Kereta api Mutiara Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Mutiara Selatan
Papan Nama KA Mutiara Selatan Khas Daop 1.jpg
KA 106-103 Mutiara Selatan melintas bukit kadungora.jpeg
Kereta api Mutiara Selatan saat melintas di Kadungora, Garut
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi I Jakarta
Mulai beroperasi17 Agustus 1972
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.500 penumpang per hari
Lintas pelayanan
Stasiun awalGambir
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirMalang
Jarak tempuh960 km
Waktu tempuh reratarata-rata 20 jam 16 menit hingga 20 jam 20 menit
Frekuensi perjalananSekali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi premium
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2. Sebanyak 40 kursi ke arah depan dan 40 ke arah belakang (kelas ekonomi premium)
    kursi dapat direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainTabung pemadam, AC, toilet
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206
Lebar sepur1.067 mm
Elektrifikasi-
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal103-106
Peta rute
Lintas KA Jalur Selatan
Untuk KA:
Ke Kertosono via Kediri
Malang
Lawang
Ke Pasuruan, Banyuwangi
Bangil
Ke Tarik
Sidoarjo
Ke SBI, SB Kota
Surabaya Gubeng, Wonokromo
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Sepanjang
Kedinding
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono
Nganjuk
Caruban
Madiun
Ngawi
Walikukun
Jawa Timur
Jawa Tengah
Sragen
Jembatan Bengawan Solo
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jembatan Kali Opak
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Ke Purworejo
Kutoarjo
Kebumen
Gombong
Terowongan Ijo
Ijo
Kroya
Ke Purwokerto, Cirebon
Maos
Jembatan Kali Serayu
ke Cilacap
Jeruklegi
Sidareja
Meluwung
Banjar
Karangpucung
Ciamis
Jembatan Cirahong
Tasikmalaya
Cipeundeuy
Ke Garut
Cibatu
Jembatan Sungai Cimanuk
Leles
Cicalengka
Jalan Tol Padalarang-Cileunyi
Kiaracondong
Bandung
Cimahi
Ke Bogor via Cianjur, Sukabumi
Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang
Jembatan Cibisoro
Jembatan Cikubang
Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang
Terowongan Sasaksaat
Purwakarta
Ke Cirebon
Bekasi KRL Icon Blue.svg
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Pasar Senen
Ke Tanah Abang
Ke Bogor
Gambir Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png
Ke Jakarta Kota

Keterangan:

  • Argo Wilis, Turangga, Pasundan berterminus di Stasiun Surabaya Gubeng
  • Argo Parahyangan berterminus di Stasiun Bandung
  • Pangandaran berterminus di Stasiun Banjar
  • Pasundan, Galunggung dan Argo Parahyangan (38/42/7030A) berterminus di Stasiun Kiaracondong
  • Stasiun Cipeundeuy Wajib berhenti untuk Kereta api Jarak Jauh ataupun Kereta Lokal
  • Turangga dan Pasundan juga berhenti di stasiun yang bertanda bolong merah ataupun hitam
  • Mutiara Selatan juga berhenti di stasiun bertanda bolong hitam
  • Pasundan juga berhenti di stasiun yang ditulis miring
  • Argo Wilis hanya berhenti di stasiun yang bertuliskan besar
  • KA 104/105 Mutiara Selatan dan Turangga tidak berhenti di Stasiun Maos
  • Hanya KA 37A/43/47/7001A Argo Parahyangan yang mengawali perjalanannya di Stasiun Kiaracondong
  • Hanya KA 37A/43/49 Argo Parahyangan yang berhenti di Stasiun Purwakarta
  • Hanya KA 38/43 Argo Parahyangan yang berhenti di Stasiun Cikampek
  • Hanya KA 7006 Pangandaran (arah Banjar) yang berhenti di Stasiun Bekasi dan Stasiun Purwakarta

Kereta api Mutiara Selatan merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia untuk melayani lintas Gambir-Surabaya Gubeng-Malang melalui Bandung-Tasikmalaya-Kroya dan sebaliknya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Mutiara Selatan saat melintas di Pagesangan, Jambangan, Surabaya dengan layanan kelas bisnis pada tahun 2011

Kereta api Mutiara Selatan beroperasi pertama kali pada 17 Agustus 1972 dengan dua layanan kelas, yaitu kelas eksekutif dan bisnis—bersama dengan kereta api Turangga yang saat itu memiliki layanan kelas bisnis dan eksekutif. Dengan adanya perubahan layanan menyebabkan kereta api Mutiara Selatan hanya melayani kelas bisnis, kereta api Turangga hanya melayani kelas eksekutif.

Pada 28 September 2016, rangkaian kereta api ini diganti dengan kereta ekonomi plus keluaran tahun 2016 serta lintas pelayanannya diperpanjang hingga Malang mulai 3 Oktober 2016. Namun, kereta api ini sempat kembali beroperasi menggunakan rangkaian kereta kelas bisnis karena masalah kenyamanan penumpang.[1]

Mulai 13 Maret 2017, dilakukan penambahan layanan sehingga kereta api ini juga melayani kelas eksekutif—seperti pada masa awal operasionalnya pada 1972.

Kereta api Mutiara Selatan mulai beroperasi menggunakan kereta terbaru berbahan baja nirkarat pada 1 April 2019 dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium.

Dengan dikeluarkannya grafik perjalanan kereta api terbaru oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT KAI per 1 Desember 2019, lintas pelayanan kereta api Mutiara Selatan diperpanjang hingga Stasiun Gambir serta pemeliharaan sarananya dialihkan ke Dipo Kereta Jakarta Kota.[2]

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp220.000,00-Rp650.000,00 untuk kelas eksekutif dan Rp100.000,00-Rp400.000,00 untuk kelas ekonomi premium tergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional yang dapat dipesan sebelum hari keberangkatan.

Adapun tarif kereta api untuk lintas Surabaya - Malang ditetapkan sebesar Rp60.000,00 untuk kelas eksekutif dan Rp35.000,00 untuk kelas ekonomi premium, sedangkan untuk lintas Gambir - Bandung ditetapkan sebesar Rp150.000,00 untuk kelas eksekutif dan Rp110.000,00 untuk kelas ekonomi premium.

Selain itu, terdapat tarif khusus yang berlaku dua jam sebelum keberangkatan :

  • Bandung - Tasikmalaya maupun sebaliknya: Rp80.000,00 (eksekutif) dan Rp60.000,00 (ekonomi premium)
  • Bandung - Banjar maupun sebaliknya: Rp90.000,00 (eksekutif) dan Rp70.000,00 (ekonomi premium)
  • Yogyakarta - Solo Balapan maupun sebaliknya: Rp55.000,00 (eksekutif) dan Rp40.000,00 (ekonomi premium)
  • Yogyakarta/Surabaya - Madiun maupun sebaliknya: Rp100.000,00 (eksekutif) dan Rp70.000,00 (ekonomi premium)
  • Yogyakarta - Surabaya maupun sebaliknya: Rp230.000,00 (eksekutif) dan Rp110.000,00 (ekonomi premium)
  • Yogyakarta - Malang maupun sebaliknya: Rp285.000,00 (eksekutif) dan Rp135.000,00 (ekonomi premium)
  • Solo Balapan/Jombang - Madiun maupun sebaliknya: Rp70.000,00 (eksekutif) dan Rp40.000,00 (ekonomi premium)
  • Jombang - Surabaya maupun sebaliknya: Rp40.000,00 (eksekutif) dan Rp20.000,00 (ekonomi premium)

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan Gambir - Bandung - Surabaya Gubeng - Malang pp.
Lokomotif CC206
Rangkaian 1 kereta pembangkit (P JAKK) + 4 kereta kelas eksekutif (K1 2018/2019 JAKK) + 1 kereta makan (M1 JAKK) + 4 kereta kelas ekonomi premium (K3 2018/2019 JAKK)

Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu

Jumlah tempat duduk 520 tempat duduk

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api Mutiara Selatan per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

KA 106/103 Mutiara Selatan
(Malang-Surabaya-Bandung-Gambir)
KA 104/105 Mutiara Selatan
(Gambir-Bandung-Surabaya-Malang)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Malang - 17.00 Gambir - 17.10
Lawang 17.24 17.27 Bekasi 17.41 17.43
Bangil 18.04 18.07 Purwakarta 18.48 18.55
Sidoarjo 18.31 18.34 Cimahi 20.16 20.18
Wonokromo 18.52 18.54 Bandung 20.29 20.55
Surabaya Gubeng 19.01 19.34 Kiaracondong 21.05 21.07
Mojokerto 20.11 20.22 Cipeundeuy 22.52 23.07
Jombang 20.43 20.46 Tasikmalaya 23.56 00.05
Kertosono 21.03 21.06 Ciamis 00.28 00.37
Nganjuk 21.25 21.27 Banjar 01.03 01.20
Madiun 22.07 22.18 Kroya 03.11 03.19
Solo Balapan 23.33 23.40 Karanganyar 03.54 04.00
Yogyakarta 00.27 00.37 Kutoarjo 04.43 04.46
Kutoarjo 01.29 01.37 Yogyakarta 05.38 05.46
Kutowinangun 01.57 02.03 Solo Balapan 06.33 06.38
Kebumen 02.12 02.18 Madiun 07.52 08.05
Gombong 02.46 02.52 Nganjuk 08.46 08.48
Kroya 03.25 03.27 Kertosono 09.09 09.12
Maos 03.41 03.47 Jombang 09.27 09.30
Banjar 05.02 05.10 Mojokerto 09.53 10.00
Ciamis 05.36 05.38 Surabaya Gubeng 10.36 11.07
Tasikmalaya 06.01 06.10 Wonokromo 11.13 11.16
Cipeundeuy 06.59 07.14 Sidoarjo 11.34 11.37
Leles 08.05 08.15 Bangil 12.00 12.07
Rancaekek 08.57 09.04 Lawang 13.01 13.05
Kiaracondong 09.19 09.26 Malang 13.30 -
Bandung 09.36 10.00
Cimahi 10.11 10.13
Bekasi 12.40 12.42
Jatinegara 12.58 13.00
Gambir 13.16 -

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Okta, Maria (2018-04-17). "Dianggap Sempit dan Tak Nyaman, Kursi KA Ekonomi Premium Penumpang Akan Diganti". KabarPenumpang.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-02. 
  2. ^ Media, Kompas Cyber. "Mulai 1 Desember 2019, Sebagian Perjalanan Kereta Api Alami Perubahan Jadwal Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-11-02. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia