Stasiun Kutowinangun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Kutowinangun
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KWN.png
  • Singkatan: KWN
  • Nomor: 2032
Stasiun Kutowinangun 2019.jpg
Bangunan baru Stasiun Kutowinangun
AlamatJalan Stasiun Kutowinangun
Kuwarisan, Kutowinangun, Kebumen
Jawa Tengah 54393
Ketinggian+13 m
Letakkm 459+725 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta
[1]
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Konstruksi
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak rendah)
Fasilitas
  • Parkir
  • Toilet
  • Musala
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[3]
Tipe persinyalan
  • Elektrik tipe Westinghouse Rail Systems Train Radio and Advanced Control (Westrace)[2](1999 s.d. 2019)
  • Elektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02 (2019-sekarang)
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Layanan
Taksaka Fakultatif (jadwal malam, arah Yogyakarta), Mutiara Selatan (arah Bandung), Malabar (arah Bandung), Ranggajati, Anjasmoro (arah Jakarta), Fajar Utama Solo (arah Solo), Sawunggalih (reguler jadwal malam & fakultatif, arah Kutoarjo), Joglosemarkerto, Logawa, Kutojaya Utara (reguler & fakultatif, kecuali fakultatif arah Jakarta), Jaka Tingkir (arah Solo), Kutojaya Selatan (arah Bandung), dan KA Bandara YIA (kecuali jadwal pagi arah Kebumen)
Operasi
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Kebumen
Terminus
KA Bandara YIA
Kebumen–Yogyakarta, p.p.
(Prembun stop)
Prembun
ke arah Yogyakarta
KA Bandara YIA
Yogyakarta–Kebumen, p.p.
Kutoarjo
ke arah Yogyakarta
Wonosari
ke arah Kebumen
KA Bandara YIA
Kebumen–Yogyakarta, p.p.
(Wonosari stop)
Catatan kaki: [4]
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Kutowinangun (KWN) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kuwarisan, Kutowinangun, Kebumen. Stasiun yang terletak pada ketinggian +13 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Letak stasiun sekitar 450 m dari Jalan Raya Kutowinangun dan dihubungkan dengan Jalan Stasiun; tidak jauh dari Kantor Camat Kutowinangun dan pemakaman Bupati Kebumen, KRT Aroengbinang.[4]

Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 yang lama merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda ruas Butuh-Wonosari dioperasikan per 13 Desember 2019, emplasemen stasiun ini digeser dan diperpanjang ke arah barat laut hingga menjauhi tikungan yang berada di sebelah tenggara stasiun. Terdapat satu jalur belok baru yang berada tepat di sebelah barat laut posisi bangunan lama sebagai jalur 1 yang baru sehingga kini jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 1 yang lama diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Kutoarjo saja, jalur 2 yang lama diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Kroya, dan jalur 3 yang lama diubah menjadi jalur 4.[5] Bangunan lama stasiun yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen sudah dibongkar dan digantikan dengan bangunan baru yang berukuran sedikit lebih besar; berjarak sekitar 100 m di sebelah barat posisi bangunan lama dan diberi kanopi/overcapping. Selain itu, persinyalan elektrik lama produksi Westinghouse Rail Systems yang telah beroperasi sejak 1999 sudah digantikan dengan yang terbaru produksi PT Len Industri.

Di ujung stasiun sebelah tenggara dahulu terdapat perlintasan sebidang, tetapi kini sudah dibongkar setelah proyek jalur ganda tersebut rampung. Sementara di sebelah baratnya, terdapat rumah dinas pegawai KAI dan menara yang tinggi. Dahulu persis di dekat jalur 4, seberang posisi bangunan stasiun yang lama, terdapat gudang yang kini tidak terpakai dan menjadi sarang kelelawar. Kelelawar-kelelawar itu keluar setiap kali waktu Maghrib tiba.[4]

Sehubungan dengan operasional kereta api Bandara Internasional Yogyakarta (KA Bandara YIA), PT KAI memutuskan untuk menghidupkan kembali stasiun ini sebagai stasiun pemberhentian KA penumpang. Untuk mewujudkan hal tersebut, KAI mengoperasikan perjalanan KA Bandara YIA ke Stasiun Kebumen sebanyak dua kali perjalanan pergi-pulang dalam sehari. Terkait dengan kelengkapan fasilitas, stasiun ini melayani tiket kereta api melalui penjualan langsung maupun online sejak 20 Desember 2019.[6]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Taksaka Fakultatif, tujuan Yogyakarta (jadwal malam)

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Kutojaya Utara, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Kutoarjo

Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Kutojaya Selatan, tujuan Bandung via Tasikmalaya

Kelas eksekutif bandara[sunting | sunting sumber]

KA Bandara YIA, tujuan Kebumen (jadwal sore) dan tujuan Yogyakarta

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api yang berhenti dan melayani penumpang di Stasiun Kutowinangun per 1 September 2020 (revisi Gapeka 2019).

  • KA reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
107 Malabar Bandung Hall (BD) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi 00.53 00.56
160 Sawunggalih Kutoarjo (KTA) Eksekutif & Ekonomi Premium 01.22 01.28
103 Mutiara Selatan Bandung Hall (BD) 02.04 02.07
127 Anjasmoro Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 03.25 03.31
298/299 Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Bisnis & Ekonomi 07.11 07.18
199/200/201 Joglosemarkerto Tegal (TG) bersambung Solo Balapan (SLO)-Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi Plus 08.42 08.50
120B/121A Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Eksekutif & Bisnis 09.34 09.36
331 Kutojaya Selatan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi 09.48 09.50
802 KA Bandara YIA Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif Bandara 10.35 10.41
138 Fajar Utama Solo Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi Premium 12.21 12.28
260 Kutojaya Utara Kutoarjo (KTA) Ekonomi Premium 13.20 13.22
193/194/195 Joglosemarkerto Solo Balapan (SLO) bersambung Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi Plus 14.46 14.52
122/119 Ranggajati Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis 16.11 16.17
803 KA Bandara YIA Kebumen (KM) Eksekutif Bandara 16.52 17.02
259 Kutojaya Utara Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi Premium 17.19 17.23
300/297 Logawa Purwokerto (PWT) Bisnis & Ekonomi 17.49 17.52
804 KA Bandara YIA Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif Bandara 17.51 17.57
258 Jaka Tingkir Solo Purwosari (PWS) Ekonomi Plus 23.07 23.13
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
96F Taksaka Fakultatif Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif 02.12 02.15
270F Kutojaya Utara Fakultatif Kutoarjo (KTA) Bisnis & Ekonomi Plus 07.56 08.02
236F Sawunggalih Fakultatif Ekonomi Plus 17.15 17.21

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada siang hari tanggal 23 September 2007, kereta api Pasundan anjlok sekitar 500 m di timur Stasiun Kutowinangun. Tidak ada korban dalam kejadian ini, tetapi ratusan penumpang telantar dan baru dapat melanjutkan perjalanan setelah menunggu hampir 4 jam.[7]
  • Pada tanggal 14 Maret 2014, ruang PPKA Stasiun Kutowinangun diserang pedagang asongan karena pemberlakuan jadwal kereta api berdasarkan Gapeka 2013 sehingga kereta api Bengawan—yang menjadi tumpuan hidup mereka—tidak lagi berhenti di stasiun tersebut. Pada saat itu, PT. KAI membuat kebijakan mengenai larangan pedagang asongan dan pengamen naik kereta api.[8]

Panorama[sunting | sunting sumber]

Panorama Stasiun Kutowinangun dari kiri ke kanan saat masih menggunakan bangunan lama:1. Di sebelah kiri adalah jalur ke arah timur menuju Stasiun Kutoarjo dengan perlintasan sebidang yang membujur dari arah utara (Kecamatan Poncowarno) menuju arah selatan (Kecamatan Kutowinangun). 2. Bangunan kecil paling kiri adalah toilet. 3. Ruangan yang terdapat di sebelah kiri pintu masuk digunakan sebagai ruang kerja stasiun. 4. Sementara ruang yang terdapat di sebelah kanan pintu masuk digunakan sebagai ruang petugas penjualan tiket dan ruang PPKA. 5. Di sebelah kanan adalah jalur ke arah barat menuju Stasiun Wonosari dan Stasiun Kebumen.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  4. ^ a b c Prasetya, S. (2014). "Kutowinangun (KWN): Layani Penjualan Tiket Online". Majalah KA. 96: 12. 
  5. ^ "Jalur Ganda KA Jateng Selatan Ditarget Selesai April 2020". Republika Online. 2019-12-10. Diakses tanggal 2019-12-21. 
  6. ^ "Ini Jadwal Keberangkatan KA Bandara YIA dari Kebumen". ini kebumen | Media Rujukan Kebumen. Diakses tanggal 2019-12-21. 
  7. ^ (Inggris) "KA Pasundan Anjlok di Kebumen" (htm). Diakses tanggal 8 Februari 2013. 
  8. ^ "Kereta Tak Berhenti, Pedang Asongan Ngamuk". Republika Online. 2014-03-15. Diakses tanggal 2019-12-21. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Wonosari
ke arah Kroya
Kroya–Kutoarjo–Purworejo Prembun
ke arah Purworejo

Koordinat: 7°43′01″S 109°44′03″E / 7.716935°S 109.734219°E / -7.716935; 109.734219