Meriam Bellina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Meriam Bellina
Meriam Bellina.png
Nama lahir Ellisa Meriam Bellina Maria Bamboe
Lahir 10 April 1965 (umur 51)
Bendera Indonesia Bandung, Indonesia
Pekerjaan Aktris, penyanyi, bintang iklan
Tahun aktif 1981 - sekarang
Tinggi badan 1.65 m (5 ft 5 in)
Pasangan Ferry Anggriawan (1987 - 1990)
Adisoerya Abdi (1991 - 2001)
Hotman Paris Hutapea (putus)
Anak Pernikahan dengan Adisoerya Abdi:
Abel Poetra Abdi (1992)
Nigel Philo Abdi (1996)
Agama Katolik
Akun Twitter Bellinamer

Meriam Bellina (lahir di Bandung, 10 April 1965; umur 51 tahun) adalah seorang aktris Indonesia.

Masa kecil dan remaja

Meriam adalah anak dari Maria Theresia dan G.H. Bamboe yang seorang pembuat kaki palsu. Ia sebenarnya ingin menjadi seorang pramugari Garuda Indonesia, tetapi dia keluar dari SMAK Dago Bandung saat kelas II. Ia menjadi gadis sampul di majalah Gadis.

Terjun ke dunia film

Film pertama yang dibintanginya saat masih remaja berjudul Perawan-Perawan. Setelah meraih Piala Citra (1984) sebagai Pemeran Utama Wanita terbaik dalam film Cinta di Balik Noda (nominasi FFI 1984 cukup berat, ada Christine Hakim, Jenny Rachman, Zoraya Perucha, dan Lidya Kandou), kariernya mulai mencuat dalam film Catatan si Boy. Ia kembali mendapatkan Piala Citra lewat film Taksi pada tahun 1990.

Kehidupan pribadinya tidak selancar kariernya di layar putih dan karier lainnya sebagai penyanyi pop (albumnya antara lain Simfoni Rindu, Untuk Sebuah Nama, dan Belajar Menyanyi dengan lagu-lagu andalan seperti Begitu Indah, Kerinduan, dan lagu-lagu ciptaan Pance F. Pondaag. Wajah Indonya (blasteran Makassar-Jawa-Jerman-Sunda-Belanda) telah mengesankan seorang penulis Belanda yang bernama Ivan Wolffers, yang menggambarkan rasa kagum serta obsesinya dalam sebuah novel Liefste, mijn liefste (1992) (Sayang, oh sayangku) yang laris dengan lebih dari 10.000 buku terjual di Belanda.[1]

Meriam Bellina terbilang berani melakukan adegan panas sehingga dia pernah mendapatkan gelar sebagai Bom Seks Indonesia. Adegan dalam film Roro Mendut (1982) malah telah dibatalkan di Festival Film Indonesia di Tropenmuseum Amsterdam, karena perannya dianggap terlalu sensual. Karena Arifin C. Noer menjulukinya Magma Perfilman Indonesia.[2] Tiga piala citra ia peroleh dalam film Cinta di Balik Noda (1984), Taksi (1990), dan Get Married (2007). Di dunia sinetron, Meriam meraih Piala Vidia tahun 1994 melalui sinetron Aku Mau Hidup.

Kehidupan pribadi

Meriam menikah untuk pertama kalinya pada tahun 1987, dengan sutradara Ferry Angriawan, tetapi pernikahan itu tidak berkelanjutan dan pasangan bercerai tiga tahun kemudian.[3] Meriam telah kemudian menikah lagi dengan cepat pada tahun 1991 dengan aktor Adisoerya Abdy, yang akrab dipanggil Adi Surya Abdy. Tapi ini juga akhirnya nikah beda agama dengan perceraian pada tahun 2001,[4] meskipun telah dikaruniai dua anak, Nigel Philo Abdy[5] dan Abel Poetra Abdy.[6]

Kasus

Pada tanggal 23 Maret 2012, Meriam mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk melaporkan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea atas tuduhan penganiayaan.[7] Peristiwa itu terjadi pada 10 April 2009 ketika dirinya baru saja pulang dari gereja.[8] Meriam mengaku dipukul dan ditampar oleh pengacara kondang itu sehingga menderita retak di hidung, luka di leher hingga telinga mengeluarkan darah.[9]

Filmografi

Film

Year Judul Peran Keterangan
1981 Perawan-perawan Poppy
1981 Koboi Sutra Ungu Denok
1982 Neraca Kasih
1982 Dongkrak Antik
1982 Roro Mendut Roro Mendut
1982 Perkawinan 83 Diana Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1983
1983 Sorga Dunia di Pintu Neraka Yanti
1983 Senjata Rahasia Nona Vivi
1983 Bumi Bulat Bundar Hedy
1983 Pengantin Pantai Biru Emi
1984 Titik-Titik Noda Tini
1984 Kerikil-Kerikil Tajam Waty
1984 Dia yang Tercinta Lestari
1984 Bercinta dalam Badai Lia
1984 Pelangi di Balik Awan Mira
1984 Cinta di Balik Noda Atika Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1984
1984 Permata Biru Euis
1984 Kabut Perkawinan Siska Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1985
1984 Susana-Susana Buktikan Cintamu
1985 Kulihat Cinta di Matanya Atika Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1986
1985 Romantika (Galau Remaja di SMA) Atiek
1985 Tak Ingin Sendiri Tika
1985 Untuk Sebuah Nama
1986 Ketika Musim Semi Tiba Vivienne
1987 Catatan si Boy Vera
1987 Makin Lama Makin Asyik Erna
1987 Tatkala Mimpi Berakhir Nisia Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1988
1987 Selamat Tinggal Jeanette Jeanette
1988 Namaku ... Joe Pinky
1988 Catatan Si Boy II Vera
1988 Bayar Tapi Nyicil Vina
1989 Catatan Si Boy III Vera
1989 Bercinta dalam Mimpi Kesti
1989 Si Kabayan dan Gadis Kota Inge
1989 Joe Turun ke Desa Pinky
1990 Taksi Desi Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1990
Aktris Terpuji di Festival Film Bandung 1991
1990 Wanita Lisa Aktris Terpuji di Festival Film Bandung 1991
1990 Boneka dari Indiana Eya
1990 Sejak Cinta Diciptakan Lia
1990 Catatan si Boy IV Vera
1990 Nona Manis
1991 Taksi Juga Desi
1991 Saat Kukatakan Cinta Anggun
1991 Peluk Daku dan Lepaskan Tika
1991 Bukan Main Poppy
1991 Bernafas dalam Lumpur Supinah/Yanti
1992 Asmara Bellina
2002 Kafir (Satanic) Syariah Aktris Terpuji di Festival Film Bandung 2003
Aktris Terbaik di Bali International Film Festival
2007 Get Married Bu Mardi Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2007
Nominasi – Aktris Pembantu Terbaik di Indonesian Movie Awards 2008
Aktris Terpuji di Festival Film Bandung 2008
2008 Basahhh... Oma Dasima
2008 Tulalit Meri
2009 XXL-Double Extra Large Entin
2009 Get Married 2 Bu Mardi Nominasi – Aktris Pembantu Terbaik di Indonesian Movie Awards 2010
2010 Love and Edelweiss Kania, mama Ryo
2010 Kabayan Jadi Milyuner Ambu
2011 Get Married 3 Bu Mardi
2012 Test Pack Ibu Sutoyo Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2012
Nominasi – Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Piala Maya 2012
Nominasi – Aktris Pembantu Terbaik di Indonesian Movie Awards 2013
2012 Brokenhearts
2013 Cinta Brontosaurus Mama Jessica
2013 Honeymoon Ibunda David
2013 Get M4rried Bu Mardi
2013 Slank Nggak Ada Matinya Bunda Iffet Nominasi – Aktris Pembantu Terbaik di Indonesian Movie Awards 2014
Pemeran Pembantu Wanita Terpuji di Festival Film Bandung 2014
Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Piala Maya 2014
2014 Bajaj Bajuri The Movie Emak
2014 Kukejar Cinta ke Negeri Cina Ibu Imam
2015 Hijab Mama Anin
2015 Air & Api Dosen
2015 Bulan di Atas Kuburan Ibu Hebring
2015 99% Muhrim: Get Married 5 Bu Mardi
2015 Magic Hour Mama Flora
2016 Jagoan Instan Ratu Gelondongan

FTV

Sinetron

Sitkom

Diskografi

  • Simfoni Rindu (1983)
  • Untuk Sebuah Nama (1984)
  • Kerinduan (1985)
  • Begitu Indah (1986)
  • Mulanya Biasa Saja (1987)
  • Jangan Pernah Ragukan-Single (1988)
  • Aku Percaya (1989)
  • Kata Hati-Soundtrack Namaku Joe (1989)
  • Seandainya Masih Mungkin-Single (1989)
  • Mungkin Aku Harus Berlalu (1990)
  • Asmara (1993)
  • Kucinta Kamu (1999)

Selain itu Meriam Bellina juga sempat mengeluarkan sebuah album live-nya dari Hailai yang terdiri dari :

  • Aku Percaya
  • Begitu Indah
  • Bukan Kau Yang Pertama
  • Di Ujung Malam
  • Ingin Dekat Denganmu
  • Jangan Pernah Ragukan
  • Jangan Salahkan Siapa
  • Kau Kau Kau
  • Kerinduan
  • Mengapa Kita Harus Berpisah
  • Mulanya Biasa Saja
  • Nostalgia Biru
  • Sayang
  • Seandainya Berterus Terang
  • Seandainya Masih Mungkin
  • Symphoni Rindu
  • Untuk Sebuah Nama
  • Walau Hati Menangis

Iklan

Prestasi

  • Aktris Terbaik, Piala Citra FFI 1984 (Cinta di Balik Noda)
  • Aktris Terbaik, Piala Citra FFI 1990 (Taksi)
  • Aktris Terpuji Festival Film Bandung 1991 (Taksi dan Wanita)
  • Aktris Terbaik Drama, Piala Vidia FSI 1994 (Aku Mau Hidup)
  • Aktris Sinetron Terpuji Festival Film Bandung 1999 (Jangan Rebut Suamiku)
  • Aktris Terpuji Festival Film Bandung 2004 (Kafir)
  • Best Actress Bali International Film Festival 2004 (Kafir)
  • Aktris Pendukung Terbaik, Piala Citra FFI 2007 (Get Married)
  • Lifetime Achievement Festival Film Jakarta 2007
  • Aktris Pembantu Terpuji Festival Film Bandung 2008 (Get Married)
  • Aktris film dengan honor termahal pertama 1987-1990, no.2 Paramitha Rusady, no.3 Nurul Arifin (sumber Kompas: 28jt-32jt per film)
  • Aktris sinetron dengan honor termahal urutan ke-5 versi tabloid Buletin Sinetron (1999)
  • Nominasi FFI 2012 - Aktris Pendukung (Test Pack)
  • Nominasi Piala Maya 2012 - Aktris Pemeran Pendukung (Test Pack)
  • Nominasi Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Indonesian Movie Awards 2013
  • Pemeran Pendukung Wanita Terpuji Festival Film Bandung 2014
  • Piala Maya 2014 untuk Aktris Pendukung Terbaik (Slank Nggak Ada Matinya)
  • Nominasi Aktris Terfavorit Panasonic Gobel Awards
  • Pemeran Sinetron Tersilet Silet Awards 2015

Referensi

Pranala luar

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Tuti Indra Malaon
Film : Pacar Ketinggalan Kereta
(1989)
Pemeran Utama Wanita Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Taksi
(1990)
Diteruskan oleh:
Lidya Kandou
Film : Boneka dari Indiana
(1991)
Didahului oleh:
Christine Hakim
Film : Di Balik Kelambu
(1983)
Pemeran Utama Wanita Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Cinta di Balik Noda
(1984)
Diteruskan oleh:
Christine Hakim
Film : Kerikil-Kerikil Tajam
(1985)