Ngemplak, Boyolali

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ngemplak
Kecamatan
Peta Kecamatan Ngemplak, Boyolali
Peta lokasi Kecamatan Ngemplak
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenBoyolali
Pemerintahan
 • CamatHendrarto Setyo Wibowo
Luas38,5270 km²
Kepadatan- per km²
Desa/kelurahan12

Ngemplak adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Boyolali yang berada di barat Kota Surakarta. Bandara Adisumarmo terletak di kecamatan ini.

Letak kecamatan ini secara geografis berada di ujung Timur Kabupaten Boyolali. Sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Sambi sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Nogosari, sebelah timur berbatasan dengan Kota Surakarta, dan sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Kecamatan Ngemplak berada pada ketinggian kurang lebih 150 mdpal. Di kecamatan ini terdapat Bandara internasional yaitu Bandara Adi Sumarmo. Di kecamatan ini pula terdapat Waduk Cengklik. Kebanyakan penduduk di Kecamatan ini masih mengandalkan perekonomian dari Sektor pertanian.

Administratif[sunting | sunting sumber]

Meski merupakan suatu kota kecamatan di wilayah Kabupaten Boyolali, kecamatan ini secara ekonomi menjadi salah satu pengembangan kota Surakarta ke arah barat karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan kota Surakarta. Dengan kondisi lokasinya itu, pernah ada wacana tentang penggabungan Ngemplak dengan kotamadya Surakarta, tetapi keinginan itu selalu ditolak pemerintah kabupaten setempat. Kecamatan ini termasuk kota satelit dari kota Surakarta (Kartasura, Colomadu, Solo Baru, Ngemplak, Palur).

Desa[sunting | sunting sumber]

  1. Dibal
  2. Donohudan
  3. Gagaksipat
  4. Giriroto
  5. Kismoyoso
  6. Manggung
  7. Ngargorejo
  8. Ngesrep
  9. Pandeyan
  10. Sawahan
  11. Sindon
  12. Sobokerto

Kependudukan[sunting | sunting sumber]

Asrama Haji Donohudan

Jumlah penduduk kota Ngemplak pada tahun 2010 adalah 81.138 jiwa,yang tersebar di 12 kelurahan dengan luas daerah seluas 38,5270 km2.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Sekolah di Ngemplak terdapat 6 SMP/MTs, 2 SMA/MA, 1 SMK,dan 1 Perguruan Tinggi yang sedang di bangun , yaitu Institut Kedokteran Islam(INDOSIS).Rencananya, Institut yang dibangun di atas tanah seluas 16 hektare di kawasan Sobokerto, Ngemplak, tepat di pinggir Waduk Cengklik itu akan memulai perkuliahan pada tahun 2014 mendatang.

Layanan publik[sunting | sunting sumber]

Di Ngemplak baru terdapat 1 rumah sakit yang di bangun, yaitu Rumah Sakit Islam Banyu Bening. Rumah Sakit Islam Banyu Bening merupakan Rumah sakit swasta pertama yang berkonsep rumah sakit berbasis promosi kesehatan. Rumah Sakit Islam Banyu Bening anggota dari HPH network[1] Internasional di bawah WHO-CC. Rumah Sakit Banyu Bening yang terletak di sebelah barat Waduk Cengklik.

Kode area untuk kota Ngemplak adalah 0271. Telepon umum koin/kartu jarang dijumpai, sebagai gantinya, beberapa wartel tersebar di berbagai sudut kota. Selain itu mereka juga biasanya menjual pulsa prabayar. Warnet juga banyak dijumpai di berbagai tempat, sedangkan beberapa tempat sudah mulai menyediakan fasilitas Wi-Fi untuk para pengunjungnya.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Di Ngemplak, minibus angkutan kota (angkuta) yang memiliki jalur kartasura - Nogosari, Mangu Mojosongo(angkutan 08), Giriroto - Terminal (angkutan 02), dan juga taksi dari beberapa perusahaan penyedia layanan taksi lokal yang bermarkas di Bandara Adi Sumarmo. Sedangkan untuk perjalanan nasional atau internasional melalui bandara Adisumarmo, melayani rute penerbangan Solo (SOC) - Jakarta (CGK), Solo - Kuala Lumpur (KUL), dan Solo - Singapura (SIN). Pada bulan kalender Hijriah Dzulkaidah, di mana dimulai perjalanan haji, bandara Adisumarmo dijadikan tempat pemberangkatan haji untuk jamaah dari Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Waduk Cengklik[sunting | sunting sumber]

Waduk Cengklik
Senja di Waduk Cengklik

Objek wisata ini terletak di Desa Ngargorejo dan Sobokerto, Kecamatan Ngemplak ± 20 km, ke arah timur laut Kota Boyolali, Bila dari Bandara Adi Sumarmo ± 1 KM (di sebelah barat bandara tepatnya). waduk dengan luas genangan 300 ha ini dibangun pada zaman Belanda, tujuannya untuk mengairi lahan sawah seluas 1.578 ha, bisa untuk latihan ski air.

Letaknya sangat strategis, berdekatan dengan Bandara Adi Sumarmo, Asrama Haji Donohudan, Monumen POPDA, dan Lapangan Golf. Fasilitas: wisata air (water resort), pemancingan (fishing area), rumah makan lesehan (floating restaurant).

Batas[sunting | sunting sumber]