Lompat ke isi

Stasiun Arjawinangun

Stasiun Arjawinangun
Kereta Api Indonesia

Stasiun Arjawinangun, 2023
Lokasi
Koordinat 6°38′50″S 108°25′6″E / 6.64722°S 108.41833°E / -6.64722; 108.41833
Ketinggian+8 m
Operator
Letak
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Jumlah jalur5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananKereta api penumpang
Lintas selatan Jawa: Gaya Baru Malam Selatan
Lintas utara Jawa: Gunungjati dan Airlangga
Kereta api barang
Angkutan semen Indocement
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe C[3]
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Mesin tiket Pusat informasi Musala Toilet Isi baterai Terminal barang 
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Arjawinangun (AWN), warga lokal menyebutnya dengan nama Stasiun Arjowinangun, adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C[3] yang terletak di Jungjang, Arjawinangun, Cirebon; pada ketinggian +8 meter; termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon serta merupakan stasiun KA aktif yang letaknya paling barat di Kabupaten Cirebon.

Ke arah utara stasiun ini, sebelum Stasiun Kertasemaya, terdapat Stasiun Kaliwedi yang sudah tidak aktif sejak jalur ganda lintas Cirebon–Telagasari beroperasi.

Bangunan dan tata letak

[sunting | sunting sumber]

Awalnya Stasiun Arjawinangun memiliki tiga jalur kereta api dengan 2 merupakan sepur lurus.[4] Setelah dibangunnya jalur ganda Telagasari–Cirebon pada tahun 2007,[5] jalurnya bertambah menjadi lima dengan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus arah Cirebon saja, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Cikampek. Seluruh jalurnya memiliki sinyal berangkat, kecuali jalur 5 yang biasanya dipergunakan untuk memarkir rangkaian proyek maupun melakukan bongkar muat semen atau kricak yang akan diangkut ke gerbong terbuka.

Pada tahun 2019 dilakukan penataan besar-besaran pada diagram jalur stasiun ini dalam rangka pengembangan stasiun ini sebagai stasiun KA barang[6]. Emplasemen stasiun sedikit diperpanjang dan jalur 5 dijadikan sebagai sepur belok. Selain itu, di dekat pintu utama bangunan stasiun dibangun Depo Gerbong beserta jalur-jalur parkir gerbong kereta barang yang dibuat bercabang di dekat ujung timur jalur 1. Sejak saat itu pula stasiun ini berubah dari yang semula merupakan stasiun sisi menjadi stasiun pulau.

Jalur-jalur area Depo Gerbong
G Bangunan utama stasiun
Peron sisi
Jalur 1 Sepur belok untuk pemberhentian kereta api ke arah timur
Memiliki jalur akses dari dan ke arah Depo Gerbong |
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah barat
Jalur 2 Sepur lurus arah Cirebon
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah timur
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah timur
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri kedatangan KA dari arah timur
Jalur 3 Sepur lurus arah Cikampek
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah barat
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah barat
Peron pulau
Jalur 4 Sepur belok untuk pemberhentian kereta api angkutan barang
Jalur 5 Jalur bongkar muat kereta api angkutan barang

Layanan kereta api

[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025.[7]

Penumpang

[sunting | sunting sumber]

Antarkota

[sunting | sunting sumber]
Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif Pasar Senen Surabaya Gubeng Via Cirebon PrujakanLempuyangan
Ekonomi
Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Gunungjati Eksekutif Gambir Cirebon
Ekonomi
Ekonomi
Airlangga Ekonomi Pasar Senen Surabaya Pasarturi Via Cirebon PrujakanSemarang Poncol
Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas selatan Jawa
Angkutan semen Indocement Arjawinangun Purwokerto
Lintas utara Jawa
Angkutan semen Indocement Arjawinangun Semarang Poncol Hanya beroperasi secara terbatas
Brambanan Via Semarang PoncolSolo Balapan

Pada tanggal 20 Mei 1994, pukul 02.23 WIB, KA Tegal Arum tujuan akhir Stasiun Tegal bertabrakan dengan kereta api Senja Ekonomi Solo–Jakarta yang sedang berhenti untuk menunggu persilangan di Stasiun Arjawinangun. Dua lokomotif yang terlibat, BB 203 25 dan CC 201 30 (CC 201 78 02) mengalami kerusakan yang sangat parah. Peristiwa ini juga menyebabkan 10 orang tewas, 50 luka parah, dan 60 luka ringan.[8]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. 1 2 Daop III Cirebon (2019). "Selayang Pandang Daerah Operasi 3 Cirebon". Cirebon: PT Kereta Api Indonesia (Persero). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 2020-10-05.
  4. Ikhtisar Lintas dan Emplasemen. Bandung: Perumka. 1992. hlm. 06–056. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2010). Rencana Strategis Kementerian Perhubungan 2010-2014 Bidang Perkeretaapian (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-01-24. Diakses tanggal 2021-03-26.
  6. "Stasiun Arjawinangun Ditata Untuk Pengembangan Angkutan Barang - radarcirebon.com". Radar Cirebon. 2019-03-11. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-14. Diakses tanggal 2021-05-14.
  7. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. 28 Januari 2025. Diakses tanggal 28 Januari 2025.
  8. "Tabrakan KA di Stasiun Arjawinangun Cirebon". Berita Yudha. 23 Mei 1994. hlm. 1 dan 8.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kaliwedi
menuju Cikampek
Cikampek–Cirebon–Kroya
Cikampek–Cirebon
Bangoduwa
menuju Cirebon