Stasiun Sragen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Sragen
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SR.png
  • Singkatan: SR
  • Nomor: 4005
SRG 01.jpg
Halaman depan Stasiun Sragen sekitar tahun 2009
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenSragen
KecamatanSragen
DesaSragen Kulon
AlamatJalan Salak No. 1
Kode pos57251
Sejarah
Dibuka1884
Nama sebelumnyaModjo Sragen
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Kelas stasiunI[1]
Ketinggian+86 m
Letak[2]km 233+761 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananGajayana Fakultatif, Gaya Baru Malam Selatan, Brantas (reguler & tambahan), Ranggajati, Wijayakusuma (arah Surabaya-Banyuwangi), Anjasmoro, Malioboro Ekspres (jadwal pagi arah Malang & jadwal malam arah Yogyakarta), Logawa, Majapahit (arah Malang), Jayakarta, Matarmaja tambahan, Pasundan (reguler & tambahan), Kahuripan, Sri Tanjung, dan KA Semen Dynamix
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Tersedia fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama tinggi, namun tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3)
Tipe persinyalan
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya


Bangunan asli Stasiun Modjo-Sragen pada tahun 1880-an.

Stasiun Sragen (SR) (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦱꦿꦒꦺꦤ꧀, Sêtasiyun Sragèn) merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Sragen Kulon, Sragen, Sragen. Stasiun yang terletak pada ketinggian +86 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta.

Stasiun ini terletak beberapa meter ke arah selatan jalan raya Palur-Ngawi. Dahulu, stasiun ini pernah diberi nama Stasiun Modjo Sragen karena di selatan rel terdapat Pabrik Gula Mojo Sragen. Keberadaan stasiun ini dahulu dimaksudkan agar distribusi produk-produk dari pabrik gula ini berjalan lancar. Pabrik gula ini sampai sekarang masih ada dan masih dikuasai oleh PT Perkebunan Nusantara IX. Bangunan stasiun ini masih menggunakan bangunan lamanya.[3]

Awalnya stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus dan jalur 4 sebagai jalur langsir ke arah gudang di selatan stasiun. Setelah jalur ganda pada segmen lintas antara PalurKedungbanteng resmi dioperasikan per 5 Maret 2019[4], tata letak stasiun ini diubah sehingga stasiun ini memiliki total lima jalur kereta api dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus. Gudang di seberang stasiun juga sudah dirobohkan karena lahannya terdampak pembangunan jalur 5 sebagai sepur badug. Selain itu, peron stasiun ditinggikan serta diberi atap overkapping.[5] Khusus untuk atap overkapping di stasiun ini dibangun Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Saat ini stasiun ini melayani beberapa kereta jarak jauh dan angkutan semen.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Gajayana Fakultatif, tujuan Jakarta via Yogyakarta-Purwokerto dan tujuan Malang via Madiun-Blitar

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC premium[sunting | sunting sumber]

Jayakarta, tujuan Jakarta via Solo-Yogyakarta-Purwokerto-Cirebon dan tujuan Surabaya via Madiun-Jombang

Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Majapahit, tujuan Malang via Madiun-Blitar

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Kereta api Semen Dynamix, dari dan tujuan Karangtalun

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Sragen per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
127 Anjasmoro Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 00.10 00.12
173 Malioboro Ekspres Yogyakarta Tugu (YK) 01.46 01.49
252 Majapahit Malang Kotabaru (ML) Ekonomi AC Plus 07.23 07.25
302/303 Sri Tanjung Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi AC 08.44 08.46
295 Pasundan Bandung Kiaracondong (KAC) 08.59 09.01
172 Malioboro Ekspres Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 09.08 09.11
294 Kahuripan Blitar (BL) Ekonomi AC 09.21 09.23
298/299 Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Bisnis & Ekonomi AC 10.27 10.30
120/121 Ranggajati Eksekutif & Bisnis 11.37 11.39
122/119 Cirebon Kejaksaan (CN) 13.03 13.05
300/297 Logawa Purwokerto (PWT) Bisnis & Ekonomi AC 14.48 14.50
128 Anjasmoro Jombang (JG) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 15.06 15.08
111 Gaya Baru Malam Selatan Jakarta Pasar Senen (PSE) 15.21 15.23
117 Brantas Jakarta Pasar Senen (PSE) via Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi AC 16.28 16.30
304/301 Sri Tanjung Lempuyangan (LPN) Ekonomi AC 17.54 17.56
253 Jayakarta Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Premium 18.11 18.13
124/125 Wijayakusuma Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 20.09 20.11
296 Pasundan Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi AC 20.47 20.49
293 Kahuripan Bandung Kiaracondong (KAC) 21.16 21.18
112 Gaya Baru Malam Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 21.32 21.34
254 Jayakarta Ekonomi AC Premium 22.30 22.32
118 Brantas Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi AC 23.42 23.44
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7016 Brantas Tambahan Blitar (BL) Bisnis & Ekonomi AC Plus 00.02 00.04
91F Gajayana Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa 01.21 01.23
92F Malang Kotabaru (ML) 09.40 09.42
7019 Pasundan Tambahan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi AC 10.17 10.19
7015 Brantas Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) via Semarang Tawang (SMT) Bisnis & Ekonomi AC Plus 12.32 12.35
7017 Matarmaja Tambahan Ekonomi AC 13.15 13.17
7018 Malang Kotabaru (ML) 19.49 19.52
7020 Pasundan Tambahan Surabaya Gubeng (SGU) 20.21 20.24

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Media, Suharsih - Solopos Digital. "PG Mojo Sragen Bersolek, Mesin Uap Buatan 1905 Jadi Tempat Selfie". SOLOPOS.com. Diakses tanggal 2018-02-22. 
  4. ^ Isnanto, Bayu. Ardi. "Jalur Ganda Stasiun Palur-Kedungbanteng Resmi Beroperasi". detiknews. Diakses tanggal 2019-03-06. 
  5. ^ "Stasiun Wates Butuhkan Atap Peron". krjogja.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-01-29. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya   Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
Solo Balapan–Kertosono
menuju Kertosono

Koordinat: 7°25′46″S 111°01′04″E / 7.429369°S 111.017703°E / -7.429369; 111.017703