Taksi

Taksi (bahasa Inggris: taxi) adalah sebuah pengangkutan bukan pribadi yang umumnya adalah sedan serta dapat merujuk kepada angkutan umum lain selain mobil yang mengangkut penumpang dalam daya tampung kecil, misalnya "taksi air"; yang sebenarnya mungkin hanya berupa sampan bermesin.
Taksi air
[sunting | sunting sumber]Taksi air dapat berupa sampan yang didayung ataupun yang dilengkapi dengan mesin (outboard) yang dapat disewa untuk satu perjalan atau waktu tertentu. Taksi air banyak ditemukan di kota-kota yang dilewati sungai besar seperti di Palembang, Banjarmasin, Samarinda ataupun di pinggir danau seperti Parapat, Tarutung.
Jenis taksi khusus
[sunting | sunting sumber]Layanan taksi modern beragam dan terspesialisasi, yang mencerminkan perubahan kebutuhan penumpang dan perkembangan infrastruktur transportasi. Salah satu jenis yang populer adalah taksi bandara, yang menyediakan layanan antar-jemput antara bandara dan daerah perkotaan.[1][2] Layanan ini biasanya beroperasi dengan tarif tetap dan sering kali menawarkan layanan "meet & greet" (menjemput penumpang di bandara dan membantu dengan bagasi).[3]
Jenis umum lainnya adalah taksi terminal kapal pesiar, yang menargetkan penumpang di terminal laut dan kapal pesiar.[4] Layanan ini biasanya memerlukan pemesanan di muka dan ditandai dengan tingkat kenyamanan yang tinggi, mengingat kehadiran penumpang dengan bagasi besar dan kebutuhan untuk benar-benar mematuhi jadwal kapal.
Taksi lokal di kota ini juga patut mendapat perhatian khusus. Ini adalah jenis taksi yang paling umum tersedia sepanjang waktu[5] dan mencakup berbagai macam kendaraan termasuk sedan, minivan, dan mobil kelas bisnis. Di kota-kota besar, pangsa taksi semacam itu dalam total volume transportasi mencapai 80%.
Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan untuk layanan sewa minivan[6] dan minibus yang digunakan untuk transportasi kelompok seperti acara perusahaan atau tamasya telah tumbuh secara signifikan.[7][8] Riset pasar menunjukkan bahwa permintaan untuk jenis layanan ini telah meningkat sebesar 15-20% selama beberapa tahun terakhir, karena kenyamanan dan kapasitas tinggi kendaraan tersebut, memungkinkan untuk mengangkut penumpang dalam jumlah besar dengan kenyamanan maksimal.[9]
Prospek pengembangan industri ini terkait dengan penyebaran teknologi tanpa awak, yang, menurut perkiraan analis, dapat menguasai hingga 25% pasar taksi di kota-kota terbesar di dunia pada tahun 2030.[10] Pengenalan teknologi tersebut akan mengurangi biaya perjalanan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya, serta secara signifikan mengurangi dampak negatif transportasi jalan raya terhadap lingkungan.
Armada taksi
[sunting | sunting sumber]- Ford Crown Victoria di Amerika Serikat.
- Ford Falcon di Australia.
- Holden Gemini di Indonesia.
- Holden Commodore di Australia.
- Mitsubishi Lancer di Indonesia.
- Nissan Almera di Indonesia.
- Ford Laser di Indonesia.
- Toyota Crown Comfort di Jepang, Singapura, dan Hong Kong.
- Nissan Cedric di Jepang, Singapura, dan Indonesia.
- Mercedes Benz E Class di berbagai negara Cina,Eropa,Indonesia
- Volkswagen Passat di Jerman.
- Volkswagen Santana di Cina.
- Toyota Vios Limo di Indonesia.
- Toyota Corolla di Thailand,Filipina,dan Indonesia.
- Toyota Camry di Taiwan dan Timur Tengah.
- Hyundai Accent di Indonesia
- Proton Wira dan Waja di Malaysia, dan di Indonesia
- Kia Pride Sedan di Indonesia
- Kia Rio sedan di Indonesia
- Chevrolet Lova di Indonesia
- Toyota Avanza di Indonesia
- Toyota Alphard Di Indonesia (Jakarta, Surabaya, Yogyakarta)
- Peugeot 508 di Indonesia (hanya terdapat di Pulau Jawa)
- Nissan Leaf di Jepang
- Honda Jazz di Cina,Jepang,Indonesia (hanya terdapat di Jombang, Tuban, Kediri, Banyuwangi, dan Sumenep)
- Chevrolet Spin Di Indonesia (Yogyakarta)
Mewarnai
[sunting | sunting sumber]Di beberapa negara, taksi biasanya dicat dengan warna tertentu agar terlihat menonjol di jalan.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "What Are The Best Airport Transfer Options? (Taxi, Shuttles & More)". www.travelbillity.com. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "What Are Airport Transfers? Everything You Need To Know. Amber". amberstudent.com. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "Why Is Airport Transfer Service The Most Ideal Option For Business Travel? - Indus Chauffeur". www.induschauffeur.com. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "Chapter 7.4 – Cruise Terminal Design and Equipment. Port Economics, Management and Policy". porteconomicsmanagement.org. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "Global Taxi & Ride-Hailing Benchmarking Study 2019-21" (PDF). cms.uitp.org. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "Mini Van Cars". chauffeurandbeyond.com. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "Hire Mini Vans and Buses for Efficient Corporate Events". www.avenuecarhire.com. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "Why Group Transportation Is Important for Big Events - Local Motion of Boston". localmotionofboston.com. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "Modern types of cabs: from local services to specialized services". irideuk.co.uk. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "RTA Expands Global Partnerships to Operate Autonomous Taxis in Dubai in collaboration with (Uber, WeRide) and (Baidu, Apollo Go)". www.mediaoffice.ae. Diakses tanggal 2025-04-29.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Prime Time Investigates - an episode on taxis and taxi deregulation by Ireland's national broadcaster RTE (50 minutes)