Burundi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Republik Burundi
Republika y'Uburundi (Kirundi)
République du Burundi (Perancis)
Bendera Lambang
Motto
Unité, Travail, Progrès (Perancis)
Ubumwe, Ibikorwa, Amajambere (Kirundi)
(terjemahan: "Persatuan, Karya, Kemajuan")
Lagu kebangsaanBurundi bwacu
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Bujumbura
3°30′LU 30°00′BT / 3,5°LS 30°BT / -3.500; 30.000
Bahasa resmi Kirundi dan Perancis
Pemerintahan Republik presidensial
 -  Presiden Pierre Nkurunziza
 -  Wakil Presiden Terence Sinunguruza
Legislatif Parlemen
 -  Majelis Tinggi Sénat
 -  Majelis Rendah Assemblée nationale
Status
 -  Bagian dari Ruanda-Urundi
(Wilayah Perwalian PBB)
1945–1962 
 -  Kemerdekaan dari Belgia 1 Juli 1962 
 -  Republik 1 Juli 1966 
Luas
 -  Total 27.834 km2 (145)
 -  Perairan (%) 7,8
Penduduk
 -  Perkiraan 2014 10.395.931 [1] (86)
 -  Kepadatan 314/km2 (45)
PDB (KKB) Perkiraan 2014
 -  Total $8.378 miliar[2] (154)
 -  Per kapita $911[2] (183)
PDB (nominal) Perkiraan 2014
 -  Total $3.094 miliar[2] (158)
 -  Per kapita $336[2] (185)
Gini (2006) 33 (sedang)[3]
IPM (2013) 0,389 (rendah) (180)
Mata uang Franc Burundi (FBu) (BIF)
Zona waktu Waktu Afrika Tengah (CAT) (UTC+2)
Lajur kemudi kanan
Kode ISO 3166 BI
Ranah Internet .bi
Kode telepon +257

Burundi adalah sebuah negara tanpa laut di daerah Danau Besar di tengah benua Afrika. Negara ini berbatasan dengan Rwanda di utara, Tanzania di selatan dan timur, dan Republik Demokratik Kongo di barat. Meskipun negara ini tidak mempunyai batas laut, banyak dari perbatasan baratnya bersebelahan dengan Danau Tanganyika. Nama negara ini berasal dari bahasa Bantu, Kirundi. Negara ini sangat miskin. Dibanding Indonesia, pendapatan perkapitanya 400 kali lebih kecil daripada Indonesia

Tanpa batas laut, menghadapi tekanan penduduk dan memiliki sumber daya alam yang sedikit, Burundi merupakan salah satu negara termiskin dan mempunyai paling banyak konflik di Afrika dan di dunia. Ukurannya yang kecil menutupi masalah besar yang dihadapinya dalam mencari penyelesaian klaim supremasi dari minoritas Tutsi yang berkuasa dengan permintaan partisipasi politik dari suku mayoritas Hutu.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Burundi merupakan sebuah kerajaan merdeka sejak abad ke-16. Asal-muasal kerajaan Burundi sendiri masih diselimuti mitos. Menurut beberapa legenda, Ntare Rushatsi, pendiri dinasti pertama, datang dari Rwanda pada abad ke-17; sumber-sumber lain yang lebih tepercaya memberikan kemungkinan bahwa Ntara berasal dari Buha, di tenggara, dan mendirikan kerajaannya di wilayah Nkoma. Hingga jatuhnya kerajaan pada tahun 1966, ia merupakan salah satu taut terakhir dengan sejarah Burundi di masa lalu.

Pada tahun 1903, Burundi menjadi jajahan Jerman dan diserahkan kepada Belgia pada Perang Dunia II. Ia kemudian menjadi bagian dari mandat Liga Bangsa-Bangsa Belgia, Ruanda-Urundi pada tahun 1923, dan kemudian Wilayah Kepercayaan PBB di bawah otoritas Belgia setelah Perang Dunia II.

Sejak merdeka pada tahun 1962 hingga pemilu pada tahun 1993, Burundi dikuasai serangkaian diktator militer, seluruhnya dari kelompok minoritas Tutsi. Periode tersebut dipenuhi kerusuhan etnis termasuk kejadian-kejadian besar pada tahun 1964, 1972 dan akhir 1980-an. Pada tahun 1993, Burundi mengadakan pemilu demokratis pertamanya, yang dimenangi Front untuk Demokrasi di Burundi (FRODEBU) yang didominasi suku Hutu. Pemimpin FRODEBU Melchior Ndadaye menjadi presiden Hutu Burundi pertama, namun beberapa bulan kemudian dia dibunuh sekelompok tentara Tutsi. Pembunuhan ini lalu mengakibatkan terjadinya perang saudara.

Perang saudara antar suku Hutu dan Tustsi terus berlanjut hingga tahun 1996, saat mantan presiden Pierre Buyoya mengambil alih kekuasaan dalam suatu kudeta. Antara tahun 1993 dan 1999, perang antaretnis antara suku Tutsi dan Hutu telah mengakibatkan korban sebanyak 250.000 jiwa. Pada Agustus 2000, persetujuan damai ditandatangani hampir seluruh kelompok politik di Burundi yang menjelaskan rencana menuju perdamaian. Kemudian pada tahun 2003, gencatan senjata disetujui antara pemerintah Buyoya dan kelompok pemberontak Hutu terbesar, CNDD-FDD.

Meski telah ada persetujuan damai, hingga kini konflik masih berlanjut. Dalam pemilu yang diadakan bulan Juli 2005, mantan pemberontak Hutu, CNDD-FDD berhasil memenagkan pemilu.

Pembagian wilayah administrasi[sunting | sunting sumber]

Map of provinces

Burundi di bagi menjadi 17 provinsi, 117 komune, dan 2.638 koline (hills).[4] Provincial governments are structured upon these boundaries. In 2000, the province encompassing Bujumbura was separated into two provinces, Bujumbura Rural and Bunjumbura Mairie.

Berikut daftar provinsi di Barundi:

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ [1]. The World Factbook, July 2014. Retrieved on 13 Januari 2015.
  2. ^ a b c d "Burundi". International Monetary Fund. Diakses tanggal 13 Januari 2015. 
  3. ^ "Gini Index, World Bank Estimate". World Development Indicators. The World Bank. Diakses tanggal 13 January 2015. 
  4. ^ Kavamahanga, D. Empowerment of people living with HIV/AIDS in Gitega Province, Burundi. International Conference on AIDS 2004. July 15, 2004. NLM Gateway. Retrieved on June 22, 2008.