Kereta api Bangunkarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kereta api Anjasmoro)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Bangunkarta
PapanKeretaApi 2020.svg
KA BANGUNKARTA
Pasar Senen - Jombang (PP)
Bangunkarta Train passing of South Tambun.jpg
Kereta api Bangunkarta dengan Lokomotif Dinas CC 203 01 05 saat melintas di Tambun.
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
PendahuluTebuireng
Anjasmoro
Mulai beroperasi1 Juli 2001
Operator saat iniKereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalPasar Senen
Stasiun akhirJombang
Jarak tempuh749 km
Waktu tempuh rerata12 jam 12 menit (Jombang-Jakarta Pasar Senen)
11 jam 54 menit (Jakarta Pasar Senen-Jombang)
Frekuensi perjalananSekali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan Ekonomi
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80/64 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainpenyejuk udara, tabung pemadam, toilet
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal121-122
Peta rute
Lintas KA Jakarta-Jombang-Surabaya
Untuk KA:
Ke Surabaya Kota
Ke SBI
Surabaya Gubeng J S K T B PD
Wonokromo J S K T B PD
ke Malang/Banyuwangi
Sepanjang J K PD
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto J K PD
Jombang K PD
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono K PD
Nganjuk
Madiun
Magetan
Ngawi
Walikukun
Jawa Timur
Jawa Tengah
Sragen
Jembatan Bengawan Solo
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan Y AS Bus interchange
Ke Wonogiri
Purwosari Y AS BK
Klaten Y AS
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan Y  4B   10 
Yogyakarta Y P YA  1A   1B   2A   3A   3B 
Jembatan Kali Progo
Wates P YA
Ke YIA Bandara Internasional Yogyakarta
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Kutoarjo P Bus interchange
Kutowinangun
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Prupuk
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Pegaden Baru
Ke Bandung
Bekasi B
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara B L Roundeltjk4.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk7.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen B L Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk7.png Bus interchange
Ke Jakarta Kota
Keterangan:
  • KA GBMS juga berhenti di stasiun yang bertanda bulat penuh berukuran kecil
  • KA Jayakarta juga berhenti di stasiun yang bertanda bolong merah
  • KA Bangunkarta juga berhenti di stasiun bertulis miring dan stasiun bertanda bolong hitam
  • Nama kereta api dicoret menandakan berhenti operasi sementara akibat pandemi Covid-19.

Kereta api Bangunkarta merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi plus yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia untuk melayani lintas PasarsenenJombang melalui Yogyakarta dan sebaliknya. Nama Bangunkarta berasal dari singkatan nama daerah asal dan daerah yang dilaluinya, "Jombang, Madiun, dan Jakarta".

Pengoperasian kereta api

Kereta api Tebuireng

Kereta api Tebuireng pertama kali beroperasi pada Januari 1985 melayani lintas JombangJakarta dengan layanan kelas ekonomi. Pada 24 Desember 1994, layanan kereta api tersebut ditingkatkan dengan menambah layanan kelas bisnis, kemudian ia hanya melayani kelas tersebut mulai 1 Agustus 1996.

Peningkatan layanan kelas kembali dilakukan dengan menambah layanan kelas eksekutif pada perjalanan tertentu mulai 1 Februari 1999.[butuh rujukan]

Kereta api Bangunkarta (2001–sekarang)

Kereta api Bangunkarta saat meninggalkan Stasiun Jombang, 2011

Kereta api Bangunkarta merupakan hasil penjenamaan ulang kereta api Tebuireng pada 1 Juli 2001 dengan layanan kelas eksekutif dan bisnis.

Kereta api Bangunkarta saat masih menggunakan rangkaian kereta eksekutif sebelum dimutasi ke Depo Kereta lain, melintas Cipinang, Jakarta Timur

Sejak 5 Desember 2009, kereta api Bangunkarta dilakukan perubahan layanan kelas sehingga hanya melayani kelas eksekutif. Ia pernah beroperasi menggunakan bekas rangkaian kereta api Gajayana.[1]

Mulai 17 Desember 2013, rute kereta api Bangunkarta diperpanjang hingga Stasiun Surabaya Gubeng untuk memenuhi/menampung masyarakat Surabaya dan sekitarnya yang ingin bepergian ke Jakarta.[2]

Per tahun 2016, kereta api Bangunkarta beroperasi menggunakan beberapa bekas rangkaian kereta api Bima (bekas rangkaian kereta api Argo Bromo JS-950), Argo Sindoro, dan Argo Muria.

Per 10 Februari 2021, pola pengoperasian kereta api Bangunkarta mengalami perubahan sehingga rute diperpendek hingga Jombang dan dioperasikan menggunakan rangkaian kereta api Jayabaya menggantikan layanan kereta api Anjasmoro sejak diberlakukan grafik perjalanan kereta api (gapeka) 2021.

Data teknis

Nomor urut Lokomotif CC201, CC203, CC206 1 2 3 4 Kereta makan-pembangkit (MP3) 1 2 3 4 5
Keterangan Kereta penumpang kelas eksekutif (K1) Kereta penumpang kelas ekonomi plus (K3)
Depo Kereta Jakarta Kota (JAKK)
Catatan :
  • Dalam sekali perjalanan, ia jarang menggunakan kereta pembangkit (P) maupun kereta makan (KM1 atau M1), kecuali jika kereta makan-pembangkit mengalami masalah maupun kerusakan.
  • Beberapa kereta ekonomi plus tersebut terdapat ruang kosong untuk penyandang disabilitas sehingga jumlah kursi per kereta sebanyak 64 kursi
  • Rangkaian ini saling bertukar tempat di kereta eksekutif maupun kereta ekonomi plus pada Kereta api Jayabaya.
  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

Insiden

Suasana kecelakaan kereta api Bangunkarta di Stasiun Waruduwur, Astanajapura, Cirebon pada 2015

Pada 2 Mei 2010, kereta api Bangunkarta menabrak bus Langsung Jaya yang diduga disebabkan karena kelalaian penjaga perlintasan. Kejadian ini menyebabkan lima pegawai PT KAI diperiksa oleh polisi atas kasus tersebut.[3]

Pada 17 Juli 2013 pukul 04.04, kereta api Bangunkarta menabak truk bermuatan kertas gulung di km 234+540 petak MasaranSragen mengakibatkan truk terseret kurang lebih 100 meter dan muatan tercecer di depan lokomotif sehingga masinis beserta asistennya mengalami luka. Kejadian ini mengakibatkan tiga kereta api terlambat dan kabin lokomotif CC203 95 12 mengalami rusak berat sehingga harus diperbaiki di Balai Yasa Yogyakarta.[4]

Pada 23 Mei 2015 pukul 18.50, kereta api Bangunkarta bersinggungan dengan KA 2502 pengangkut pipa besar di Stasiun Waruduwur. Pada saat yang sama, kereta api semen sedang singgah di jalur 1. Kejadian ini mengakibatkan seorang pengawal kereta api KA 2502 mengalami luka parah pada kakinya.[5]

Pada 20 Agustus 2018 pukul 15.30, kereta api Bangunkarta menabrak mobil saat melintas di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat yang mengakibatkan mobil mengalami kerusakan parah sehingga pengemudi mobil tewas dilokasi kejadian. Menurut saksi mata, kecelakaan ini disebabkan karena mesin mobil mati mendadak di perlintasan[6]

Galeri

Lihat pula

Referensi

Pranala luar