Kota Banjarbaru

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Banjarbaru)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kota Banjarbaru
Kota di Kalimantan Selatan, Indonesia
Lambang Kota Banjarbaru
Lambang
Julukan: 
Kota Seribu Taman
Motto: 
Gawi Sabarataan
Lokasi Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru.svg
Kota Banjarbaru is located in Kalimantan
Kota Banjarbaru
Kota Banjarbaru
Kota Banjarbaru is located in Indonesia
Kota Banjarbaru
Kota Banjarbaru
Koordinat: 3°28′00″S 114°45′00″E / 3.4667°S 114.75°E / -3.4667; 114.75
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Selatan
Tanggal peresmian20 April 1999
Dasar hukumUndang-Undang Nomor 9 Tahun 1999
Pemerintahan
 • WalikotaAditya Mufti Ariffin
Luas
 • Total371,38 km2 (143,39 sq mi)
Populasi
 • Total247.802 jiwa
 • Kepadatan667/km2 (1,730/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 94,95%
Kristen 4,68%
- Protestan 3,50%
- Katolik 1,18%
Hindu 0,21%
Buddha 0,16%[1]
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon0511
Kode Kemendagri63.72 Edit the value on Wikidata
Kode SNIBJB[2]
Jumlah kecamatan5 kecamatan
Jumlah kelurahan20 kelurahan
DAURp 463.041.655.000,- (2020)[3]
IPMPenurunan 79,10 (2020)
Tinggi[4]
Bandar udaraBandara Internasional Syamsuddin Noor
Situs webwww.banjarbarukota.go.id
Tugu Selamat Datang di kota Banjarbaru.
Pusat kota Banjarbaru berada di Lapangan Murjani.

Kota Banjarbaru adalah salah satu kotamadya yang berada di provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Sebelumnya, kota Banjarbaru merupakan sebuah kota administratif yang dimekarkan dari Kabupaten Banjar. Jauh pada masa sebelumnya sebagian besar wilayahnya merupakan Kawedanan di dalam Kabupaten Banjar. Indeks Pembangunan Manusia atau IPM tahun 2020 di kota Banjarbaru merupakan yang tertinggi di provinsi Kalimantan Selatan, yakni 79,11 dan bahkan lebih tinggi dari ibukota provinsi, kota Banjarmasin, yakni 77,10.[4]

Kota Banjarbaru berdiri pada tanggal 20 April 1999 dan memiliki luas wilayah 371,38 km². Seluruh wilayah Kota Banjarbaru merupakan bagian dari kawasan Banjar Bakula. Banjarbaru terbagi atas 5 kecamatan dan 20 kelurahan, dengan jumlah penduduk 247.802 jiwa (2020).[5]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Wilayah Banjarbaru sekarang, dulunya adalah perbukitan di pinggiran Martapura yang dikenal dengan nama Gunung Apam. Daerah Gunung Apam dikenal sebagai daerah peristirahatan buruh-buruh penambang intan selepas menambang di Cempaka.

Pada era tahun 1950-an, Gubernur Dr. Murjani dibantu seorang perencana D.A.W Van der Pijl merancang Banjarbaru sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Namun pada perjalanan selanjutnya, perencanaan ini terhenti sampai pada perubahan status Kota Banjarbaru menjadi Kota Administratif.

Kota Banjarbaru berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999. Lahirnya undang-undang tersebut menandai berpisahnya Kota Banjarbaru dari Kabupaten Banjar yang selama ini merupakan daerah administrasi induk. Kota Banjarbaru yang sebelumnya berstatus sebagai Kota Administratif, sempat berpredikat sebagai kota administratif tertua di Indonesia.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kota Banjarbaru terletak pada koordinat 03°27' - 03°29' LS dan 114°45' - 114°48' BT. Posisi geografis Kota Banjarbaru terhadap Kota Banjarmasin adalah 35 km sebelah tenggara Kota Banjarmasin. Selain itu, Kota Banjarbaru merupakan kota penghasil intan yang terdapat di Kecamatan Cempaka yang merupakan pusat pemukiman atau perkampungan tertua Suku Banjar yang ada di kota ini.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Walikota[sunting | sunting sumber]

No Wali Kota Mulai menjabat Akhir menjabat Periode Wakil Wali Kota Ket.
Coat of arms of South Kalimantan.svg Wali Kota Administratif Banjarbaru LOGO KAB BANJAR.png
1 Baharuddin 1966 1970 1
2 Abd. Gaffar Hanafiah 1970 1975 2
3 Abdul Moeis 1975 1981 3
4 Abdurrahman 1981 1983 4
5 Edy Rosasi 1983 1984 5
6 Zawawi M. Aini 1984 1986 6
7 Yuliansyah 1986 1990 7
8 Raymullan 1990 1993 8
9 Hamidhan B. 1993 1998 9
10 A. Fakhrulli 1998 2000 10
Coat of arms of South Kalimantan.svg Wali Kota Banjarbaru Lambang Kota Banjarbaru.png
1 Wali Kota Banjarbaru Rudy Resnawan.jpg Rudy Resnawan 2000 2005 11 Rahmat Thohir
Hadi Soesilo 2005 2005 Penjabat
(1) Wali Kota Banjarbaru Rudy Resnawan.jpg Rudy Resnawan 2005 2010 12
(2005)
Ruzaidin Noor
2 Ruzaidin Noor 11 Agustus 2010 11 Agustus 2015 13
(2010)
Ogi Fajar Nuzuli
H. Martinus 11 Agustus 2015 17 Februari 2016 Penjabat
3 Nadjmi Adhani 17 Februari 2016 10 Agustus 2020 14
(2015)
Darmawan Jaya Setiawan [6]
Darmawan Jaya Setiawan 10 Agustus 2020 26 September 2021 Pelaksana tugas
Bernhard E. Rondonuwu 26 September 2020 5 Desember 2020 Penjabat sementara
4 H. Darmawan Jaya Setiawan, S.P. 6 Desember 2020 16 Januari 2021 Pelaksana tugas
16 Januari 2021 16 Februari 2021 Wali kota definitif [7]
Drs. H. Said Abdullah, M.Si. 17 Februari 2021 2021 Pelaksana harian
5 H. M. Aditya Mufti Ariffin, S.H., M.H. 2021 Masih menjabat Wartono Wali kota definitif


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Banjarbaru dalam dua periode terakhir.[8][9]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 3 Steady 3
  Gerindra 4 Kenaikan 6
  PDI-P 4 Penurunan 3
  Golkar 5 Steady 5
  NasDem 3 Kenaikan 4
  PKS 1 Kenaikan 2
  PPP 4 Steady 4
  PAN 2 Steady 2
  Hanura 1 Penurunan 0
  Demokrat 3 Penurunan 1
Jumlah Anggota 30 Steady 30
Jumlah Partai 10 Penurunan 9

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kota Banjarbaru terdiri dari 5 kecamatan dan 20 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 221.735 jiwa dengan luas wilayah 371,00 km² dan sebaran penduduk 597 jiwa/km².[10][11]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Banjarbaru, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
63.72.05 Banjarbaru Selatan 4
63.72.04 Banjarbaru Utara 4
63.72.03 Cempaka 4
63.72.02 Landasan Ulin 4
63.72.06 Liang Anggang 4
TOTAL 20

Pendidikan & Media[sunting | sunting sumber]

Kota Banjarbaru memiliki sekitar 1.514 sekolah, 265.976 siswa dan 25.467 guru.

Perguruan Tinggi[sunting | sunting sumber]

Radio[sunting | sunting sumber]

Televisi Kabel Lokal[sunting | sunting sumber]

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Rumah Sakit[sunting | sunting sumber]

  • RSUD Idaman Banjarbaru
  • RS TNI-AU Syamsudin Noor
  • RS Almansyur Medika
  • RS Guntung Payung
  • RSU Syifa Medika Banjarbaru
  • RSU Mawar Banjarbaru
  • RSU Permata Husada

Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat)[sunting | sunting sumber]

  • Puskesmas Banjarbaru Utara
  • Puskesmas Banjarbaru Selatan
  • Puskesmas Liang Anggang
  • Puskesmas Landasan Ulin
  • Puskesmas Guntung Payung
  • Puskesmas Guntung Manggis
  • Puskesmas Cempaka
  • Puskesmas Sungai Besar
  • Puskesmas Sei Ulin

Suku Bangsa[sunting | sunting sumber]

Dibandingkan wilayah Kalimantan Selatan pada umumnya, penduduk Kota Banjarbaru lebih heterogen, walau tetap didominasi Suku Banjar (56,17%) yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Penduduk asli yang mendiami Banjarbaru adalah orang Banjar Kuala yang tinggal di wilayah Cempaka, yang terkenal sebagai tempat pendulangan intan tradisional. Di Banjarbaru juga banyak orang Banjar dari daerah-daerah lain di Kalimantan Selatan, baik dari sesama kawasan Banjar Kuala, seperti kota Banjarmasin dan Martapura maupun orang Banjar Hulu dari Banua Anam yang umumnya tinggal di pusat perkotaan. Wilayah dengan jumlah suku Banjar terbanyak di Banjarbaru, yaitu di kecamatan Cempaka (85,89%), Liang Anggang (57,62%), Banjarbaru Utara (53,93%) dan Banjarbaru Selatan (53,26%)

Suku Jawa (32,78%) merupakan suku terbesar kedua di Banjarbaru. Di wilayah Landasan Ulin, suku Jawa (45,23%) menjadi suku terbesar melebihi jumlah suku Banjar (43,13%). Di kecamatan lainnya, jumlah suku Jawa juga cukup besar yaitu di Banjarbaru Selatan (34,83%), Banjarbaru Utara (34,15%), Liang Anggang (28,87%) dan paling sedikit di Cempaka (9,72%).

Suku-suku lainnya yang terdapat di Banjarbaru yaitu suku Sunda, Madura, Batak, Dayak, Bugis dan lain-lain.

Komposisi Suku bangsa di kota Banjarbaru tahun 2010 antara lain:[12]

Nomor Suku Bangsa Jumlah Persentase
1 Banjar 112.135 56,17%
2 Jawa 65.429 32,78%
3 Sunda 3.419 1,71%
4 Madura 2.718 1,36%
5 Batak 2.527 1,27%
6 Dayak 2.292 1,15%
7 Bugis 1.675 0,84%
9 Suku-suku lainnya 9.432 4,72%
Jumlah 199.627 100%

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Kota Banjarbaru Dalam Angka 2020". www.banjarkota.bps.go.id. Diakses tanggal 24 April 2020. 
  2. ^ http://ftp.paudni.kemdiknas.go.id/paudni/2011/06/SNI_7657-2010_Singkatan_Nama_Kota.pdf[pranala nonaktif permanen]
  3. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 29 Juli 2021. 
  4. ^ a b "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2020" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 29 Juli 2021. 
  5. ^ "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 29 Juli 2021. 
  6. ^ "Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal". KOMPAS.com. Diakses tanggal 10 Agustus 2020. 
  7. ^ "Darmawan Jaya resmi wali kota Banjarbaru". ANTARA News Kalimantan Selatan. 16 Januari 2021. Diakses tanggal 16 Februari 2021. 
  8. ^ Perolehan Kursi DPRD Kota Banjarbaru 2014-2019
  9. ^ Perolehan Kursi DPRD Kota Banjarbaru 2019-2024
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  11. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  12. ^ Profil dan Analisis Hasil Sensus Penduduk 2010 Kota Banjarbaru. BPS Kota Banjarbaru. 2012. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]