Yakobus Dumupa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Yakobus Dumupa,

Yakobus Dumupa.jpg
Dumupa sebagai Bupati Dogiyai 2017-2022
Bupati Dogiyai Ke-2
Mulai menjabat
18 Desember 2017
PresidenJoko Widodo
GubernurLukas Enembe
WakilOskar Makai
PendahuluThomas Tigi
Anggota MRP
Masa jabatan
2011–2016
Informasi pribadi
Lahir
Yakobus Dumupa

(1982-05-12)12 Mei 1982
Bendera Indonesia Apowo, Irian Jaya
Kewarganegaraan Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Suami/istriMartina D. Runaki
AnakAwitune Dumupa
Ruth Dumupa
IbuTheodora Goo
BapakAmatus Dumupa
AlmamaterGAMBAR TIDAK TERSEDIA.png STPMD "APMD" (2007)
AgamaKatolik
Situs webyakobusdumupa.com
JulukanYap
Bohobaa

Yakobus Dumupa, S.IP., (lahir 12 Mei 1982), adalah Bupati Dogiyai sejak 18 Desember 2017. Ia terpilih sebagai Bupati Dogiyai dalam Pilbup Dogiyai 2017 didampingi oleh Oskar Makai. Sebelum menjadi bupati, pria yang waktu kecil dipanggil Yap ini merupakan anggota Majelis Rakyat Papua pada 2011-2016.[1]

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Yap menikah dengan Erin T. Sokoy dan dikaruniai 2 orang anak, yaitu Awitune Dumupa dan Ruth Dumupa.[1] Ayah Yap, Amatus Dumupa, merupakan guru di SD YPPK St. Stefanus Apogomakida. Ibunya, Theodora Goo, awalnya merupakan pekerja kebun yang kemudian berhasil menjadi pegawai negeri sipil[2]

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SD YPPK Moanemani, Kamu (1991-1996)
  • SLTP YPPK Moanemani, Paniai (1996-1999)
  • SMU Katolik Teruna Bakti Waena, Jayapura (1999-2002)
  • Prodi Ilmu Pemerintahan STPMD "APMD" Yogyakarta (2002-2007)

Riwayat pekerjaan[sunting | sunting sumber]

Riwayat organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Ketua Lembaga Studi Gerakan Manusia Merdeka (GMM) (2015-sekarang)
  • Ketua Papua Study Center (PSC) Yogyakarta (2004-2008)
  • Wakil Ketua III Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Internasional (2004-2007)

Karier politik[sunting | sunting sumber]

Sebelum menjadi Bupati Dogiyai, Yap merupakan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP). Ia menjabat sejak 2011 hingga mengundurkan diri pada 2016 dalam rangka pencalonannya sebagai Bupati Dogiyai. Selama menjadi anggota MRP, Yap ditempatkan dalam Kelompok Kerja (Pokja) Adat MRP. Ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Pokja Adat MRP selama 2011-2014, kemudian menjadi Ketua selama 2014-2016.[1]

Yap kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Dogiyai dalam Pilbup Dogiyai 2017. Dalam pilkada kedua di Kabupaten Dogiyai tersebut, Yap menggandeng Oskar Makai, seorang pegawai negeri sipil (PNS), sebagai wakilnya. Pasangan Yap-Oskar diusung oleh tiga partai politik, yaitu PKB, PDI Perjuangan, dan Gerindra.[3] Walaupun bukan kader dari salah satu partai politik pengusung, Yap dan Oskar kemudian berhasil meraih suara terbanyak setelah meraih 46.034 suara sah (36,33%). Yap-Oskar berhasil mengalahkan 3 pasangan calon (paslon) lainnya. Kemenangannya kemudian digugat oleh paslon nomor urut 3, Markus Waine-Angkian Goo, ke Mahkamah Konstitusi. Pada akhirnya, Mahkamah Konstitusi mengukuhkan kembali kemenangan Yap-Oskar dalam Pilbup Dogiyai 2017.[4] Yap-Oskar kemudian dilantik oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, pada 18 Desember 2017.[5] Ia mewarisi pemerintahan dengan krisis kepemimpinan sejak tahun 2015 akibat penonaktifan Bupati Thomas Tigi oleh Mendagri yang kemudian dibatalkan oleh PTTUN Makassar dan menimbulkan permasalahan dalam pemerintahan di Kabupaten Dogiyai.

Karya[sunting | sunting sumber]

Yap merupakan salah satu politikus yang aktif menulis. Hasil karyanya telah terbit dalam berbagai judul buku diataranya sebagai berikut.

  • Ungkapan Kegelisahan: Catatan Harian Tahun 2012 (2020)[6][7]
  • Apa Itu Cinta? Kumpulan Puisi Cinta Dumupa Odiyaipai (2020)[8][9]
  • Kata yang Menghidupkan: Kumpulan Kata Inspiratif Dumupa Odiyaipai (2020)[8][10]
  • Mengenal dan Belajar dari Pemimpin Besar (Lembaga Pendidikan Papua, 2015)[11][12]
  • Goodide Awe Pito: Mengenang Lima Puluh Tahun Gereja Katolik dan Pendidikan di Goodide (bersama David Goo, diterbitkan Paradise Press, 2008)
  • Kontraversi Dogiyai: Pro dan Kontra Pemekaran Kabupaten Dogiyai dalam Fenomena Politik dan Ekonomi Global, Indonesia dan Papua Barat (Paradise Press, 2008)
  • Ratapan Tanah Sorga: Tragedi Penderitaan Seorang Pemuda Papua dalam Bayang-bayang Penjajahan (Paradise Press, 2008)
  • Buying Time Diplomacy: Liku-liku Perjuangan Kemerdekaan Papua Barat (Java Media, 2007)
  • Berburu Keadilan di Papua: Mengungkap Dosa-dosa Politik Indonesia di Papua Barat (Pilar Media, 2006)

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Paslon Yakobus Dumupa - Oskar Makai". Portal Pilkada 2017 KPU RI. Diakses tanggal 05-02-2021. 
  2. ^ "Profil". yakobusdumupa.com. 12-12-2019. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  3. ^ Dogomo, Agustinus (23-09-2016). "Yakobus Dumupa-Oskar Makai Daftarkan Diri ke KPU Dogiyai". suarapapua.com. Diakses tanggal 05-04-2021. 
  4. ^ "Putusan MK RI Nomor 38/PHP.BUP-XV/2017 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tahun 2017". mkri.go.id. 04-04-2017. Diakses tanggal 05-04-2021. 
  5. ^ "Lantik Kada Dogiyai, Gubernur Pesan Hindari Defisit Anggaran". papua.go.id. 18-12-2017. Diakses tanggal 05-04-2021. 
  6. ^ Suroso (15-11-2020). ""Ungkapan Kegelisahan"". Papuapos Nabire. Diakses tanggal 08-07-2021. 
  7. ^ Deri, Ansel (28-10-2020). "Kegelisahan yang Nikmat dari Dogiyai". yakobusdumupa.com. Diakses tanggal 08-04-2021. 
  8. ^ a b You, Markus (22-12-2020). "Dumupa Odiyaipai Bagikan Buku Gratis Karyanya". suarapapua.com. Diakses tanggal 08-04-2021. 
  9. ^ Bataona, Paskalis (07-10-2020). "Menulis "CINTA" Menemukan Sesama dan Tuhan". yakobusdumupa.com. Diakses tanggal 08-04-2021. 
  10. ^ Bataona, Paskalis (21-09-2020). ""Kata yang Menghidupkan" Inspirasi Dumupa dari Membaca". yakobusdumupa.com. Diakses tanggal 08-04-2021. 
  11. ^ "Mengenal Dan Belajar Dari Pemimpin Besar". Obor Revolusi. September 2015. Diakses tanggal 08-04-2021. 
  12. ^ "Menengal dan Belajar dari Pemimpin Besar". yakobusdumupa.com. 21-09-2020. Diakses tanggal 08-04-2021. 
Jabatan politik
Didahului oleh:
Thomas Tigi
Bupati Dogiyai
2017–sekarang
Petahana