Indonesia Timur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Indonesia Timur (warna merah)

Indonesia Timur secara geografis dan kawasan pembangunan (menurut Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) 1993) terdiri dari Kepulauan Nusa Tenggara, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua.[1] Dari segi pembangunan, Indonesia Timur lebih tertinggal dibandingkan kawasan Indonesia Barat (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan).[2] Seiring dengan semangat otonomi daerah dan prioritas pembangunan nasional, kawasan Indonesia Timur terus tumbuh.[3]

Pada masa pemerintahan Republik Indonesia Serikat (RIS), kawasan Indonesia Timur (kecuali Papua) pernah menjadi negara bagian bernama Negara Indonesia Timur (1946–1950) dengan ibukota Makassar. Negara bagian tersebut dibentuk setelah dilaksanakan Konferensi Malino pada tanggal 16-22 Juli 1946 dan Konferensi Denpasar dari tanggal 7-24 Desember 1946.

Pusat pertumbuhan[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah 10 kota terbesar di Indonesia menurut populasi:

Kota terbesar di Indonesia Timur[4][5][6][7]
No. Kota Provinsi Populasi Gambar
1. Kota Makassar Sulawesi Selatan 1.338.663 Tanjung Bunga.jpg
2. Kota Denpasar Bali 788,589 Aerial view of Bajra Sandhi Monument Denpasar Bali Indonesia.jpg
3. Kota Manado Sulawesi Utara 410.481 Manado Waterfront.JPG
4. Kota Mataram Nusa Tenggara Barat 402.843 Mataram central mall.JPG
5. Kota Palu Sulawesi Tengah 336.532 Kota palu.jpg
6. Kota Kupang Nusa Tenggara Timur 336.239 Kupang.jpg
7. Kota Ambon Maluku 331.254 Tugu Martha Christina Tiahahu.jpg
8. Kota Kendari Sulawesi Tenggara 289.966 Kendari dari udara.jpg
9. Kota Jayapura Papua 256.705 Jayapura1.JPG
10. Kota Sorong Papua Barat 190.625 Aerial sorong.jpg

Referensi[sunting | sunting sumber]