Maskapai penerbangan nasional

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Maskapai penerbangan nasional adalah sebuah perusahaan transportasi udara yang dibentuk oleh pemerintah sebagai wujud pemenuhan perhubungan negara di dalam suatu negara yang diregistrasikan di dalam negara tersebut.

Setiap negara hampir memiliki maskapai dengan bentukkan lewat pemerintah, tetapi Amerika Serikat adalah satu-satunya negara di dunia yang melarang adanya flag carrier karena aturan anti keistimewaan yang ketat. Saat ini, negara tersebut memiliki 2 maskapai internasional saja, setelah mengalami berbagai akuisisi dan likuidasi, seperti: American Airlines, Delta Air Lines dan United Airlines; yang memiliki fungsi mirip dengan flag carrier negara lain.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Setelah Perang Dunia II, banyak negara yang merdeka mendirikan maskapai penerbangan sebagai perwujudan titik awal negara dalam merencanakan pembangunan setelah negara tersebut hancur akibat perang. Dalam status kepemilikannya, Pemerintah menjadi pemilik utama perusahaan karena besarnya jumlah modal yang diberikan dan dikucurkan kepada dewan operasional manajemen tersebut. Sementara itu, setelah pembentukkan maskapai sudah diselesaikan, regulasi yang ketat mengenai sistem perindustrian maskapai penerbangan juga membuat pemerintah harus melakukan campur tangan untuk melakukan negosiasi dengan negara lain agar maskapai mendapat izin untuk masuk kedalam daerah tersebut. Kemudian, kerjasama yang berwal dari satu aspek, berkembang menjadi multi aspek. Sehingga, perjanjian bilateral harus dibentuk sebagai wujud komitmen kedua negara untuk memajukan perekonomian kedua negara, terutama maskapai penerbangan. Biasanya, negara-negara tersebut mendirikan flag carrier untuk alasan nasionalisme dan untuk membantu keuangan negara, terutama di daerah wisata.[butuh rujukan]

Dalam banyak kejadian yang berbeda dengan motif yang sama, pemerintah memberikan suntikan dana secara langsung kepada maskapai penerbangan nasional mereka, umumnya akibat banyaknya kerugian yang terus menerus terjadi atau medekati kebangkrutan (Seperti Malaysia Airlines, maskapai ini beberapa kali mendapat suntikan dana selama kurun waktu 11 Tahun dari pemerintah mereka dengan jumlah suntikan lebih dari US$ 17 Miliar akibat pelarangan maskapai untuk menaikkan harga terkait program "Visit Malaysia" yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan turis ini dinilai terlalu merugikan, karena jumlah rute yang ada dengan armada yang ada kalah jumlah dengan datangnya maskapai LCC). Sementara itu, pendirian maskapai lokal yang (memiliki kemungkinan) menjadi pesaing kadang kala dilarang langsung beroperasi secara terbuka, atau mendapat aturan ketat untuk mencegah persaingan langsung. Saat ini, maskapai swasta secara terbuka diijinkan untuk berdiri, tetapi maskapai penerbangan nasional masih menjadi prioritas pemerintah, terutama dalam pembagian perencanaan koridor rute area nasional dan internasional.

Dalam dekade terakhir, banyak maskapai tersebut menjadi perusahaan terbuka privatisasi. Regulator Industri (Dalam hal ini, Departemen Perhubungan Negara) juga secara bertahap melonggarkan peraturannya seiring terbukanya persaingan ekonomi, terutama di Amerika Serikat dan Uni Eropa.[butuh rujukan]

Daftar maskapai penerbangan nasional[sunting | sunting sumber]

Negara Maskapai Status kepemilikan negara Catatan
 Afganistan Ariana Afghan Airlines[1] Mayoritas[2]
 Afrika Selatan South African Airways Milik negara
 Albania Air Albania[3]
 Aljazair Air Algérie Milik negara[4]
 Angola TAAG Angola Airlines Mayoritas[5]
 Arab Saudi Saudia Mayoritas
 Argentina Aerolíneas Argentinas Milik negara
 Armenia Armavia Tidak
 Australia Qantas [6] Tidak Milik negara hingga 1992.[7]
Virgin Australia[8] Minoritas[9]
 Austria Austrian Airlines Tidak – dimiliki oleh Lufthansa Milik negara hingga 2008.[10]
 Azerbaijan Azerbaijan Airlines
 Bahama Bahamasair Milik negara
 Bahrain Gulf Air Milik negara
 Bangladesh Biman Bangladesh Airlines Perusahaan terbatas publik Milik negara hingga 2007.
 Barbados LIAT Tidak
 Belanda KLM[11] Minoritas (14%)[12]
 Belarus Belavia Milik negara
 Belgia Brussels Airlines Tidak – dimiliki oleh Lufthansa[13]
 Belize Maya Island Air Tidak
 Benin Benin Golf Air Tidak
 Bhutan Drukair Tidak
 Bolivia Boliviana de Aviación[14] Milik negara[15]
 Botswana Air Botswana Milik negara
 Brasil LATAM Brazil[16]
 Britania Raya British Airways Tidak[17] Milik negara hingga 1987.[18]
 Brunei Royal Brunei Airlines Milik negara
 Bulgaria Bulgaria Air Minoritas Milik Negara (0,01%)[19]
 Burkina Faso Air Burkina Mayoritas
 Burundi Air Burundi Milik negara
 Ceko Czech Airlines Tidak[20]
 Chad Tchadia Airlines[21] Mayoritas (51%)[22]
 Chili LATAM Chili Tidak Milik negara hingga 1989.[23]
 Denmark Scandinavian Airlines[24] Joint venture
 Norwegia
 Swedia
 Ekuador TAME
 Eritrea Eritrean Airlines Milik negara
 Estonia Nordica[25] Milik negara[26]
 Eswatini Eswatini Airlink Joint venture
 Ethiopia Ethiopian Airlines Milik negara
 Fiji Fiji Airways Mayoritas (51%)
 Filipina Philippine Airlines[27]
 Finlandia Finnair Mayoritas (55,8%)[28]
 Georgia Georgian Airways
 Greenland Air Greenland
 Guatemala Avianca Guatemala
 Guernsey Aurigny Air Services Milik negara
 Guinea Khatulistiwa CEIBA Intercontinental[29]
 Guyana Caribbean Airlines Tidak
 Jamaika Minoritas (16%)
 Trinidad dan Tobago Mayoritas (84%)
 Hong Kong Cathay Pacific Minoritas (6,08% oleh Pemerintah Hong Kong)[30]

Minoritas (16,03% oleh Pemerintah Tiongkok)

 India Air India[31] Tidak – dimiliki oleh Tata Group[32] Milik negara hingga November 2021.[33]
 Indonesia Garuda Indonesia[34] Mayoritas (60,536%)[35] Milik negara hingga 2011.[36]
 Iran Iran Air Milik negara
 Irak Iraqi Airways
 Irlandia Aer Lingus Tidak – dimiliki oleh IAG Milik negara hingga September 2006.[37]
 Israel El Al Minoritas (~1,1%)[38] Milik negara hingga Juni 2004.
 Islandia Icelandair Tidak – dimiliki oleh Icelandair Group[39]
 Italia ITA Airways[40] Milik negara, menggantikan Alitalia mulai 15 Oktober 2021[41]
 Jepang Japan Airlines[42] Tidak Milik negara hingga 1987.[43]
 Jerman Lufthansa[44] Minoritas (20,05%) dari Lufthansa Group[45] Milik negara hingga 1994.[46]
 Jibuti Air Djibouti[47] Joint venture
 Kamboja Cambodia Angkor Air Mayoritas (51%)[48]
 Kamerun Camair-Co[49] Milik negara[50]
 Kanada Air Canada Minoritas milik negara (estimasi 6,4%)[51] Milik negara hingga 1989.[52]
 Kazakhstan Air Astana Mayoritas (51%)
 Kenya Kenya Airways Minoritas (29,8%)
 Kepulauan Cayman Cayman Airways
 Kepulauan Faroe Atlantic Airways
 Kepulauan Solomon Solomon Airlines
 Kirgizstan Air Kyrgyzstan
 Kiribati Air Kiribati
 Kolombia Avianca Tidak
 Korea Selatan Korean Air[53] Tidak[54]
 Korea Utara Air Koryo Milik negara[55]
 Kroasia Croatia Airlines Mayoritas (98%)
 Kuba Cubana de Aviación Milik negara
 Kuwait Kuwait Airways Milik negara
 Laos Lao Airlines Milik negara
 Latvia AirBaltic Mayoritas (80,05%)
 Lebanon Middle East Airlines Mayoritas (99%)
 Libya Afriqiyah Airways[56] Milik negara
Libyan Airlines[57]
 Luksemburg Luxair Mayoritas (73,86%)
 Madagaskar Air Madagascar Mayoritas
 Makau Air Macau Minoritas (5%)
 Maladewa Maldivian
 Malawi Malawi Airlines Mayoritas (51%)
 Malaysia Malaysia Airlines[58] Milik negara (100%) melalui Khazanah Nasional[59]
 Malta Air Malta Mayoritas
 Mauritania Mauritania Airlines
 Mauritius Air Mauritius
 Meksiko Aeroméxico[60] Tidak Milik negara hingga 2007.
 Maroko Royal Air Maroc Milik negara
 Mesir EgyptAir Milik negara
 Moldova Air Moldova
 Mongolia MIAT Mongolian Airlines Milik negara
 Mozambik Linhas Aéreas de Moçambique Milik negara
 Myanmar Myanmar Airways International Milik negara
 Namibia Air Namibia Milik negara
 Nauru Our Airline Milik negara
   Nepal Nepal Airlines Milik negara
 Oman Oman Air Mayoritas
 Pakistan Pakistan International Airlines Milik negara
 Panama Copa Airlines Tidak
 Pantai Gading Air Côte d'Ivoire[61] Minoritas (49%)
 Papua Nugini Air Niugini
 Paraguay LATAM Paraguay Minoritas
 Peru LATAM Perú Tidak
 Polandia LOT Polish Airlines Milik negara[62]
 Polinesia Prancis Air Tahiti Nui Mayoritas
 Portugal TAP Portugal Mayoritas (72%)
 Prancis Air France[63] Minoritas (18%)[64]
 Qatar Qatar Airways Milik negara
 Republik Demokratik Kongo Hewa Bora Airways
 Republik Kongo Trans Air Congo
 Réunion Air Austral
 Rumania TAROM Mayoritas (95%)
 Rusia Aeroflot[65] Mayoritas (51%)[66]
 Rwanda RwandAir Milik negara
 Saint Vincent dan Grenadine SVG Air
 Samoa Samoa Airways Milik negara
 São Tomé dan Príncipe STP Airways
 Selandia Baru Air New Zealand[67] Mayoritas (53%) Milik negara hingga 1989, sebagian direnasionalisasi pada 2001.[68]
 Senegal Air Senegal
 Serbia Air Serbia[69] Mayoritas (51%)
 Seychelles Air Seychelles
 Sierra Leone Sierra National Airlines
 Singapura Singapore Airlines[70] Mayoritas (54,5% melalui Temasek Holdings)[71]
 Siprus Cyprus Airways Mayoritas
 Spanyol Iberia Minoritas (5%)[72]
 Sri Lanka SriLankan Airlines
 Sudan Sudan Airways
 Suriah Syrian Air Milik negara
 Suriname Surinam Airways
 Swedia Scandinavian Airlines System Joint Venture[73]
 Swiss Swiss International Air Lines [74] Tidak – dimiliki oleh Lufthansa[75]
 Taiwan China Airlines[76] Tidak Milik negara hingga 1991.
 Tajikistan Tajik Air
 Tanjung Verde TACV
 Tanzania Air Tanzania
 Thailand Thai Airways[77] Mayoritas (47,86%)
 Tiongkok Air China[78] Mayoritas (51,7%), di mana:[79]
  • 40,98% melalui CNAHC (100% milik negara)
  • 10,72% melalui CNACG (100% dimiliki CNAHC)
Milik negara hingga 2004.[80]
 Tunisia Tunisair
 Turki Turkish Airlines[81] Minoritas (49%)
 Turkmenistan Turkmenistan Airlines Milik negara
 Uganda Air Uganda
 Ukraina Ukraine International Airlines[82]
 Uni Emirat Arab Etihad Airways Milik negara[83]
Emirates Milik negara.[84]
 Uzbekistan Uzbekistan Airways Mayoritas
 Vanuatu Air Vanuatu
 Venezuela Conviasa Milik negara
 Vietnam Vietnam Airlines Mayoritas (82,6%)[85]
 Yaman Yemenia Mayoritas
 Yordania Royal Jordanian Airlines
 Yunani Aegean Airlines[86] Tidak
 Zimbabwe Air Zimbabwe Milik negara

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-01-28. Diakses tanggal 2010-07-02. 
  2. ^ "Ariana Afghan Airlines :: Corporate Information". web.archive.org. 2012-01-28. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  3. ^ "New national carrier for Albania launched | Airlines content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-09-19. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  4. ^ ".:Middle East Online:::". web.archive.org. 2014-06-25. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  5. ^ "TAAG Angola Airlines' new 777-300ER to fly on Portugal route | Airports & Routes content from ATWOnline". web.archive.org. 2016-05-06. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  6. ^ "Brisbane named second Qantas 787-9 base | Airlines content from ATWOnline". web.archive.org. 2017-09-02. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  7. ^ "Accelerating Change in the 1990s | Qantas". web.archive.org. 2014-01-22. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  8. ^ "National carrier: it's a matter of definition". web.archive.org. 2020-07-31. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  9. ^ "Queensland taxpayers to get 7pc on $200m Virgin play". Australian Financial Review (dalam bahasa Inggris). 2020-10-05. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  10. ^ "AUA-Verkauf besiegelt: Kranich soll Flügel verleihen « DiePresse.com". web.archive.org. 2008-12-16. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  11. ^ "KLM expands long-haul network | Airports & Routes content from ATWOnline". web.archive.org. 2016-05-14. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  12. ^ Woerkom, Klaas-Jan van (2019-02-27). "Nederlandse staat vergroot belang in Air France-KLM". Luchtvaartnieuws (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-11-11. 
  13. ^ "Pilot strike forces Brussels Airlines to cancel 75% of flights | Labor content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-05-16. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  14. ^ "ROUTES: Air Nostrum still keen on Latin American growth post-Sol". web.archive.org. 2016-08-21. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  15. ^ "Boliviana de Aviacion set to expand as re-launch of Aerosur is unlikely due to government roadblocks | CAPA - Centre for Aviation". web.archive.org. 2012-07-09. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  16. ^ "LATAM Brasil". 
  17. ^ http://www.independent.co.uk/news/danair-swallowed-up-by-ba-rivals-say-competition-and-choice-will-be-cut-by-takeover-that-will-axe-1900-jobs-1559258.html
  18. ^ "BBC News | BUSINESS | Profile: British Airways". web.archive.org. 2013-11-01. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  19. ^ "Wayback Machine". web.archive.org. 2015-12-23. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  20. ^ "Leisure carrier Travel Service is CSA Czech Airlines new owner | Airline Financials content from ATWOnline". web.archive.org. 2017-10-11. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  21. ^ "New Chadian national carrier set to launch operations | Airlines content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-08-10. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  22. ^ "Ethiopian Airlines finalizes deal for new Chad JV carrier | Airlines content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-09-13. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  23. ^ "Air Cargo Services". www.latamcargo.com. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  24. ^ "SAS aims to capture a larger share of the thriving Scandinavian leisure market | CAPA - Centre for Aviation". web.archive.org. 2016-10-22. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  25. ^ "Nordica 1Q passenger traffic up 17%, forecasts strong growth | Airline Traffic content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-04-07. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  26. ^ "Nordica launches services from Tallinn to Vienna, Berlin | Airports & Routes content from ATWOnline". web.archive.org. 2016-04-11. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  27. ^ "Philippine Airlines | LAX | Airports & Routes content from ATWOnline". web.archive.org. 2015-08-15. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  28. ^ "Finnair". web.archive.org. 2013-10-22. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  29. ^ Guinea, Republic of Equatorial. "Equatorial Guinea Airline Inaugurates Service To Europe". www.prnewswire.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-11. 
  30. ^ "【國泰資本重組】香港政府斥273億元救國泰 若實行認股權變第四大股東 - 香港經濟日報 - 即時新聞頻道 - 即市財經 - 股市". inews.hket.com. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  31. ^ "Plane paint: Top 10 Indian liveries - 8/14/2015 - Flight Global". web.archive.org. 2015-08-15. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  32. ^ "Tata Sons Wins Air India Bid For Rs 18,000 Crore". NDTV.com. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  33. ^ "Air India: Struggling national carrier sold to Tata Sons". BBC News (dalam bahasa Inggris). 2021-10-08. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  34. ^ "Garuda Indonesia may be forced to change Amsterdam service | Airports & Routes content from ATWOnline". web.archive.org. 2015-06-05. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  35. ^ "Indonesia Stock Exchange". 
  36. ^ BeritaSatu.com. "Mengapa IPO Garuda buntung?". beritasatu.com. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  37. ^ "Aer Lingus: Key dates in airline's history". independent (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-11. 
  38. ^ ir.elal.com https://ir.elal.com/he/financialInformation/Pages/InformationInterimReport.aspx. Diakses tanggal 2021-11-11.  Tidak memiliki atau tanpa |title= (bantuan)
  39. ^ "Icelandair Group - Investors". Icelandair Group (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-11. 
  40. ^ "ITA Airways". 
  41. ^ "'Old' Alitalia set for last flight after 75 years - English". ANSA.it (dalam bahasa Inggris). 2021-10-14. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  42. ^ "JAL reports 17.5% net profit drop on deferred taxes | Airline Financials content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-05-05. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  43. ^ "History of JAL 1981–1990". 
  44. ^ "Lufthansa cuts back A380 order - 10/4/2013 - Flight Global". web.archive.org. 2014-06-29. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  45. ^ "Hilfspaket kann kommen: Lufthansa-Aktionäre stimmen Staatseinstieg zu". FAZ.NET (dalam bahasa Jerman). ISSN 0174-4909. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  46. ^ "Der Weg zur Privatisierung der Lufthansa ist offen: Neue Freiheit | DIE ZEIT Archiv | Ausgabe 20/1994". web.archive.org. 2013-10-21. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  47. ^ "Africa's Air Djibouti continues re-fleeting | Airframes content from ATWOnline". web.archive.org. 2016-08-13. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  48. ^ "Cambodia launches national carrier with Vietnam's help | The Manila Bulletin Newspaper Online". web.archive.org. 2012-04-03. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  49. ^ "New Cameroon national carrier Camair-Co fails to reach first year targets, but continues to grow | CAPA". web.archive.org. 2012-05-02. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  50. ^ "À propos de la companie (french)". 
  51. ^ "Canadian Taxpayers Now Own Part of Air Canada". TravelPulse. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  52. ^ "CBC News Indepth: Air Canada". web.archive.org. 2013-05-19. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  53. ^ "Cho: Korean Air deciding on new widebody orders | Airframes content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-11-01. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  54. ^ "SkyTeam - Member Airline Korean Air". web.archive.org. 2014-06-04. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  55. ^ "Air Koryo - The Official Webpage of the national airline of the DPRK". web.archive.org. 2009-08-19. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  56. ^ "PICTURE: Afriqiyah Airways unveils new livery". web.archive.org. 2012-12-30. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  57. ^ "Libyan Airlines Takes Delivery of its First Airbus A330". web.archive.org. 2013-07-20. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  58. ^ "Malaysia Airlines pursues rapid expansion but yields and profits are under pressure | CAPA - Centre for Aviation". web.archive.org. 2013-12-31. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  59. ^ "Selected Portfolio of Companies". 
  60. ^ "Aeromexico set to put first MAX into service | Airframes content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-03-07. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  61. ^ "Bombardier to sell eight Q400 NextGen aircraft to Palma Holding | Reuters". web.archive.org. 2014-06-20. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  62. ^ "LOT cancels flights, fires workers as week-long crew strike continues | Labor content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-11-12. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  63. ^ "Air France KLM Group CEO resigns; Spinetta and Van Wijk return | ATWOnline". web.archive.org. 2012-06-16. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  64. ^ Landauro, Stacy Meichtry and Inti (2015-05-08). "French Government Seeks Shareholder Power at Air France-KLM". Wall Street Journal (dalam bahasa Inggris). ISSN 0099-9660. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  65. ^ "Aeroflot commits to another 20 Superjets - 1/15/2015 - Flight Global". web.archive.org. 2015-01-15. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  66. ^ "Aeroflot profits up on regional airlines turnaround | Reuters". web.archive.org. 2014-06-02. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  67. ^ "Air New Zealand boosts network to replace Virgin Australia alliance | Daily News content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-04-30. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  68. ^ "NZ Herald - Breaking news, latest news, business, sport and entertainment". NZ Herald (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-11. 
  69. ^ "Air Serbia's 2015 net profit up 44% | Data & Financials content from ATWOnline". web.archive.org. 2016-05-06. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  70. ^ "Singapore Airlines in $20 million government-led tourism push | Finance & Data content from ATWOnline". web.archive.org. 2015-08-01. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  71. ^ "UPDATE 2-Singapore Air Q1 net profit beats f'cast | Reuters". web.archive.org. 2010-08-02. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  72. ^ "Inicio - Iberia". web.archive.org. 2011-09-29. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  73. ^ SAS dimiki bersama oleh pemerintah Denmark, Norwegia dan Swedia, dan menjadi maskapai penerbangan nasional bagi ketiga negara.
  74. ^ setelah ditutup tahun 2002, maskapai nasional menjadi Swissair
  75. ^ "Corporate structure - Corporate Facts - Lufthansa Group". web.archive.org. 2014-09-08. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  76. ^ China Airlines menggunakan bendera taiwan hingga 1995.
  77. ^ "International airlines increase capacity, frequencies to Russia | Airports & Routes content from ATWOnline". web.archive.org. 2016-12-17. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  78. ^ "Air China to take six more 777-300ERs". web.archive.org. 2016-03-04. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  79. ^ "Wayback Machine" (PDF). web.archive.org. 2017-10-07. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  80. ^ "Air China Transfers Ownership from State-owned to Shareholding". 
  81. ^ "Turkish Airlines swings to net profit in 1Q | Finance & Data content from ATWOnline". web.archive.org. 2015-05-13. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  82. ^ "Ukraine International to double international network as Aerosvit restructures | CAPA - Centre for Aviation". web.archive.org. 2013-01-22. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  83. ^ Shaw-Smith, Peter. "Etihad 'Slightly Ahead' in Plan to Return to Profitability". Aviation International News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-11. 
  84. ^ "Emirates and Dnata now under ICD | GulfNews.com". archive.ph. 2013-01-03. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  85. ^ "Vietnam Airlines continues to dominate international market | Airports & Routes content from ATWOnline". web.archive.org. 2018-04-19. Diakses tanggal 2021-11-11. 
  86. ^ "Aegean 1Q losses widen as it invests in capacity | Data & Financials content from ATWOnline". web.archive.org. 2016-05-28. Diakses tanggal 2021-11-11. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]