Hanung Bramantyo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Hanung Bramantyo
Hanung Bramantyo, Jogja-Netpac Asian Film Festival, 2017-12-04 02.jpg
Hanung dalam sebuah gelar wicara di Jogja-NETPAC Asian Film Festival pada 4 Desember 2017
LahirSetiawan Hanung Bramantyo
1 Oktober 1975 (umur 46)
Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Pekerjaan
Tahun aktif2004—sekarang
Suami/istriYanesthi Hardini (bercerai)
(m. 2009)
Anak6

Setiawan Hanung Bramantyo (lahir 1 Oktober 1975) adalah seorang sutradara, produser, penulis, dan aktor Indonesia keturunan Jawa dan Tionghoa. Ia pernah berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, tetapi tidak menyelesaikannya. Setelah itu, ia berpindah ke Institut Kesenian Jakarta untuk mempelajari dunia film di Jurusan Film yang berada di bawah naungan Fakultas Film dan Televisi.

Karier[sunting | sunting sumber]

Pada Festival Film Indonesia 2005, ia terpilih sebagai Sutradara Terbaik melalui film arahannya, Brownies. Ia juga dinominasikan sebagai Sutradara Terbaik untuk film cerita lepasnya, Sayekti dan Hanafi, tetapi kalah oleh Guntur Soehardjanto. Pada Festival Film Indonesia 2007 ia kembali menyabet penghargaan Sutradara Terbaik melalui filmnya Get Married.

Sampai tahun 2019, Hanung tercatat sebagai sutradara yang paling banyak dinominasikan (11 nominasi) dalam kategori Sutradara Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia – dan memenangkan dua di antaranya, yakni 2005 (Brownies) dan 2007 (Get Married).

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Perempuan Berkalung Sorban[sunting | sunting sumber]

Saat dirilis, film ini disambut dengan kontroversi karena dianggap melakukan kritikan kontraproduktif atas tradisi Islam konservatif yang masih dipraktikkan dalam banyak pesantren di Indonesia. Salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia menyarankan supaya film ini ditarik dari edaran agar diubah sesuai dengan yang ia inginkan.[1]

?[sunting | sunting sumber]

Organisasi Front Pembela Islam memprotes perilisan film ini. Oleh karena itu, Hanung menemui Majelis Ulama Indonesia dan menyetujui untuk memotong beberapa bagian dalam filmnya.[2] Meskipun begitu, film ini mendapat sambutan yang baik di Singapura, Australia, dan Kanada.[3]

Cinta tapi Beda[sunting | sunting sumber]

Setelah beberapa hari tayang di bioskop, film ini sempat menuai protes, khususnya dari masyarakat Minangkabau. Sebuah forum persatuan masyarakat Minangkabau melaporkan Hanung selaku sutradara film ini ke Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan Pasal 156 KUHP juncto Pasal 4 dan 16 Undang-Undang no. 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Hal ini disebabkan oleh penggambaran tokoh Diana sebagai perempuan nonmuslim yang bermukim di Padang, dianggap menyinggung masyarakat Minangkabau yang identik dengan agama Islam. Melalui akun Twitter-nya, Hanung menjelaskan bahwa tokoh Diana tidak disebutkan berasal dari Minangkabau, melainkan merupakan warga pendatang yang tinggal dan dibesarkan di Padang untuk menunjukkan keberagaman masyarakat di sana.[4][5]

Soekarno: Indonesia Merdeka[sunting | sunting sumber]

Pada bulan September 2013, putri dari Soekarno, Rachmawati mengkritik bahwa film ini tidak cocok menampilkan Ario Bayu berperan sebagai Soekarno. Ia menganggap aktor Anjasmara lebih layak memerankan tokoh tersebut.[6]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Dikreditkan sebagai Peran Keterangan
Sutradara Aktor Produser Penulis
2004 Brownies Ya Tidak Tidak Skenario N/A Sutradara Terbaik — Festival Film Indonesia 2005
2005 Catatan Akhir Sekolah Ya Tidak Tidak Tidak
2006 Jomblo Ya Ya Tidak Skenario Pelayan restoran
Lentera Merah Ya Ya Tidak Cerita dan skenario Dewan Alumni 65
2007 Jakarta Undercover Tidak Ya Tidak Tidak Dirinya sendiri Kameo
Kamulah Satu-Satunya Ya Tidak Tidak Tidak N/A Nominasi — Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2007
Get Married Ya Tidak Tidak Tidak Sutradara Terbaik — Festival Film Indonesia 2007
Legenda Sundel Bolong Ya Tidak Tidak Tidak
2008 Ayat-Ayat Cinta Ya Tidak Tidak Tidak
The Tarix Jabrix Ko-sutradara Ya Tidak Tidak Pelanggan yang marah
Bestfriend? Supervisor sutradara Tidak Tidak Tidak N/A
Doa yang Mengancam Ya Tidak Tidak Tidak
Si Jago Merah Tidak Tidak Ko-produser Tidak
2009 Perempuan Berkalung Sorban Ya Ya Tidak Skenario Tukang pos Nominasi — Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2009
The Tarix Jabrix 2 Tidak Tidak Ko-produser Tidak N/A
Get Married 2 Ya Ya Tidak Tidak Pengemudi yang marah
2010 Seleb Kota Jogja (SKJ) Tidak Ya Tidak Tidak Pramubakti Kameo
Menebus Impian Ya Tidak Ya Tidak N/A
Sang Pencerah Ya Tidak Eksekutif Cerita dan skenario
2011 ? Ya Tidak Ya Tidak Nominasi — Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2011
Tendangan dari Langit Ya Tidak Tidak Tidak
Get Married 3 Tidak Ya Tidak Tidak Orang buta
Pengejar Angin Ya Tidak Tidak Tidak N/A
2012 Perahu Kertas Ya Ya Tidak Tidak Pengunjung Galeri Warsita Nominasi — Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2012
Perahu Kertas 2 Ya Tidak Tidak Tidak N/A
Habibie & Ainun Tidak Ya Ko-produser Tidak Sumohadi
Cinta tapi Beda Bersama Hestu Saputra Ya Tidak Cerita Pelanggan kafe Nominasi — Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2013
2013 Gending Sriwijaya Ya Tidak Tidak Skenario N/A
Soekarno Ya Tidak Tidak Cerita dan skenario Nominasi — Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2014
Slank Nggak Ada Matinya Tidak Ya Tidak Tidak Pak Teguh
2014 2014 Bersama Rahabi Mandra Tidak Ya Tidak N/A
Hijrah Cinta Ko-sutradara Tidak Tidak Cerita Tidak dikreditkan
2015 Hijab Ya Tidak Ya Cerita
Turis Romantis Tidak Tidak Ya Tidak
Youtubers Tidak Ya Tidak Tidak Sutradara
Ayat-Ayat Adinda Tidak Tidak Ya Tidak N/A
Surga yang Tak Dirindukan Tidak Tidak Ko-produser Tidak
2016 Talak 3 Bersama Ismail Basbeth Ya Ya Tidak Bartender
Pesantren Impian Tidak Tidak Ya Tidak N/A Tidak dikreditkan
Rudy Habibie Ya Tidak Tidak Skenario
2017 Surga yang Tak Dirindukan 2 Ya Tidak Tidak Skenario
Kartini Ya Tidak Tidak Cerita dan skenario Nominasi — Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2017
Seteru Ya Tidak Ya Tidak
Jomblo Reboot Ya Tidak Ya Tidak
The Gift Ya Ya Tidak Cerita Pengendara jip
2018 Benyamin Biang Kerok Ya Tidak Tidak Tidak N/A
Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta Ya Tidak Tidak Tidak N/A
2019 Bumi Manusia Ya Tidak Tidak Tidak Nominasi — Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2019
Sin Ya Tidak Tidak Tidak Film pendek
Habibie & Ainun 3 Ya Tidak Tidak Tidak
2020 Mekah I'm Coming Tidak Tidak Ya Tidak
Benyamin Biang Kerok 2 Ya Tidak Tidak Tidak
2021 Tersanjung the Movie Bersama Pandhu Adjisurya Tidak Tidak Skenario
Surga yang Tak Dirindukan 3 Tidak Tidak Ko-produser Tidak Film orisinal Disney+ Hotstar
Adit Sopo Jarwo the Movie Ya Pengisi suara Tidak Tidak Ayah Adit
Ibu Tidak Tidak Ya Tidak N/A
2022 Bias Ya Tidak Tidak Tidak 5 episode film pendek
Garis Waktu Tidak Tidak Ko-produser Tidak
Satria Dewa: Gatotkaca Ya Tidak Tidak Ya
Miracle in Cell No. 7 Ya Tidak Tidak Tidak
TBA Scandal Makers Tidak Tidak Ya Tidak
Catatan si Boy Ya TBA TBA TBA TBA
Musim kedua Tersanjung the Movie TBA TBA TBA TBA TBA Belum diberi judul resmi; produksi belum dimulai
Keterangan
  Belum dirilis
  • TBA : To be announced

Serial web[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Dikreditkan sebagai Peran
Sutradara Aktor Produser Penulis
2022 17 Selamanya Ya Episode 7 Ko-produser Cerita dan skenario Interogator
Doa Mengancam Ya TBA TBA TBA TBA
Keterangan
  Belum dirilis

Televisi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Dikreditkan sebagai Keterangan
Sutradara
2005 Sayekti dan Hanafi Ya Film televisi spesial Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
2007 Jomblo the Series Ya
2021 Keluarga Asik Tidak Pengisi acara

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ BBC World: Film timbulkan kontroversi. 6 Februari 2009. Diakses pada 9 Februari 2009
  2. ^ "GP Ansor regrets SCTV's decision of cancelling film '?' screening". August 29, 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-11-29. Diakses tanggal 2011-09-21. 
  3. ^ "Hanung's film '?' well received overseas". September 21, 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-09. Diakses tanggal 2021-11-22. 
  4. ^ "Film "Cinta Tapi Beda" Dilaporkan Zulhendri: Langgar HAM Orang Minang". 9 Januari 2014. 
  5. ^ "Soal Film "Cinta Tapi Beda", Hanung, Agni Pratistha, dan Raam Punjabi Akan Dipolisikan". Diakses tanggal 22 Januari 2014. 
  6. ^ Suhendra, Ichsan (September 14, 2013). "Rachmawati Tolak Film Soekarno: Indonesia Merdeka". Kompas. Diakses tanggal November 4, 2013. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Rudi Soedjarwo
Film: Ada Apa dengan Cinta? (2004)
Sutradara Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film: Brownies (2005)
Diteruskan oleh:
Nayato Fio Nuala
Film: Ekskul (2006)
Didahului oleh:
Nayato Fio Nuala
Film: Ekskul (2006)
Sutradara Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film: Get Married (2007)
Diteruskan oleh:
Mouly Surya
Film: fiksi. (2008)