Lompat ke isi

Tuti Indra Malaon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Tuti Indra Malaon
LahirPudji Astuti Suratno
(1939-12-01)1 Desember 1939
Jakarta, Indonesia
Meninggal20 September 1989(1989-09-20) (umur 49)
Jakarta, Indonesia
AlmamaterFakultas Sastra Universitas Indonesia
PekerjaanAktris
dosen
wartawan
politikus
Tahun aktif1971 - 1989
Suami/istriIndra Malaon (? - 1985)
Anak
  • Meike Malaon
  • Ridha Malaon
  • Reita Malaon
Orang tuaSuratno Sastroamidjojo (ayah)
IMDB: nm0538937 Modifica els identificadors a Wikidata

Tuti Indra Malaon (1 Desember 1939  20 September 1989) adalah seorang pemeran Indonesia. Selain menjadi pemeran, ia juga mengajar sebagai dosen di Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Selain itu, ia juga sempat aktif sebagai wartawan majalah Zaman. Suaminya, Indra Malaon, adalah seorang jaksa. Sementara putrinya, Meike Malaon, adalah penyiar di TVRI pada era 1990-an.

Filmografi

[sunting | sunting sumber]
Peran akting
Tahun Judul Peran Catatan
1971 Wadjah Seorang Laki-Laki Tiur
1974 Kawin Lari Sumirah
1976 Perkawinan dalam Semusim Nyonya Kardiman
1981 Puteri Seorang Jenderal Ibu Ineke
Tali Merah Perkawinan Nyonya Maengkom
1982 Neraca Kasih Purwanti
1984 Seandainya Aku Boleh Memilih Bu Brotokusumo
1986 Perisai Kasih yang Terkoyak Bu Lastri
Ibunda Bu Rakhim
1987 Cintaku di Rumah Susun
1988 Pacar Ketinggalan Kereta Bu Padmo

Tuti meninggal pada tanggal 20 September 1989 akibat penyakit liver. Sebelum kematiannya, ia sempat menyelesaikan syuting film terakhirnya, Pacar Ketinggalan Kereta. Lewat film ini pula ia secara anumerta mendapat penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam Festival Film Indonesia 1989.

Penghargaan dan nominasi

[sunting | sunting sumber]
Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
1983 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Neraca Kasih Nominasi
1986 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Wanita Terbaik Ibunda Menang
1989 Festival Film Indonesia Pacar Ketinggalan Kereta Menang
2010 Festival Film Indonesia Penghargaan Seumur Hidup Penerima

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Christine Hakim
Film : Tjoet Nja' Dhien
(1988)
Pemeran Utama Wanita Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Pacar Ketinggalan Kereta
(1989)
Diteruskan oleh:
Meriam Bellina
Film : Taksi
(1990)
Didahului oleh:
Christine Hakim
Film : Kerikil-Kerikil Tajam
(1985)
Pemeran Utama Wanita Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Ibunda
(1986)
Diteruskan oleh:
Widyawati
Film : Arini (Masih Ada Kereta yang Akan Lewat)
(1987)