Kabupaten Labuhanbatu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Labuhanbatu

Jawi: كابوڤاتين لابهان بتو
Sumatra 1rightarrow blue.svg Sumatra Utara
lambang
Lambang
Motto: 
Ika Bina En Pabolo
peta
Kabupaten Labuhanbatu berlokasi di Sumatra
Kabupaten Labuhanbatu
Kabupaten Labuhanbatu
Kabupaten Labuhanbatu berlokasi di Indonesia
Kabupaten Labuhanbatu
Kabupaten Labuhanbatu
Koordinat: 2°16′00″N 100°06′00″E / 2.26667°N 100.1°E / 2.26667; 100.1
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Utara
Hari jadi17 Oktober 1945
Ibu kotaRantau Prapat
Pemerintahan
 • BupatiH. Andi Suhaimi Dalimunthe
 • Wakil BupatiOky Iqbal Prima
 • Sekretaris DaerahAhmad Muhflih, SH.MM
Luas
 • Total2.561,38 km2 (98,895 sq mi)
Populasi
 ((2019)[2])
 • Total494.178 jiwa
Demografi
 • Suku bangsaBatak 44.43%
Jawa 40.51%
Melayu 8.18%
Tionghoa 1.80%
Minang 0.96%
Aceh 0.25%
Lainnya 3.87%[3]
 • AgamaIslam 82,92%%
Kristen 15,11%
- Protestan 13,95%
- Katolik 1,16%
Buddha 1,60%
Hindu 0,01%
Lainnya 0,35%[4]
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon0624
Kode Kemendagri12.10 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan9[5]
Jumlah kelurahan23[5]
Jumlah desa75[5]
DAURp. 520.457.519.000.-(2013)[6]
IPM71,39 (Tinggi) (2018)[7]
Situs webwww.labuhanbatukab.go.id
Masjid Al Ikhlas terletak di dalam kompleks Asrama Haji Rantau Prapat Kabupaten Labuhan Batu

Kabupaten Labuhanbatu (Melayu Jawi: كابوڤاتين لابهان بتو) adalah salah satu kabupaten yang ada di provinsi Sumatra Utara, Indonesia.[5][8] Ibu kota kabupaten ini terletak di Rantau Prapat. Kabupaten Labuhanbatu terkenal dengan hasil perkebunan kelapa sawit dan karet.Kabupaten Labuhanbatu mempunyai kedudukan yang cukup strategis, yaitu berada pada jalur lintas timur Sumatra dan berada pada persimpangan menuju Provinsi Sumatra Barat dan Riau, yang menghubungkan pusat-pusat perkembangan wilayah di Sumatra dan Jawa serta mempunyai akses yang memadai ke luar negeri karena berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Dua Kesultanan besar pernah berdiri di sini, yakni Kesultanan Bilah yang beribu kota di Negeri Lama dan Kesultanan Panai yang beribu kota di Labuhan Bilik.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Pada mulanya luas kabupaten ini adalah 9.223,18 km² atau setara dengan 12,87% dari luas Wilayah Provinsi Sumatra Utara. Sebagai Kabupaten terluas kedua setelah Kabupaten Tapanuli Selatan, sedangkan jumlah penduduknya sebanyak 1.431.605 jiwa pada tahun 2007. Kabupaten Labuhanbatu terletak pada koordinat 10 260 – 20 110 Lintang Utara dan 910 010 – 950 530 Bujur timur. Dengan dibentuknya Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, maka luas kabupaten ini menjadi 2.562,01 km² dan penduduknya sebanyak 857.692 jiwa pada tahun 2008. Pada tahun 2003 Kabupaten ini menjadi salah satu daerah kabupaten/kota dengan ekonomi terbaik se-indonesia. Berdasarkan BPS Kabupaten Labuhanbatu tahun 2020, jumlah penduduk kabupaten ini pada tahun 2019 berjumlah 494.178 jiwa.[2]

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Selat Malaka
Timur Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Rokan Hilir (Riau)
Selatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Padang Lawas Utara
Barat Kabupaten Labuhanbatu Utara

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Bupati Labuhanbatu[sunting | sunting sumber]

No Gambar Nama Awal

masa jabatan

Akhir

masa jabatan

Wakil Keterangan
1. Abdul Rahman 1945 1946
2. Gause Gautama 1946 1947
- Syahbuddin Siregar 1947 1948 Pj. Bupati
3. Djamaluddin Tambunan 1948 1951
4. Abdul Wahid ER 1951 1954
5. Ibnu Saadan 1954 1956
6. T. Badja Purba 1956 1958
7. Fachruddin Nasution 1958 1959
8. Yahya Yakub 1959 1961
9. Idris Hasibuan 1961 1966
10. Iwan Maksum 1966 1974
11. Asrol Adan 1974 1979
12. Djalaluddin Pane 1979 1984
13. Abdul Manan 1984 1989
14. Ali Nafiah 1989 1984
15. HB Ispensyah Rambe 1994 1999
- HR Hadi Siswoyo Al Haj 1999 2000 Pj. Bupati
16. HT Milwan 2000 2005 2 periode
2005 2010
- Syafaruddin 2005 2005 Pj. Bupati
17. Bupati Labuhan Batu.JPG Tigor Panusunan Siregar 2010 2015
- Amran Uteh 2015 2016
18. Pangonal Harahap 17 Februari 2016 24 Juli 2018 Andi Suhaimi Dalimunthe
- Andi Suhaimi Dalimunthe 25 Juli 2018 Pj. Bupati

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu dalam dua periode terakhir.[9][10]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
Logo PKB.svg PKB 3 1
Logo Gerindra.svg Gerindra 4 6
LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 6 4
GolkarLogo.png Golkar 5 10
Partai NasDem.svg NasDem 3 4
Logo Partai Berkarya.svg Partai Berkarya (baru) 1
Contoh Logo Baru PKS.jpg PKS 1 0
PartaiPerindo.png Perindo (baru) 4
Logo PPP.svg PPP 5 3
Logo PAN.svg PAN 3 4
Logo Hanura.svg Hanura 5 Steady 5
Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 6 0
Bulan Bintang.jpg PBB 2 3
Lambang PKPI PKPI 2 0
Jumlah Anggota 45 Steady 45
Jumlah Partai 12 11

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Labuhanbatu terdiri dari 9 kecamatan, 23 kelurahan, dan 75 desa dengan luas wilayah mencapai 2.156,02 km² dan jumlah penduduk sekitar 504.324 jiwa (2017) dengan kepadatan penduduk 234 jiwa/km².[11]

Pembagian Wilayah Kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu
Pangeran Panai di istananya pada masa Hindia Belanda

Pada mulanya, jumlah kecamatan di kabupaten ini adalah 22 kecamatan. Dengan dibentuknya Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, maka jumlah kecamatan di kabupaten ini menjadi 9 kecamatan. Berikut nama-nama kecamatan tersebut:

Pemekaran 2008[sunting | sunting sumber]

Sejak 24 Juni 2008, jumlah kecamatan di kabupaten Labuhanbatu berkurang dengan adanya pemekaran dari kabupaten ini, yaitu melalui pembentukan Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara[sunting | sunting sumber]
Kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

saat ini di kabupaten Labuhan batu memiliki setidaknya 239 Sekolah Dasar, 33 Sekolah Menengah Pertama dan 15 Sekolah Menengah Atas yang semuanya berstatus negeri menurut BPS kabupaten ini. serta 3 perguruan tinggi swasta:

  1. Universitas Islam Labuhanbatu (UNISLA)
  2. Universitas Al – Washliyah Labuhanbatu (UNIVA)
  3. Yayasan Universitas Labuhanbatu (ULB)

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Laut[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Objek wisata[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2008 menyatakan bahwa luas wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengurangi luas wilayah Kabupaten Labuhanbatu". ww1.legalitas.org. Diakses tanggal 2020-06-09. 
  2. ^ a b "Kabupaten Labuhanbatu Dalam Angka 2020" (pdf). www.labuhanbatukab.bps.go.id. Diakses tanggal 19 Juni 2020. 
  3. ^ "RPJMD-KAB.LABUHANBATU-2016-2021"
  4. ^ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Labuhan Batu". www.sp2010.bps.go.id. BPS. Diakses tanggal 18 Juni 2020. 
  5. ^ a b c d "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Désémber 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  6. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  7. ^ "Badan Pusat Statistik". www.bps.go.id. Diakses tanggal 2020-08-01. 
  8. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  9. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Labuhanbatu Periode 2014-2019
  10. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Labuhanbatu 2019-2024
  11. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]