Daftar provinsi di Indonesia menurut IPM tahun 2017

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Pada April 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada tahun 2017.[1] BPS menyatakan bahwa pada tahun 2017, IPM Indonesia mencapai angka 70,81 atau tumbuh sebesar 0,90% dibandingkan tahun 2016.[1] Menurut standar UNDP dan BPS, IPM tersebut dikategorikan tinggi,[2][3] tidak berubah sejak memasuki kategori tersebut pada 2016 lalu.[4] Peningkatan terjadi di semua dimensi, baik dimensi kesehatan, pendidikan, maupun pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.[1] IPM tahun tersebut pun disebut-sebut melampaui target APBN dan berperan sebagai penegasan upaya pemerintah selama ini.[5][6]

Jika dilihat dari masing-masing komponen, bayi yang lahir pada 2017 memiliki harapan hidup hingga 71,06 tahun; meningkat 0,16 tahun atau 0,23% dari bayi yang lahir pada tahun sebelumnya.[7][8] Pada dimensi pendidikan, terjadi peningkatan rata-rata lama sekolah orang berusia 25 tahun ke atas menjadi 8,1 tahun (kelas 9) atau lebih lama 0,15 tahun dan terjadi pula peningkatan harapan anak berumur 7 tahun untuk mendapat pendidikan menjadi 12,85 tahun (diploma I); lebih lama 0,13 tahun.[8][9][10] Pengeluaran per kapita pun meningkat 244 ribu rupiah menjadi 10,66 juta rupiah per tahun.[11]

Jika dilihat secara keseluruhan, terdapat 18 provinsi dengan kategori pembangunan manusia sedang, 14 provinsi dengan kategori pembangunan manusia tinggi, satu provinsi dengan kategori pembangunan manusia sangat tinggi, dan satu provinsi berkategori rendah.[12] Perubahan kategori dari tinggi menjadi sangat tinggi dialami oleh DKI Jakarta dan perubahan kategori dari sedang menjadi tinggi dialami oleh Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.[12] IPM tertinggi diraih oleh DKI Jakarta, sedangkan kedudukan IPM terendah tetap ditempati oleh Papua sejak perhitungan pertama dengan metode baru dari UNDP, yakni pada 2010.[3][12][13] Meskipun demikian, Papua termasuk ke dalam golongan provinsi dengan pertumbuhan IPM paling cepat dengan Papua pada peringkat pertama dengan pertumbuhan 1,79%, diikuti dengan Papua Barat (1,25%) dan Nusa Tenggara Barat (1,17%).[12]

Daftar[sunting | sunting sumber]

Keterangan Nilai IPM
Warna Rentangan Kategori[3]
≥80,00 Sangat tinggi
75,00–79,99 Tinggi
70,00–74,99
65,00–69,99 Sedang
60,00–64,99
≤59,99 Rendah
IPM Provinsi di Indonesia 2017.png
Daftar Provinsi di Indonesia Menurut IPM dan Komponennya
Peringkat Nama IPM[14] Komponen IPM[a]
2017 Perubahan Nilai Perubahan AHH[16] HLS[17] RLS[18] Pengeluaran[18]
Nilai Perubahan Nilai Perubahan Nilai Perubahan Nilai Perubahan
11 Steady  Aceh 70,60 0,60 69,52 0,01 14,13 0,24 8,98 0,12 8.957 189
12 (1)  Sumatera Utara 70,57 0,57 68,37 0,04 13,10 0,10 9,25 0,13 10.036 292
9 Steady  Sumatera Barat 71,24 0,51 68,78 0,05 13,94 0,15 8,72 0,13 10.306 180
6 Steady  Riau 71,79 0,59 70,99 0,02 13,03 0,17 8,76 0,17 10.677 212
16 Steady  Jambi 69,99 0,37 70,76 0,05 12,87 0,15 8,15 0,08 9.880 85
23 Steady  Sumatera Selatan 68,86 0,62 69,18 0,02 12,35 0,12 7,99 0,16 10.220 285
18 Steady  Bengkulu 69,95 0,62 68,59 0,03 13,57 0,19 8,47 0,10 9.778 286
24 Steady  Lampung 68,25 0,60 69,95 0,01 12,46 0,11 7,79 0,16 9.413 257
16 (1)  Kepulauan Bangka Belitung 69,99 0,44 69,95 0,03 11,83 0,12 7,78 0,16 12.066 106
4 Steady  Kepulauan Riau 74,45 0,46 69,48 0,03 12,81 0,15 9,79 0,12 13.566 207
1 Steady  Daerah Khusus Ibukota Jakarta 80,06 0,46 72,55 0,06 12,86 0,13 11,02 0,14 17.707 239
10 Steady  Jawa Barat 70,69 0,64 72,47 0,03 12,42 0,12 8,14 0,19 10.285 250
13 Steady  Jawa Tengah 70,52 0,54 74,08 0,06 12,57 0,12 7,27 0,12 10.377 224
2 Steady  Daerah Istimewa Yogyakarta 78,89 0,51 74,74 0,03 15,42 0,19 9,19 0,07 13.521 292
15 Steady  Jawa Timur 70,27 0,53 70,80 0,06 13,09 0,11 7,34 0,11 10.973 258
8 Steady  Banten 71,42 0,46 69,49 0,03 12,78 0,08 8,53 0,16 11.659 190
5 Steady  Bali 74,30 0,65 71,46 0,05 13,21 0,17 8,55 0,19 13.573 294
29 (1)  Nusa Tenggara Barat 66,58 0,77 65,55 0,07 13,46 0,30 6,90 0,11 9.877 302
32 Steady  Nusa Tenggara Timur 63,73 0,60 66,07 0,03 13,07 0,10 7,15 0,13 7.350 228
30 (1)  Kalimantan Barat 66,26 0,38 69,92 0,02 12,50 0,13 7,05 0,07 8.472 124
21 Steady  Kalimantan Tengah 69,79 0,66 69,59 0,02 12,45 0,12 8,29 0,16 10.492 337
22 Steady  Kalimantan Selatan 69,65 0,60 68,02 0,10 12,46 0,17 7,99 0,10 11.600 293
3 Steady  Kalimantan Timur 75,12 0,53 73,70 0,02 13,49 0,14 9,36 0,12 11.612 257
20 Steady  Kalimantan Utara 69,84 0,64 72,47 0,04 12,79 0,20 8,62 0,13 8.643 209
7 Steady  Sulawesi Utara 71,66 0,61 71,04 0,02 12,66 0,11 9,14 0,18 10.422 274
26 Steady  Sulawesi Tengah 68,11 0,64 67,32 0,01 13,04 0,12 8,29 0,17 9.311 277
14 Steady  Sulawesi Selatan 70,34 0,58 69,84 0,02 13,28 0,12 7,95 0,20 10.489 208
19 Steady  Sulawesi Tenggara 69,86 0,55 70,47 0,01 13,36 0,12 8,46 0,14 9.094 223
28 Steady  Gorontalo 67,01 0,72 67,14 0,01 13,01 0,13 7,28 0,16 9.532 357
31 Steady  Sulawesi Barat 64,30 0,70 64,34 0,03 12,48 0,14 7,31 0,17 8.736 286
25 Steady  Maluku 68,19 0,59 65,40 0,05 13,91 0,18 9,38 0,11 8.433 218
27 Steady  Maluku Utara 67,20 0,57 67,54 0,03 13,56 0,11 8,61 0,09 7.792 247
33 Steady  Papua Barat 62,99 0,78 65,32 0,02 12,47 0,21 7,15 0,09 7.493 318
34 Steady  Papua 59,09 1,04 65,14 0,02 10,54 0,31 6,27 0,12 6.996 359
- -  Indonesia 70,81 0,63 71,06 0,16 12,85 0,13 8,10 0,15 10.664 244

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Singkatan komponen-komponen IPM merupakan singkatan menurut BPS.[15]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Putera, Andri Donnal (16 April 2018). Djumena, Erlangga, ed. "IPM Indonesia Naik Jadi 70,81, Harapan Hidup Lebih Panjang". KOMPAS.com. Diakses tanggal 6 Mei 2018. 
  2. ^ Noor, Ahmad Fikri; Zuraya, Nidia (17 April 2018). "Bayi Indonesia Punya Harapan Hidup hingga 71 tahun". Republika Online. Diakses tanggal 6 Mei 2018. 
  3. ^ a b c "Indeks Pembangunan Manusia". Badan Pusat Statistik. Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik, Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 7 Mei 2018. 
  4. ^ Cakti, Gita Arwana, ed. (16 April 2018). "Indeks Pembangunan Manusia Indonesia 2017 Naik 0,9%". Bisnis Finansial. Diakses tanggal 7 Mei 2018. 
  5. ^ Gumelar, Galih (16 April 2018). "BPS: Indeks Pembangunan Manusia Lampaui Target APBN". CNN Indonesia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 7 Mei 2018. 
  6. ^ Quddus, Ghina Ghaliya (16 April 2018). Winarto, Yudho, ed. "IPM naik, Sri Mulyani: Ini mengonfirmasi upaya pemerintah". Kontan.co.id. Diakses tanggal 10 Mei 2018. 
  7. ^ Putra, Dwi Aditya (16 April 2018). "BPS: Indeks Pembangunan Manusia RI Capai 70,81 pada 2017". Liputan6.com. Diakses tanggal 6 Mei 2018. 
  8. ^ a b "BPS: Pembangunan Indonesia membaik, tetapi Papua tetap terbawah". BBC News Indonesia. 17 April 2018. Diakses tanggal 10 Mei 2018. 
  9. ^ Margrit, Annisa, ed. (16 April 2018). "Ini Penjelasan BPS Soal Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia 2017". Bisnis Finansial. Diakses tanggal 10 Mei 2018. 
  10. ^ Putra, Dwi Aditya (16 April 2018). "Bayi lahir pada 2017 diproyeksi bakal hidup hingga umur 71 tahun". merdeka.com. Diakses tanggal 10 Mei 2018. 
  11. ^ Febrianto, Vicki (16 April 2018). Galiartha, Gilang, ed. "Indeks Pembangunan Manusia Indonesia naik 0,90 persen". Antara News. Diakses tanggal 10 Mei 2018. 
  12. ^ a b c d Putera, Andri Donnal (16 April 2018). Djumena, Erlangga, ed. "BPS: Selama 8 Tahun, Pembangunan Manusia di Papua Masih Rendah". KOMPAS.com. Diakses tanggal 10 Mei 2018. 
  13. ^ Rajagukguk, Ranto, ed. (16 April 2018). "Indeks Pembangunan Manusia Naik, tapi Papua Masih yang Terendah". iNews.id Finance. Diakses tanggal 10 Mei 2018. 
  14. ^ "Indeks Pembangunan Manusia menurut Provinsi, 2010-2017 (Metode Baru)". Badan Pusat Statistik. 16 April 2018. Diakses tanggal 6 Mei 2018. 
  15. ^ "Metodologi". Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 10 Mei 2018. 
  16. ^ "Angka Harapan Hidup Saat Lahir Menurut Provinsi 2010-2017". Badan Pusat Statistik. 16 April 2018. Diakses tanggal 6 Mei 2018. 
  17. ^ "Harapan Lama Sekolah Menurut Provinsi 2010-2017". Badan Pusat Statistik. 16 April 2018. Diakses tanggal 6 Mei 2018. 
  18. ^ a b "Data Nasional 2017 (Metode Baru)". Badan Pusat Statistik. Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik, Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 6 Mei 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]