Stasiun Klakah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Klakah
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KK.png
  • Singkatan: KK
  • Nomor: 5407
P 20170702 175730 NT.jpg
Bagian dalam peron Stasiun Klakah, 2017
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenLumajang
KecamatanKlakah
DesaMlawang
AlamatJalan Stasiun Klakah No. 11
Kode pos67356
Koordinat7°59′39″S 113°14′58″E / 7.994111°S 113.249343°E / -7.994111; 113.249343Koordinat: 7°59′39″S 113°14′58″E / 7.994111°S 113.249343°E / -7.994111; 113.249343
Sejarah
Tahun direnovasi2013
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IX Jember
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+193 m
Letak[2]
LayananRanggajati, Wijayakusuma, Mutiara Timur (kecuali jadwal malam arah Surabaya), Logawa, Tawang Alun, dan Probowangi
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Gaya arsitekturIndische Empire
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya
Tempat ibadah: Ya


Stasiun Klakah, 2012

Stasiun Klakah (KK) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak Mlawang, Klakah, Lumajang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +193 m ini termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember. Stasiun ini merupakan stasiun aktif terbesar di Kabupaten Lumajang dan merupakan stasiun yang letaknya terdekat dengan wilayah Kota Lumajang, sekitar 15 kilometer.

Stasiun ini awalnya memiliki banyak jalur kereta api, tetapi saat ini tinggal empat jalur saja. Jalur 2 sebagai sepur lurus digunakan untuk kedatangan dan keberangkatan kereta api, jalur 3 untuk persilangan dan persusulan antarkereta api, serta jalur 1 dan 4 yang jarang difungsikan. Dahulu dari jalur 3 terdapat percabangan jalur ke arah selatan yang berakhir di Pasirian, tetapi sejak menjelang akhir 1980-an jalur tersebut sudah dinonaktifkan akibat okupansi penumpang yang sangat minim. Jalur cabang tersebut juga mempunyai cabang di Lumajang menuju Rambipuji yang juga sudah dinonaktifkan. Selain itu, di sebelah tenggara stasiun ini juga terdapat eks Dipo Lokomotif dan juga memiliki rel menuju gudang di sebelah barat laut stasiun.

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Randuagung, terdapat Stasiun Buwek yang sudah tidak aktif karena lokasinya yang kurang strategis dan jaraknya tidak terlalu jauh dengan Stasiun Klakah. Bangunan Stasiun Buwek masih ada, tetapi kondisinya sudah rusak serta hampir tertutup tetumbuhan dan semak belukar.

Pada tanggal 17 Agustus 2013, PT KAI sempat memberlakukan kebijakan bahwa semua KA harus melintas langsung di semua stasiun yang berada di wilayah Lumajang, kecuali jika terjadi persilangan dan persusulan antarkereta api saja. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mensterilkan stasiun dan KA dari pedagang asongan.[3] Namun, mulai tanggal 6 Mei 2015 stasiun ini kembali melayani naik-turun penumpang secara reguler dan juga pemesanan tiket kereta secara online.[4]

Stasiun ini adalah stasiun terdekat untuk menuju objek wisata Ranu Klakah.

Kereta api penumpang yang melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini adalah KA Mutiara Timur Malam tujuan Surabaya dan Sri Tanjung.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Persilangan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

KA Mutiara Timur tujuan Banyuwangi (KA 185) bersilang dengan sesamanya tujuan Surabaya (KA 186) yang melintas langsung.

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Klakah per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
185 Mutiara Timur Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 00.38 00.44
124/125 Wijayakusuma 03.09 03.11
122/119 Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis 06.06 06.08
300/297 Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Purwokerto (PWT) Bisnis & Ekonomi AC 06.58 07.00
337 Probowangi Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi AC 07.30 07.32
334/335 Tawang Alun Bangil (BG) bersambung Malang Kotalama (MLK) 09.03 09.05
183 Mutiara Timur Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 11.40 11.42
184 Surabaya Gubeng (SGU) 12.44 12.46
126/123 Wijayakusuma Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Cilacap (CP) 14.58 15.00
338 Probowangi Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi AC 17.57 17.59
298/299 Logawa Jember (JR) Bisnis & Ekonomi AC 18.16 18.18
120/121 Ranggajati Eksekutif & Bisnis 19.01 19.03
336/333 Tawang Alun Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi AC 19.35 19.37

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Kereta Api Tidak Lagi Berhenti di Stasiun Lumajang - Surya". Surya. 2013-08-17. Diakses tanggal 2018-05-28. 
  4. ^ "PT KAI Buka Kembali 2 Stasiun di Lumajang". beritasatu.com. 2015-04-05. Diakses tanggal 2018-05-28. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Bangil
Bangil–Kalisat
menuju Kalisat
Terminus Klakah–Lumajang–Pasirian
menuju Pasirian