Moskwa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Moskwa
Москва
Dari kiri ke kanan, atas ke bawah: Menara Spasskaya, Katedral Kristus Sang Juru Selamat, MIBC, Sungai Moskwa, Universitas Negeri Moskwa, Teater Bolshoi, Lapangan Merah
Bendera Moskwa
Lambang kebesaran Moskwa
Himne daerah: "Moya Moskva"
noicon
Location of Moskwa
Koordinat: 55°45′21″N 37°37′2″E / 55.75583°N 37.61722°E / 55.75583; 37.61722Koordinat: 55°45′21″N 37°37′2″E / 55.75583°N 37.61722°E / 55.75583; 37.61722
Negara Rusia
Distrik federalPusat
Wilayah ekonomiPusat
Pertama kali disebutkan1147
Pemerintahan
 • BadanDuma Kota Moskwa
 • Wali kota[1]Sergey Sobyanin
Luas
 • Ibu kota dan kota federal2,561,5 km2 (989,0 sq mi)
Peringkatke-83
Ketinggian
156 m (512 ft)
Populasi
 (Sensus 2021)[2]
 • Ibu kota dan kota federal13.010.112
 • Peringkatke-1
 • Kepadatan5.080,09/km2 (13,157,4/sq mi)
 • Perkotaan17.000.000
 • Kepadatan metropolitan21.534.777/km2 (55,774,820/sq mi)
DemonimMoskvích, Moskvíchka, Moskvichí
Zona waktuUTC+3 (MSK)
Kode ISO 3166RU-MOW
Pelat kendaraan77, 177, 777; 97, 197, 797; 99, 199, 799, 977[4]
Situs webmos.ru/en

Moskwa (bahasa Rusia: Москва, tr. Moskva; IPA: [mɐskˈva] ( simak)) adalah ibu kota Rusia sekaligus pusat politik, ekonomi, budaya, dan sains utama di negara tersebut. Moskwa adalah kota berpenduduk terbanyak di Rusia dan Eropa serta menjadi kawasan urban terbesar ke-6 di dunia.[5][6] Berdasarkan sensus tahun 2021, Moskwa memiliki penduduk sebesar 13 juta jiwa. Semenjak wilayah kota ini diperluas ke arah barat daya ke kawasan Oblast Moskwa, wilayahnya bertambah luas 2,5 kali lipat, dari 1.000 km2 menjadi 2.500 km2, dengan tambahan penduduk lebih dari 230.000 orang.[7] Menurut Forbes di tahun 2011, Moskwa merupakan kota yang paling banyak dihuni oleh orang terkaya di dunia.[8]

Kota ini pertama kali disebut keberadaannya pada tahun 1147. Sebelumnya, Moskwa juga pernah menjadi ibu kota Ketsaran Rusia hingga dipindahkan oleh Pyotr yang Agung pada masa Kekaisaran Rusia ke Sankt-Peterburg, sebuah kota baru yang dibangun di pesisir Laut Baltik yang direbut dari Swedia setelah kalah perang melawan Rusia. Pasca Revolusi Oktober atas prakarsa Vladimir Lenin, Moskwa kembali menjadi ibu kota RSFS Rusia sekaligus Uni Soviet di tahun 1922–1991. Dan pasca runtuhnya Uni Soviet, Moskwa menjadi ibu kota Federasi Rusia hingga sekarang.

Kota ini dilayani oleh jaringan transportasi yang tersebar di seluruh penjuru kota, termasuk di dalamnya empat bandar udara internasional, sembilan stasiun kereta api, dan sistem kereta api bawah tanah yang jumlah penumpangnya hanya kalah dari Tokyo dan Seoul. Sistem kereta api bawah tanahnya ini juga merupakan salah satu tengaran kota ini selain Kremlin dan Katedral Santo Basil karena arsitektur di 194 stasiunnya yang beragam.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Nama kota Moskwa diperkirakan berasal dari nama Sungai Moskva.[9][10] Teori tentang asal usul nama sungai ini berawal dari Orang Finno-Ugrik Merya dan Muroma (dua di antara suku-suku pra-Slavia pertama yang mendiami area tersebut) menyebut sungai yang konon bernama Mustajoki ("Sungai Hitam"). Telah dikemukakan bahwa nama Moskwa berasal dari istilah ini.[11][12]

Teori yang paling beralasan secara linguistik dan diterima secara luas adalah dari akar bahasa Proto-Balto-Slavia *mŭzg-/muzg- dari bahasa Proto-Indo-Eropa *meu- "basah",[10][13][14], jadi nama Moskva mungkin berarti sungai di lahan basah atau rawa.[9] Kata serumpunnya yang lain meliputi dalam bahasa Rusia: музга, muzga "kolam, genangan air", bahasa Lituania: mazgoti, dan bahasa Latvia: mazgāt "mencuci", bahasa Sanskerta: májjati "menenggelamkan", dan bahasa Latin: mergō "mencelupkan, membenamkan".[9][13]

Bentuk asli di bahasa Rusia Kuno dari nama tersebut direkonstruksi menjadi *Москы, *Mosky,[9][10] sehingga menjadi salah satu dari sedikit kata benda ū Slavia. Seperti kata benda lain, kata itu mengalami transformasi morfologis pada tahap awal perkembangan bahasa, akibatnya, penyebutan tertulis pertama pada abad ke-12 adalah Московь, Moskovĭ (aku.), Москви, Moskvi (lok.), Москвe/Москвѣ, Moskve/Moskvě (gen.).[9][10] Dari bentuk terakhir itu berubah menjadi Москва, Moskva dalam bahasa Rusia modern, yang merupakan hasil dari generalisasi morfologis dengan banyak kata benda ā Slavia.

Moskwa memiliki beberapa julukan seperti: Romawi Ketiga (Третий Рим), Batu Putih Satu (Белокаменная), Tahta Pertama (Первопрестольная), Empat Puluh Soroks (Сорок Сороков) ("sorok " artinya "empat puluh, banyak sekali" dan "distrik atau paroki" dalam bahasa Rusia Kuno). Moskwa juga merupakan salah satu dari dua belas Kota Pahlawan. Demonim untuk penduduk Moskow adalah "москвич" (moskvich) untuk laki-laki atau "москвичка" (moskvichka) untuk perempuan. Nama kota "Moskwa" seringkali disingkat "MSK" (МСК dalam bahasa Rusia).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Prasejarah[sunting | sunting sumber]

Arkeologi menunjukkan bahwa kawasan Moskow saat ini dan area di sekitarnya telah dihuni oleh manusia sejak dahulu kala. Di antara penemuan paling awal adalah peninggalan budaya Lyalovo, yang oleh para ahli ditetapkan sebagai periode Neolitikum, fase terakhir Zaman Batu.[15]

Peneliti memastikan bahwa penghuni pertama daerah ini adalah kelompok pemburu dan pengumpul. Sekitar 950 M, dua suku Slavia, Vyatichi dan Krivichi menetap di kawasan ini. Suku Vyatichi inilah yang kemungkinan merupakan inti dari penduduk asli Moskow.[16]

Sejarah awal (1147-1283)[sunting | sunting sumber]

Para kesatria Gerombolan Emas menyerbu Moskwa.

Sembilan tahun kemudian, pada tahun 1156, Pangeran Yuri Dolgorukiy dari Rostov memerintahkan pembangunan tembok kayu, Kremlin, yang belakangan harus dibangun berulang kali, mengelilingi Moskwa yang saat itu sedang berkembang.[17]

Pasca serangan bangsa Mongol ke Rus Kiev pada tahun 1237–1238 yang membumihanguskan Moskwa dan menghabisi penduduknya, kota ini berangsur-angsur pulih dan menjadi ibu kota Kepangeranan Vladimir-Suzdal pada tahun 1327.[18] Letaknya yang strategis di hulu Sungai Volga membuat kota ini berkembang pesat. Moskwa lalu berkembang menjadi kepangeranan yang stabil dan makmur dengan nama Keharyapatihan Moskwa selama bertahun-tahun.

Keharyapatihan Moskwa (1283-1547)[sunting | sunting sumber]

Peta Kremlin Moskwa di akhir abad ke-16

Pada masa kepemimpinan Ivan I, kota ini menggantikan Tver sebagai pusat politik Vladimir-Suzdal dan menjadi satu-satunya kota penghimpun pajak untuk para penguasa Mongol-Tatar. Dengan membayar upeti tinggi, Ivan berhasil memperoleh keistimewaan dari Khan. Keistimewaan itu berupa kelonggaran kepada Ivan untuk mewariskan wilayah Moskwa kepada anak tertuanya tanpa harus membagi rata kepada anak-anaknya yang lain. Sementara itu, penolakan Moskwa terhadap kekuasaan asing terus tumbuh. Pada tahun 1380, Pangeran Dmitry Donskoy memimpin tentara Rusia bersatu dalam Perang Kulikovo yang menjadi salah satu kemenangan penting melawan bangsa Tatar. Akan tetapi, perang itu bukanlah perang penentu kemenangan karena dua tahun kemudian, Khan Tokhtamysh menyerang balik Moskwa. Baru pada tahun 1480, Ivan III berhasil membebaskan bangsa Rusia dari kendali bangsa Tatar sehingga membuat Moskwa menjadi pusat kekuasaan di Rusia.[19] Pada masa kepemimpinan Ivan III, kota ini menjadi ibu kota kekaisaran yang meliputi semua wilayah Rusia saat ini dan wilayah-wilayah lain di sekitarnya.

Ketsaran Rusia (1547-1721)[sunting | sunting sumber]

Penyerahan pasukan Polandia di Kremlin Moskwa pada tahun 1612

Pada tahun 1571, bangsa Tatar Krimea menyerang dan menjarah Moskwa, membumihanguskan semua bangunan yang ada, kecuali Kremlin.[20]

Bencana kelaparan Rusia tahun 1601–03 menewaskan sekitar 100.000 orang di Moskow. Pada tahun 1609, pasukan Swedia yang dipimpin oleh Jacob de la Gardie dan Evert Horn memulai perjalanan panjang mereka dari Novgorod Raya ke Moskwa untuk membantu Tsar Vasili IV. Para tentara itu sampai di Moskwa pada tahun 1610 dan ikut meredam pemberontakan melawan Tsar, tetapi pulang begitu saja setahun kemudian. Tak berapa lama, datanglah pasukan Tentara Polandia-Lituania menyerang Moskwa. Dalam Perang Polandia-Moskwa itu, Hetman Stanisław Żółkiewski memasuki Moskwa setelah berhasil mengalahkan Rusia dalam Perang Klushino. Abad ke-17 diwarnai oleh banyak pemberontakan rakyat seperti pembebasan Moskwa dari penjajahan Polandia-Lituania (1612), Kerusuhan Garam (1648), Kerusuhan Tembaga (1662), dan Pemberontakan Moskwa 1682. Wabah Maut Hitam mendera Moskwa pada tahun 1570–1571, 1592, lalu 1654–1656.[21]

Kekaisaran Rusia (1721-1917)[sunting | sunting sumber]

Foto panorama Moskwa tahun 1867.
Panorama Moskwa tahun dari Menara Spasskaya sekitar tahun 1819–1823

Kota ini kehilangan statusnya sebagai ibu kota Rusia pada tahun 1712 pasca-pendirian Sankt-Peterburg oleh Pyotr yang Agung yang terletak di pesisir Laut Baltik sembilan tahun sebelumnya. Wabah pes yang lagi-lagi mendera Rusia pada tahun 1771 merupakan wabah pes terakhir yang menyebar luas di wilayah Rusia bagian tengah. Di Moskwa saja, wabah itu merenggut nyawa 100.000 orang.

Napoleon mundur dari Moskwa selama Kebakaran Moskwa, setelah Invasi Prancis ke Rusia yang gagal

Dalam invasi Prancis ke Rusia pada tahun 1812, penduduk Moskwa membumihanguskan kota sebelum meninggalkannya karena pasukan tentara Napoleon mulai memasuki kota itu pada tanggal 14 September. Aksi pembumihangusan itu memaksa pasukan Grande Armée pimpinan Napoleon itu mundur karena dilanda kelaparan dan kedinginan, bahkan hampir binasa akibat kejamnya musim dingin di Rusia dan adanya serangan sporadis dari pasukan militer Rusia. Tercatat 400.000 prajurit tewas dan hanya beberapa ratus ribu yang berhasil pulang.[22]

Universitas Negeri Moskwa didirikan pada tahun 1755. Bangunan utamanya dibangun kembali setelah kebakaran tahun 1812 oleh Domenico Giliardi. Surat kabar Moskovskiye Vedomosti muncul dari tahun 1756, awalnya dalam interval mingguan, dan dari tahun 1859 sebagai surat kabar harian.

Pada bulan Januari 1905, jabatan gubernur kota atau wali kota secara resmi dibentuk di Moskwa dengan Aleksandr Adrianov sebagai pejabat pertamanya.

Uni Soviet (1917-1991)[sunting | sunting sumber]

Yakov Sverdlov dalam suatu parade di Moskwa pada tahun 1918, setahun pasca Revolusi Oktober

Sebagai akibat dari Revolusi Oktober, pada tanggal 12 Maret 1918,[23] Moskwa dijadikan sebagai ibu kota Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia, lalu Uni Soviet kurang dari lima tahun kemudian.[24] Selama Perang Patriotik Raya, Komite Pertahanan Negara Uni Soviet dan Staf Umum Tentara Merah berkedudukan di Moskwa.

Pada tahun 1941, 16 divisi sukarelawan nasional (terdiri atas lebih dari 160.000 orang), 25 batalyon (18.500 orang), dan 4 resimen teknik mesin dibentuk dengan anggota penduduk Moskwa. Dalam Pertempuran Moskwa pada bulan November 1941, mereka berhasil menghentikan Satuan Darat Grup Tengah Jerman Nazi di batas luar Moskwa, lalu mengusirnya. Sejumlah besar pabrik dievakuasi, bersamaan dengan sebagian besar lembaga pemerintah. Sejak tanggal 20 Oktober 1941, Moskwa dinyatakan berada dalam kepungan musuh. Para penduduk Moskwa yang bertahan membangun dan mengawasi penangkis tank kala kota itu dihantui serangan udara. Josef Stalin menolak beranjak pergi dari Moskwa sehingga para staf umum dan anggota Dewan Komisar Rakyat mau tidak mau juga harus bertahan di kota itu. Meski dikepung dan dihujani bom udara oleh musuh, pembangunan Metro Moskwa terus berlanjut sehingga tidak heran bila beberapa jalur baru metro dibuka hanya beberapa saat setelah perang berakhir.

Penembak anti-pesawat Soviet di atap Hotel Moskva dalam Pertempuran Moskwa tahun 1941

Jumlah korban perang di pihak Jerman Nazi maupun Uni Soviet dalam Pertempuran Moskwa masih diperdebatkan hingga sekarang karena beberapa sumber menyebutkan perkiraan yang cukup berbeda. Jumlah korban tewas dalam perang antara tanggal 30 September 1941 hingga 7 Januari 1942 diperkirakan antara 248.000 sampai 400.000 jiwa di pihak Wehrmacht dan antara 650.000 sampai 1.280.000 jiwa di pihak Tentara Merah.[25][26][27]

Pada tanggal 1 Mei 1944, medali bertajuk Untuk Pertahanan Moskwa mulai dianugerahkan. Pada tahun 1947, mulai dianugerahkan pula medali lain bertajuk Memperingati 800 Tahun Moskwa. Untuk memperingati 20 tahun kemenangan atas Jerman Nazi, Moskwa menjadi salah satu dari 12 kota di Uni Soviet yang dianugerahi gelar Kota Pahlawan.

Parade Soviet di luar Hotel Moskva di Lapangan Manezhnaya, 1964

Pada tahun 1959 Nikita Khrushchev meluncurkan kampanye anti-agama. Pada tahun 1964, lebih dari 10 ribu gereja dari 20 ribu gereja ditutup (kebanyakan di daerah pedesaan) dan dihancurkan. Dari 58 kuil dan biara yang beroperasi pada tahun 1959, hanya 16 yang tersisa pada tahun 1964; dan dari 50 gereja yang beroperasi di Moskwa pada tahun 1959, 30 ditutup dan 6 dihancurkan.

Pada tahun 1980, Moskwa menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 1980 setelah sebelumnya memenangkan pencalonan pada tahun 1974. Kota kandidat lain yang menjadi pesaingnya saat itu adalah Los Angeles.[28] Namun terjadi Pemboikotan Olimpiade Musim Panas 1980 oleh Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya karena keikutsertaan Uni Soviet dalam Perang Afganistan di penghujung tahun 1979. Pada tahun 1991, Moskwa menjadi panggung percobaan kudeta yang gagal oleh para pejabat pemerintah yang menolak reformasi Gorbachev. Saat Uni Soviet runtuh pada tanggal 30 Desember 1991, Moskwa bertahan sebagai ibu kota Rusia.[butuh rujukan]

Rusia modern (1991-sekarang)[sunting | sunting sumber]

Ketika Uni Soviet dibubarkan pada tahun yang sama, Moskwa tetap menjadi ibu kota RSFS Rusia (pada 25 Desember 1991, RSFS Rusia berubah menjadi Federasi Rusia). Sejak itu, ekonomi pasar telah muncul di Moskwa, menghasilkan ledakan ritel, jasa, arsitektur, dan gaya hidup gaya Barat.

Pada tahun 1998, Moskwa menjadi tuan rumah World Youth Games pertama dan pada tahun 2013 menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik.

Pemandangan kota Moskwa modern dari Sungai Moskwa

Kota ini terus berkembang selama 1990-an hingga 2000-an, populasinya meningkat dari di bawah sembilan hingga di atas sepuluh juta. Mason dan Nigmatullina berpendapat bahwa kontrol pertumbuhan perkotaan era Soviet (sebelum 1991) menghasilkan pembangunan metropolitan yang terkendali dan berkelanjutan, yang dicirikan oleh jalur hijau yang dibangun pada tahun 1935. Namun, sejak itu, telah terjadi pertumbuhan dramatis dari perluasan pinggiran kota dengan kepadatan rendah, yang tercipta. oleh permintaan tinggi untuk tempat tinggal keluarga tunggal dibandingkan dengan apartemen yang penuh sesak. Pada tahun 1995–1997 jalan lingkar MKAD dilakukan pelebaran dari yang awalnya empat menjadi sepuluh lajur.

Dengan perluasan wilayahnya pada 1 Juli 2012 di barat daya ke Oblast Moskwa , wilayah ibu kota menjadi lebih dari dua kali lipat, dari 1.091 menjadi 2.511 kilometer persegi (421 hingga 970 mil persegi), sehingga Moskwa menjadi kota terbesar di benua Eropa. berdasarkan area; itu juga menambah populasi sebanyak 233.000 orang.[29][30]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Citra satelit kota Moskwa dan area pinggirannya

Moskwa terletak di tepi Sungai Moskva, yang mengalir lebih dari 500 km melalui Dataran Eropa Timur di Rusia tengah. 49 jembatan merentang sungai dan kanal-kanal di dalam batas kota. Ketinggian Moskwa di All-Russia Exhibition Center (VVC), tempat stasiun cuaca Moskwa terkemuka berada, adalah 156 meter. Dataran tinggi Teplostanskaya adalah titik tertinggi di kota ini pada ketinggian 255 meter.[31] Lebar kota Moskwa (tidak membatasi MKAD) dari barat ke timur adalah 39,7 km, dan panjang dari utara ke selatan adalah 51,8 km.

Waktu[sunting | sunting sumber]

Moskwa berfungsi sebagai titik referensi untuk zona waktu yang digunakan di sebagian besar Eropa Rusia, Belarus, dan Republik Krimea. Area beroperasi dalam apa yang disebut dalam standar internasional sebagai Waktu Standar Moskwa (MSK, мск), yaitu 3 jam lebih awal dari UTC, atau UTC + 3. Penghematan waktu siang hari tidak lagi diamati. Menurut garis bujur geografis, siang matahari rata-rata di Moskwa terjadi pada pukul 12:30.[32]

Iklim[sunting | sunting sumber]

Moskwa memiliki iklim kontinental yang lembap dengan musim dingin yang panjang (walaupun rata-rata menurut standar Rusia) biasanya berlangsung dari pertengahan November hingga akhir Maret, dan musim panas yang hangat. Iklim benua yang lebih ekstrem pada garis lintang yang sama - seperti bagian Kanada Timur atau Siberia - memiliki musim dingin yang lebih dingin, menunjukkan bahwa masih ada moderasi yang signifikan dari Samudera Atlantik. Cuaca dapat berfluktuasi secara luas dengan suhu mulai dari −25 °C di kota dan −30 °C di pinggiran kota hingga di atas 5 °C di musim dingin, dan dari 10 hingga 35 °C di musim panas.[33]

Istana Petrovsky di Jalan Raya Leningradsky di musim dingin

Temperatur tinggi yang khas pada bulan-bulan hangat Juni, Juli dan Agustus sekitar 20 hingga 26 °C yang nyaman, tetapi selama gelombang panas (yang dapat terjadi antara Mei dan September), suhu siang hari yang tinggi sering kali melebihi 30 °C, kadang-kadang selama satu atau dua minggu sekaligus. Di musim dingin, suhu rata-rata biasanya turun menjadi sekitar -10 °C, meskipun hampir setiap musim dingin ada periode kehangatan dengan suhu hari naik di atas 0 °C, dan periode pendinginan dengan suhu malam jatuh di bawah −30 °C. Periode-periode ini biasanya berlangsung sekitar satu atau dua minggu.

Suhu tertinggi yang pernah dicatat adalah 38,2 °C[34] di stasiun cuaca VVC dan 39,0 °C di pusat kota Moskwa, dan bandara Domodedovo pada 29 Juli 2010 selama Belahan Bumi Utara 2010 yang tidak biasa gelombang panas musim panas. Rekor suhu tinggi dicatat untuk Januari, Maret, April, Mei, Juli, Agustus, November, dan Desember pada 2007-2014.[35] Suhu rata-rata Juli dari 1991 hingga 2020 adalah 19,7 °C. Suhu terendah yang pernah tercatat adalah −42,1 °C pada bulan Januari 1940. Salju, yang hadir selama sekitar lima bulan dalam setahun, sering mulai turun pertengahan Oktober, sementara lapisan salju berada pada bulan November dan meleleh di awal bulan April.

Moskwa rata-rata memiliki 1.731 jam sinar matahari per tahun, bervariasi dari yang terendah 8% pada bulan Desember hingga 52% dari Mei hingga Agustus.[36] Variasi tahunan yang besar ini disebabkan oleh pembentukan awan konvektif. Di musim dingin, udara lembap dari Atlantik mengembun di pedalaman benua yang dingin, menghasilkan kondisi yang sangat mendung. Namun, pengaruh benua yang sama ini menghasilkan musim panas yang jauh lebih cerah daripada kota-kota samudera dengan garis lintang yang sama seperti Edinburgh. Antara 2004 dan 2010, rata-rata adalah antara 1800 dan 2000 jam dengan kecenderungan lebih banyak sinar matahari di musim panas, hingga rekor 411 jam pada Juli 2014, 79% dari kemungkinan sinar matahari. Desember 2017 adalah bulan paling gelap di Moskwa sejak pencatatan dimulai, dengan hanya enam menit sinar matahari.[37]

Suhu di pusat Moskwa sering jauh lebih tinggi daripada di pinggiran dan pinggiran kota terdekat, terutama di musim dingin. Misalnya, jika suhu rata-rata Februari di timur laut Moskwa adalah -6,7 °C, di pinggiran kota itu sekitar -9 °C.[38] Perbedaan suhu antara pusat Moskwa dan area terdekat dari Oblast Moskwa kadang-kadang bisa lebih dari 10 °C pada malam musim dingin yang beku.

Kemudian pada januari 2009 mengalami perubahan cuaca seperti tabel berikut:

Data iklim Moscow (last decade, January 2009 – December 2018, VVC)
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) −6
(21)
−3.6
(25.5)
2.4
(36.3)
11.4
(52.5)
20.1
(68.2)
22.6
(72.7)
25.8
(78.4)
23.9
(75)
16.7
(62.1)
7.9
(46.2)
2.1
(35.8)
−2.4
(27.7)
10.1
(50.2)
Rata-rata harian °C (°F) −7.9
(17.8)
−6
(21)
−1
(30)
6.9
(44.4)
14.7
(58.5)
17.6
(63.7)
20.7
(69.3)
18.9
(66)
12.9
(55.2)
5.5
(41.9)
0.7
(33.3)
−3.9
(25)
6.6
(43.9)
Rata-rata terendah °C (°F) −9.7
(14.5)
−8.3
(17.1)
−4.5
(23.9)
2.3
(36.1)
9.4
(48.9)
12.5
(54.5)
15.6
(60.1)
13.8
(56.8)
9.1
(48.4)
3.1
(37.6)
−0.7
(30.7)
−5.4
(22.3)
3.1
(37.6)
Rata-rata sinar matahari bulanan 37 65 142 213 274 299 323 242 171 88 33 14 1.901
Sumber: weatheronline.co.uk[43]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk[sunting | sunting sumber]

Populasi historis
Tahun Jumlah
Pend.
  
±%  
1897 1.038.625—    
1926 2.019.500+94.4%
1939 4.137.000+104.9%
1959 5.032.000+21.6%
1970 6.941.961+38.0%
1979 7.830.509+12.8%
1989 8.967.332+14.5%
2002 10.382.754+15.8%
2010 11.503.501+10.8%
2013 11.794.282+2.5%
Jumlah penduduk dapat dipengaruhi oleh perubahan pembagian administratif.

Berdasarkan hasil Sensus 2021, Moskwa dihuni oleh 13.010.112 jiwa, meningkat dari 11.503.501 jiwa pada Sensus 2010. Dari 10.835.092 jiwa yang diketahui suku bangsanya, penduduk Moskwa terdiri atas suku bangsa:

Adapun 668.409 jiwa yang terdaftar dari pangkalan data administratif tidak dapat menyebutkan suku bangsanya. Proporsi suku bangsa kelompok yang tidak dapat menyebutkan suku bangsanya ini diperkiran sama dengan kelompok yang dapat menyebutkan suku bangsanya di atas.[44]

Jumlah penduduk resmi Moskwa didasarkan pada penduduk yang memegang dokumen "penduduk permanen". Berdasarkan Badan Migrasi Federal Rusia, Moskwa juga dihuni oleh 1,8 juta "tamu resmi" yang membawa dokumen resmi berupa visa atau dokumen lain yang serupa sehingga jumlah penduduk resmi kota ini mencapai 13,3 juta jiwa. Jumlah "tamu tak resmi" yang tidak membawa dokumen resmi, sebagian besar berasal dari Asia Tengah, diperkirakan sebanyak 1 juta jiwa sehingga menambah jumlah penduduk kota ini menjadi sekitar 14,3 juta jiwa.[34]

Agama[sunting | sunting sumber]

Katedral Kristus Sang Juru Selamat dihancurkan selama periode Soviet dan dibangun kembali dari tahun 1990–2000

Kristen adalah agama utama penduduk Moskwa dengan Kristen Ortodoks sebagai denominasi yang paling banyak dianut. Moskwa adalah pusat Gereja Ortodoks Timur di Rusia yang telah menjadi agama negeri itu secara turun-temurun, dan dianggap sebagai warisan sejarah Rusia berdasarkan undang-undang yang disahkan tahun 1997.[45] Agama lain yang dianut penduduk Moskwa meliputi Islam, Rodnovery, Kristen Protestan, Katolik, Lamaisme, Buddha, dan Yahudi.

Masjid Katedral Moskwa

Patriarki Moskwa berfungsi sebagai kepala gereja dan tinggal di Biara Danilov. Moskwa disebut sebagai "kota dengan 40 kali 40 gereja" - "город сорока сороков церквей" —sebelum 1917. Pada tahun 1918, pemerintah Bolshevik mendeklarasikan Rusia sebagai negara sekuler , yang dalam praktiknya berarti agama ditindas dan masyarakat menjadi ateis. Selama periode 1920-1930-an sejumlah besar gereja di Moskwa dihancurkan, termasuk Biara Chudov yang bersejarah di Kremlin, yang berasal dari abad ke-14, Katedral Kazansky di Lapangan Merah, Katedral Kristus Sang Juru Selamat, dibangun pada abad ke-19 untuk mengenang kemenangan atas pasukan Napoleon pada tahun 1812, dan banyak lagi. Ini berlanjut bahkan setelah Perang Dunia Kedua, pada 1940-1970-an, ketika penganiayaan terhadap agama di Uni Soviet menjadi tidak terlalu parah. Sebagian besar gereja dan biara yang masih hidup ditutup dan kemudian digunakan sebagai klub, kantor, pabrik, atau bahkan gudang. Sejak hancurnya Uni Soviet pada tahun 1991, banyak gereja yang hancur telah dipulihkan dan agama tradisional kembali populer. Di antara gereja-gereja yang dibangun kembali pada tahun 1990-an adalah Katedral Kristus Juru Selamat baru yang mengesankan yang sekali lagi menjadi tengara. Itu dibangun di lokasi katedral lama yang telah dihancurkan, di mana terdapat kolam renang terbuka yang besar hingga tahun 1994. Dewan Mufti Moskwa mengklaim bahwa Muslim berjumlah sekitar 1,5 juta dari 10,5 juta penduduk kota pada tahun 2010.[46] Ada empat masjid di kota.[47]

Pemandangan kota[sunting | sunting sumber]

Arsitektur[sunting | sunting sumber]

Katedral Santo Basil, sebuah mahakarya arsitektur Rusia
Museum Sejarah Nasional, contoh arsitektur neo-Rusia

Arsitektur Moskwa terkenal di dunia. Moskwa adalah situs Katedral Santo Basil, dengan kubah bawang yang elegan, serta Katedral Kristus Sang Juru Selamat dan Tujuh Suster. Kremlin pertama dibangun pada pertengahan abad ke-12.

Desain Moskwa Abad Pertengahan adalah tembok konsentris dan jalan raya radial yang berpotongan. Tata letak ini, serta sungai Moskwa, membantu membentuk desain Moskwa pada abad-abad berikutnya.

Penampilan kota ini tidak banyak berubah pada abad ke-18. Rumah-rumah terbuat dari kayu pinus dan batang pohon cemara, dengan atap sirap diplester dengan tanah atau ditutupi kulit kayu birch. Pembangunan kembali Moskwa pada paruh kedua abad ke-18 tidak hanya diharuskan oleh kebakaran yang terus-menerus tetapi juga oleh kebutuhan kaum bangsawan. Sebagian besar kota kayu digantikan oleh bangunan bergaya klasik.[48]

Menara Ostankino

Untuk sebagian besar sejarah arsitekturnya, Moskwa didominasi oleh gereja-gereja Ortodoks. Namun, penampilan kota secara keseluruhan berubah drastis selama masa Soviet, terutama sebagai hasil dari upaya skala besar Joseph Stalin untuk "memodernisasi" Moskwa. Rencana Stalin untuk kota termasuk jaringan jalan raya dan jalan raya yang luas, beberapa di antaranya lebih dari sepuluh jalur lebar, yang, meskipun sangat menyederhanakan pergerakan melalui kota, dibangun dengan mengorbankan sejumlah besar bangunan dan distrik bersejarah. Di antara banyak korban penghancuran Stalin adalah Menara Sukharev, landmark kota lama, serta rumah besar dan bangunan komersial. Status kota yang baru ditemukan sebagai ibu kota negara yang sangat sekuler.bangsa, membuat bangunan penting secara religius sangat rentan terhadap pembongkaran. Banyak gereja kota, yang dalam banyak kasus merupakan bangunan tertua dan paling terkemuka di Moskwa, hancur; beberapa contoh penting termasuk Katedral Kazan dan Katedral Kristus Sang Juru Selamat. Selama tahun 1990-an, keduanya dibangun kembali. Namun, banyak gereja kecil yang hilang.[49]

Mural di dalam kubah Katedral Kristus Sang Juru Selamat

Upaya sedang dilakukan untuk memulihkan banyak contoh arsitektur pra-Soviet yang paling terawat di kota ini. Struktur yang telah dipugar ini mudah terlihat dari warna baru yang cerah dan fasad yang bersih. Ada juga beberapa contoh karya avant-garde awal Soviet yang terkenal, seperti rumah arsitek Konstantin Melnikov di daerah Arbat. Banyak dari restorasi ini dikritik karena dituduh tidak menghormati keaslian sejarah. Fasadisme juga dipraktikkan secara luas. Contoh arsitektur Soviet yang menarik di kemudian hari biasanya ditandai dengan ukurannya yang mengesankan dan gaya semi-Modernis yang digunakan, seperti pada proyek Novy Arbat, yang dikenal sebagai "gigi palsu Moskwa" dan terkenal karena gangguan skala luas di area bersejarah di pusat kota Moskwa yang terlibat dalam proyek tersebut.

Pusat perbelanjaan GUM, menghadap Lapangan Merah

Cakrawala Moskwa dengan cepat dimodernisasi, dengan beberapa menara baru sedang dibangun. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah kota telah banyak dikritik karena kerusakan parah yang mempengaruhi banyak bangunan bersejarah. Sebanyak sepertiga dari Moskwa yang bersejarah telah dihancurkan dalam beberapa tahun terakhir untuk menyediakan ruang bagi apartemen dan hotel mewah.[50] Bangunan bersejarah lainnya, termasuk landmark seperti hotel Moskva tahun 1930 dan department store Voyentorg tahun 1913, telah dihancurkan dan direkonstruksi kembali, dengan hilangnya nilai sejarah yang tak terhindarkan. Kritikus menyalahkan pemerintah karena tidak menegakkan undang-undang konservasi: dalam 12 tahun terakhir lebih dari 50 bangunan dengan status monumen dirobohkan, beberapa di antaranya berasal dari abad ke-17.[51]

Taman dan landmark[sunting | sunting sumber]

Lapangan Merah adalah Situs Warisan Dunia.

Ada 96 taman dan 18 kebun di Moskwa, termasuk empat kebun raya. Terdapat 450 km2 zona hijau selain 100 km2 hutan.[52] Moskwa adalah kota yang sangat hijau, jika dibandingkan dengan kota-kota lain yang ukurannya sebanding di Eropa Barat dan Amerika Utara; ini sebagian karena sejarah memiliki "pekarangan" hijau dengan pepohonan dan rumput, di antara bangunan tempat tinggal. Rata-rata terdapat 27 m2 taman per orang di Moskwa dibandingkan dengan 6 m di Paris, 7,5 m di London, dan 8,6 m di New York.[53]

Taman Gorky
Taman Zaryadye

Taman Gorky (secara resmi Taman Pusat Kebudayaan dan Peristirahatan, dinamai dari Maxim Gorky) didirikan pada tahun 1928. Bagian utama (689.000 meter persegi atau 170 hektar)[53] sepanjang sungai Moskwa berisi estrades, permainan anak-anak, tarian, lapangan tenis dan fasilitas olah raga lainnya. Taman Gorky berbatasan dengan Taman Neskuchny, taman tertua di Moskwa dan merupakan bekas kediaman kekaisaran, dibuat sebagai hasil integrasi tiga perkebunan pada abad ke-18. Taman ini menampilkan Teater Hijau, salah satu amfiteater terbuka terbesar di Eropa, mampu menampung hingga 15 ribu orang.[54] Beberapa taman memiliki bagian yang dikenal sebagai "Taman Budaya dan Peristirahatan", terkadang di sepanjang area yang jauh lebih liar (termasuk taman seperti Izmaylovsky, Fili, dan Sokolniki). Beberapa taman ditetapkan sebagai Taman Hutan (lesopark).

Pameran Prestasi Perekonomian Nasional (VDNKh)

Pusat Pameran Seluruh Rusia (Всероссийский выставочный центр), sebelumnya dikenal sebagai Pameran Pertanian Seluruh Serikat (VSKhV) dan kemudian Pameran Prestasi Ekonomi Nasional (VDNKh), meskipun secara resmi dinamai "pameran dagang permanen", adalah salah satu dari contoh paling menonjol dari arsitektur monumental era Stalinis. Di antara bentangan besar taman rekreasi, terdapat sejumlah paviliun yang rumit, masing-masing mewakili cabang industri dan sains Soviet atau republik Uni Soviet. Meskipun selama tahun 1990-an itu, dan untuk beberapa bagian masih, disalahgunakan sebagai pusat perbelanjaan raksasa (sebagian besar paviliun disewakan untuk usaha kecil), ia masih mempertahankan sebagian besar landmark arsitekturalnya, termasuk dua air mancur monumental (Stone Flower dan Friendship of Nations) dan bioskop panorama 360 derajat. Pada tahun 2014 taman ini kembali menjadi Pameran Prestasi Ekonomi Nasional, dan pada tahun yang sama pekerjaan renovasi besar-besaran telah dimulai.[55]

Pemandangan Rumah Musik Internasional Moskow dan Swissôtel Krasnye Holmy Moscow

Budaya[sunting | sunting sumber]

Museum dan galeri[sunting | sunting sumber]

Salah satu museum seni paling terkenal di Moskow adalah Galeri Tretyakov, yang didirikan oleh Pavel Tretyakov, pelindung seni kaya yang banyak menyumbangkan koleksi pribadinya ke kota ini.[56] Museum seni lain di kota Moskow adalah Museum Seni Rupa Pushkin, yang antara lain didirikan oleh ayah dari Marina Tsvetaeva. Museum Pushkin ini mirip dengan British Museum di London karena memamerkan berbagai artefak sejarah peradaban dunia. Terdapat pula Museum Sejarah Nasional yang memamerkan peninggalan artefak prasejarah dari suku yang menghuni Rusia saat ini, hingga karya seni tak ternilai yang dimiliki anggota dinasti Romanov. Selain itu, ada Museum Peringatan Kosmonautika yang terletak di bawah Monumen Penakluk Luar Angkasa, di ujung Lorong Kosmonot, adalah pusat peringatan antariksawan Rusia. Terakhir adalah Museum Arsitektur Negara Shchusev, museum arsitektur nasional Rusia dari nama arsitek Aleksey Shchusev di dekat area Kremlin.

Musik[sunting | sunting sumber]

Teater Bolshoi

Moskwa adalah jantung seni pertunjukan Rusia, termasuk balet dan film dengan 68 museum,[57] 103 teater,[58] 132 bioskop, dan 24 aula konser. Di antara teater dan studio balet di Moskwa ini adalah Teater Bolshoi dan Teater Malyi,[59] serta Teater Vakhtangov dan Teater Seni Moskwa.

Pusat Seni Pertunjukan Internasional Moskwa dibuka pada tahun 2003,[60] juga dikenal sebagai Rumah Musik Internasional Moskwa, yang terkenal dengan pertunjukan musik klasiknya. Tempat ini memiliki organ terbesar di Rusia yang dipasang di Aula Svetlanov.

Terdapat pula dua sirkus besar di Moskwa: Sirkus Negara Moskwa dan Sirkus Moskwa di Boulevard Tsvetnoy,[61] dinamai dari Yuri Nikulin.

Film-film langka dan bersejarah dapat dilihat di bioskop Salut, di mana film-film dari koleksi Museum Sinema[62] ditayangkan secara berkala. Festival film internasional seperti Festival Film Internasional Moskwa, Stalker, Artdocfest, dan Festival Film Yahudi Moskwa juga dipentaskan di Moskow.

Olah raga[sunting | sunting sumber]

Stadion Luzhniki menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA 2018

Moskwa adalah rumah bagi 63 stadion (selain 8 sepak bola dan 11 arena atletik ringan), di mana Stadion Luzhniki adalah stadion terbesar dan terbesar ke-4 di Eropa (menjadi tuan rumah Piala UEFA 1998–99, final Liga Champions UEFA 2007–08, Olimpiade Musim Panas 1980, dan Piala Dunia FIFA 2018 dengan total 7 pertandingan, termasuk final). 40 kompleks olahraga lainnya terletak di dalam kota, termasuk 24 dengan es buatan. Stadion Olimpiade adalah arena indoor pertama di dunia untuk bandy dan menjadi tuan rumah Piala Dunia Bandy dua kali.[63] Gelanggang Es Krylatskoye menjadi tuan rumah Kejuaraan Seluncur Cepat Dunia. Terdapat pula 7 lintasan pacuan kuda di Moskwa.[64]

Dalam sepak bola, FC Spartak Moskwa memenangkan lebih banyak gelar juara di Liga Utama Rusia dibandingkan tim lainnya. Mereka berada di urutan kedua setelah FC Dynamo Kyiv di era Soviet. PFC CSKA Moskwa menjadi tim sepak bola Rusia pertama yang memenangkan gelar UEFA, Piala UEFA (sekarang Liga Eropa UEFA). FC Lokomotiv Moskwa, FC Dinamo Moskwa, dan FC Torpedo Moskwa adalah tim sepak bola profesional lainnya yang juga berbasis di Moskwa.

Hiburan[sunting | sunting sumber]

Jalan Arbat
Jalan Tverskaya, jalan radial utama di kota
Dream Island, taman hiburan indoor terbesar di Eropa

Kota ini penuh dengan klub, restoran, dan bar. Jalan Tverskaya juga merupakan salah satu jalan perbelanjaan tersibuk di Moskwa.

Berbatasan Tretyakovsky Proyezd, juga selatan dari Tverskaya Street, di Kitai-Gorod, adalah tuan rumah toko butik kelas atas seperti Bulgari, Tiffany & Co, Armani, Prada atau Bentley.[65] Kehidupan malam di Moskwa telah berubah sejak zaman Soviet dan kini kota ini memiliki banyak klub malam terbesar di dunia. Klub, bar, ruang kreatif, dan restoran yang diubah menjadi lantai dansa membanjiri jalan-jalan Moskwa dengan bukaan baru setiap tahun. Area terpanas terletak di sekitar pabrik cokelat tua, di mana bar, klub malam, galeri, kafe, dan restoran berada.[66]

Dream Island adalah taman hiburan di Moskwa yang dibuka pada 29 Februari 2020.[67][68] Ini adalah taman hiburan dalam ruangan terbesar di Eropa. Taman ini seluas 300.000 meter persegi. Tampilannya ala kastil dongeng membuatnya mirip dengan Disneyland. Taman hiburan ini memiliki 29 atraksi unik dengan banyak wahana, serta mall pedestrian dengan air mancur dan jalur sepeda. Kompleks ini mencakup taman lanskap bersama dengan gedung konser, bioskop, hotel, sekolah pelayaran anak-anak, restoran, dan toko.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Secara umum[sunting | sunting sumber]

Pusat Bisnis Internasional Moskwa, salah satu pusat keuangan terbesar di Eropa dan dunia
Bursa Efek Moskwa

Moskwa adalah salah satu kota dengan ekonomi terbesar di Eropa dan berkontribusi terhadap 22% PDB Rusia.[69] Pada tahun 2009, Moskwa menghasilkan 7.16 triliun rubel[70] ($225 miliar).[71]

Moskwa juga memiliki angka pengangguran terbesar di antara semua subyek federal Rusia, dengan angka hanya 1% tahun 2010, dibandingkan dengan rata-rata nasional 7%. Gaji rata-rata di kota ini adalah 41.600 rubel, hampir 2 kali lipat dari rata-rata nasional 21.800 rubel.[72]

Moskwa berperan besar sebagai pusat keuangan Rusia dan rumah bagi bank-bank terbesar di negara ini dan perusahaan besar lainnya, seperti raksasa gas alam Gazprom. Moskwa menyumbangkan 17% penjualan ritel Rusia dan 13% dari semua aktivitas konstruksi negara.[72][73] Sejak krisis keuangan Rusia 1998, berbagai sektor bisnis di kota ini telah menunjukkan pertumbuhan luar biasa.

Berderet tempat perbelanjaan di GUM dekat lapangan merah

Pasar Cherkizovskiy adalah pasar terbesar di Eropa, dengan omzet harian diperkirakan mencapai 30 juta dolar dan lebih dari 10.000 pedagang[74] dari berbagai negara (termasuk RRC, Turki, Azerbaijan dan India). Namun sayangnya ditutup bulan Juli 2009.

Tahun 2008, Moskwa memiliki 74 miliuner dengan rata-rata kekayaan 5,9 miliar dolar, di atas New York dengan 71 miliuner. Namun, per 2009, hanya tersisa 27 miliuner. Rusia kehilangan 52 miliuner akibat resesi.[75] Miliuner terkaya di Rusia tahun 2009 adalah Mikhail Prokhorov dengan $9.5 miliar, di atas Roman Abramovich dengan $8.5 miliar di tempat kedua. Wanita terkaya Rusia adalah Yelena Baturina, istri kedua Wali kota Moskwa Yuri Luzhkov. Berdasarkan daftar Forbes tahun 2011 tentang miliarder dunia, Moskwa adalah kota dengan miliarder terbanyak di dunia, dengan 79 dari 115 di seluruh Rusia.[76]

Pada 2018, Moskwa adalah kota tuan rumah bagi 12 pertandingan Piala Dunia FIFA . Turnamen tersebut berfungsi sebagai pendorong tambahan bagi ekonomi kota, olah raga dan infrastruktur pariwisata, dan untuk perbaikan lahan di kota.

Industri[sunting | sunting sumber]

Biro desain pesawat OKB Sukhoi berkantor pusat di Moskwa
Roket peluncur "Proton" dikembangkan dan diproduksi oleh GKNPT Khrunichev di Moskwa

Industri primer di Moskwa adalah industri kimia, metalurgi, makanan, tekstil, furnitur, produksi energi, rekayasa perangkat lunak dan mesin.

Pabrik Helikopter Mil Moskwa adalah salah satu produsen helikopter militer dan sipil dunia. GKNPZ Khrunichev menyediakan berbagai peraltan luas angkasa, termasuk modul untuk stasiun luar angkasa Mir, Salyut dan ISS juga kendaraan luncur Proton dan militer ICBM. Biro desain pesawat Sukhoi, Ilyushin, Mikoyan, Tupolev dan Yakovlev juga berpusat di Moskwa. NPO Energomash, produsen mesin roket untuk program luar angkasa Rusia dan Amerika, Lavochkin, produsen pesawat tempur pada Perang Dunia II, terletak dekat Khimki, kota independen di Moscow Oblast. Produsen mobil ZiL dan AZLK juga terletak di kota ini, pabrik kereta metro Metrovagonmash terletak tidak jauh dari kota. Poljot memproduksi jam olahraga, militer, dan profesional.

Pabrik Electrozavod adalah pabrik transformer pertama di Rusia. Penyulingan Kristall[77] adalah penyulingan tertua di Rusia yang memproduksi berbagai macam vodka, termasuk "Stolichnaya".[78] Pabrik Perhiasan Moskwa[79] dan Jewellerprom[80] adalah produsen perhiasan penting di Rusia; Jewellerprom dulunya memproduksi Orde Kemenangan yang eksklusif, diberikan pada Tentara Merah Uni Soviet pada Perang Dunia II.

Moskwa menjadi rumah berbagai perusahaan perangkat lunak seperti:

  • 1C Company— perangkat lunak dan produsen permainan
  • ABBYY pengembang pengenal tulisan dan perangkat penerjemah,
  • Akella—developer video game
  • Beeline - perusahaan telekomunikasi
  • Kaspersky Lab— produsen anti-virus untuk komputer
  • Mail.Ru Group - perusahaan internet
  • MegaFon - perusahaan telekomunikasi
  • MTS - perusahaan telekomunikasi
  • Rambler&Co - perusahaan internet
  • Ruselectronics - perusahaan pengembangan perangkat lunak dan kriptografi
  • Yandex - perusahaan internet
  • Yota - perusahaan ponsel pintar

Biaya hidup[sunting | sunting sumber]

Pusat Bisnis Internasional Moskwa di tahun 2022

Di zaman Uni Soviet, apartemen dipinjamkan pada rakyat oleh pemerintah menurut aturan meter persegi-per-orang (beberapa kelompok, termasuk seniman, pahlawan, dan ilmuwan terkenal diberi bonus untuk menghargai mereka). Kepemilikan pribadi dari apartemen terbatas sampai 1990an, ketika orang diperbolehkan untuk memiliki hak properti pada tempat yang mereka tinggali. Selepas zaman Soviet, pemilik tempat tinggal harus membayar biaya jasa untuk tempat tinggal mereka.

Tahun 2006, Mercer Human Resources Consulting menyematkan Moskwa sebagai kota termahal untuk karyawan asing, di atas Tokyo, karena stabilnya rubel Rusia dan meningkatkan harga rumah di kawasan kota.[81]

Tahun 2008, Moskwa menempati peringkat teratas pada daftar kota termahal untuk ketiga kalinya berturut-turut.[82] Tahun 2014, Moskwa menempati peringkat ke-9.[83]

Pada tahun 2019, survei Biaya Hidup Sedunia dari Economist Intelligence Unit menempatkan Moskwa di peringkat 102 dalam peringkat dua tahunan dari 133 kota termahal.[84] Survei Biaya Hidup ECA International 2019 menempatkan Moskow di peringkat 120 di antara 482 lokasi di seluruh dunia.[85]

Sains dan pendidikan[sunting | sunting sumber]

Universitas Negeri Moskwa

Ada 1.727 sekolah menengah atas di Moskwa dan 91 kolese.[86] Selain itu, ada 264 institusi pendidikan tinggi, termasuk 60 universitas negeri[87] (misalnya Higher School of Economics) dan Universitas Negeri Lomonosov yang didirikan tahun 1755.[88] Gedung universitas utama terletak di Vorobyovy Gory dengan tinggi 240 m, dan ketika selesai ia menjadi gedung tertinggi di Eropa.[89] Universitas ini memiliki lebih dari 30.000 mahasiswa sarhana dan 7.000 mahasiswa pascasarjana, tersebar di 29 fakultas dan 450 departemen. Universitas Negeri Rusia memiliki koleksi lebih dari 9 juta buku yang terbesar di Rusia.

Universitas Kedokteran Riset Nasional Rusia

Universitas Kedokteran Negeri Pertama Moskwa I.M. Sechenov (dari Ivan Sechenov) atau dulunya Akademi Kedokteran Moskwa adalah sekolah kedokteran di Moskwa. Didirikan tahun 1785 sebagai fakultas dari Universitas Negeri Moskwa. Universitas ini adalah sekolah kedokteran terbesar di Eropa dan Rusia dengan lebih dari 9.200 mahasiswa di 115 departemen.

Moskwa adalah pusat keuangan utama Federasi Rusia dan CIS dan terkenal akan sekolah bisnisnya. Beberapa yang terbaik di antaranya adalah Akademi Keuangan di bawah Pemerintah Federasi Rusia; Universitas Ekonomi Rusia Plekhanov; Universitas Manajemen Negeri, dan Universitas Negeri - Sekolah Tinggi Ekonomi. Sekolah ini menawarkan program sarjana di bidang manajemen, keuangan, akuntansi, pemasaran, real estate dan teori ekonomi, juga program master dan MBA.

Universitas Teknik Negeri Moskwa Bauman, didirikan 1830, terletak di pusat Moskwa dan memiliki lebih dari 18.000 sarjana dan 1.000 pascasarjana dengan pendidikan bidang sains dan teknik.[90]

Universitas Teknik Negeri Bauman Moskwa

Konservatorium Moskwa,[91] adalah sekolah musik terkenal di Rusia yang didirikan tahun 1866. Beberapa alumninya antara lain Sergey Rachmaninoff, Alexander Scriabin, Aram Khachaturian, Mstislav Rostropovich, dan Alfred Schnittke.

Institut Sinematografi Gerasimov, disingkat VGIK, adalah institusi pendidikan sinematografi tertua di dunia, didirikan Vladimir Gardin tahun 1919. Sergei Eisenstein, Vsevolod Pudovkin, dan Aleksey Batalov adalah beberapa profesornya dan Mikhail Vartanov, Sergei Parajanov, Andrei Tarkovsky, Nikita Mikhalkov, Eldar Ryazanov, Alexander Sokurov, Yuriy Norshteyn, Aleksandr Petrov, Vasily Shukshin, Konrad Wolf adalah beberapa alumninya yang terkenal.

Institut Hubungan Internasional Negeri Moskwa, didirikan 1944, saat ini menjadi sekolah terbaik di Rusia untuk bidang hubungan internasional dan diplomasi. Universitas ini memiliki sekitar 4.500 mahasiswa dan lebih dari 700.000 buku - 20.000 di antaranya buku-buku langka.[92]

Institut terkenal lainnya adalah Institut Fisika dan Teknologi Moskwa, juga dikenal dengan Phystech, Fyodorov Eye Microsurgery Complex, didirikan tahun 1918 oleh ahli bedah mata Rusia Svyatoslav Fyodorov, Institut Penerbangan Moskwa, Moscow Motorway Institute, dan Institut Teknik Fisika Moskwa. Institut Fisika dan Teknologi Moskwa telah menghasilkan beberapa pemenang hadiah Nobel, seperti Pyotr Kapitsa, Nikolay Semyonov, Lev Landau dan Alexander Prokhorov, sedangkan Institut Teknik Fisika Moskwa terkenal berkat penelitiannya pada fisika nuklir.[93] Sekolah militer tertinggi di Rusia adalah Akademi Bersenjata Angkatan Bersenjata Federasi Rusia.

Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia

Moskwa juga pusat sains terbesar di Rusia. Kantor pusat Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia juga berada di kota ini.

Ada juga Institut Kurchatov, terkenal dalam bidang energi nuklir di Rusia. Ada juga Institut Fisika Teoretis Landau, Institut Fisika Teoretis dan Percobaan, Institut Kapitza untuk Problema Fisika dan Institut Matematika Steklov.

Perpusatakaan Negeri Rusia

Ada sekitar 441 perpustakaan di kota ini, 167 di antaranya untuk anak-anak.[94] Perpusatakaan Negeri Rusia,[95] didirikan 1862 adalah perpustakaan nasional Rusia. Total rak buku di sini mencapai 275 km (171 mi) dengan koleksi 42 juta item, termasuk lebih dari 17 juta buku, 13 juta jurnal, 350.000 buku musik, dan 150.000 peta, sehingga menjadikannya terbesar di Rusia dan salah satu terbesar di dunia. Item dengan 247 bahasa berbeda menyumbang sekitar 29 persen dari koleksi.[96][97]

Perpustakaan Negeri Sejarah, didirikan 1863, adalah perpustakaan terbesar untuk koleksi sejarah Rusia. Koleksinya mencapai 4 juta item dalam 112 bahasa (termasuk 47 bahasa pada zaman Soviet), termasuk heraldry, numismatik, dan sejarah sains.[98]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Udara[sunting | sunting sumber]

Bandar Udara Internasional Sheremetyevo, bandara tersibuk di Rusia, melayani sekitar 50 juta penumpang pada 2019, dan menduduki peringkat sebagai bandara tersibuk kedelapan di Eropa.

Ada 5 bandara komersial utama yang melayani kota ini:

Bandar Udara Internasional Sheremetyevo adalah pintu masuk utama untuk turis asing, mendatangkan 60% dari seluruh jumlah penerbangan internasional.[99] Bandara ini juga menjadi rumah bagi semua anggota SkyTeam, dan penghubung utama bagi Aeroflot. Domodedovo adalah bandara dengan jumlah penumpang terbesar di Rusia dan pintu masuk utama untuk penerbangan domestik jarak jauh dan destinasi kawasan CIS. Sebagian besar anggota Star Alliance menggunakan Domodedovo sebagai penghubung internasional utama. Sedangkan Bandara Vnukovo digunakan oleh maskapai Turkish Airlines, Lufthansa, Transaero dan beberapa maskapai lain. Bandara Ostafyevo digunakan untuk bisnis penerbangan. Bandar udara di Moskwa jaraknya bervariasi dari pusat kota: Domodedovo paling jauh, berjarak 22 km; Vnukovo berjarak 11 km; Sheremetyevo berjarak 10 km; dan Ostafievo berjarak 8 km dari MKAD.[99]

Ada juga bandara lain yang lebih kecil dekat dengan Moskwa seperti Bandar Udara Myachkovo, digunakan untuk pesawat pribadi, helikopter, dan penerbangan charter.[100]

Air[sunting | sunting sumber]

Moskwa memilki 2 terminal penumpang, (Terminal Sungai Selatan dan Terminal Sungai Utara atau Rechnoy vokzal), untuk kapal reguler yang melewati Sungai Moskva dan Sungai Oka. Ada juga 3 pelabuhan barang yang melayani kota ini.

Kereta[sunting | sunting sumber]

Stasiun Kereta Leningradsky
Sapsan, kereta kecepatan tinggi yang menghubungkan Moskwa dengan Sankt-Peterburg

Moskwa memiliki beberapa stasiun kereta di dalam kota. 9 stasiun utama di Moskwa adalah::

Terminalnya terletak dekat pusat kota dan bersinggungan dengan jalur 5, yang merupakan jalur lingkar. Tiap stasiun memiliki tujuan yang berbeda-beda ke Eropa dan Asia.[101] Selain itu masih banyak lagi stasiun kereta yang lebih kecil di Moskwa. Karena tiket kereta cukup murah, maka moda ini digemari oleh penduduk Rusia, terutama perjalanan ke Sankt-Peterburg, kota terbesar kedua Rusia. Moskwa juga menjadi terminus barat Jalur kereta api Trans-Siberia, yang rutenya memanjang sejauh 9.300 km ke kota Vladivostok di pantai Laut Pasifik.

Pinggiran dan kota satelit juga terhubung dengan jaringan komuter elektrichka. Elektrichka berangkat dari tiap-tiap terminal ini sampai stasiun besar sejauh 140 km.

Bus[sunting | sunting sumber]

Moskwa memiliki armada bus listrik terbesar di Eropa, dengan 500 bus beroperasi pada Oktober 2020

Karena stasiun Metro di luar pusat kota berjauhan dibandingkan dengan kota lain, hingga 4 km, jaringan bus menyebar dari setiap stasiun ke zona pemukiman di sekitarnya. Moskwa memiliki terminal bus untuk bus penumpang jarak jauh dan antarkota ( Terminal Bus Pusat ) dengan omset harian sekitar 25 ribu penumpang yang melayani sekitar 40% rute bus jarak jauh di Moskwa.[102]

Dengan total panjang jalur hampir 600 kilometer dari satu kabel, 8 depot, 104 rute, dan 1.740 kendaraan, sistem bus listrik Moskwa adalah yang terbesar di dunia. Tetapi otoritas kota, yang dipimpin oleh Sergey Sobyanin, mulai menghancurkan sistem bus listrik di Moskwa pada tahun 2014 karena korupsi dan rencana penggantian bus listrik dengan listrik. Pada sistem bus listrik Moskwa 2018 hanya memiliki 4 depot dan puluhan kilometer kabel yang tidak terpakai. Hampir semua kabel bus listrik di dalam Garden Ring (Sadovoe Koltso) terputus pada 2016-2017 karena rekonstruksi jalan-jalan pusat ("Moya Ulitsa"). Dibuka pada tanggal 15 November 1933, ini juga merupakan sistem bus listrik tertua ke-6 di dunia.

Pada 2018, perusahaan kendaraan Kamaz dan GAZ telah memenangkan tender Mosgortrans untuk mengirimkan 200 bus listrik dan 62 stasiun pengisian daya ultra-cepat ke sistem transportasi kota. Pabrikan akan bertanggung jawab atas pengoperasian bus dan stasiun pengisian daya yang berkualitas dan andal selama 15 tahun ke depan. Kota ini hanya akan mendapatkan bus listrik pada tahun 2021, menggantikan armada bus diesel secara bertahap. Moskwa akan menjadi pemimpin di antara kota-kota Eropa dalam hal pangsa bahan bakar listrik dan gas dalam transportasi umum pada 2019, sesuai ekspektasi.[103]

Metro[sunting | sunting sumber]

Peta rute Metro Moskwa
Stasiun Komsomolskaya dibuka pada tahun 1938.

Transportasi lokal yang ada adalah Metro Moskwa, sistem angkutan cepat yang terkenal berkat seni, mural, mosaik, dan lampu gantung. Ketika dibuka pertama kali tahun 1935, sistem ini hanya punya 2 jalur. Saat ini, Metro Moskwa terdiri dari 12 jalur dengan total 194 stasiun. Metro di kota ini adalah salah satu sistem metro bawah tanah paling dalam di dunia; misalnya stasiun Park Pobedy, selesai tahun 2003 dengan kedalaman 84 meter (276 ft), memiliki eskalator terpanjang di Eropa. Metro Moskwa juga salah satu metro tersibuk dunia, melayani sekitar 10 juta penumpang tiap harinya.[36]

Saat ini, Metro Moskwa terdiri dari 12 jalur, sebagian besar di bawah tanah dengan total 203 stasiun. Metro Moskwa adalah salah satu sistem kereta bawah tanah terdalam di dunia; misalnya stasiun Park Pobedy terletak di kedalaman di 84 meter di bawah permukaan tanah, memiliki eskalator terpanjang di Eropa. Metro Moskwa adalah jaringan metro tersibuk di Eropa, serta salah satu sistem metro tersibuk di dunia, melayani sekitar sepuluh juta penumpang setiap hari (300.000.000 orang setiap bulan).[104] Menghadapi masalah transportasi yang serius, Moskwa memiliki rencana untuk memperluas Metro-nya. Pada tahun 2016, pihak berwenang meluncurkan kereta metro lingkar baru yang turut membantu mengatasi masalah transportasi, yaitu kemacetan harian di Jalur Koltsevaya.[105]

Trem[sunting | sunting sumber]

Trem di Moskwa melewati Lapangan Tverskaya Zastava

Moskwa memiliki sistem trem yang luas, yang pertama kali dibuka pada tahun 1899.[106] Jalur terbaru dibangun pada tahun 1984. Penggunaan hariannya oleh orang Moskwa rendah, sekitar 5% perjalanan karena banyak koneksi penting dalam jaringan telah ditarik. Trem masih tetap penting di beberapa kabupaten sebagai feeder ke stasiun Metro. Trem juga menyediakan link lintas penting antara jalur metro, misalnya antara stasiun Universitet dari Jalur Sokolnicheskaya (# 1 garis merah) dan stasiun Profsoyuznaya dari Kaluzhsko-Rizhskaya Baris (# 6 orange line) atau antara Voykovskaya dan Strogino.

Selain itu, pendukung trem telah menyarankan bahwa layanan angkutan cepat baru (metro ke Kota, metro ringan Butovo, Monorel) akan lebih efektif sebagai jalur trem kelas dan bahwa masalah dengan trem hanya karena manajemen dan operasi yang buruk, bukan sifat teknis trem. Model trem baru telah dikembangkan untuk jaringan Moskwa meskipun tidak ada perluasan.

Hubungan internasional[sunting | sunting sumber]

Kota kembar[sunting | sunting sumber]

Moskwa memiliki kota kembar dengan:

Perjanjian kerja sama[sunting | sunting sumber]

Moskwa memiliki perjanjian kerja sama dengan:

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Wali Kota Moskwa". Pemerintah Kota Moskwa. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-08-23. Diakses tanggal 18 Maret 2010. 
  2. ^ "Оценка численности постоянного населения по субъектам Российской Федерации". 
  3. ^ "Demographia World Urban Areas (PDF)" (PDF). 
  4. ^ "Об исчислении времени". Официальный интернет-портал правовой информации". 
  5. ^ "Moscow Population 2011 - The Russia Blog". Siberian Light. 5 Mei 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-11-04. Diakses tanggal 12 Maret 2013. 
  6. ^ "The Most Populous Cities in Europe - Top 100". Blatantworld.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-12-18. Diakses tanggal 12 Maret 2013. 
  7. ^ Expansion of Moscow Borders to Help It Develop Harmonically Diarsipkan 2013-11-13 di Wayback Machine. ITAR-TASS, 1 Juli 2012.
  8. ^ Ody, Elizabeth (10 Maret 2011). "Carlos Slim Tops Forbes List of Billionaires for Second Year". Bloomberg. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-07-27. Diakses tanggal 1 Juni 2011. 
  9. ^ a b c d e "Словарь Фасмера : Результат запроса". starlingdb.org. Diakses tanggal 2023-04-12. 
  10. ^ a b c d Smolitskaya, G.P. (2002). Toponimicheskyi slovar' Tsentral'noy Rossii Топонимический словарь Центральной России (in Russian). pp. 211–2017.
  11. ^ Tarkiainen, Kari (2010). Ruotsin Itämaa : esihistoriasta Kustaa Vaasaan. Svenska litteratursällskapet i Finland, WS Bookwell). Helsingfors: Svenska litteratursällskapet i Finland. ISBN 978-951-583-212-2. OCLC 939083955. 
  12. ^ study.com https://study.com/academy/lesson/early-east-slavic-tribes-in-russia.html. Diakses tanggal 2023-04-12.  Tidak memiliki atau tanpa |title= (bantuan)
  13. ^ a b Trubachyov, O.N., ed. (1994). Etimologicheskyi slovar' slavyanskikh yazykov Этимологический словарь славянских языков (in Russian). V. 20: pp. 19–20, 197, 202–203; V. 21: pp. 12, 19–20, 76–79
  14. ^ "Indo-European Lexicon: PIE Etymon and IE Reflexes". web.archive.org. 2016-03-10. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-10. Diakses tanggal 2023-04-12. 
  15. ^ "The origins of Moscow: What archaeological finds, chronicles and urban legends tell us / News / Moscow City Web Site". web.archive.org. 2020-10-30. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-10-30. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  16. ^ [https://web.archive.org/web/20120524051043/http://www.moskau.ru/moskau/lexikon/geschichte_moskaus_vom_dorf_zur_metropole_3.html "moskau.RU - Geschichte Moskaus � vom Dorf zur Metropole"]. web.archive.org. 2012-05-24. Archived from the original on 2012-05-24. Diakses tanggal 2023-04-10.  replacement character di |title= pada posisi 32 (bantuan)
  17. ^ "Russia Engages the World: The Building of the Kremlin, 1156–1516". The New York Public Library. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-10-14. Diakses tanggal 3 Juli 2006. 
  18. ^ "Along the Moscow Golden Ring" (PDF). Moskwa, Pusat Informasi Pariwisata Rusia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2012-01-17. Diakses tanggal 5 Juli 2006. 
  19. ^ Vogel, Michael. "The Mongol Connection: Mongol Influences on the Development of Moscow". Indiana University South Bend. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 Januari 2006. Diakses tanggal 3 Juli 2006. 
  20. ^ "The Unending Frontier: An Environmental History of the Early Modern World". John F. Richards (2006). University of California Press, hlm. 260. ISBN 0-520-24678-0
  21. ^ "Bubonic Plague in Early Modern Russia: Public Health and Urban Disaster". John T. Alexander (2002). Oxford University Press US, hlm. 17. ISBN 0-19-515818-0
  22. ^ "The Russian Army of the Napoleonic Wars Diarsipkan 2011-07-22 di Wayback Machine.". Albert Seaton, Michael Youens (1979), hlm. 29. ISBN 0-88254-167-6
  23. ^ Lenine's Migration: A Queer Scene Diarsipkan 2017-09-12 di Wayback Machine., The New York Times, 16 Maret 1918.
  24. ^ "Geographi". Kedutaan Besar Rusia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 Mei 2008. Diakses tanggal 8 Maret 2009. 
  25. ^ Ensiklopedia Moskwa, Ensiklopedia Besar Rusia, Moskwa, 1997, entri "Perang Moskwa".
  26. ^ Ensiklopedia Besar Soviet, Moskwa, 1973–78, entri "Perang Moskwa 1941–42".
  27. ^ John Erickson, Barbarossa: The Axis and the Allies, tabel 12.4.
  28. ^ Gold, J. R., dan Gold, M. M. (Januari 2012). "From A to B: The Summer Olympics, 1896–2008: Chapter taken from Olympic Cities". Routledge Online Studies on the Olympic and Paralympic Games Volume 1 Nomor 36. hlm. 20. doi:10.4324/9780203840740_chapter_2. ISBN 978-0-203-84074-0. 
  29. ^ "ITAR-TASS : Expansion of Moscow borders to help it develop harmonically: mayor". web.archive.org. 2013-11-13. Archived from the original on 2013-11-13. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  30. ^ "Город / Информация / Сайт Москвы". www.mos.ru (dalam bahasa Rusia). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-03-22. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  31. ^ "Особо охраняемые природные территории Москвы". web.archive.org. 2007-08-25. Archived from the original on 2007-08-25. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  32. ^ "Time in Moscow, Russia. What time is it in Moscow right now?". dateandtime.info. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-05-12. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  33. ^ "Погода в Москве - климатический монитор за июнь 2010 года". www.pogodaiklimat.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-01-15. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  34. ^ a b ""Российская газета" о мигрантах в Москве". Rg.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-07-11. Diakses tanggal 22 Desember 2010. 
  35. ^ "Meteoweb.ru | Продолжительность солнечного сияния в Москве в 2014 году". meteoweb.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-01-25. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  36. ^ a b Московский метрополитен (dalam bahasa Rusia). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-07-14. Diakses tanggal July 4, 2006. 
  37. ^ "How to survive in Moscow without sunshine". BBC News (dalam bahasa Inggris). 2018-01-19. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-02-07. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  38. ^ "Климат Владимира - Погода и климат". www.pogodaiklimat.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-10-27. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  39. ^ "WMO averages". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-01-27. Diakses tanggal January 12, 2011. 
  40. ^ "VVC info" (dalam bahasa Russian). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-11-20. Diakses tanggal 2018-04-03. 
  41. ^ "Climate monitor 2005–2011" (dalam bahasa Russian). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-02-17. Diakses tanggal January 12, 2011. 
  42. ^ "Average monthly Sunshine hours" (dalam bahasa Russian). Meteoweb.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-01-08. Diakses tanggal January 12, 2011. 
  43. ^ "Temperature – Moscow". WeatherOnline. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-06-22. Diakses tanggal January 5, 2019. 
  44. ^ "Перепись-2010: русских становится больше". Perepis-2010.ru. 19 Desember 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-01-07. Diakses tanggal 10 Februari 2012. 
  45. ^ Bell, Imogen (2003). Eastern Europe, Russia and Central Asia. Taylor & Francis. ISBN 978-1-85743-137-7. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-01-20. Diakses tanggal 27 Desember 2007. 
  46. ^ SPIEGEL, Maxim Kireev, DER. "Nationalists Calling for 'Clean Moscow' : Planned Mosque Sparks Controversy in Russia". www.spiegel.de (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-01-26. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  47. ^ "Drone shows huge crowds celebrating Eid al-Fitr in Moscow". The Independent (dalam bahasa Inggris). 2015-07-17. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-07. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  48. ^ Albert J. Schmidt (1989). The Architecture and Planning of Classical Moscow A Cultural History (dalam bahasa English). unknown library. American Philosophical Society. 
  49. ^ Khazanov, A. (1998). "Post‐Communist Moscow: Re‐Building the "Third Rome" in the Country of Missed Opportunities?". doi:10.1525/CITY.1998.10.1.269. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-01-27. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  50. ^ "Prof. Dr. S.V. Zagraevsky. Photogallery оf the most serious violations of historical environment of Moscow in the last decade. Part 1". www.zagraevsky.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-07-18. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  51. ^ "GiF.Ru – Art of Russia>> The third bulletin of the Moscow Architectural Preservation Society (MAPS)". www.gif.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-07-19. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  52. ^ "Официальный сайт Мэра Москвы". Официальный сайт Мэра Москвы (dalam bahasa Rusia). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-02-25. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  53. ^ a b "Salinan arsip". www.screen.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-07-27. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  54. ^ "Москва | Фотографии | Места | Нескучный сад". mosday.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-04-24. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  55. ^ "About VDNH". web.archive.org. 2015-11-12. Archived from the original on 2015-11-12. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  56. ^ "The Official site of the Tretyakov Gallery". Tretyakovgallery.ru. Archived from the original on 2012-12-21. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  57. ^ "Статистика Отрасли Министерства Культуры Российской Федерации". webarchive.loc.gov. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-07-02. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  58. ^ "Статистика Отрасли Министерства Культуры Российской Федерации". webarchive.loc.gov. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-07-02. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  59. ^ "State Academic Maly Theatre: history of foundation and interesting facts". web.archive.org. 2017-09-25. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-09-25. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  60. ^ "Московский международный Дом музыки". web.archive.org. 2012-05-13. Archived from the original on 2012-05-13. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  61. ^ "Московский Цирк Никулина на Цветном бульваре". www.circusnikulin.ru. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  62. ^ "Музей кино". www.museikino.ru. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  63. ^ "Russia grabs World Bandy Championship | Ghostarchive". ghostarchive.org. Diakses tanggal 2023-04-09. 
  64. ^ "СТОЛИЦА РОССИЙСКОЙ ФЕДЕРАЦИИ В ЗЕРКАЛЕ ЦИФР, ФАКТОВ И СОБЫТИЙ". Moscow Government. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-09-05. Diakses tanggal 2023-04-09. 
  65. ^ "Tretyakovsky Proyezd - GO! Magazine: Moscow night & day". web.archive.org. 2007-04-24. Archived from the original on 2007-04-24. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  66. ^ "Moscow Nightlife: The Best Party Spots | N1GHT.com Blog". web.archive.org. 2015-11-24. Archived from the original on 2015-11-24. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  67. ^ Кучер, Егор (2018-02-03). "Парк «Остров мечты» откроется в Москве в 2019 году". Известия (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2023-04-10. 
  68. ^ ""Dream Island Moscow". Theme Park Construction Board. 
  69. ^ Arkhipov, Ilya (September 28, 2010). "Medvedev Fires Moscow Mayor Luzhkov After Conflict". Bloomberg. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-28. Diakses tanggal December 22, 2010. 
  70. ^ "Moscow Gross Regional Product". RosStat. March 3, 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-03-12. Diakses tanggal August 21, 2011. 
  71. ^ "Russia GDP and PPP conversion rate". IMF Russia Economy. March 11, 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-06-05. Diakses tanggal March 11, 2010. 
  72. ^ a b "BOFIT Weekly 42/2010" (PDF). Bank of Finland's Institute for Economies in Transition. October 22, 2010. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2010-10-27. Diakses tanggal 2015-09-11. 
  73. ^ "Average monthly salaries". Federal Service on State Statistics. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-08-24. Diakses tanggal September 7, 2007. 
  74. ^ Aleksandrov, Yuri (December 11, 2005). Новые лимитчики (dalam bahasa Rusia). New Times. Archived from the original on 2007-11-06. Diakses tanggal July 7, 2006. 
  75. ^ "Russia's billionaires hit by financial crisis". www.financemarkets.co.uk. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-04-20. Diakses tanggal May 22, 2009. 
  76. ^ "Salinan arsip". archive.today. Archived from the original on 2012-07-13. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  77. ^ "The Official Site of the Moscow Cristall distillery". Eng.kristall.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-05-28. Diakses tanggal June 11, 2012. 
  78. ^ See also: (Rusia) The Official Site of the Moscow Interrepublican Vinery Diarsipkan 2001-02-20 di Wayback Machine.. Retrieved on July 7, 2006.
  79. ^ See also: (Rusia) The Official Site of the Moscow Jewelry Factory Diarsipkan 2006-07-02 di Wayback Machine.. Retrieved on July 7, 2006.
  80. ^ See also: (Rusia) The Official Site of the Experimental Moscow Jewelry Atelier Jewellerprom Diarsipkan 2010-02-18 di Wayback Machine.. Retrieved on July 7, 2006
  81. ^ Sahadi, Jeanne (June 23, 2006). "World's most expensive cities". CNNMoney. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-10-16. Diakses tanggal July 4, 2006. 
  82. ^ "Stock Quotes, Business News and Data from Stock Markets | MSN Money". www.msn.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-08-05. Diakses tanggal 2020-04-13. 
  83. ^ Jacobs, Deborah L. "The Most Expensive Cities In The World". Forbes. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-06-23. Diakses tanggal 2020-04-13. 
  84. ^ Times, The Moscow (2019-03-19). "Moscow Nose-Dives in Global Living Cost Rankings". The Moscow Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-09. 
  85. ^ "Europe falls behind USA in cost of living". www.eca-international.com. Diakses tanggal 2023-04-09. 
  86. ^ "Общеобразовательные учреждения г. Москвы". Государственный орган федеральной службы государственной статистики по г. Москве. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-12-15. Diakses tanggal 2012-12-10. 
  87. ^ "Высшие учебные заведения г. Москвы". Государственный орган федеральной службы государственной статистики по г. Москве. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-08-21. Diakses tanggal 2011-07-11. 
  88. ^ "MSU History". Moscow State University. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-07-02. Diakses tanggal July 6, 2006. 
  89. ^ Templeton, John Marks (October 1, 1997). Is Progress Speeding Up?: Our Multiplying Multitudes of Blessings. hlm. 99. ISBN 1-890151-02-5. 
  90. ^ Fedorov, I.B. "General (English)". МГТУ им.Н.Э.Баумана (Bauman Moscow State Technical University). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-07-06. Diakses tanggal July 6, 2006. 
  91. ^ "The Official Site of the Moscow Conservatory". Mosconsv.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-06-15. Diakses tanggal June 11, 2012. 
  92. ^ "Facts and Figures". MGIMO (Moscow State Institute of International Relations). Diakses tanggal July 6, 2006. 
  93. ^ "Moscow State Engineering Physics Institute (MEPhI)". International Centre for Relativistic Astrophysics. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-07-03. Diakses tanggal August 4, 2006. 
  94. ^ "Москва в зеркале цифр, фактов, событий 2009/2010". Правительство Москвы. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-02-02. Diakses tanggal 2011-04-28. 
  95. ^ "The official homepage of the Russian State Library". Rsl.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-07-17. Diakses tanggal June 11, 2012. 
  96. ^ Краткая статистическая справка (dalam bahasa Rusia). Russian State Library. January 1, 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal August 4, 2006. 
  97. ^ "Stacks". The Russian State Library. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-09-20. Diakses tanggal August 4, 2006. 
  98. ^ "Official site of the State Public Historical Library". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-08-23. Diakses tanggal 2015-09-10. 
  99. ^ a b "Moscow Airports". Go-Russia. October 7, 2007. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-10-11. Diakses tanggal October 7, 2007. 
  100. ^ "Аэропорт сменил хозяев. "Мячково" будет развивать компания "Финпромко"". www.sostav.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-09-22. Diakses tanggal 2020-04-13. 
  101. ^ "Getting to Russia: Arriving by Train". The Moscow Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 8, 2006. Diakses tanggal July 3, 2006. 
  102. ^ "НОВОСТИ НЕДВИЖИМОСТИ - Эта новость устарела и была удалена". www.kvartirant.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-24. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  103. ^ "First electric buses have started operating in Moscow in regular transport". RusAutoNews.Com (dalam bahasa Inggris). 2018-09-04. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-01-25. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  104. ^ "Московский Метрополитен / Московский метрополитен / Общие сведения / Метрополитен в цифрах". web.archive.org. 2006-07-14. Archived from the original on 2006-07-14. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  105. ^ RBTH, special to; Rupasova, Anastasia (2016-09-09). "How Moscow's new light rail system will make life easier for passengers". www.rbth.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-08. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  106. ^ "The long trip to Vityaz or the story of the Moscow tram system". moscowseasons.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-03-29. Diakses tanggal 2021-02-03. 
  107. ^ "Almaty official site". freenet.kz. Diarsipkan dari versi asli tanggal March 4, 2009. 
  108. ^ "Kardeş Kentleri Lists ve 5 Mayıs Avrupa Günü Kutlaması [via WaybackMachine.com]" (dalam bahasa Turkish). Ankara Büyükşehir Belediyesi – Tüm Hakları Saklıdır. Diarsipkan dari versi asli tanggal January 14, 2009. Diakses tanggal July 21, 2013. 
  109. ^ "Sister Cities of Ankara". ankara.bel.tr. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-24. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  110. ^ Bangkok Metropolitan Administration; City of Moscow (June 19, 1997). "Protocol of friendly ties between the cities of Bangkok and Moscow" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2019-08-05. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  111. ^ "Beijing's Sister Cities". eBeijing.gov.cn. January 5, 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-01-17. Diakses tanggal September 26, 2017. 
  112. ^ "Sergei Sobyanin, Beijing Mayor Wang Anshun sign 2014–2016 programme of cooperation between Moscow and Beijing governments – Moscow investment portal". investmoscow.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-08-20. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  113. ^ "Berlin – City Partnerships". Der Regierende Bürgermeister Berlin. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 21, 2013. Diakses tanggal September 17, 2013. 
  114. ^ "Cu cine este înfrățit Bucureștiul?". Adevărul (dalam bahasa Romanian). 21 February 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-11-18. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  115. ^ "Listado de ciudades hermanas" (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal July 16, 2011. Diakses tanggal October 26, 2010. 
  116. ^ http://chicagosistercities.com. "Sister Cities". chicagosistercities.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal December 24, 2015. 
  117. ^ "Sister Cities of Dubai". Sistercities.info. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-02-17. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  118. ^ "Twin-cities of Azerbaijan". Azerbaijans.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-08-09. Diakses tanggal August 9, 2013. 
  119. ^ "CÁC ĐỊA PHƯƠNG NƯỚC NGOÀI ĐÃ THIẾT LẬP QUAN HỆ HỮU NGHỊ HỢP TÁC VỚI TPHCM". mofahcm.gov.vn. October 9, 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-26. Diakses tanggal January 8, 2011. 
  120. ^ "Medmestno in mednarodno sodelovanje". Mestna občina Ljubljana (Ljubljana City) (dalam bahasa Slovenian). Diarsipkan dari versi asli tanggal June 26, 2013. Diakses tanggal July 27, 2013. 
  121. ^ "About Manila: Sister Cities". City of Manila. Diarsipkan dari versi asli tanggal June 11, 2016. Diakses tanggal November 24, 2016. 
  122. ^ "Moscow and New Delhi twin cities strengthen friendly ties". Sep 7, 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-10-08. Diakses tanggal August 3, 2016. 
  123. ^ "Partnerská města HMP". zahranicnivztahy.praha.eu (dalam bahasa Cheska). Diarsipkan dari versi asli tanggal June 25, 2013. Diakses tanggal May 20, 2018. 
  124. ^ Corfield, Justin (2013). "Sister Cities". Historical Dictionary of Pyongyang. London: Anthem Press. hlm. 196. ISBN 978-0-85728-234-7. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-02-18. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  125. ^ Moscow and Reykjavík sister cities. Diarsipkan January 7, 2009, di Wayback Machine.. Retrieved on March 11, 2008
  126. ^ "International Cooperation: Sister Cities". Seoul Metropolitan Government. www.seoul.go.kr. Diarsipkan dari versi asli tanggal December 10, 2007. Diakses tanggal January 26, 2008. 
  127. ^ "Seoul -Sister Cities [via WayBackMachine]". Seoul Metropolitan Government (archived April 25, 2012). Diarsipkan dari versi asli tanggal March 25, 2012. Diakses tanggal August 23, 2013. 
  128. ^ Tokyo Metropolitan Government. "Sister Cities (States) of Tokyo". metro.tokyo.jp. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-06-11. Diakses tanggal 2020-01-25. 
  129. ^ "Wayback Machine" (PDF). web.archive.org. 2019-08-05. Archived from the original on 2019-08-05. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  130. ^ "Acordos de Cooperação e/ou Amizade - MUNICÍPIO". web.archive.org. 2020-02-03. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-02-03. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  131. ^ "Acción Internacional y Ciudadanía Global - Agreements with cities - Ayuntamiento de Madrid". www.madrid.es (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-06-10. Diakses tanggal 2023-04-10. 
  132. ^ "ערים שותפות". אתר עיריית תל-אביב-יפו (dalam bahasa Ibrani). Diakses tanggal 2023-04-10. 
  133. ^ "Coopération internationale". commune-tunis.gov.tn. 
  134. ^ "Partner cities". yerevan.am. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]