Kereta api Gajahwong

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Gajahwong
PapanKeretaApi 2020.svg
KA GAJAHWONG
Lempuyangan - Pasar Senen (PP)
KA Gajahwong ft CC 206.jpg
Kereta api Gajahwong ditarik Lokomotif CC 206.
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi sebagai kereta api fakultatif
Mulai beroperasi24 Agustus 2011
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.440 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalLempuyangan
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh695 km
Waktu tempuh rerata8 jam 32 menit
Frekuensi perjalananSekali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif & ekonomi plus
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi plus)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan peredaran angin (tidak setiap kursi)
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional81.5 s.d. 120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal139-140
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Kutoarjo-Jakarta
Untuk Kereta api: Mulai 1 Oktober 2021
Ke Surabaya
Solo Balapan Y AS Bus interchange
Purwosari Y AS BK
Klaten Y AS
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan Y  4B   10 
Yogyakarta Y P YA  1A   1B   2A   3A   3B 
Jembatan Kali Progo
Wates P YA
ke YIA Bandara Internasional Yogyakarta
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Kutoarjo P Bus interchange
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek LW Bus interchange
Bekasi B
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara B L 4 5 5C 5D 5E 7 10 11
Ke Gambir
Pasar Senen B L 2 2A 2D 5 5D 7 Bus interchange
Ke Jakarta Kota
Keterangan:

1. Stasiun terminus kereta api Stasiun terminus kereta api

  • Solo Balapan: KA Fajar/Senja Utama Solo, KA Mataram
  • Purwosari: KA Bengawan, KA Jaka Tingkir dan KA Purwosari
  • Lempuyangan: Bogowonto, Gajahwong dan Progo
  • Yogyakarta: KA Fajar/Senja Utama Yogya
  • Kutoarjo: KA Sawunggalih dan KA Kutojaya Utara

2. Stasiun pemberhentian

  • Sebagian besar KA arah Jakarta berhenti di Bekasi, kecuali KA Fajar Utama Yogya dan Bogowonto
  • KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo berhenti di Cirebon, sedangkan lainnya berhenti di Cirebon Prujakan
  • Hanya KA Jaka Tingkir arah Lempuyangan saja yang berhenti di Cikampek
  • Hanya KA Bogowonto arah Lempuyangan, Gajahwong arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Haurgeulis
  • Hanya KA Bengawan arah Purwosari, Jaka Tingkir arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Jatibarang
  • Hanya KA Bengawan arah Jakarta, Bogowonto, dan Gajahwong yang berhenti di Ciledug
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya arah Jakarta dan Gajahwong arah Lempuyangan saja yang berhenti di Ketanggungan
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya, KA Jaka Tingkir, dan KA Gajahwong yang berhenti di Bumiayu
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kroya, kecuali KA Senja Utama Solo arah Solo, Jaka Tingkir arah Lempuyangan,
    Bengawan arah Purwosari, Progo arah Lempuyangan, dan Fajar Utama Yogya arah Jakarta
  • Hanya sebagian kecil KA arah Jakarta saja yang berhenti di Sumpiuh (KA Bengawan dan Mataram)
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Gombong, kecuali KA Senja Utama Yogya arah Yogyakarta,
    Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Fajar Utama Yogya, dan Mataram
  • Hanya KA Gajah Wong arah Jakarta dan Fajar Utama Yogya arah Yogyakarta saja yang berhenti di Karanganyar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kebumen, kecuali KA Senja Utama Solo arah Jakarta, Jaka Tingkir arah Jakarta,
    Progo arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya
  • Hanya KA Bogowonto saja yang berhenti di Jenar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Yogyakarta, kecuali KA Mataram arah Lempuyangan, Jaka Tingkir,
    Bengawan, dan Progo
  • Hanya KA Senja Utama Solo saja yang melintas langsung di Wates, Lempuyangan, dan Purwosari
  • Hanya KA Senja Utama Solo dan Bengawan yang berhenti di Klaten

3. Keterangan

  • Nama kereta api dicoret menandakan berhenti operasi sementara waktu akibat pandemi COVID-19.
Nama "Gajah Wong" dalam bentuk aksara Jawa. Logo ini digunakan sebagai cap untuk kereta api ini sampai tahun 2012.

Kereta api Gajahwong (Hanacaraka:ꦒꦗꦃ​ꦮꦺꦴꦁ, Gajahwong) merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif & ekonomi plus yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero), melayani lintas LempuyanganPasar Senen dan sebaliknya. Perjalanan kereta api ini menuju Jakarta (Pasarsenen) dilakukan pada sore hari, sedangkan perjalanan menuju Yogyakarta (Lempuyangan) dilakukan pada pagi hari—kereta api ini berlawanan dengan kereta api Bogowonto.

Kereta api Gajahwong pertama kali diresmikan oleh Menteri Perhubungan RI saat itu, Freddy Numberi, di Stasiun Jakarta Kota pada 24 Agustus 2011 dan merupakan kereta api ekonomi kedua yang dibuat di PT. INKA yang dilengkapi dengan pendingin udara setelah kereta api Bogowonto.[1]

Nama "Gajahwong" berasal dari salah satu sungai di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kali Gajah Wong, yang mengalir di timur Kota Yogyakarta.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Nomor urut Lokomotif CC201, CC203, CC206 1 2 3 Kereta makan-pembangkit (MP) 1 2 3 4 5 6
Keterangan Kereta penumpang kelas eksekutif (K1) Kereta penumpang kelas ekonomi plus (K3)
Depo Kereta Yogyakarta (YK)
Catatan :
  • Rangkaian ini saling bertukar tempat di kereta eksekutif maupun kereta ekonomi plus pada Kereta api Bogowonto.
  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Kereta ini jarang menggunakan Kereta makan (M1) dan Kereta pembangkit (P)

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp135.000,00–Rp270.000,00 untuk kelas ekonomi plus dan Rp240.000,00–Rp350.000,00 bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam lintas berikut :

  • YogyakartaKutoarjo maupun sebaliknya: Rp25.000,00 (ekonomi plus) dan Rp45.000,00 (eksekutif)
  • KutoarjoPurwokerto maupun sebaliknya: Rp65.000,00 (ekonomi plus) dan Rp110.000,00 (eksekutif)
  • CirebonJakarta maupun sebaliknya: Rp105.000,00 (ekonomi plus) dan Rp165.000,00 (eksekutif)
  • BekasiJakarta : Rp20.000,00 (ekonomi plus) dan Rp30.000,00 (eksekutif)

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah jadwal kereta api Gajahwong per 10 Februari 2021 (GAPEKA 2021).

KA 139 Gajahwong
(Lempuyangan–Pasar Senen)
KA 140 Gajahwong
(Pasar Senen–Lempuyangan)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Lempuyangan - 17.40 Pasar Senen - 08.05
Yogyakarta 17.44 17.48 Jatibarang 10.27 10.29
Wates 18.13 18.15 Cirebon Prujakan 10.59 11.06
Kutoarjo 18.42 18.45 Purwokerto 13.00 13.07
Kebumen 19.08 19.10 Kroya 13.42 13.49
Gombong 19.29 19.31 Gombong 14.13 14.15
Kroya 19.55 20.00 Kebumen 14.32 14.34
Purwokerto 20.25 20.32 Kutoarjo 14.57 15.00
Bumiayu 21.16 21.18 Wates 15.27 15.29
Ciledug 22.07 22.09 Yogyakarta 15.53 15.56
Cirebon Prujakan 22.35 22.51 Lempuyangan 16.00 -
Haurgeulis 23.30 23.32
Bekasi 01.23 01.25
Jatinegara 01.42 01.44
Pasar Senen 01.55 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada 18 Mei 2015, kereta api Gajahwong menabrak mobil yang dikendarai oleh dua orang asisten sutradara dari Hanung Bramantyo, Sukardi dan Agus Nugroho, pada perlintasan tanpa palang pintu di Argomulyo, Sedayu, Bantul yang mengakibatkan kedua korban mengalami luka.[2][3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]