Banjarbakula

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kawasan Metropolitan Kota Banjarmasin

Banjar Bakula
Kota Banjarmasin.jpg
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Selatan
Kota intiKota Banjarmasin
Daerah penyanggaKota Banjarbaru
Kabupaten Banjar (mencakup 14 kecamatan)
Barito Kuala (mencakup 12 kecamatan)
Tanah Laut (mencakup 10 kecamatan)[1]
Dasar hukumKeputusan Gubernur Kalsel No. 188.44/0295/KUM/2012 Tahun 2012
Luas
 • Total3,404,46 km2 (131,447 sq mi)
Populasi
 (2020)
 • Total1,965,285
 • KepadatanBad rounding here5,8/km2 (Bad rounding here15/sq mi)
Zona waktuUTC+8 (WITA)



Banjar Bakula atau disebut juga Metropolitan Banjarmasin Raya mencakup Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, 14 kecamatan di Kabupaten Banjar, 10 kecamatan di Barito Kuala, dan 12 kecamatan di Tanah Laut dengan luas 3.404.46 km² (9,07 % luas wilayah Kalsel) dan populasi kawasan ini tahun 2020 berjumlah 1.965.285 jiwa (53% dari jumlah penduduk Kalsel). Banjarbakula merupakan salah satu pusat metropolitan baru di luar Pulau Jawa yang diamanatkan dalam RPJMN 2014-2019 dan PP No.13 Tahun 2017 tentang Perubahan RTRW Nasional. Banjarbakula akan dikembangkan sebagai Kawasan Metropolitan berbasis potensi penambahan udara yang dilengkapi peluang industri dan pariwisata. Kawasan Metropolitan ini juga bagian dari Kawasan Pengembangan Strategis atau WPS 22 Palangkaraya-Banjarmasin-Batulicin, yang menghubungkan antara Pusat Kegiatan Nasional atau PKN Balikpapan-Samarinda dan PKN Palangkaraya, sehingga Banjarbakula memiliki peran penting sebagai pusat pengumpulan dan distribusi hasil produksi Pulau Kalimantan.[2][3] [4][5][6][7][8][9][10]

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Konsep penggabungan kelima daerah itu sudah lama dikenal yang dahulu disebut dengan akronim Banjarmaskuala, namun wilayah KSP Banjar Bakula tidak mencakup keseluruhan kawasan Banjarmaskuala.

Berbeda dengan metropolitan lainnya, KSP Banjar Bakula terdiri dua akronim yang terpisah yaitu Banjar yang dimaksud kota kembar tiga dengan awalan yang sama yaitu Banjarmasin, Banjarbaru dan kabupaten Banjar yang juga sering dinamakan Tri Banjar, sedangkan Bakula yang dalam bahasa Banjar artinya bersaudara/berkerabat, merupakan akronim dari kabupaten Barito Kuala dan Tanah Laut.

Definisi[sunting | sunting sumber]

Kawasan Banjar Bakula mencakup wilayah administrasi: Kota Banjarmasin Kota Banjarbaru Kabupaten Banjar Sebagian kecamatan di Kabupaten Barito Kuala Sebagian kecamatan di Kabupaten Tanah Laut


Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada rencana Metropolitan Banjarmasin Raya ini awalnya hanya meliputi 3 daerah yang semula bernama metropolitan BBM yang merupakan kependekan dari Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura (ibu kota Kabupaten Banjar).

Infrastruktur[sunting | sunting sumber]

KSP Banjar Bakula dengan Kota Inti Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah seperti batu bara dan biji besi serta didukung oleh Pelabuhan Trisakti, Bandara Syamsudin Noor dan Rencana Jalan Tol Banjarmasin-Liang Anggang-Landasan Ulin. BRT Banjarbakula menjadi salah satu transportasi umum.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Wilayah perkotaan Banjar Bakula berada pada ketinggian -015–500 m dari permukaan laut, dengan ketinggian 0–7 m, 7-25 m, 25-100 m, 100-250 m dan 250-500 m.

Kawasan ini juga memiliki garis pantai yang membentang mulai dari kawasan muara sungai Barito, Pantai Batu Lima, Pantai Takisung sampai Pantai Batakan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Keputusan Gubernur Kalsel No. 188.44/0295/KUM/2012 tanggal 18 Juni 2012 Tentang Pembentukan Badan Koordinasi Kerjasama Pembangunan Kawasan Perkotaan Metropolitan Banjar Bakula).

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]