Lompat ke isi

Kereta api Rajabasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kereta Api Rajabasa
R
Kereta Api Rajabasa di Stasiun Branti
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDivisi Regional IV Tanjungkarang
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalTanjungkarang
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirKertapati
Jarak tempuh389 km
Waktu tempuh rerata9 jam 20 menit
Frekuensi perjalananSekali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEkonomi Premium modifikasi
Pengaturan tempat duduk80 tempat duduk disusun 2-2
kursi tidak berhadapan dan bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 90 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwalS7-S8
Peta rute
Tanjungkarang
R22 S15 KS01
Labuanratu
R21 KS02
Rejosari
R20 S14 KS03
Tegineneng
R19 KS04
Bekri
R18 S13 KS05
Haji Pemanggilan
R17KS06
Sulusuban
R16 S12 KS07
Kotabumi
R15 S11 KS08
Cempaka
R14
Ketapang
R13 S10 KS09
Negararatu
R12
Tulungbuyut
R11 S09
Negeri Agung
R10
Blambangan Umpu
R09 S08 KS10
Giham
R08a S07 KS11
Way Tuba
R08 S06 KS12
Martapura
R07 S05 KS13
Baturaja
R06 S04 KS14
Peninjawan
R05 S03
Pagar Gunung
R04
BS SM menuju Lubuk Linggau
Prabumulih
BS03 SM02 R03 S02
Payakabung
BS02 R02
Kertapati
K01 BS01 SM01 R01 S01

Keterangan:
  • Nama stasiun yang dicetak miring menandakan bahwa stasiun tersebut tidak melayani naik dan turunnya penumpang dari kereta api apapun.
  •   menandakan perhentian bagi kereta api Rajabasa dan Kuala Stabas.
  •   menandakan perhentian hanya bagi kereta api Rajabasa.

Kereta api Rajabasa merupakan layanan kereta api penumpang kelas ekonomi premium modifikasi[1] yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani relasi Tanjungkarang–Kertapati dan sebaliknya.[2]

Asal-usul penamaan

[sunting | sunting sumber]

Nama Rajabasa sendiri berasal dari gunung berapi aktif bernama Gunung Rajabasa yang terletak di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung; Berjarak 63 km dari Kota Kalianda ke arah utara di stasiun ujung Bandar Lampung yaitu Stasiun Tanjungkarang.

Pengoperasian

[sunting | sunting sumber]

Mulai 4 Juli 2026, kereta api Rajabasa yang awalnya menggunakan kereta kelas ekonomi AC (106 tempat duduk), kini menggunakan kereta kelas ekonomi premium modifikasi bekas dari Pulau Jawa (rangkaian kereta api Cikuray, Singasari, dan Bangunkarta), sedangkan rangkaian ekonomi AC lamanya akan disimpan di Depo Kereta Tanjungkarang atau dimutasi ke depo lain.[3]

Sejak awal pengoperasiannya hingga pergantian rangkaian, kereta api Rajabasa menjadi kereta api di Pulau Sumatera kedua setelah kereta api Kuala Stabas yang bertarif subsidi (PSO) dengan peruntukan kontrak subsidi 80 tempat duduk per unit keretanya.[4]

Susunan rangkaian kereta api Rajabasa ini terdiri dari satu kereta pembangkit, delapan ekonomi premium modifikasi, satu kereta makan.[1]

Data teknis

[sunting | sunting sumber]
Lintas pelayanan Tanjungkarang–Kertapati pp.
Lokomotif CC201, CC204
Susunan rangkaian kereta 4 kereta kelas ekonomi premium modifikasi (K3 TNK) + 1 kereta makan/makan pembangkit (M1/MP2 TNK) + 4 kereta kelas ekonomi premium modifikasi (K3 TNK) + 1 pembangkit (P TNK)

Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "KAI resmi gunakan rangkaian ekonomi premium kereta Rajabasa". ANTARA. 2026-07-04. Diakses tanggal 2026-07-07.
  2. ↑ Maharani, Intan (2026-02-11). "Jadwal KA Rajabasa Palembang-Lampung dan Harga Tiketnya Terbaru 2026". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-07-07.
  3. ↑ Khaeron, Riza Aslam (2026-06-17). "Mulai 4 Juli 2026, KA Rajabasa Sediakan Kelas Ekonomi Modifikasi". Metro TV News. Diakses tanggal 2026-07-07.
  4. ↑ Anshory, Wahyu Wachid (2026-07-04). "Tanpa Kenaikan Tarif, KAI Hadirkan Ekonomi Premium di KA Rajabasa". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-07-07.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]