Ujung Gading, Lembah Melintang, Pasaman Barat
Ujung Gading | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Barat | ||||
| Kabupaten | Pasaman Barat | ||||
| Kecamatan | Lembah Melintang | ||||
| Kode Kemendagri | 13.12.02.2001 | ||||
| Luas | 212,21 km² | ||||
| Jumlah penduduk | 37.510 jiwa | ||||
| |||||
Ujung Gading adalah sebuah Nagari di Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.
Nagari ini memiliki wilayah yang lebih luas dan populasi yang lebih padat dibandingkan Nagari Lingkuang Aua. Masyarakat di Ujung Gading sebagian besar menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian dengan hasil utama meliputi kelapa sawit, jagung, karet, dan kakao.
Penduduk asli Ujung Gading adalah etnik Mandailing, namun sejak tahun 1895 Penduduk Minangkabau mulai bermigrasi ke ujung gading, Bahasa sehari-hari yang digunakan adalah Bahasa Mandailing, Dari segi adat, masyarakat memadukan adat Mandailing dan Minangkabau penduduk pendatang, pernikahan menggunakan adat Mandailing.
Dalam hal marga, masyarakat Ujung Gading menggunakan marga seperti Nasution, Lubis, Rangkuti, Siregar, Batubara, dan lain-lain.
Letak geografis wilayah kabupaten Pasaman Barat yang berbatasan langsung dengan provinsi Sumatera Utara diyakini sebagai pemicu beragamnya bahasa serta adat budaya di wilayah Pasaman Barat.
Jorong
[sunting | sunting sumber]- Irian
- Lombok
- Lombok Irian
- Lombok Selatan
- Pasar Lama Satu
- Pasar Lama
Pariwisata
[sunting | sunting sumber]Air Terjun Sipagogo[1], terletak di Jorong Situak Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Desa Wisata Ujung Gading". jadesta.kemenparekraf.go.id. Diakses tanggal 2025-02-13.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Situs web resmi kabupaten Pasaman Barat Diarsipkan 2010-07-28 di Wayback Machine.
