Bandar Udara Supadio

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pangkalan Udara TNI AU Skadron Udara 1/Elang Khatulistiwa
Lanud Supadio
Lanud.png
Lambang Lanud
Dibentuk 18 Desember 1990
Negara Indonesia
Cabang Lambang TNI AU.png TNI Angkatan Udara
Tipe unit Komando Tempur
Situs web www.tni-au.mil.id
Bandar Udara Internasional Supadio
Supadio International Airport

IATA: PNK · ICAO: WIOO

PNK berlokasi di Topografi Kalimantan
PNK
PNK
Lokasi bandar udara di Kalimantan
Informasi
Jenis bandara Publik
Pengelola PT Angkasa Pura II
Lokasi Kubu Raya, Kalimantan Barat, Indonesia
Ketinggian MDPL 10 kaki (3 m)
Koordinat 00°09′2″LU 109°24′14″BT / 0,15056°LS 109,40389°BT / -0.15056; 109.40389
Situs web https://supadio-airport.co.id
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
m ft
15R/33L 2.500 8.202 Aspal
15L/33R 3.500 11.483 Aspal
Statistik (2014)
Penumpang 10.133.545
Bandar Udara Supadio

Bandar Udara Internasional Supadio (IATA: PNKICAO: WIOO) adalah sebuah bandar udara yang terletak di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Indonesia. Jaraknya dari Kota Pontianak adalah 17 km. Bandara ini dikelola oleh PT. Angkasa Pura II. Luas Bandar Udara Supadio adalah 528 ha.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bandar udara ini awalnya dibangun pada awal tahun 1940-an sebagai Bandar Udara Sungai Durian. Pada tahun 1980-an, bandar udara ini dinamai kembali sebagai Bandar Udara Supadio. Sejak 1989, rute internasional dibuka dari Bandar Udara Supadio ke Bandar Udara Internasional Kuching.

Pembatalan perubahan nama[sunting | sunting sumber]

Nama Bandar Udara Supadio berencana akan diganti menjadi Bandar Udara Internasional Sultan Hamid II pada tahun 2006, tetapi rencana ini dibatalkan dikarenakan hal yang saat ini belum diketahui. Tapi mungkin karena kepanjangan atau hal lainnya.

Perluasan[sunting | sunting sumber]

Bandar Udara Supadio sudah memiliki bangunan terminal baru dengan landasan pacunya yang lebih panjang dan lebar, agar menjadi bandara kelas dunia. Pada 2012 tender untuk pelapisan landasan pacu sepanjang 2.250 meter telah dilakukan dan pada awal 2013 pelapisan akan dilakukan. Proyek tahun jamak untuk memperluas landasan pacu menjadi 2.500 meter juga mulai pada tahun 2013. Sebelumnya, pada 2010-2011 landasan pacu telah diperlebar dari 30 meter menjadi 45 meter dan penambahan landasan pacu baru dengan panjang 3.500 meter x 60 Meter.[3]

Maskapai penerbangan dan tujuan[sunting | sunting sumber]

Maskapai Tujuan
AirAsia Kuala Lumpur—Internasional, Kuching
Batik Air Jakarta—Halim Perdanakusuma, Jakarta—Soekarno—Hatta, Yogyakarta
Citilink Bandung, Batam, Jakarta—Soekarno—Hatta, Surabaya
Charter: Chongqing, Kunming
Garuda Indonesia Jakarta—Soekarno—Hatta
Garuda Indonesia
dioperasikan oleh Explore
Balikpapan, Ketapang, Palangkaraya, Putussibau, Sintang
Kal Star Aviation Banjamasin, Ketapang, Pangkalan Bun, Putussibau, Sampit, Semarang, Sintang
Lion Air Balikpapan, Bandung, Batam, Jakarta—Soekarno—Hatta, Makassar, Medan, Semarang, Surakarta/Solo, Surabaya
Nam Air Jakarta—Soekarno—Hatta, Yogyakarta
Sriwijaya Air Jakarta—Soekarno—Hatta
Wings Air Ketapang
XpressAir Bandung, Kuching, Yogyakarta

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Bekas terminal lama

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Informasi bandar udara World Aero Data untuk WIOO
  2. ^ Informasi bandar udara untuk WIOO di Great Circle Mapper. Sumber: DAFIF.
  3. ^ "Angkasa Pura II segera perluas bandara Supadio". January 3, 2013. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]