Kabupaten Mamuju

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kota Mamuju)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Mamuju
Sulawesi 1rightarrow blue.svg Sulawesi Barat
Lambang Mamuju
Lambang
Semboyan: Mamuju Mapaccing
Lokasi Mamuju di Pulau Sulawesi
Lokasi Mamuju di Pulau Sulawesi
Mamuju berlokasi di Indonesia
Mamuju
Mamuju
Lokasi Mamuju di Pulau Sulawesi
Koordinat: 2°40′07″S 118°51′44″E / 2.66861°S 118.86222°E / -2.66861; 118.86222
Negara Indonesia
Hari jadi14 Juli 1540[1]
Dasar hukumUU Republik Indonesia No. 29 Tahun 1959 [2]
Ibu kotaKecamatan Mamuju
Koordinat1038’ 110’’ -2054’ 552’’ LS
11054’ 47’’ –1305’ 35’’ BT
Pemerintahan
 • BupatiDrs. H. Habsi Wahid, M.M.
Penduduk (2017)[3]
 • Total279.393 jiwa
Demografi
 • Suku bangsaSuku Mandar, Suku Toraja, Suku Bugis, Suku Jawa, Suku Makassar
 • AgamaIslam 97.60%
Kristen 1.62%
Hindu 0.39%
Katolik 0.32%
Buddha 0.07%
Lain-lain 0.12%
[3]
Zona waktuWaktu Indonesia Tengah (UTC+8)
Kode telepon+62 0426
Kecamatan11
Desa/kelurahan13 kelurahan
88 desa
Bandar udaraBandar Udara Tampa Padang
Situs webhttp://mamujukab.go.id/


Kabupaten Mamuju adalah kabupaten yang berada di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Kota Mamuju. Walaupun demikian, Kota Mamuju, sampai saat ini, bukanlah daerah otonom yang memiliki wali kota ataupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota sendiri, melainkan masih menjadi bagian dari Kabupaten Mamuju. Kabupaten Mamuju berada di antara Palu (Sulawesi Tengah) dan Makassar (Sulawesi Selatan). Kabupaten ini menjadi jembatan ekonomi atau pun budaya Kota Palu dan Makassar.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Secara geografi Kota Mamuju berada ditepi barat Pulau Sulawesi. Di utara terdapat Teluk Mamuju dan di selatan ada Teluk Lebani. Topografi wilayah Kota Mamuju berupa pesisir hingga pegunungan. Ketinggian wilayah Kota Mamuju antara 0 sampai >1500 meter di atas permukaan air laut (Mdpl) dengan titik tertinggi berada di Gunung Adang Batambalo. Sungai-sungai besar yang ada di Kota Mamuju diantaranya Sungai Mamuju, Sungai Karema, Sungai Simboro, Sungai Anung, Sungai Taparia, Sungai Anusu, Sungai Tampala dan Sungai Malunda. Secara geologi, wilayah Kota Mamasa tersusun oleh batuan Formasi Gunung Api Adang berupa tuf lapili, breksi bersisipan lava, batupasir dan batu lempung. Sedangkan wilayah lembah yang dialiri Sungai Taparia serta Sungai Karema terusun atas Formasi Mamuju berupa Napal, kalkerenit dan batugamping koral bersisipkan tuf dan batupasir. Kota Mamuju yang beriklim tropis dengan dua musim dalam satu tahunnya yaitu musim kemarau dan penghujan, dengan suhu udara pada siang hari berkisar antara 24 - 34 derajat Celcius.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah Kota Mamuju antara lain;

Utara Kabupaten Mamuju Tengah
Selatan Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamasa
Barat Selat Makassar
Timur Sulawesi Selatan

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
1
Andi Paccoba Amrullah
1960
1964
1
2
Abdul Madjid Pattaropura
1964
1965
2
3
Abdul Wahab Azasi
1965
1969
3
4
H. Hapati Hasan, B.A.
1969
1974
4
1974
1979
5
5
Atik Soetedja
1979
1984
6
6
Musa Karim
1984
1989
7
7
Brigjen. (Purn) H. Djuritno
1989
1994
8
8
H. Nurhadi Purnomo
1994
1999
9
9
H. Almalik Pababari
1999
2004
10
Hasan Sulur
Drs. H. Andi Muhammad Hatta Dai, M.M.
(Penjabat)
2004
2005
10
Drs. H. Suhardi Duka, M.M.
2005
2010
11
Drs. H. Umar Pambabu, M.M.
2010
2015
12
Ir. H. Bustamin Bausat
Drs. Muh. Daud Yahya, M.Si.
(Pelaksana Harian)
8 Oktober 2015
18 November 2015
[4]
Ir. Bebas Manggazali, M.Si.
(Penjabat)
18 November 2015
17 Februari 2016
[5]
11
Drs. H. Habsi Wahid, M.M.
17 Februari 2016
Petahana
13
[6]
H. Irwan Satya
Putra Pababari, S.H., M.T.P.


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mamuju

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Mamuju meliputi 11 kecamatan dengan luas 4.954,57 km2, penduduk 107.864 jiwa, dan kepadatan 142,77 jiwa/km2, yaitu;

  1. Kepulauan Balabalagan
  2. Bonehau
  3. Kalukku
  4. Kalumpang
  5. Mamuju
  6. Papalang
  7. Sampaga
  8. Simboro dan Kepulauan
  9. Tapalang
  10. Tapalang Barat
  11. Tommo


Penduduk[sunting | sunting sumber]

Kota Mamuju merupakan potret dari dua wilayah tersebut karena penduduknya yang dominan etnik Mandar dengan beberapa sub-etnik kecil, seperti Bugis, Toraja, Makassar dan Jawa.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kota Mamuju diapit oleh pantai dan perbukitan berlapis cokelat. Bukit berkelok sepanjang 500 kilometer selepas Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan dan deretan kapal nelayan khas Mandar menambah indahnya panorama alam. Bandara di kota ini yaitu Bandar Udara Tampa Padang atau Bandar Udara Ahmad Kirang yang berada di desa Tampa Padang berjarak sekitar 35 km dari Kota Mamuju. Saat ini luas bandara tersebut berkisar 1.900 meter²[butuh rujukan]. Pesawat Boeing sudah bisa mendarat di Bandara ini. Berikut tempat wisata yang ada di Kota Mamuju:

Objek Wisata[sunting | sunting sumber]

1. Pantai

  • Pantai Bone Tangnga
  • Pantai Rangas
  • Pantai Tanjung Ngalo

2. Gua

  • Gua Dungkait
  • Gua Lida
  • Gua Padang Panga’
  • Gua Salletto

3. Air Terjun

  • Air Terjun Lebani
  • Air Terjun Tammasapi

4. Lain-lain

  • Pemandian Air Panas Padang Panga’
  • Permandian So’do
  • Gunung Anjoro Pitu
  • Pulau Karampuang
  • Gunung Gandang Dewata
  • Anjungan Pantai Manakarra


Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://mamujukab.go.id/profil/sejarah/
  2. ^ UU Republik Indonesia No. 29 Tahun 1959 Tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi. Pemerintah Republik Indonesia
  3. ^ a b Kabupaten Mamuju Dalam Angka 2018. Biro Pusat Statistik Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "bps.go.id" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  4. ^ "Daud Yahya Resmi jadi Plh Bupati Mamuju". infosulbar.com. 8 Oktober 2015. Diakses tanggal 18 Desember 2016. 
  5. ^ "Gubernur Sulbar Lantik 2 Pejabat Bupati Mamuju & Matra". media-investigasi.com. 22 November 2015. Diakses tanggal 18 Desember 2016. 
  6. ^ "Tiga Bupati dan Wakil Bupati Terpilih di Sulbar Dilantik Secara Bersamaan". seputarsulawesi.com. 17 Februari 2016. Diakses tanggal 18 Desember 2016. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]