Lompat ke isi

Kepulauan Faroe

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

62°00′N 06°47′W / 62.000°N 6.783°W / 62.000; -6.783

Kepulauan Faroe

  • Færøerne  (Denmark)
  • Føroyar  (Faroese)
Bendera Faroe
Bendera
{{{coat_alt}}}
Lambang
Lagu kebangsaan: Tú alfagra land mítt
Engkau, tanahku yang paling indah
Lokasi Kepulauan Faroe (dilingkari) di Eropa Utara
Lokasi Kepulauan Faroe (dilingkari) di Eropa Utara
Lokasi Kerajaan Denmark (merah), terdiri dari Kepulauan Faroe (dilingkari), Greenland, dan Denmark
Lokasi Kerajaan Denmark (merah), terdiri dari Kepulauan Faroe (dilingkari), Greenland, dan Denmark
Ibu kota
Tórshavn
62°00′N 06°47′W / 62.000°N 6.783°W / 62.000; -6.783
Bahasa resmiDenmark,[1] Faroe
Kelompok etnik
Penduduk Kepulauan Faroe
Agama
Kristen (Gereja Kepulauan Faroe)
Demonim
  • Faroe Islander
  • Faroese
Negara berdaulatDenmark Kerajaan Denmark
PemerintahanPemerintah yang dilimpahkan dengan parlementer monarki konstitusional
 Raja
Frederik X dari Denmark
Lene Moyell Johansen
Aksel V. Johannesen
LegislatifLøgting
Pembentukan
ca1035
 Perjanjian Kiel
(diserahkan ke Denmark)[b]
14 Januari 1814
 Pemerintahan sendiri
1 April 1948
 Hak otonomi yang lebih luas
29 Juli 2005[2]
Luas
 - Total
1.399 km2 (tidak diperingkat)
 - Perairan (%)
0,5
Populasi
 - Perkiraan Maret 2022
53.792[3] (214)
 - Sensus Penduduk 2011
48.346[4]
38,3/km2
PDB (KKB)2008
 - Total
$1,642 miliar
$33.700
PDB (nominal)2019
 - Total
US$3,126 miliar[5]
US$58.585
Gini (2015) 23,3[6]
rendah · 2
IPM (2008)0,950[7]
sangat tinggi
Mata uangKróna Faroe[c]
(DKK)
Zona waktuWET
(UTC)
 - Musim panas (DST)
UTC+1 (WEST)
Lajur kemudikanan
Kode telepon+298
Ranah Internet.fo
Situs web resmi
www.faroeislands.fo
  1. ^ Kerajaan Denmark mencapai Faroe pada tahun 1380 pada masa pemerintahan Olav II dari Denmark.
  2. ^ Greenland, Kepulauan Faroe, dan Islandia berada dalam kekuasaan Norwegia hingga tahun 1814, dimana saat itu Norwegia masih bersatu dengan Denmark.
  3. ^ Mata uang dicetak dengan motif khas Faroe yang nilai kurs-nya disetarakan dengan Krona Denmark. Ukuran yang digunakan mengikuti ukuran standar pada koin serta uang kertas Krona Denmark, selain juga menggunakan fitur keamanan yang sama. Krónur Faroe (tunggal króna) menggunakan kode ISO yang sama dengan mata uang Krona Denmark.
Sunting kotak info
Sunting kotak info Lihat Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Kepulauan Faroe atau Faroe (Faroe: Føroyar, arti secara harfiah: "Kepulauan Domba") (kadang disebut Kepulauan Faeroe) adalah sebuah kepulauan di Samudra Atlantik Utara dan sebuah wilayah otonom dari Kerajaan Denmark. Terletak di antara Islandia, Norwegia, dan Kepulauan Hebrides dan Shetland di Skotlandia, kepulauan ini memiliki populasi 54.870 jiwa hingga November 2025 dan luas daratan sebesar 1.393 km2 (538 sq mi).[8] Bahasa resminya adalah bahasa Faroe, yang sebagian dapat saling dimengerti dengan bahasa Islandia. Medannya terjal, didominasi oleh fjord dan tebing dengan vegetasi yang jarang dan sedikit pohon. Akibat kedekatannya dengan Lingkaran Arktik, kepulauan ini mengalami senja sipil abadi selama malam musim panas dan hari-hari musim dingin yang sangat pendek; meskipun demikian, mereka mengalami iklim samudra subpolar dan suhu yang sejuk sepanjang tahun karena Arus Teluk.[9] Ibu kotanya, Tórshavn, menerima jumlah jam sinar matahari paling sedikit dibandingkan kota-kota lain di dunia, yaitu hanya 840 jam per tahun.[10]

Kepulauan ini ditemukan pada abad ke-6 oleh seorang pendeta Irlandia bernama Santo Brendan. Antara 1035 dan 1814, Kepulauan Faroe merupakan bagian dari Kerajaan Norwegia, yang berada dalam uni personal dengan Denmark dari tahun 1380. Pada tahun 1814, Perjanjian Kiel memindahkan Norwegia ke Swedia, sedangkan Denmark mempertahankan wilayah Atlantiknya, termasuk Faroe Kepulauan, Greenland dan Islandia.

Walaupun bagian dari Kerajaan Denmark, Kepulauan Faroe telah memiliki pemerintahan sendiri sejak 1948.[11] Pemerintah Faroe mengendalikan sebagian besar urusan wilayah selain pertahanan militer, kepolisian, peradilan, mata uang, dan urusan luar negeri.[12] Karena Kepulauan Faroe bukan bagian dari daerah pabean yang sama dengan Denmark, Kepulauan Faroe memiliki kebijakan perdagangan independen dan dapat membuat perjanjian perdagangan dengan negara lain. Faroe memiliki perjanjian perdagangan bebas bilateral yang luas dengan Islandia yang dikenal sebagai Perjanjian Hoyvík. Di Dewan Nordik, mereka diwakili sebagai bagian dari delegasi Denmark. Dalam olahraga tertentu, Kepulauan Faroe menurunkan tim nasional mereka sendiri. Mereka tidak menjadi bagian dari Masyarakat Ekonomi Eropa pada tahun 1973, melainkan mempertahankan otonomi atas perairan penangkapan ikan mereka sendiri.

Kepulauan Faroe pada umumnya memiliki medan yang terjal serta beriklim samudera subpolar (Cfc) berangin, basah, berawan, dan sejuk. Iklim utara dipengaruhi oleh Arus Teluk, rata-rata di atas titik beku sepanjang tahun, dan berkisar sekitar 12 °C (54 °F) di musim panas dan 5 °C (41 °F) di musim dingin.[13] Lintang utara juga menghasilkan senja sipil abadi selama malam musim panas dan hari-hari musim dingin yang sangat singkat.

Kepulauan Faroe memiliki tradisi "Grind" yaitu perburuan ikan jenis paus pilot yang dilakukan oleh orang-orang Faroe dengan cara menggiring paus ke arah pantai, kemudian membunuhnya secara besar-besaran.

Peta Kepulauan Faroe

Kepulauan Faroe terdiri dari 18 pulau yang terletak di lepas pantai Eropa Utara, di antara Laut Norwegia dan Samudra Atlantik Utara, sekitar setengah perjalanan dari Islandia ke Norwegia. Luas wilayahnya sebesar 1.399 km² dan di sana tidak terdapat danau atau sungai utama. Panjang garis pantainya ialah 1.117 km, tanpa perbatasan darat dengan negara lain. Satu-satunya pulau yang tidak dihuni ialah Lítla Dímun.

Iklim Kepulauan Faroe ialah musim panas dan musim dingin yang sejuk, kadang-kadang mendung disertai dengan kabut dan angin kencang. Kabut tersebut sering kali mengganggu jadwal penerbangan. Permukaan tanah Kepulauan Faroe tidak datar dan berbatu-batu. Titik tertinggi berada di Gunung Slættaratindur, 882 m di atas permukaan laut.

Lumut dan Rumput biasa tumbuh di sini, karena hujan turun hampir setiap hari di kepulauan ini. Dari 365 hari dalam setahun, 300 hari diperkirakan hujan.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Faroese Language". The Government of the Faroe Islands. Diakses tanggal 6 October 2017.
  2. "Den færøske selvstyreordning, about the Overtagelsesloven (Takeover Act)". Stm.dk. Diakses tanggal 14 March 2014.
  3. "Heim | Hagstova Føroya". hagstova.fo.
  4. Statistics Faroe Islands, accessed 25 September 2016.
  5. "Faroe Islands | Data". data.worldbank.org. Diakses tanggal 2021-08-09.
  6. "PX-Web - Vel talvu". statbank.hagstova.fo.
  7. Filling Gaps in the Human Development Index Diarsipkan 5 October 2011 di Wayback Machine., United Nations ESCAP, February 2009
  8. "Population | Statistics Faroe Islands". hagstova.fo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 January 2021. Diakses tanggal 12 December 2023.
  9. "The unpredictable Faroe Islands weather". Guide to Faroe Islands. 19 December 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 October 2023. Diakses tanggal 3 October 2019.
  10. TORSHAVN Climate Normals 1961–1990. National Oceanic and Atmospheric Administration. Retrieved 15 November 2012.
  11. "The Faroe Islands". Ministry of Foreign Affairs of Denmark. Diakses tanggal 28 Desember 2020. Home Rule was established in 1948 [...]
  12. "Lov om de færøske myndigheders overtagelse af sager og sagsområder (Also called: Overtagelsesloven)". Retsinformation.dk (dalam bahasa Dansk).
  13. "The unpredictable Faroe Islands weather". Guide to Faroe Islands. 19 December 2018.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]