Ali James Bon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ali James Bon
Ali James Bon.jpg
Genre
PembuatMD Entertainment
SutradaraEncep Masduki
Pemeran
Penggubah lagu temaIndra
Lagu pembuka"Mari Sholat" — Indra
Lagu penutup"Mari Sholat" — Indra
Penata musikMD Music
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode14 (daftar episode)
Produksi
Produser eksekutifShania Punjabi
Produser
KameraMulti-kamera
Durasi60 menit
Rumah produksiMD Entertainment
DistributorMNC Media
Rilis
Jaringan asliMNCTV
Tanggal tayang asli11 Februari (2013-02-11) –
3 Maret 2013 (2013-3-3)
Pranala luar
Situs web produksi

Ali James Bon adalah sinetron Indonesia produksi MD Entertainment yang ditayangkan perdana 11 Februari 2013 pada pukul 21.00 WIB di MNCTV. Sinetron ini disutradarai Encep Masduki dan dibintangi oleh Shireen Sungkar, Ibnu Jamil, dan Harlan Chaniago.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Namanya Ali (Ibnu Jamil) Anak muda ini tinggal di masjid Ar-Rohman, sebagai penJaga Masjid, sekaligus Tukang Kebon milik Haji Syukur (Zainal Abidin Domba) Itu sebabnya dia dijuluki Ali James Bon si Penjaga Masjid dan Tukang Kebon. Awalnya Ali anak orang kaya. Sarbini (Akri Patrio), sang ayah, adalah seorang pebisnis sukses, tetapi karena tergiur menjadi anggota legislatif, ia mencalonkan diri menjadi calon legislatif tanpa berbekal wawasan politik sedikit pun. Dukungannya tidak mendapat dukungan dari siapapun, jangankan masyarakat, keluarganya sendiri pun tidak mendukungnya. Namun, Sarbini tetap nekad karena ada desakan pihak tertentu yang menghasutnya untuk tetep maju dan yakin terpilih menjadi anggota dewan. Sarbini tidak terpilih. Uang yang sudah dihambur-hamburkan saat kampanye menjadi sia—sia. Akhirnya ia tinggal di rumah petak kontrakan milik Syukur, musuh bebuyutannya. Maya (Meriam Bellina), istri Sarbini yang matre jadi sering marah—marah sehingga membuat Sarbini pusing dan kesal. Walaupun miskin, Maya tetap berpenampilan glamour dan sok kaya.

Ali terpaksa berhenti kuliah, akhirnya ia bertemu Ustadz Restu dan diberi nasihat agar tegar dan kuat menghadapi cobaan. Akhirnya Ustadz nawarin Ali utuk kerja sebagai penjaga masjid sekaligus tukang kebon. Ali juga bisa belajar agama dan menenangkan diri. Pewakaf masjid itu memberi nama tambahan James Bon, artinya Penjaga masjid dan tukang kebon

Ali merasa lebih adem dan lebih tenang tinggal di Masjid terlebih lagi ia mengenal seorang wanita yang sangat cantik dan baik hati, Jamila (Shireen Sungkar) Ternyata Jamila adalah anak Haji Syukur, pemilik masjid, sekaligus ketua yayasan yang. menyebalkan. Hubungan Ali dengan Jamila kian berkembang. Dari rasa simpatik, menjadi teman dan dari teman merebak ke arah yang lebih serius. Namun Jamilah sudah dijodohkan kepada Helmi (Harlan Chaniago), yang mengaku lulusan Kairo. Padahal Jamila nggak suka sama helmi. Selain kelulusannya meragukan sifatnya juga sombong tidak jauh beda dengan Haji Syukur, ayahnya. Perjalanan cinta Ali dan Jamilah ibarat berjalan di atas hamparan duri. Mereka mendapat tentangan tajam dari Helmi dan Syukur. Terlebih setelah Syukur tahu bahwa Helmi adalah anak Sarbini, musuh bebuyutannya.

Tapi, Ali adalah pemuda tangguh yang tegar, ia tetap menghadapi semua tantangan. Berhasilkah Ali memperjuangkan rasa cintanya kepada Jamilah?

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Ibnu Jamil Ali
Shireen Sungkar Jamilah
Harlan Chaniago Helmi
Hasninda Ramadhani Halimah (Eps. 5—9)
Desy Ratnasari N/A
Zainal Abidin Domba Haji Syukur
Meriam Bellina Maya
Akri Patrio Sarbini
Fanny Bauty N/A

Pranala luar[sunting | sunting sumber]