala Lumpur—Internasional
Airfast Indonesia Jakarta—Halim Perdanakusuma, Surabaya, Timika
Aviastar Masamba, Palopo, Selayar, Tana Toraja
Batik Air Ambon, Gorontalo, Jakarta—Halim Perdanakusuma, Jakarta—Soekarno—Hatta, Jayapura, Kendari, Mamuju, Manado, Manokwari, Merauke, Palu, Sorong, Surabaya, Ternate
Citilink Ambon, Biak, Balikpapan, Bandung, Denpasar/Bali, Gorontalo, Jakarta—Soekarno—Hatta, Jayapura, Kendari, Manado, Manokwari, Palu, Sorong, Surabaya, Ternate, Timika, Yogyakarta
Garuda Indonesia Ambon, Biak, Denpasar/Bali, Gorontalo, Jakarta—Soekarno—Hatta, Jayapura, Kendari, Palu, Timika, Yogyakarta
Musiman: Jeddah
Garuda Indonesia
dioperasikan oleh Explore dan Explore Jet
Balikpapan, Bau—Bau, Jayapura, Kendari, Kupang, Luwuk, Mamuju, Manado, Mataram—Lombok, Palembang, Palopo, Selayar, Semarang, Raha, Sorong, Surabaya, Yogyakarta
Gatari Air Service Tana Toraja
Indonesia Air Transport Soroako
Jetstar Asia Airways Singapura
Lion Air Ambon, Balikpapan, Bandung, Banjarmasin, Denpasar/Bali, Gorontalo, Jakarta—Soekarno—Hatta, Jayapura, Kendari, Manado, Mataram—Lombok, Palu, Pontianak, Surabaya, Tarakan, Tanjung Pinang, Yogyakarta
Musiman: Jeddah, Madinah
NAM Air Kupang
Saudia Musiman: Jeddah, Madinah
Scoot Singapura
Sriwijaya Air Balikpapan, Banjarmasin, Biak, Denpasar/Bali, Gorontalo, Jakarta—Soekarno—Hatta, Jayapura, Kendari, Langgur, Luwuk, Mamuju, Manokwari, Merauke, Semarang, Sorong, Surakarta/Solo, Surabaya, Ternate, Timika, Yogyakarta
Susi Air Masamba, Palopo, Tana Toraja
Wings Air Batulicin, Bau—Bau, Bima, Kendari, Luwuk, Mamuju, Morowali, Palangkaraya, Palopo, Poso, Raha, Selayar, Wangi—Wangi

Lihat pula

Referensi

Pranala luar