Kabupaten Pasaman Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Pasaman Barat
كابوڤاتين ڤاسمن بارايق
Lambang Kabupaten Pasaman Barat
Lambang Kabupaten Pasaman Barat
كابوڤاتين ڤاسمن بارايق


Moto: Tuah Basamo



Lokasi Sumatera Barat Kabupaten Pasaman Barat.svg
Peta lokasi Kabupaten Pasaman Barat
كابوڤاتين ڤاسمن بارايق di Sumatera Barat
Koordinat: 00' 33" LU - 00' 11" LS dan 99' 10" BT – 100' 04" BT
Provinsi Sumatera Barat
Ibu kota Simpang Ampek
Pemerintahan
-Bupati Drs. H. Syahiran, MM
APBD
-DAU Rp. 523.534.850.000.-(2013)[1]
Luas 3.864,02 km2
Populasi
-Total 410.307 jiwa (2015)[2]
-Kepadatan 106,19 jiwa/km2
Demografi
-Agama Islam 97.54%%
Kristen Protestan 1.71%
Katolik 0.74%
Buddha 0.01%[3]
-Kode area telepon 0753
Pembagian administratif
-Kecamatan 11
-Kelurahan -
Simbol khas daerah
Situs web www.pasamanbaratkab.go.id

Kabupaten Pasaman Barat adalah salah satu kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Daerah ini dibentuk dari hasil pemekaran Kabupaten Pasaman berdasarkan UU No.38 Tahun 2003 tanggal 18 Desember 2003, dengan ibu kota kabupaten di Simpang Ampek. Potensi terbesar Pasaman Barat terletak pada sektor perkebunan kelapa sawit, jeruk, salak, karet, kopi dan cocoa.

Daerah-daerah penting di Pasaman Barat antara lain Simpang Ampek, Sasak, Kinali, Talu, Air Bangis, Silaping, Ujung Gading, Muara Kiawai, Sungai Aur, Parit, Paraman Ampalu, Sikabau, Pulau Panjang, Cubadak, Simpang Tonang, Simpang Tiga Andilan, Desa Baru, Sigantang dan lain-lain.

Kabupaten Pasaman Barat merupakan salah satu dari 3 (tiga) Kabupaten Pemekaran di Provinsi Sumatera Barat, berdasarkan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Solok Selatan dan Pasaman Barat. Kabupaten Pasaman Barat dengan luas wilayah 3.864,02 km², jumlah penduduk 365.129 jiwa dengan administrasi pemerintahan yang meliputi 11 (sebelas) kecamatan.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Secara geografis Kabupaten Pasaman Barat terletak di antara 00° 33’ Lintang Utara sampai 00° 11’ Lintang Selatan dan 99° 10’ sampai 100° 04’ Bujur Timur.

Topografi[sunting | sunting sumber]

Secara umum topografi daerah Kabupaten Pasaman Barat adalah datar dan sedikit bergelombang, sedangkan daerah bukit dan bergunung hanya terdapat di Kecamatan Talamau dan Gunung Tuleh. Ketinggian daerah bervariasi dari 0 sampai 913 meter di atas permukaan laut. Wilayah datar dengan kemiringan 0-3%, datar bergelombang dengan kemiringan 3-8%, berombak dan bergelombang dengan kemiringan lereng 8%-15% serta wilayah bukit bergunung dengan kemiringan lereng di atas 15%.

Batas Administratif Wilayah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Pasaman Barat memiliki wilayah administrasi dengan perbatasan sebagai berikut:

Utara Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara
Selatan Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat
Barat Samudera Indonesia
Timur Kabupaten Pasaman

Sarana dan Prasarana[sunting | sunting sumber]

Keberadaan sarana dan prasarana perikanan tangkap di wilayah pesisir sangat mendukung keberhasilan dan kelangsungan usaha penangkapan ikan yang dilakukan oleh para nelayan di laut. Sarana dan prasarana perikanan tangkap di Kabupaten Pasaman Barat sampai saat ini belum mampu mendukung kegiatan yang dilakukan oleh para nelayan. Salah satu penyebab kurangnya sarana dan prasarana ini adalah karena masih kurangnya perhatian pihak terkait untuk membangun kawasan pesisir disamping kurangnya kemampuan masyarakat pesisir itu sendiri untuk membangun sarana dan prasarana yang diperlukan. Sebagian besar daerah nelayan memiliki sarana dan prasarana jalan yang belum memadai, sehingga daerah nelayan jarang dikunjungi oleh pihak terkait akibatnya daerah ini luput dari perhatian dan program-program pembangunan untuk pengembangan kawasan pesisir. Sarana dan prasarana yang ada saat ini baru berupa dua unit pelabuhan perikanan yang terdapat di Sasak dan Air Bangis. Pelabuhan perikanan Sasak tidak dapat difungsikan karena adanya permasalahan tanah, pendangkalan di kolam pelabuhan dan pengaruh abrasi tanah. Kedua pelabuhan itupun belum dilengkapi sarana penunjang lainnya seperti pabrik es, SPDN, Cold Storage dan lainnya.

Potensi Daerah[sunting | sunting sumber]

Sumber Daya Alam di daerah dataran tinggi dengan gunung-gunung dan perbukitan di bagian Timur Kabupaten Pasaman Barat, dataran rendah dengan daerah pertanian serta kawasan pantai dan laut dengan garis pantai sepanjang lebih kurang 152 km merupakan modal dan kekuatan untuk meningkatkan ekonomi daerah, mengandung potensi yang sangat menjanjikan seperti potensi ekonomi bidang pertambangan, kehutanan, perkebunan, tanaman pangan, peternakan, perikanan serta pariwisata dan potensi lainnya.

Daerah Sentra Perkebunan Sawit Penghasil utama komoditas bahan baku minyak goreng itu adalah kecamatan-kecamatan yang kini bergabung dengan Pasaman Barat. Sebut saja Kecamatan Pasaman, lokasi ibu kota berada, dan Kecamatan Lembah Melintang.

Luas areal perkebunan kelapa sawit seluruhnya kurang lebih 102.000 hektare, sekitar 77.000 hektare termasuk perkebunan inti dan plasma, sementara sisanya adalah perkebunan rakyat.

Dari 102.000 hektare kebun sawit di Pasaman Barat, 62 persennya berada di Kecamatan Pasaman, selebihnya ada di seluruh kecamatan dengan beberapa di antaranya yang cukup luas berada di Kecamatan Lembah Melintang, Kinali, dan Sungai Beremas.

Produksi kelapa sawit yang bisa dipanen hingga sebulan dua kali itu diolah menjadi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) oleh pabrik pengolahan kelapa sawit. Di Kabupaten Pasaman Barat terdapat 13 pabrik kelapa sawit, namun hanya lima di antaranya yang aktif dengan kapasitas produksi masing-masing pabrik 40 hingga 80 ton CPO per jam.

Produksi tandan buah segar kelapa sawit tahun 2002 sebanyak 854.000 ton lebih. Setelah diolah setengah jadi menjadi CPO, hasilnya dibawa ke Padang untuk diolah menjadi minyak goreng, sebagian dari itu juga diekspor ke Malaysia.

Pengangkutan CPO dan sumber daya alam Pasaman Barat lainnya secara massal melalui Pelabuhan alam Air Bangis di Kecamatan Sungai Beremas. Pelabuhan kecil itu menjadi satu-satunya pelabuhan andalan angkutan perairan wilayah ini.

Air Bangis yang belum bisa disinggahi kapal besar menyediakan angkutan penumpang dan barang yang menuju Pelabuhan Teluk Bayur di Padang dan daerah-daerah sekitar. Untuk ke depan, kabupaten yang memiliki perairan sepanjang kurang lebih 142 kilometer ini berencana mengembangkan Pelabuhan Air Bangis menjadi pelabuhan samudra yang bisa disinggahi kapal-kapal besar.

Selain transportasi air yang dilayani Pelabuhan Air Bangis, Pasaman Barat juga memiliki terminal angkutan darat. Dua jenis angkutan yang tersedia adalah angkutan pedesaan yang menggunakan mobil minibus dan antarkota/antarkabupaten dengan memakai bus-bus berukuran sedang.

Selain itu masih ada trayek antar provinsi, yaitu bus menuju Kota Medan, Sumatera Utara, yang dilayani di terminal bus Ujung Gading, Kecamatan Lembah Malintang. Meski sudah memiliki angkutan dalam kota, sayangnya tidak semua pelosok daerah dijangkau. Untuk itu tersedia ojek yang melayani penumpang hingga ke daerah-daerah pinggiran Pasaman Barat.

Meski transportasi di Pasaman Barat sendiri masih terbatas, wilayah ini sesungguhnya daerah yang ramai dilalui kendaraan dari wilayah-wilayah lain. Kabupaten ini masuk jalur pesisir barat Sumatera. Letaknya yang di perbatasan Sumatera Barat dan Sumatera Utara membuat kabupaten ini memiliki arus transportasi yang cukup ramai setiap hari. Truk-truk bermuatan komoditas pertanian dan perkebunan dari Padang atau Sumatera bagian selatan menuju Sumatera Utara atau sebaliknya, setiap hari melintas di jalan-jalan utama Pasaman Barat sejak pagi hingga larut malam hari.

Sebagai daerah perlintasan, tak heran jika setiap malam selalu terlihat puluhan truk parkir di halaman satu-satunya penginapan terbaik di sini. Sopir-sopir truk tersebut umumnya berasal dari wilayah di luar Sumatera Barat, bahkan dari Jakarta, yang singgah untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan kembali esok harinya.

Peluang menjadi daerah transit sepertinya kurang dilirik Pasaman Barat. Sarana dan prasarana yang hendak dilengkapi lebih bertujuan untuk mengembangkan sektor primer. Selain produsen kelapa sawit, tanah Pasaman Barat juga sangat cocok ditanami beragam tanaman pangan dan perkebunan lain.

Modal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah bukan tidak dimiliki. Daerah berpenduduk 323.505 jiwa ini bukan hanya memiliki 67 lembaga keuangan, tujuh perbankan dan 60 nonperbankan.

Kabupaten jagung

Produk jagung pipilan wilayah ini dimanfaatkan sebagai pakan ternak oleh peternak di Sumatera Barat, juga Riau dan Jambi. Tanaman jagung yang ditanam di areal seluas kurang lebih 10.000 hektare, per hektarenya bisa menghasilkan 6-7 ton jagung pipilan.

Bahkan kini kabupaten itu berpeluang menjadi kabupaten jagung seperti halnya yang diraih Provinsi Gorontalo. Gorontalo dikenal oleh masyarakat luas sebagai provinsi jagung. Tapi bukan tidak mungkin, Pasaman Barat akan dikenal sebagai kabupaten jagung.

Alasannya, Pasaman Barat termasuk salah satu daerah sentra jagung yang mempunyai luas areal pertanaman jagung seluas 20.000 ha per tahun, dari potensi seluas 30.000 ha per tahun. Dari jumlah tersebut, 15.000 ha di antaranya sudah ditanami jagung hibrida.

Pada 2000 telah dimulai penanaman jagung hibrida Pioneer seluas 1.000 ha. Pada 2004 melonjak secara fantastis hingga 12 kali lipat hingga mencapai 12.000 ha dalam kurun waktu empat tahun.

Dengan rata-rata kepemilikan lahan di Pasaman Barat ini satu hektaree per petani dan menghasilkan rata-rata tujuh ton per hektaree, maka petani akan mendapatkan penghasilan kotor setiap panennya Rp 6,5 juta.

Guna mengantisipasi peningkatan jumlah produksi akibat apresiasi petani jagung di Pasaman Barat, Maka pemerintah kiranya dapat menyediakan infrastruktur pendukung berupa mesin pemipil, mesin pengering dan pergudangan (silo).

Hal ini dimaksudkan agar petani mendapatkan pelayanan pascaproduksi agar, saat panen, jagungnya tetap berkualitas tinggi, dan tidak langsung dimasukkan ke karung seperti saat ini, sehingga jagung tetap bersih, harganya tinggi dan bebas dari bercak-bercak hitam karena jamur aflatoksin.

Tanaman pangan lain yang juga menjadi unggulan daerah ini adalah cabe dan buah jeruk. Jeruk Pasaman yang banyak ditanam di Kecamatan Pasaman, Koto Balingka, Ranah Bantahan, dan Sungai Beremas bahkan merajai pasaran buah jeruk di Sumatera Barat

Potensi wisata

Kabupaten muda ini mempunyai potensi wisata yang tidak kalah menariknya. Gunung Talamau yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat ini merupakan satu dari beberapa gunung yang mempunyai panorama alam yang menarik di ranah Minangkabau.

Dengan ketinggian 2.982 meter di atas permukaan laut (dpl) menjadikan gunung tersebut sebagai puncak tertinggi di wilayah Sumatera Barat.

Gunung Talamau bisa didaki dari Desa Pinaga. Gunung ini mempunyai keunikan yaitu pada puncaknya terdapat banyak telaga dan umumnya jumlah telaga tersebut selalu berbeda-beda dan tidak selalu sama setiap dijumpai para pendaki. Jumlah yang umum terlihat adalah 13 telaga.

Gunung Talamau berdekatan sekali dengan Gunung Pasaman hanya dipisahkan oleh sebuah sungai. Dari daerah puncak Gunung Talamau bisa melihat dengan jelas puncak Gunung Pasaman atau yang dikenal juga dengan sebutan sebagai Puncak Rajo Imbang Langik yaitu nama yang diambil dari nama seorang raja yang pernah bertahta di Pasaman beratus tahun silam.

Untuk mencapai puncak Gunung Talamau akan melewati enam pos. Dari puncak Gunung Talamau bisa menyadel atau turun dan naik ke Gunung Pasaman. Penduduk di sekitar Gunung Talamau ini hidup dengan mata pencaharian bertani.

Gunung ini lebih terawat dibandingkan dengan Gunung Marapi dan Singgalang. Sangat bersih. Itu tidak terlepas dari dedikasi penduduk setempat yang selalu menjaga keasrian dan kebersihan Gunung Talamau dari pendaki-pendaki yang tidak bertanggungjawab.

Untuk akomodasi yang ada dan tidak jauh dari gunung ini adalah Hotel Hamco dan Wisma Yanti di Padang Tujuh yang berjarak sekitar 3 km dari Desa Pinaga. Selain itu, terdapat lokasi Camping Ground di Bukit Harimau Campo yang tidak jauh dari lokasi air terjun Puti Lenggo Geni.

Menarik pula, nama-nama puncak dan telaga di gunung ini juga diambil berdasarkan beberapa cerita legenda yang diyakini oleh penduduk disekitar Gunung Talamau ini.

Potensi Tambang Sektor pertambangan, juga merupakan salah satu potensi yang teramat besar di wilayah Pasaman Barat. Sejak zaman penjajahan Belanda, konon, di wilayah Pasaman Barat sudah diketahui ada potensi tambang emas. Masyarakat secara tradisional membuktikan kenyataan itu dengan mendulang emas di pinggir-pinggir kali ataupun di kaki-kaki bukit.

Juga ada bahan baku untuk industri semen di Desa Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, yang depositnya tersedia 2 miliar ton dengan luas sebaran 2.500 ha, bisa untuk produksi selama 300 tahun. Setidaknya di Pasaman Barat terbuka peluang membuka industri semen.

Dari Gunung Talamau, berdasarkan hasil penelitian Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Research Center for Geotechnology The Indonesian Institute of Sciences), khususnya di daerah itu ditemukan berbagai jenis batuan, yaitu batuan volkanik produk Galau Talamau (andesit, andesit basaltik, basalt).

Kemudian, batuan kelompok Woyla yang ditemukan di Sungai Tambang Pambaluan seperti meta batupasir teralterasi dan termineralisasi selang-seling dengan batu sabak dan sering diterobos oleh urat-urat kuarsa.

Batuan Kelompok Mengae Woyla seperti sekis glaukofan, marmer beraneka, dan batuan granit sebagai anggota Formasi Kanaikan, serta batuan tufa anggota batuan volkanik tak terbedakan. Batuan Kelompok Woyla dan Formasi Kanaikan ini juga ditemukan di S. Simpang Dingin. Batuan volkanik (basalt) produk G. Langsat, dan batuan terubah termineralisai daerah Salido.

Dari Major Elemen menunjukkan batuan beku di kawasan itu dapat dibedakan menjadi empat macam yaitu basa (basalt), menengah (andesit), agak asam (dasit), dan granit (asam).

Batuan volkanik yang ada termasuk tipe Calc-Alkalin dan hanya dua contoh batuan yang masing-masing dari kawasan itu dan Salido yang menunjukkan sifat Tholeitik. Secara umum batuan volkanik yang ada posisi dalam lingkungan tektoniknya sebagai Backarc-side.

Potensi Bahari Pasaman Barat adalah daerah bahari yang memiliki pantai sepanjang lebih kurang 100 km. Dalam hal ini, terbuka peluang investasi pengembangan sektor kelautan seperti budi daya udang, rumput laut, dan potensi kelautan lainnya. Diharapkan pada masa mendatang Pelabuhan Airbangis dikembangkan menjadi pelabuhan samudra.

Kabupaten Pasaman Barat terdiri dari 11 Kecamatan, 19 nagari dan 202 Jorong

KODE NAMA NAMA/JUMLAH LUAS WILAYAH JUMLAH PENDUDUK KET KAB./KOTA KECAMATAN NAGARI JORONG/KAMPUNG (km2) LK PR JML 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

XI KAB. 1 Sungai Beremas 1 Aia Bangih 1 Pasar Satu 183,47 10.378 9.498 19.876

	PASAMAN	 	 	 	 	2	Pasar Suak	 	 	 	 	 
	BARAT	 	 	 	 	3	Pasar bau barat	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Pasar Baru Timur	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Pasar Okan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Bungo Tanjung	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Kamp. Padang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	Silawai Tengah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	9	Silawei Timur	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	10	Pigogah Patibubur	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	11	Pulau Panjang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	12	Ranah Panatian	 	 	 	 	 
	 	2	Lembah Melintang	2	Ujung Gading	1	Saroha	                 212,21 	        18.546 	      18.964 	          37.510 	 
	 	 	 	 	 	2	Taluk Ambun	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Kuamang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Tampus	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Koto Pinang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Ranah Salido	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Lubuak Alai	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	Koto Sawah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	9	Irian	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	10	Brastagi	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	11	Situak Barat	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	12	Tanjuang Damai	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	13	Situak  	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	14	Lombok	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	15	Pasar Lamo	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	16	Batang Gunung	 	 	 	 	 
	 	3	Pasaman	3	Lingkuang Aua	1	Jambak	                 213,45 	        12.766 	      12.263 	          25.029 	 
	 	 	 	 	 	2	bandarjo	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Pd.Hijau	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Rimbo Binuang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	kamp.Cubadak	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Rimbo Janduang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Simpang IV	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 		 	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

	 	 	 	 	 	8	Katimaha	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	9	Batang Biyu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	10	Pasaman Baru	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	11	Tanjuang Pangkal	 	 	 	 	 
	 	 	 	4	Aia Gadang	1	batang Linkin	                 175,62 	         4.999 	        5.040 	          10.039 	 
	 	 	 	 	 	2	Tongar	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Batang Umpai	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Durian Hutan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Pasia Bintungan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Labuah Lurus	 	 	 	 	 
	 	 	 	5	Aua Kuniang 	1	Pinaga	                 133,45 	         8.394 	        8.192 	          16.586 	 
	 	 	 	 	 	2	Padang ujuah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Sukamenanti	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Lubuak Landua	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Lembah Benuang	 	 	 	 	 
	 	4	Talamau	6	Kajai 	1	Mudik Simpang	                 130,28 	         5.142 	        5.150 	          10.292 	 
	 	 	 	 	 	2	Timbo Abu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Limpato	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Kampung Alang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Lubuk Sarik	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Pasar Lama	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Rimbo Batu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	Tanjung beruang	 	 	 	 	 
	 	 	 	7	Talu 	1	Maerdeka	                 116,05 	         3.671 	        3.726 	            7.397 	 
	 	 	 	 	 	2	Tabek Sirah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Sungai Jernih	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Patomuan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Perhimpunan	 	 	 	 	 
	 	 	 	8	Sinuruik	1	Paraman	                 132,24 	         3.467 	        3.627 	            7.094 	 
	 	 	 	 	 	2	Kemajuan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	benteng	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Sianok Pasar Baru	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	kemakmuran	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Harapan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Tombang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 		 	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 



1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

	 	5	Kinali	9	Kinali	1	Sido Muliya	                 365,57 	        24.358 	      23.238 	          47.596 	 
	 	 	 	 	 	2	IV Koto	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Wonosari	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Sumber Agung	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Langgam	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	VI Koto Utara 	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	VI Koto Selatan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	bangun Rejo	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	9	Alamanda	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	10	Sidodadi	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	11	Koto gadang Jaya	 	 	 	 	 
	 	 	 	10	Katiagan	1	madiangin	                 117,12 	         1.988 	        1.809 	            3.797 	 
	 	 	 	 	 	2	Katiangin	 	 	 	 	 
	 	6	Gunung Tuleh	11	Muaro Kiawai	1	Kartini	                 163,99 	         3.858 	        3.779 	            7.637 	 
	 	 	 	 	 	2	Sudirman	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Kamp. Alam	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Simp.Tigo Alin	 	 	 	 	 
	 	 	 	12	Rabi Jonggor	1	Sitabu	                 289,98 	         5.611 	        5.695 	          11.306 	 
	 	 	 	 	 	2	Robi Jonggor	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Hutatonga	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	bandar	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Paraman Ampalu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Tanjung Durian	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Sungai Aur I	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	Sungai Aur II	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	9	Talang Kuning	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	10	Gou	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	11	Siligawan gadang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	12	Sungai magelang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	13	Aie Dingin	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	14	Kamp Pinang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	15	Siligawan kecil	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	16	Bulu Laga	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 		 	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 



1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

	 	7	Ranah Batahan	13	Batahan	1	Silayang	                 373,51 	         7.343 	        2.334 	            9.677 	 
	 	 	 	 	 	2	Simp. Tolang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Siduampan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Kamp. Mesjid	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Air Talang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Muaro Ai Talang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Taming Julu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	Taming Julu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	9	Pintu Padang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	10	Sp.Tolang Baru	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	11	Paninjauan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	12	Lubuak Gobing	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	13	Paraman sawah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	14	M.mais Pakandangan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	15	Gunuang tua	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	16	Air napal	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	17	Saba Julu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	18	kamp. Baru	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	19	Rao-Rao	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	20	Sigantang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	21	Silaping	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	22	Taming tengah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	23	Silayang Julu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	24	Tanjung larangan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	25	Pagaran Tengah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	26	pasir Panjang	 	 	 	 	 
	 	 	 	14	Desa Baru	1	Mulyo Rejo	                   55,71 	         3.209 	        3.147 	            6.356 	 
	 	 	 	 	 	2	Sidomulya	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Sukarejo	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Karang Rejo	 	 	 	 	 
	 	8	Sasak Ranah Pasisie	15	Sasak	1	Sialang	                 123,31 	         6.289 	        6.208 	          12.497 	 
	 	 	 	 	 	2	Piang Hutan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Paang Halaban	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Pasa Lamo	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Pondok	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Maligi	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Rantau Panjang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

	 	9	Sungai Aur	16	Sungai Aua	1	Tombang Pd.Hilir	                 471,72 	        14.035 	      13.592 	          27.627 	 
	 	 	 	 	 	2	Bukit Haapan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Sikilang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Kumpulan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Situmang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Sungai Aua	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Sarasah betung	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	Lubak Juangan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	9	Simp. Gadang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	10	Sarasah Talang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	11	Pamatang ontang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	12	Sungai Tanang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	13	Sakato Jaya	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	14	Baang Tangah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	15	Koto dalam	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	16	Kasiak Putiah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	17	Bukit Malintang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	18	Sopo Bawak	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	19	Padang Timbulun 	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	20	Muaro Tapus	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	21	Air Haji	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	22	Sub.Pt.BPP	 	 	 	 	 
	 	10	Koto Balingka	17	Parit	1	Parit	                 486,51 	        10.967 	      11.435 	          22.402 	 
	 	 	 	 	 	2	Koto laweh	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	pamukiman Baru I	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	Pamukiman Baru II	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Lubuak gadang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Ulu Simpang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Labuai	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	Taming Ampalu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	9	Pangambiran	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	10	Aek Garingging	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	11	Rura Patontang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	12	Simaninggir	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	13	Aek Nobirong	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 		 	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 	 



1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

	 	 	 	 	 	14	Tombang Padang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	15	Air Runding	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	16	Simpang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	17	Air balam	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	18	Siduampan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	19	Kampuang Randah	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	20	batas tarok	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	21	Setia Baru	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	22	Batang lapu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	23	Limau Saring	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	24	Tanah Datar	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	25	Sikabau	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	26	Betung Ampalu	 	 	 	 	 
	 	11	Luhak Nan Dua	18	Koto Baru	1	Simpang Tigo	                 109,03 	        12.302 	      11.881 	          24.183 	 
	 	 	 	 	 	2	Sariak	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	Pujo Rahayu	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	mahakarya	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Sungai Talang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Ophir	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	7	Jambak	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	8	Giri maju	 	 	 	 	 
	 	 	 	19	Kapa city 	1	kapa Utara	                   34,55 	         4.224 	        4.292 	            8.516 	 
	 	 	 	 	 	2	Lubuak Pudiang	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	3	malasiro	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	4	kapa Selatan	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	5	Simpang Kapar	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	 	6	Padang Laweh	 	 	 	 	 
	 	 	 	 	Jumlah		 	             3.917,77 	    161.582 	   153.910 	       315.462 	 
	 	 	 	 	 		 	 	 	 	 	

Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2009 2008 -1

Jumlah Pria (jiwa) 169.758 168.142 160.906 Jumlah Wanita (jiwa) 168.809 165.050 161.450 Total (jiwa) 338.567 333.192 322.356 Pertumbuhan Penduduk (%) 2 - - Kepadatan Penduduk (jiwa/Km²) 100 98 95

Sumber Data: Sumatera Barat Dalam Angka 2010 BPS Provinsi Sumatera Barat

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]