Malta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Republik Malta
Repubblika ta' Malta (Malta)
Republic of Malta (Inggris)
Bendera
MotoVirtute et constantia
(Latin: "Moral dan Keteguhan")
Lagu kebangsaan
L-Innu Malti
Ibu kota Valletta
35°53′LU 14°30′BT / 35,883°LU 14,5°BT / 35.883; 14.500
Kota terbesar Birkirkara
35°53′48″LU 14°27′45″BT / 35,89667°LU 14,4625°BT / 35.89667; 14.46250
Bahasa resmi Malta dan Inggris
Pemerintahan Republik parlementer
 -  Presiden Marie Louise Coleiro Preca
 -  Perdana Menteri Joseph Muscat
Legislatif Kamra tad-Deputati
Kemerdekaan
 -  Dari Britania Raya 21 September 1964 
 -  Republik 13 Desember 1974 
Luas
 -  Total 316 km2 (207)
 -  Perairan (%) 0,001
Penduduk
 -  Perkiraan 2014 445.426[1] (171)
 -  Kepadatan 1.562/km2 (7)
PDB (KKB) Perkiraan 2014
 -  Total $14.129 miliar[2] (146)
 -  Per kapita $33.216[2] (33)
PDB (nominal) Perkiraan 2014
 -  Total $10.582 miliar[2] (135)
 -  Per kapita $24.876[2] (32)
Gini (2010) 27,4 (rendah)[3]
IPM (2013) Steady 0,829 (sangat tinggi) (39)
Mata uang Euro (€) (EUR)
Zona waktu Waktu Eropa Tengah (CET) (UTC+1)
 -  Musim panas (DST) Waktu Musim Panas Eropa Tengah (CEST) (UTC+2)
Lajur kemudi kanan
Kode ISO 3166 MT
Ranah Internet .mt
Kode telepon +356

Republik Malta, umumnya dikenal sebagai Malta, adalah sebuah negara kepulauan di Eropa Selatan. Malta terletak sekitar 80 km (50 mi) di selatan dari Italia, 284 km (176 mi) di timur dari Tunisia dan 333 km (207 mi) di utara dari Libya. Malta, yang hanya mempunyai luas daerah sebesar 316 km2 (122 sq mi) dengan jumlah penduduk sekitar 450.000, membuatnya menjadi salah satu negara terkecil di dunia dengan penduduk yang paling padat. Malta terletak di tengah-tengah Laut Tengah dan terdiri dari lima pulau, tiga di antaranya berpenghuni, yaitu Malta, Gozo dan Comino. Ibu kota negaranya adalah Valletta, dengan luas daerah sekitar 08 km2 (3,1 sq mi), adalah ibu kota terkecil di Uni Eropa. Malta mempunyai satu bahasa nasional yaitu bahasa Malta, dan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi.

Lokasi Malta yang sangat strategis di tengah Laut Tengah telah menyebabkan Malta menjadi penting di dalam sejarah. Malta telah digunakan sebagai basis angkatan laut, dan serangkaian kekuasaan seperti Fenisia, Kartagena, Yunani, Romawi, Byzantin, Moor, Norman, Sisilia, Spanyol, Ordo Santo Yohanes, Prancis dan Inggris telah memerintah Malta.

Pada tahun 1942, Raja George VI dari Inggris menyerahkan Salib Santo George kepada Malta untuk keberanian negara itu pada saat Perang Dunia II. Salib Santo George menjadi simbol yang tampil di bendera nasional Malta. Di bawah Undang-Undang Kemerdekaan Malta yang disahkan oleh Parlemen Inggris di 1964, Malta memperoleh kemerdekaan dari Inggris Raya sebagai salah satu negara bagian dari Kerajaan Persemakmuran, yang secara resmi sejak 1964 sampai 1974 dikenal sebagai Negara Bagian Malta, dengan Ratu Elizabeth II sebagai kepala negaranya. Malta menjadi republik di tahun 1974 dan walaupun Malta bukan lagi anggota dari Kerajaan Persemakmuran, negara itu masih menjadi anggota dari Negara-negara Persemakmuran. Malta menjadi anggota PBB di tahun 1964, dan menjadi anggota Uni Eropa di tahun 2004. Pada tahun 2008, Malta termasuk bagian Zona Euro.

Malta memiliki sejarah warisan Kristen yang panjang dan Keuskupan Agung Malta dinyatakan sebagai salah satu suksesi apostolik, karena menurut Kisah Para Rasul, Rasul Paulus terdampar di "Melita", yang menurut orang-orang itu adalah Malta. Agama resmi di Malta adalah Katolik.

Malta terkenal sebagai tujuan pariwisata populer khususnya bagi orang Eropa, dengan iklim hangat, berbagai area rekreasi dan monumen sejarah dan arsitektur. Beberapa monumen terkenal seperti tiga Situs Warisan Dunia UNESCO: Ħal Saflieni Hypogeum, Valletta dan tujuh kuil megalitik, beberapa diantaranya adalah struktur tegak bebas tertua di dunia.

Sejak 1993, Malta terbagi menjadi 68 dewan kota (local council), kebanyakan penduduk Malta adalah Keturunan Italia dan Libya, hampir 98% dari total penduduk menganut agama Gereja Katholik Roma.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Asal istilah Malta itu tidak jelas dan variasi kata modern itu diambil dari Bahasa Malta. Etimologi yang paling umum adalah kata Malta itu berasal dari kata Yunani μέλι, meli, 'madu'. Orang Yunani kuno menamakan pulau itu Μελίτη (Melitē) yang artinya 'madu manis', mungkin karena Malta memproduksi madu unik dari sebuah jenis lebah unik yang tinggal di pulau itu. Orang Romawi kemudian memanggil pulau itu dengan nama Melita, yang bisa dianggap sebagai latinisasi dari kata Yunani Μελίτη atau sebagai adaptasi pengucapan dialek Dorik Yunani atas kata yang sama Μελίτη.

Konjektur lain mengusulkan bahwa istilah Malta itu berasal dari kata Fenisia Maleth, 'suaka' atau 'pelabuhan' yang merujukkan kepada jumlah teluk-teluk yang banyak di Malta. Beberapa etimologi lain muncul di literatur klasik, dengan istilah Malta tampil seperti bentuk sekarang di dalam "Rencana Perjalanan Antoine" (Itin. Marit. hal. 518; Sil. Ital. xiv. 251).

Pembagian wilayah[sunting | sunting sumber]

Sejak tahun 1993, Malta dibagi menjadi 68 dewan kota yaitu:

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Estimated Population by Locality 31st March, 2014". Government of Malta. 16 Mei 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Juni 2015. 
  2. ^ a b c d "Malta". International Monetary Fund. Diakses tanggal 30 April 2015. 
  3. ^ "Gini coefficient of equivalised disposable income (source: SILC)". Eurostat Data Explorer. Diakses tanggal 13 Agustus 2013. 

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Negara dan Bangsa Jilid 6: Eropa. Jakarta: Widyadara. 1988. ISBN 979-8087-05-4.  (Indonesia)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

 Uni Eropa