Kereta api Siliwangi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kereta api Siliwangi
SW
PapanKeretaApi Siliwangi.png
KA 436 Siliwangi.jpg
Kereta api Siliwangi (KA 436) meninggalkan Stasiun Sukabumi
Informasi umum
Jenis layananKereta api lokal
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi I Jakarta
Mulai beroperasi
  • 8 Februari 2014 (sebagai kereta api aglomerasi)
  • 19 Februari 2016 (sebagai kereta api lokal)
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalSukabumi
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirCipatat
Jarak tempuh67 km
Waktu tempuh rerataSekitar 2 Jam 26 Menit (146 menit)
Frekuensi perjalananTiga kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEkonomi
Pengaturan tempat duduk106 tempat duduk disusun 3-2
kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas lainToilet, penyejuk udara, tabung pemadam kebakaran
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional30 s.d. 70 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal435-440

Kereta api Siliwangi merupakan kereta api penumpang lokal kelas ekonomi yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani lintas Sukabumi-Cipatat dan rencananya akan berlanjut hingga Padalarang. Kata "Siliwangi" diambil dari salah satu pemimpin Kerajaan Sunda Galuh, Prabu Siliwangi.

Pengoperasian kereta api[sunting | sunting sumber]

Kereta api Siliwangi saat melangsir lokomotif di Stasiun Sukabumi, 2014

Kereta api Siliwangi pertama kali beroperasi sebagai kereta api antarkota (komersial) pada 8 Februari 2014 melayani lintas Sukabumi–Cianjur dengan layanan kelas ekonomi dan eksekutif.[1]

PT KAI kemudian meluncurkan kereta api Siliwangi sebagai angkutan perintis pada 19 Februari 2016 dengan subsidi dari pemerintah yang mengakibatkan adanya penghapusan layanan kereta kelas eksekutif.[2][3] Kereta penumpang yang digunakan adalah kereta kelas ekonomi dengan jumlah tempat duduk per kereta sebanyak 106 kursi.

Seiring dengan pengaktifan kembali jalur kereta api ruas Cianjur–Padalarang, lintas pelayanan kereta api ini diperpanjang hingga Stasiun Ciranjang per 30 Juli 2019,[4] kemudian diperpanjang lagi hingga Stasiun Cipatat mulai 21 September 2020.[5] Mengingat petak Cianjur - Padalarang akan dilayani Kereta api Kiansantang, maka kemungkinan saja perjalanan kereta api ini diperpendek hingga Cianjur bila seandainya ruas Cipatat-Padalarang berhasil direaktivasi.

KA Siliwangi kini masih di kelola oleh Kereta Api Indonesia,berbeda dengan kereta api lokal lainnya di Jawa Barat yang kini dioperasikan oleh KAI Commuter.

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini ditetapkan sebesar Rp3.000,00 untuk lintas Sukabumi–Cianjur, Rp2.000,00 untuk lintas Cianjur–Cipatat, dan Rp5.000,00 untuk lintas Sukabumi–Cipatat.[6]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Nomor urut Lokomotif CC206 1 2 3 4 5 6 Kereta makan-pembangkit (KMP3)
Keterangan Kereta penumpang kelas ekonomi (K3)
Depo Cipinang (CPN) Jakarta Kota (JAKK)
Catatan :
  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada 10 Februari 2014 pukul 13.30, kereta api Siliwangi anjlok di dekat Terowongan Lampegan, Cianjur petak Lampegan-Cireungas. Saat tergelincir, badan salah satu kereta sempat membentur terowongan, tetapi tidak merusak konstruksi terowongan.[7]
  • Pada 31 Maret 2015, lokomotif dan satu kereta pada KA Siliwangi anjlok di dekat Stasiun Cireungas diduga karena bagian bawah bantalan rel longsor yang mengakibatkan kereta api tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan sehingga penumpang dianjurkan untuk beralih ke moda transportasi lainnya.[8]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "KA Siliwangi Rute Sukabumi-Cianjur Beroperasi Besok". Okezone. 2014-02-07. Diakses tanggal 2020-09-21. 
  2. ^ "Kereta Api Siliwangi Cianjur-Sukabumi Resmi Beroperasi". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2020-03-16. 
  3. ^ Fadhli, Faris (2016-01-19). "Kembali Hadirkan Kelas Eksekutif, KAI Pisahkan Rangkaian KA Pangrango dan Siliwangi". KAORI Nusantara. Diakses tanggal 2020-03-16. 
  4. ^ Lukihardianti, Arie (2019-07-30). "Rute KA Siliwangi Diperpanjang Hingga Stasiun Ciranjang". Republika. Diakses tanggal 2019-07-31. 
  5. ^ "Jadwal Kereta Api (KA) Siliwangi Sukabumi - Cianjur - Cipatat Terbaru". Cianjur Today. 2020-09-20. Diakses tanggal 2020-09-20. 
  6. ^ "Promo Berakhir, KA Siliwangi Cianjur-Cipatat Dikenakan Tarif Rp 2.000". Detiknews. 2020-09-21. 
  7. ^ Republika: Kereta Api Siliwangi Anjlok di Lampegan
  8. ^ Center, PT Indonesia News. "KA Siliwangi Anjlok di Cireunghas Sukabumi - lintas jabar www.inilah.com". m.inilah.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-02-10. Diakses tanggal 2018-02-19.