Arjawinangun, Cirebon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Arjawinangun
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenCirebon
Pemerintahan
 • CamatH. Edi Kurniadi, S.Sos, M.Si.
Populasi
 • Total68,891 jiwa
Kode Kemendagri32.09.24 Edit the value on Wikidata
Luas23,7 km²
Desa/kelurahan11
Kawasan Pasar dan Pertokoan di Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun. Pusat perekonomian di Kecamatan Arjawinangun.

Arjawinangun (Carakan: ꦄꦂꦗꦮꦶꦤꦔꦸꦤ꧀) adalah sebuah kota kecamatan di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Terletak di bagian barat Kabupaten Cirebon, yang cukup dekat dengan Kabupaten Indramayu. Terletak di pesisir Pantai Utara Jawa Barat. Kota kecamatan yang cukup strategis ini dilewati jalan provinsi yang lebih dikenal dengan jalur Pantura, dilewati oleh jalur Kereta Api Lintas Jawa. Orang yang biasa pulang kampung dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur melewati jalur pantura pasti melewati kota kecamatan ini. Kampus ITB Cirebon tengah dibangun di Kecamatan ini yang terletak di desa Kebonturi dan desa Geyongan [1].

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Arjawinangun merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Cirebon yang memiliki ketinggian antara 26,5 – 45,5 meter di atas permukaan laut. Luas wilayah Kecamatan Arjawinangun, adalah berupa daratan seluas 23,7 km².

Wilayah administrasi Kecamatan Arjawinangun terdiri dari 11 Desa. Wilayah desa terluas adalah Desa Arjawinangun (3,6 km²) sedangkan desa dengan luas terkecil adalah Desa Rawagatel (0,8 km²)[2]. Letak daratan Kecamatan Arjawinangun memanjang dari Barat Laut ke Tenggara. Desa yang berada pada kecamatan Arjawinangun adalah Sende, Jungjang Wetan, Jungjang, Arjawinangun, Tegalgubug, Rawagatel, Tegalgubug Lor, Karangsambung, Bulak, Geyongan, dan Kebonturi.

Wilayah Kecamatan Arjawinangun bagian utara berbatasan dengan Kecamatan Gegesik dan Kecamatan Susukan; bagian selatan dengan Kecamatan Ciwaringin; bagian barat dengan Kecamatan Palimanan dan Kecamatan Susukan; bagian timur dengan Kecamatan Klangenan dan Kecamatan Gegesik.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Arjawinangun terdiri dari 11 Desa, 48 Dusun dengan jumlah RW dan RT sebanyak 72 dan 250.

Menurut klasifikasi perkembangannya, Desa yang tergolong klasifikasi Swadaya sebanyak 7 yaitu Desa Jungjang, Tegalgubug, Rawagatel, Tegalgubug Lor, Karangsambung, Bulak, Geyongan dan Kebonturi; Desa yang tergolong klasifikasi Swakarya sebanyak 3 yaitu Sende, Jungjang Wetan dan Arjawinangun; Desa yang tergolong klasifikasi Swasembada sebanyak 0, dan yang lainnya sebanyak 0.

Jumlah anggota BPD di kecamatan Arjawinangun pada tahun 2019 terdiri dari 51 orang, sedangkan jumlah anggota LPMD terdiri dari 67 orang[3].

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Penduduk Kecamatan Arjawinangun berdasarkan Data disdukcapil tahun 2019 sebanyak 68.891 jiwa yang terdiri atas 34.943 jiwa penduduk laki-laki dan 33.948 jiwa penduduk perempuan. Dibandingkan jumlah penduduk tahun 2018, laju pertumbuhan penduduk Kecamatan Arjawinangun sebesar 0,02 persen.

Kepadatan penduduk di Kecamatan Arjawinangun tahun 2019 mencapai 2.907 jiwa/km². Kepadatan Penduduk di 11 Desa cukup beragam dengan kepadatan penduduk tertinggi terletak di Desa Jungjang dengan kepadatan sebesar 4.429 jiwa/km² dan terendah di Desa Geyongan sebesar 1.545 jiwa/km²[4].

Sarana Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Tersedianya sekolah-sekolah dari tingkat dasar hingga SMA, dari sekolah milik pemerintah hingga swasta. Pondok Pesantren yang sudah dikenal di berbagai daerah, bisa Anda temui di sini di bawah asuhan ulama-ulama handal asli Arjawinangun. Beberapa sekolah negeri dan swasta serta sekolah khusus di Arjawinangun[5][6]:

  1. SDN 1 Arjawinangun
  2. SDN 2 Arjawinangun
  3. SDN 3 Arjawinangun
  4. SDN 4 Arjawinangun
  5. SDN 5 Arjawinangun
  6. SDN 6 Arjawinangun
  7. SDN 1 Bulak
  8. SDN 1 Geyongan
  9. SDN 2 Geyongan
  10. SDN 2 Jungjang
  11. SDN 3 Jungjang
  12. SDN 4 Jungjang
  13. SDN 5 Jungjang
  14. SDN 1 Jungjang Wetan
  15. SDN 2 Jungjang Wetan
  16. SDN 4 Jungjang Wetan
  17. SDN 1 Karangsambung
  18. SDN 2 Karangsambung
  19. SDN 1 Kebonturi
  20. SDN 1 Rawagatel
  21. SDN 1 Sende
  22. SDN 2 Sende
  23. SDN 1 Tegalgubug
  24. SDN 2 Tegalgubug
  25. SDN 3 Tegalgubug
  26. SDN 1 Tegalgubug Lor
  27. SMPN 1 Arjawinangun
  28. SMPN 2 Arjawinangun
  29. SMAN 1 Arjawinangun
  30. MTsN 3 Cirebon
  31. SMP Azzahra
  32. SMP Darul Kawakib
  33. SMP IT Ishlahul Mutaallimin
  34. SMP Mubtadiat
  35. SMP Perintis Arjawinangun
  36. SMP Plus Al Anwariyah
  37. SMP Plus Dar Al-Tauhid
  38. SMP Yasri Arjawinangun
  39. MTsS Al Hilal
  40. MTsS Al Masudiyah
  41. MTsS Daarul Fathonah
  42. MTsS Dar Al Quran
  43. MTsS Miftahul Ulum
  44. MAS Daarul Fathonah Tegalgubug
  45. MAS Dar Al Quran Tegalgubug
  46. MAS Nusantara Arjawinangun
  47. SMKS Darul Kawakib
  48. SMKS Dinamika Arjawinangun
  49. SMKS Pahlawan
  50. SMKS Plus Al-Hilal Arjawinangun
  51. SMKS Wahidin Arjawinangun
  52. MIS Abnaul Wathon
  53. MIS Daarul Fathonah
  54. MIS Hidayatul Mubtadiin
  55. MIS Mibarul Hidayah
  56. MIS Miftahussurur
  57. MIS Raumiyatuttaqwa
  58. MIS Tanbihul Athfal
  59. SD Islam Tegalgubug Lor
  60. SDIT Lema Duwur
  61. SDIT Teladan Mulia
  62. PAUD Al Fikroh
  63. PAUD Al Muhajirin
  64. PAUD Hidayatul Mubtadiin
  65. PAUD Islam Terpadu Ishlahul Mutaallimin
  66. PAUD Mustika
  67. PAUD Nurul Ulum
  68. PAUD Sidayuh
  69. PAUD Wijaya Kusuma
  70. RA Darusyifa Arjawinangun
  71. RA/BA/TA Dar Al Quran
  72. RA/BA/TA Mansyaul Abror
  73. RA/BA/TA Miftahul Jannah
  74. RA/BA/TA Nurul Falah
  75. Raudhotul Athfal Akhlakul Karimah
  76. TK Al Akhlaq
  77. TK Al Ikhlas
  78. TK Al-Anwariyah
  79. TK Annur Rofiq
  80. TK Asefiyah
  81. TK Bethel
  82. TK Islam Wathaniyah
  83. TK Nahdlatul Mubtadiat
  84. TK Teladan Fathimah Az-Zahra
  85. TPA Al Ikhlas
  86. SLB ABC Wathaniyah

Sarana Peribadatan[sunting | sunting sumber]

Tiga rumah ibadah bisa anda temukan di Arjawinangun Wihara yang berhadapan langsung dengan Gereja, Masjid yang terletak di jantung Kota Alun-alun . Ini sebagai simbol bahwa kerukunan umat beragama sangat terjaga dan kebebasan beribadah masing-masing umat beragama pun sangatlah terjamin. Rumah peribadatan tersebut juga berdekatan dengan sekolah negeri, yaitu SDN 1 Arjawinangun, SDN 2 Arjawinangun, SDN 3 Arjawinangun, SDN 4 Arjawinangun, dan SMPN 1 Arjawinangun.

Kelurahan/desa[sunting | sunting sumber]

  1. Arjawinangun
  2. Bulak
  3. Geyongan
  4. Jungjang Wetan
  5. Jungjang
  6. Karangsambung
  7. Kebonturi
  8. Rawagatel
  9. Sende
  10. Tegalgubug Lor
  11. Tegalgubug

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wamad, Sudirman (25 April 2018). "Pembangunan Kampus ITB di Cirebon Terganjal Lahan". Detikcom. Diakses tanggal 11 Januari 2021. 
  2. ^ Kecamatan Arjawinangun Dalam Angka 2020. Cirebon: Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon. 2020. hlm. 2. ISBN 2714-9110 Periksa nilai: length |isbn= (bantuan). 
  3. ^ Kecamatan Arjawinangun Dalam Angka 2020. Cirebon: Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon. 2020. hlm. 9. ISBN 2714-9110 Periksa nilai: length |isbn= (bantuan). 
  4. ^ Kecamatan Arjawinangun Dalam Angka 2020. Cirebon: Bada Pusat Statistik Kabupaten Cirebon 2020. 2020. hlm. 17. ISBN 2714-9110 Periksa nilai: length |isbn= (bantuan). 
  5. ^ "DAFTAR SATUAN PENDIDIKAN (SEKOLAH) PER Kec. Arjawinangun". Data Referensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diakses tanggal 28 Januari 2021. 
  6. ^ "DAFTAR SATUAN PENDIDIKAN (SEKOLAH) PER Kec. Arjawinangun". Data Referensi Kementerian Pendidikan dan Kubudayaan. Diakses tanggal 28 Januari 2021.