Stasiun Ciranjang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Ciranjang
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun CRJ.png
  • Singkatan: CRJ
  • Nomor: 1514
Lokasi
ProvinsiJawa Barat
KabupatenCianjur
KecamatanCiranjang
DesaCiranjang
AlamatNasional 3 Jalan Raya Cianjur–Padalarang
Kode pos43282
Sejarah
Dibuka17 Mei 1884
Tahun direnovasi
  • 2015
  • 2019
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+262 m
Letak[2]km 108+078 lintas BogorBandungBanjarKutoarjoYogyakarta
LayananSiliwangi
Pemesanan tiketHanya melayani penjualan langsung.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur2 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi yang agak rendah
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske manual
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya
Toilet: Ya
Tempat ibadah: Ya


Stasiun Ciranjang (CRJ) (Aksara Sunda Baku: ᮞ᮪ᮒᮞᮤᮇᮔ᮪ ᮎᮤᮛᮔ᮪ᮏᮀ, Stasion Ciranjang) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Ciranjang, Ciranjang, Cianjur. Stasiun yang terletak pada ketinggian +262 m ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini berada agak masuk dari jalan raya Cianjur-Padalarang, di belakang Pertokoan Gelanggang. Di sebelah barat daya stasiun ini terdapat pasar tradisional, yaitu pasar Ciranjang. Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.

Sebelum dinonaktifkan, stasiun ini sempat melayani kereta api Cianjuran. Akan tetapi, kereta api ini dihentikan operasinya pada tahun 2013 karena ketersediaan suku cadang untuk lokomotif diesel hidraulik sudah langka dan usianya yang sudah cukup tua untuk dijalankan, serta ketidaktersediaan subsidi PSO dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.[3]

Stasiun ini sempat diaktifkan lagi untuk menyambut kereta api Kian Santang yang rencananya dioperasikan pada bulan Maret 2014, tetapi diundur lagi dan gagal melayani perjalanan reguler pada tahun 2015 karena permasalahan teknis prasarana yang dianggap tidak layak operasi.[4][5][6]

Saat ini rute Cianjur–Padalarang sedang dibangun kembali jalurnya sampai ke Cipeuyeum dengan mengganti bantalannya dari besi menjadi beton beserta batang-batang relnya menjadi R54 agar dapat dilintasi lokomotif besar.[7] Untuk menyambut reaktivasi ini, stasiun ini sudah dimodernisasi, sehingga kesan ala Staatsspoorwegen yang telah lama melekat pada bangunan stasiun juga mulai luntur digantikan dengan nuansa modern. Fasilitas-fasilitas stasiun juga sudah dibenahi, seperti toilet, musala, ruang tunggu, dll.. Bagian yang masih asli hanyalah palang-palang kayu di samping bangunan, yang diyakini terinspirasi dari arsitektur bergaya Tudor dan Chalet di Eropa, masih dipertahankan sampai sekarang. Selain itu, stasiun ini sudah memasang papan nama stasiun terbaru versi 2017, yang wujudnya terlihat seperti layaknya bandara.

Uji coba terhadap jalur ini telah dilaksanakan pada tanggal 22-24 Juli 2019.[8][9] Mulai 30 Juli 2019, stasiun ini mulai kembali melayani penumpang bersamaan dengan peresmian perpanjangan rute kereta api Siliwangi yang sebelumnya hanya sampai Cianjur.[10]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Siliwangi, dari dan tujuan Sukabumi (lokal ekonomi AC)

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Ciranjang per 31 Juli 2019 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
456A Siliwangi Ciranjang (CRJ) Lokal Ekonomi AC 07.45 -
455A Sukabumi (SI) - 08.20
458A Ciranjang (CRJ) 12.55 -
457A Sukabumi (SI) - 13.40
460A Ciranjang (CRJ) 18.15 -
459A Sukabumi (SI) - 18.50

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "KA Bandung-Cianjur Berhenti Beroperasi Karena Kekurangan Subsidi Pemerintah". 11 April 2013. Diakses tanggal 13 Agustus 2017. 
  4. ^ developer, medcom id (2014-03-21). "Peluncuran KA Kiansantang Cianjur-Bandung Ditunda". medcom.id. Diakses tanggal 2019-07-25. 
  5. ^ Awe (2015-04-08). "KA Bandung-Cianjur Kembali Beroperasi dari Kiara Condong". Berita Trans (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-25. 
  6. ^ Triyono, Heru (2014-03-07). "11 Maret, Kereta Rute Cianjur-Bandung Dioperasikan". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-25. 
  7. ^ Alamsyah, Syahdan. "Menhub: Reaktivasi Jalur KA Bogor ke Bandung Selesai 2018". detikfinance. Diakses tanggal 2018-02-03. 
  8. ^ Tri, Rahma (2019-07-22). "PT KAI Mulai Uji Coba Jalur Kereta Api Cianjur-Ciranjang". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-25. 
  9. ^ "Jalur Kereta Api Padalarang-Ciranjang Bakal Mendahului Jalur Cibatu-Garut, Segera Diaktifkan". Tribun Jabar. Diakses tanggal 2019-07-25. 
  10. ^ Lukihardianti, Arie (2019-07-30). "Rute KA Siliwangi Diperpanjang Hingga Stasiun Ciranjang". Republika. Diakses tanggal 2019-07-31. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Manggarai
Manggarai–Padalarang
menuju Padalarang

Koordinat: 6°48′51″S 107°15′05″E / 6.814109°S 107.2512603°E / -6.814109; 107.2512603