Lompat ke isi

Mahkamah Pidana Internasional

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Mahkamah Pidana Internasional
International Criminal Court (ICC)
Cour pénale internationale (CPI)
Logo resmi ICC Mahkamah Pidana InternasionalInternational Criminal Court (ICC)Cour pénale internationale (CPI)
Logo resmi ICC
Negara-negara anggota Pengadilan Kriminal Internasional (hijau gelap)  dan negara Statuta Roma ditandai tetapi tidak disahkan (oranye)
Negara-negara anggota Pengadilan Kriminal Internasional (hijau gelap) dan negara Statuta Roma ditandai tetapi tidak disahkan (oranye)
Kantor pusatDen Haag, Belanda
Bahasa yang digunakanInggris dan Prancis
Anggota negara125 negara
Pemimpin
 Presiden
Tomoko Akane
Rosario Salvatore Aitala
Reine Alapini-Gansou
 Jaksa
Karim Ahmad Khan
 Pendaftar
Osvaldo Zavala Giler
Pendirian
 Statuta Roma diadopsi
17 Juli 1998
 Mulai berlaku
1 Juli 2002
Situs web resmi
www.icc-cpi.int
Sunting kotak info
Sunting kotak info Lihat Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
Gedung ICC di Den Haag, Belanda. ICC pindah ke bangunan ini pada 2015.

Mahkamah Pidana Internasional (bahasa Inggris: International Criminal Court, ICC atau ICCt; bahasa Prancis: Cour pénale internationale, CPI) merupakan sebuah pengadilan permanen untuk menuntut individual atas tindakan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. ICC dirancang untuk membantu sistem yudisial nasional yang telah ada. Namun, pengadilan ini hanya dapat melaksanakan yurisdiksi apabila pengadilan negara enggan atau tidak sanggup untuk menginvestigasi atau menuntut kejahatan seperti yang disebutkan di atas, dan menjadi "pengadilan usaha terakhir", meninggalkan kewajiban utama untuk menjalankan yurisdiksi terhadap kriminal tertuduh kepada negara individual.

Mahkamah Pidana Internasional juga disingkat sebagai ICC untuk membedakannya dengan beberapa organisasi lain yang disingkat ICC, seperti Kamar Dagang Internasional. Namun, singkatan ICC untuk Mahkamah Pidana Internasional lebih umum digunakan. ICC berbeda dengan Mahkamah Internasional yang merupakan badan untuk menyelesaikan sengketa antarnegara dan Hukum Kejahatan Perang.

Pada Juli 1998 di Roma, 120 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi sebuah perjanjian untuk menetapkan -pertama kalinya dalam sejarah dunia- pengadilan pidana internasional permanen. Perjanjian ini mulai berlaku enam puluh hari setelah enam puluh negara menjadi pihak Statuta melalui ratifikasi atau aksesi.[1] Tepatnya, ICC mulai beroperasi pada 1 Juli 2002, setelah berlakunya Statuta Roma. Negara-negara yang menjadi pihak Statuta Roma kemudian menjadi anggota ICC dan bertugas di Majelis Negara-negara Pihak yang mengelola pengadilan. Per Desember 2020, terdapat 123 negara anggota ICC yang 42 negara di antaranya tidak menandatangani dan tidak menjadi pihak Statuta Roma.

Bahasa resmi yang dapat digunakan di ICC adalah bahasa Inggris dan Prancis, tetapi penggunaan beberapa bahasa internasional juga diperbolehkan di sana, seperti bahasa Arab, Cina, Inggris, Prancis, Rusia dan Spanyol. Namun, pada kenyataannya ICC tidak hanya menghadapi kasus dengan bahasa-bahasa tersebut. Tersangka, saksi, dan korban datang dari berbagai negara dengan beragam bahasa sehingga ICC harus menggunakan juru bahasa untuk menerjemahkan bahasa yang tidak umum digunakan di kancah internasional, seperti bahasa Acholi, Lango, Lingala, dan Swahili.[2]

Ada dua struktur Unit Layanan Bahasa di ICC, yaitu unit yang melayani Kantor Kejaksaan yang berisi 4 staf dan unit yang melayani Registrasi, Kamar, dan Kepresidenan yang berisi 16 staf. Unit Layanan Bahasa dari Kantor Kejaksaan menangani penerjemahan dari Kantor Kejaksaan, seperti bukti, pidato, bahan pendukung untuk dakwaan, dan lain-lain). Bagian Interpretasi dan Penerjemahan Pengadilan (dalam bahasa prancis: Section de traduction et d'interprétation de la Cour, disingkat STIC) menyediakan penerjemahan untuk pertemuan, seminar, konferensi, kuliah dan sidang pengadilan. Unit Layanan Bahasa dan STIC bersama-sama mengembangkan sistem akreditasi untuk juru bahasa lapangan. Staf STIC pertama kali direkrut pada 2003 dan terus berkembang sejak saat itu. Pada 2005, saat beban kasus ICC meningkat, STIC merekrut hingga 20 anggota staf baru.[2]

Per 18 Maret 2021.

Terdapat 18 hakim yang bertugas, di mana enam di antaranya merupakan wanita.

Hakim Negara Sejak Hingga RanahKeterangan
Reine Alapini-Gansou Benin20182027Praperadilan
Tomoko Akane Jepang20182027Praperadilan
Solomy Balungi Bossa Uganda20182027Banding
Chung Chang-ho Korea Selatan20152024Peradilan
Luz del Carmen Ibáñez Carranza Peru20182027BandingWakil Presiden I
Piotr Hofmański Polandia20152024BandingPresiden
Péter Kovács Hungaria20152024Praperadilan
Antoine Kesia-Mbe Mindua Republik Demokratik Kongo20152024PraperadilanWakil Presiden II
Marc Perrin de Brichambaut Prancis20152024Banding
Kimberly Prost Kanada20182027Peradilan
Rosario Salvatore Aitala Italia20182027Praperadilan
Bertram Schmitt Jerman20152024Peradilan
Joanna Korner Britania Raya20212030Peradilan
Gocha Lordkipanidze Georgia20212030Banding
María del Socorro Flores Liera Meksiko20212030Praperadilan
Sergio Gerardo Ugalde Godinez Kosta Rika20212030Praperadilan
Miatta Maria Samba Sierra Leone20212030Peradilan
Althea Violet Alexis-Windsor Trinidad dan Tobago20212030Peradilan

Terdahulu

[sunting | sunting sumber]
Hakim Negara Terpilih Berakhir Keterangan
Tuiloma Neroni Slade Samoa20032006Kalah dalam pemilihan tahun 2006.[3]
Maureen Harding Clark Irlandia20032006Mengundurkan diri untuk bertugas dalam Mahkamah Tinggi Irlandia.[4]
Claude Jorda Prancis20032007Mengundurkan diri karena alasan kesehatan.[5]
Karl Hudson-Phillips Trinidad dan Tobago20032007Mengundurkan diri "karena alasan pribadi".[6]
Navanethem Pillay Afrika Selatan20032008Mengundurkan diri untuk menjadi Komisaris Tinggi HAM PBB.[7]
Philippe Kirsch Kanada20032009Tidak dapat dipilih kembali, Presiden 2003–2009.
Georghios Pikis Siprus20032009Tidak dapat dipilih kembali.
Mauro Politi Italia20032009Tidak dapat dipilih kembali.
Fumiko Saiga Jepang2007, 2009[8]2009Meninggal dunia saat menjabat.[9]
Daniel David Ntanda Nsereko Uganda20072012Tidak dapat dipilih kembali.
René Blattmann Bolivia20032012Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2009, tetap bertugas pada bagian peradilan.
Adrian Fulford Britania Raya20032012Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2012, tetap bertugas pada bagian peradilan.
Elizabeth Odio Benito Kosta Rika20032012Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2012, tetap bertugas pada bagian peradilan.
Anthony Carmona Trinidad dan Tobago20122013Mengundurkan diri untuk menjadi Presiden Trinidad dan Tobago.
Bruno Cotte Prancis20072014Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2012, tetap bertugas pada bagian peradilan.
Fatoumata Dembélé Diarra Mali20032014Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2012, tetap bertugas pada bagian peradilan.
Miriam Defensor Santiago Filipina20122014Mengundurkan diri karena alasan kesehatan.[10]
Hans-Peter Kaul Jerman2003, 2006[8]2014Mengundurkan diri karena alasan kesehatan.[11]
Erkki Kourula Finlandia2003, 20062015Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2015.
Akua Kuenyehia Ghana2003, 20062015Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2015.
Song Sang-hyun Korea Selatan2003, 20062015Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2015.
Ekaterina Trendafilova Bulgaria20062015Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2015.
Anita Ušacka Latvia2003, 20062015Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2015.
Sanji Monageng Botswana20092018Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2017.
Chris van den Wyngaert Belgia20092018Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2017.
Cuno Tarfusser Italia20092018Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2017.
Kuniko Ozaki Jepang20092018Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2017.
Sylvia Steiner Brasil20032012Tidak dapat dipilih kembali pada tahun 2012.
Chile Eboe-Osuji Nigeria20122021
Robert Fremr Ceko20122021
Geoffrey A. Henderson Trinidad dan Tobago20142021
Olga Venecia Herrera Carbuccia Republik Dominika20122021
Howard Morrison Britania Raya20122021
Raul Cano Pangalangan Filipina20152021

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "The International Criminal Court". web.archive.org. 2006-12-05. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-12-05. Diakses tanggal 2021-11-03.
  2. 1 2 "The International Criminal Court: An Introduction". web.archive.org. 2013-03-03. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-03. Diakses tanggal 2021-11-04.
  3. Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama UNDPI2006
  4. International Criminal Court (11 December 2006). Resignation of Judge Maureen Harding Clark. Retrieved 18 January 2008.
  5. International Criminal Court (8 May 2007). Resignation of Judge Claude Jorda Diarsipkan 20 January 2008 di Wayback Machine.. Retrieved 18 January 2008.
  6. International Criminal Court (19 March 2007). Resignation of Judge Karl T. Hudson-Phillips Diarsipkan 27 September 2007 di Wayback Machine.. Retrieved 18 January 2008.
  7. International Criminal Court (30 July 2008). Resignation of Judge Navanethem Pillay Diarsipkan 9 August 2008 di Wayback Machine.. Retrieved 1 September 2008.
  8. 1 2 Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama re-election
  9. International Criminal Court (24 April 2009). Passing of Judge Fumiko Saiga Diarsipkan 27 April 2009 di Wayback Machine.. Retrieved 29 April 2009.
  10. "Miriam quits as ICC judge".
  11. Resignation of ICC Judge Hans-Peter Kaul Diarsipkan 2015-09-24 di Wayback Machine.. ICC press release. 30 June 2014. Retrieved 6 July 2014.