Seleb Kota Jogja (SKJ)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Seleb Kota Jogja
Seleb kota jogja.jpg
Poster film
SutradaraLakonde
ProduserChand Parwez Servia
PenulisTamidia
PemeranJuan Rangga SKJ
Tama SKJ
Bagus SKJ
Cinta Laura
Nindy
Lala Karmela
Fandy Christian
Andy /rif
Jaja Mihardja
Butet Kertaradjasa
Khalifa Hisyam
Sita Nursanti
Rico Verald
Kris Hatta
Vanessa Angel
Irfan Hakim
Hanung Bramantyo
Vagetoz Band
Numata Band
Epy Kusnandar
Udin Nganga
NaratorCinta Laura
Penata musikCandil
SinematograferHalaston Pakpahan
PenyuntingCesa David Luckmansyah
DistributorKharisma Starvision Plus
Tanggal rilis
Kamis, 8 April 2010
Durasi120 menit
NegaraBendera Indonesia Indonesia
BahasaIndonesia

Seleb Kota Jogja (SKJ) merupakan film komedi Indonesia yang dirilis pada tanggal Kamis, 8 April 2010 disutradarai oleh Lakonde. Film ini dibintangi oleh Trio SKJ (Juan Rangga, Tama & Bagus), Cinta Laura, Nindy, Lala Karmela, Andy /rif, Fandy Christian, Jaja Miharja dan Butet Kertaradjasa.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Kesamaan nasib mungkin yang menyatukan Trio Ndeso : Dobleh (Juan Rangga SKJ - Lead Vocal), Tama (Tama SKJ - Bass), dan Bagus (Bagus SKJ - Drum) jadi satu gank tanpa deklarasi. Sama-sama bernasib kurang. Ya, kurang cakep, kurang kaya, kurang untung dan mungkin karena kurang sajen. Satu-satunya yang lebih di ketiga cowok ‘ABG lewat’ ini, ya, keNDESOannya. Ada lagi sih, mereka sama-sama punya obsesi sebagai musisi, ‘hidup’ benar-benar untuk musik. Mereka pun mengidolai band rock ternama di kampus mereka, band BANGER.

GANK BANGER bener-bener jadi sosok lelaki-lelaki harapan, elite, punya pacar dan selalu dikelilingi anggota gank Blink-Blink yaitu Gadis (Cinta Laura), Geschell (Nindy) dan Gendis (Lala Karmela) yang terkenal cantik, populer, tenar dan super metal! Sulit bagi Dobleh cs. untuk menyamai kedudukan gank Banger yang super tampan dan tajir itu. Maksud hati mengidolakan gank Banger dan bermimpi memiliki pacar anggota gank Blink-Blink, Trio Ndeso malah membuka gerbang permusuhan dengan gank Banger.

Diawali dengan Bagus yang hampir menyerempet mobil sport Langit (Fandy Christian). Lalu Dobleh yang menyukai Gadis, anggota gank Blink-Blink yang sekaligus pacar Langit. Strategi Bagus sebagai asdos sang dosen, Musafir Sendok (Butet Kertaradjasa) untuk mata kuliah Komunikasi Bisnis yang menggabungkan Dobleh dan Tama agar bisa sekelompok dengan gank Blink-Blink. Akibatnya, mereka malah diteror dan dihina oleh Langit, sang vokalis gank Banger dan kroco-kroconya Pandu (Toddy), Jagal (Rico Verald), Kalong (Gilang Andrean) dan Taruna (Kris Hatta).

Melihat usaha Trio Ndeso mendekati Blink-Blink, Langit menantangnya untuk ikut kompetisi PESTA KABEL di Kampus mereka. Trio Ndeso pun merasa inilah jalan mereka untuk membuktikan kalau mereka berhak dianggap ada, bukan sekedar jadi bahan olok-olokan gank Banger. Mereka giat berlatih musik, dan pada akhirnya menamai band mereka dengan sebutan SKJ, sejenis musik yang mirip dengan ritmik musik Senam Kesegaran Jasmani tahun 1994. Mereka penuh percaya diri, giat berlatih di studio Mar-‘DJ’-Uki, milik mas MarDJuki (Andy /Rif) Sialnya, mereka bokek berat, alias gak punya cukup uang buat membayar sewa studio, mereka sempat berhasil kabur. Tapi Mbak Embot (Sita Nursanti), sang penjaga studio yang berbadan super ‘moleh’ meminta pertanggungjawaban SKJ, Mas Uki menghukum mereka untuk menjadi ‘tukang bersih-bersih’ studio sekaligus asistennya di kelas DJ. SKJ sempat-sempatnya mengambil moment hukuman ini untuk latihan gratis dengan ngumpet-ngumpet.

Sialnya lagi, gank Banger yang memang member tetap studio Mar-‘DJ’-Uki, memergoki Dobleh sedang mengepel, Tama dan Bagus sedang menyiapkan welcome drink, buat para tamu studio. Langit memanfaatkan moment ini untuk menghina hina SKJ, juga Gadis yang menemani Dobleh dipanggil sebagai ‘pelacur’. Musikalitas SKJ dianggap murahan, dan Langit meminta mas Uki untuk mengusir SKJ. Diluar dugaan, mas Uki justru membela SKJ, dan menyangkal musikalitas SKJ yang dinilai Langit buruk. Ternyata diam-diam, mas Uki sering mengintip SKJ latihan, dan justru merasa senang dengan keseriusan SKJ berlatih musik. Mas Uki justru meminta gank Banger keluar dari studio miliknya. SKJ sangat berterima kasih. Mas Uki memberi formulir gratis agar SKJ mengikuti festival musik indie, termasuk bekal tiketnya ke Jakarta.

Mereka pun berangkat dengan semangat seperti musik SKJ'94 berniat menaklukkan Jakarta. Ke-NDESO-an mereka di Jakarta malah menjadi. Karena tampilan mereka yang dekil and the kumel, satpam mall pun melarang mereka masuk. Untungnya ada Blink-Blink yang menolong. Stress mereka belum hilang karena ternyata Banger ikut pentas, dan mendapat sambutan meriah dari penonton. Sedangkan saat mereka tampil hanya Blink-blink yang mensupport dengan ‘gila’. MC (Irfan Hakim dan Vanessa Angel) pun dengan ketus mengomentari pakaian mereka yang dinilai norak. Maka mereka super kaget mendengar nama mereka disebut sebagai salah satu dari lima finalis bersama BANGER.

Pulang dari Jakarta mereka semakin PD, tawaran manggung di PENSI SMU pun bertambah banyak. Ini juga menambah kekesalan Banger pada mereka. Di sisi lain Dobleh dan Gadis semakin akrab aja, dan hal ini juga semakin menambah amarah Langit, hingga menyewa 2 orang preman bayaran yang ditugaskan untuk menghadang SKJ agar tidak bisa datang dan main di acara Grand Final di Jakarta. Berangkatlah 2 preman bayaran tadi ke studio DJ Uki untuk mencari SKJ.

Apakah SKJ akan meraih mimpinya, mengubah nasib dengan musik, dari Sampah Kota Jogja menjadi Seleb Kota Jogja?

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]