Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Bandar Udara Internasional AdiSoemarmo
AdiSumarmoLogo.png
AdiSumarmoInterior.jpg
IATA: SOC · ICAO: WAHQ (Sebelumnya WARQ)
Informasi
Jenis bandara Publik
Pengelola PT Angkasa Pura I
Melayani Surakarta
Lokasi Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia
Ketinggian MDPL 419 kaki (128 m)
Koordinat 07°30′58″LU 110°45′25″BT / 7,51611°LS 110,75694°BT / -7.51611; 110.75694Koordinat: 07°30′58″LU 110°45′25″BT / 7,51611°LS 110,75694°BT / -7.51611; 110.75694
Situs web www.adisumarmo-airport.com
Peta
SOC berlokasi di Jawa
SOC
SOC
Lokasi Jawa
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
ft m
08/26 8.530 2.600 Aspal
Statistik (2011)
Penumpang 1,195,812
Pergerakan pesawat 16,872
Kargo 3,154,273

Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo (IATA: SOCICAO: WAHQ) adalah bandar udara terletak di Boyolali, Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Bandar udara ini berlokasi sekitar 14 km di utara kota.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Tempat parkir Adi Sumarmo yang berbentuk Gunungan.

Bandara ini dulu bernama Pangkalan Udara (Lanud) Panasan, karena terletak di kawasan Panasan. Bandara ini dulu bernama Pangkalan Udara (Lanud) Panasan yang dibangun pertama kali pada tahun 1940 oleh Pemerintah Belanda sebagai lapangan terbang darurat.

Ketika bala tentara Jepang masuk ke Indonesia bandara tersebut sempat dihancurkan oleh Belanda namun dibangun lagi oleh Pemerintah Jepang sejak pada tahun 1942 sebagai basis militer penerbangan angkatan laut (Kaigun Bokusha).

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia penyelenggaraan bandara dilaksanakan oleh “Penerbangan Surakarta” yang diresmikan pada tanggal 6 Februari 1946.

Pada tanggal 1 Mei 1946, Penerbangan Surakarta sejak berubah menjadi “Pangkalan Udara Panasan” yang hanya diperuntukkan penerbangan militer.

Pangkalan udara tersebut pertama kali digunakan secara resmi untuk penerbangan komersial pada tanggal 23 April 1974 yang dilayani oleh Garuda Indonesia dengan rute Jakarta-Soekarno Hatta-Solo & Solo-Jakarta-Soekarno Hatta dengan frekuensi 3-kali seminggu.

Pada tanggal 25 Juli 1977, “Pangkalan Udara Panasan” berubah nama menjadi “Pangkalan Udara Utama Adi Sumarmo” yang diambil dari nama Adisumarmo Wiryokusumo (adik dari Agustinus Adisucipto).

Pada tanggal 31 Maret 1989, Bandara ini ditetapkan menjadi Bandara Internasional dengan melayani penerbangan rute Solo-Kuala Lumpur & Solo-Singapore-Changi.

Pada tanggal 1 Januari 1992, Bandara Adi Sumarmo dikelola oleh Perusahaan Umum Angkasa Pura I yang pada tanggal 1 Januari 1993 berubah status menjadi Persero Terbatas Angkasa Pura I sampai dengan sekarang.

Data[sunting | sunting sumber]

Data bandara[sunting | sunting sumber]

  • Jarak dari Surakarta: 14 kilometer
  • Koordinat: 07°30´58"S, 110°45´25"E
  • Ketinggian: 128 meter
  • Jumlah terminal: 2 terminal penumpang, 2 terminal kargo, 11 tempat parkir pesawat

Data lapangan[sunting | sunting sumber]

  • Runway 1: Heading 08/26, 2,600 m (7,800 ft), 68/F/C/X/T, ILS, Lighting: PAPI
  • Fire Category VIII, Rescue and fire fighting
  • Navigational Aids: VOR-DME, NDB
  • Airfield Restrictions: Wide body ACFT 180 turn at the end of Runway

Fasilitas kargo[sunting | sunting sumber]

Kapasitas 48tonnes (105.000 lbs), gudang seluas 574m² (6,178sq ft), kawasan berikat, hanya kargo domestik, karantina hewan, fasilitas kesehatan, peralatan X-ray , bahan berbahaya, GPU, sabuk berjalan kargo, dan kursi roda.

Maskapai penerbangan[sunting | sunting sumber]

Berkas:Adisumarmo.jpg
Lokasi Adisumarmo tepatnya berada di Kabupaten Boyolali.
Maskapai Tujuan Terminal
AirAsia Kuala Lumpur–International Internasional
Batik Air Jakarta-Halim-Perdanakusuma Domestik
Airfast Indonesia Charter: Makassar, Timika Domestik
Citilink Jakarta-Halim-Perdanakusuma Domestik
Garuda Indonesia Jakarta-Soekarno–Hatta Domestik
Garuda Indonesia Haji: Jeddah Internasional
Indonesia AirAsia X Denpasar/Bali Domestik
Lion Air Jakarta-Soekarno–Hatta, Balikpapan, Batam, Surabaya Domestik
Nam Air Jakarta-Soekarno–Hatta Domestik
Sriwijaya Air Jakarta-Soekarno–Hatta Domestik
Wings Air Surabaya, Bandung Domestik

Transportasi[sunting | sunting sumber]

  • Bus
Bus Tujuan Tarif
Damri Terminal Tirtonadi Rp20.000,00
Batik Solo Trans (BST) Koridor 1 (Bandara - Palur) Rp20.000,00
  • Taksi Bandara

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • 30 November 2004,Lion Air Penerbangan 538 dengan pesawat berjenis MD-82 tergelincir saat melakukan pendaratan di landasan pacu hingga keluar dari landasan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Adi Sumarmo International Airport Solo, Asiarooms.com, Accessed 25 July 2010

Pranala luar[sunting | sunting sumber]