Bandar Udara Internasional Kertajati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bandar Udara Internasional Kertajati

West Java International Airport
Logo-bijb-kertajati.jpg
Kertajati International Airport Terminal 03.jpg
Informasi
JenisPublik
PemilikPemerintah Provinsi Jawa Barat, Indonesia via PT. Bandar Udara Internasional Jawa Barat[1]
PengelolaPT Angkasa Pura II untuk Sisi Udara dan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat untuk Sisi Komersial
MelayaniBandung, Cirebon dan Provinsi Jawa Barat tidak termasuk Wilayah Area Jakarta
LokasiKabupaten Majalengka
Dibuka24 Mei 2018 (2018-05-24)[2]
Koordinat6°40′09″S 108°11′28″E / 6.669167°S 108.191111°E / -6.669167; 108.191111Koordinat: 6°40′09″S 108°11′28″E / 6.669167°S 108.191111°E / -6.669167; 108.191111
Situs webbijb.co.id
Peta
KJT berlokasi di Kabupaten Majalengka
KJT
KJT
KJT berlokasi di Jawa
KJT
KJT
Lokasi di Jawa
KJT berlokasi di Indonesia
KJT
KJT
Lokasi di Indonesia
Landasan pacu
Arah Panjang Permukaan
kaki m
32/14 8.202 3.000 Aspal

Bandar Udara Internasional Kertajati, juga dikenal Bandar Udara Majalengka atau West Java International Airport, (Aksara Sunda Baku: ᮘᮔ᮪ᮓᮁ ᮅᮓᮛ ᮄᮔ᮪ᮒᮨᮁᮔᮞᮤᮇᮔᮜ᮪ ᮊᮨᮁᮒᮏᮒᮤ) adalah bandar udara yang berada di bagian timur laut dari Jawa Barat, Indonesia.[3] Bandar udara ini merupakan bandar udara terbesar kedua di Indonesia beradasarkan luas setelah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta[4], yang berlokasi di Kabupaten Majalengka, kira-kira 68 kilometer di timur Bandung. Bandar udara ini dibangun untuk melayani sebagai bandar udara internasional kedua di wilayah metropolitan Bandung dan juga melayani Cirebon, bagian dari Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah.

Bandar udara ini diresmikan operasinya pada tanggal 24 Mei 2018, dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia mendarat sebagai yang pertama di bandar udara ini. Bandar udara ini memiliki landasan pacu tunggal sepanjang 2.500 meter dan akan diperpanjang hingga 3.000 meter pada bulan November 2018.[5] Bandar udara baru ini berfungsi sebagai penyangga untuk membantu memudahkan lalu lintas udara di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta. Setelah selesai, Bandar udara ini akan memiliki kapasitas total hingga 29 juta penumpang setiap tahun, dengan banyak ruang untuk ekspansi.[6] Bandar udara ini juga akan mengoperasikan terminal kargo dengan perkiraan resmi pada 1,5 juta ton kargo pada tahun 2020.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pembangunan Bandara Kertajati sendiri sudah direncanakan sejak era Presiden Megawati Soekarnoputri. Studi kelayakan Bandara ini sebenarnya sudah ada sejak 2003, izin penetapan lokasi pun dilakukan sejak 2005. Saat itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan sanggup mendanai sendiri pembangunan bandara dengan APBD.

Namun, Pemprov Jawa Barat tak kunjung merealisasikan pembangunan bandara tersebut hingga 2011. Setelah dilakukan peninjauan ulang, pembangunan bandara ternyata membutuhkan alokasi APBN.

Ia menyebut selama tujuh tahun tidak ada kegiatan fisik apapun karena izin penetapan hangus akibat pekerjaan pembangunan yang tidak kunjung dimulai. Pekerjaan baru dimulai tahun 2014 untuk pengerjaan pembersihan lahan dan pondasi.

Tidak hanya itu saja, Bandara Kertajati juga dimasukkan dalam Program Strategis Nasional (PSN). Pembangunan sejak 2015 hingga 2017 kemudian dilakukan dengan menggunakan anggaran Kementerian Perhubungan.

Adapun guna mengoperasionalkan bandara tersebut, Kementerian Perhubunga kemudian pada 22 Januari 2018 memfasilitasi penandatanganan perjanjian kerja sama penyelenggaraan jasa kebandarudaraan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) antara Pemprov Jabar, PT BIJB dan PT Angkasa Pura 2.

Bandara ini diperkirakan menelan investasi mencapai Rp2,6 triliun. Saat ini, pembangunan bandara sudah mencapai 98 persen, karena masih terdapat beberapa tahap pembangunan yang masih harus diselesaikan.

Maskapai Penerbangan dan Tujuan[sunting | sunting sumber]

MaskapaiTujuan
Citilink Medan, Padang, Surabaya
Lion Air Musiman: Jeddah[Note 1], Madinah[Note 2]
TransNusa Bandar Lampung
Wings Air Jakarta–Halim Perdanakusuma, Yogyakarta

Transportasi Darat[sunting | sunting sumber]

Shuttle[sunting | sunting sumber]

Shuttle sudah tersedia dari dan ke Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati antara lain : Lintas Shuttle, CTU, PTrans dan Elang Cakra Ekspress dimulai sejak November 2018

Bus[sunting | sunting sumber]

Bus DAMRI siap melayani rute dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kertajati, Kabupaten Majalengka ke Bandung dimulai sejak Oktober 2018.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag <ref> untuk kelompok bernama "Note", tapi tidak ditemukan tag <references group="Note"/> yang berkaitan, atau </ref> penutup tidak ada