Stasiun Kutowinangun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Stasiun Kutowinangun
  • Singkatan: KWN
  • Nomor: 2031
StasiunKWN2017.jpg
Stasiun Kutowinangun 2017
Kredit : Muhammad Iqbal Fadlilah Junianto
Lokasi
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Kebumen
Kecamatan Kutowinangun
Desa Kuwarisan
Alamat Jalan Stasiun Kutowinangun
Informasi lain
Operator Daerah Operasi V Purwokerto
Kelas stasiun[1] III/kecil
Ketinggian +13 m
Letak[2] km 459+725 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta
Layanan Hanya untuk persilangan dan persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur 3 (jalur 1: sepur lurus)
Jumlah peron 2 (satu peron sisi yang rendah dan satu peron pulau yang agak tinggi)
Catatan kaki: [3]

Stasiun Kutowinangun (KWN) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kuwarisan, Kutowinangun, Kebumen. Stasiun yang terletak pada ketinggian +13 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Letak stasiun sekitar 450 m dari Jalan Raya Kutowinangun dan dihubungkan dengan Jalan Stasiun, tidak jauh dari Kantor Camat Kutowinangun dan pemakaman Bupati Kebumen, KRT Aroengbinang. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus.[3]

Di ujung stasiun sebelah timur terdapat perlintasan sebidang. Perlintasan ini dulunya memiliki pos jaga, namun kini sudah dibongkar. Sebagai penggantinya, pengendalian palang dilakukan langsung oleh petugas dari ruang PPKA. Sementara di baratnya, terdapat rumah dinas pegawai KAI dan menara yang tinggi. Dahulu persis di dekat jalur 3, seberang stasiun terdapat gudang yang kini tidak terpakai dan menjadi sarang kelelawar. Kelelawar-kelelawar itu keluar setiap kali waktu Maghrib tiba.[3]

Ruang tunggu penumpang dulu berada di bagian timur dari ruang tunggu yang sekarang, namun karena dipakai untuk ruang kerja Distrik Jalan Rel, ruang tunggu dan bufet "disulap" menjadi ruang dinas. Ruang tunggu kini dipindahkan persis di depan loket tiket.[3]

Saat ini stasiun ini hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang. Persilangan dan persusulan yang dilayani secara resmi berdasarkan Gapeka revisi 1 Desember 2018 adalah:

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada siang hari tanggal 23 September 2007 KA Pasundan anjlok 500 m di timur Stasiun Kutowinangun. Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun ratusan penumpang telantar dan baru dapat melanjutkan perjalanan setelah menunggu hampir 4 jam.[4]

Panorama[sunting | sunting sumber]

Panorama Stasiun Kutowinangun dari kiri ke kanan :
1. Di sebelah kiri adalah jalur ke arah timur menuju Stasiun Kutoarjo dengan perlintasan sebidang yang membujur dari arah utara (Kecamatan Poncowarno) menuju arah selatan (Kecamatan Kutowinangun).
2. Bangunan kecil paling kiri adalah toilet
3. Ruangan yang terdapat di sebelah kiri pintu masuk digunakan sebagai ruang kerja stasiun
4. Sementara ruang yang terdapat di sebelah kanan pintu masuk digunakan sebagai ruang petugas penjualan tiket dan ruang PPKA
5. Di sebelah kanan adalah jalur ke arah barat menuju Stasiun Wonosari dan Stasiun Kebumen.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ a b c d Majalah KA Edisi Juli 2014
  4. ^ (Inggris) "KA Pasundan Anjlok di Kebumen" (htm). Diakses tanggal 8 Februari 2013. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Kroya
Kroya–Kutoarjo
menuju Purworejo

Koordinat: 7°43′01″S 109°44′03″E / 7.716935°S 109.734219°E / -7.716935; 109.734219