Ria Irawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ria Irawan
Ria Irawan on Festival Film Indonesia 2015.png
LahirChandra Ariati Dewi Irawan
(1969-07-24)24 Juli 1969
Jakarta, Indonesia
Meninggal6 Januari 2020(2020-01-06) (umur 50)
Jakarta, Indonesia
Pekerjaan
Tahun aktif1973 - 2020
Suami/istri
Yuma Wiranatakusumah
(m. 1997; c. 1999)
Mayky Wongkar
(m. 2016; wafat 2020)
Orang tuaBambang Irawan (ayah)
Ade Irawan (ibu)
KerabatBambang Ari Satrya (kakak)
Bambang Widya Permadi Irawan (kakak)
Saraswati Dewi (kakak)
Shinta Safitri Dewi (adik)

Chandra Ariati Dewi Irawan (24 Juli 1969 – 6 Januari 2020) merupakan pemeran, penyanyi dan sutradara berkebangsaan Indonesia.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Ria lahir dengan nama Chandra Ariati Dewi Irawan pada 24 Juli 1969 di Jakarta, Indonesia. Ia merupakan anak keempat dari lima bersaudara pasangan Bambang Irawan dan Ade Irawan.[1]

Ria menikah dengan Yuma Wiranatakusumah pada 5 April 1997.

Pada tahun 2009, Ria didiagnosis mengidap kanker getah bening sehingga menjalani pengobatan medis di Jakarta. Ria juga harus mengorbankan rambutnya untuk menjalani kemoterapi.[2]

Setelah 17 tahun menjanda, Ria kembali menikah dengan Mayky Wongkar, yang merupakan asisten pribadinya sendiri pada 23 Desember 2016.[3]

Namun aktivitasnya terhenti pada tahun 2017 sejak diketahui kanker getah bening yang sebelumnya sempat terkendali kambuh kembali dan menjalar ke diafragma.[4]

Karier[sunting | sunting sumber]

Ria memulai kariernya sebagai figuran dalam film Sopir Taxi pada tahun 1973. Kemudian Ria mendapat lagi peran sebagai figuran dalam film Belas Kasih, kali ini figuran dengan dialog. Setelah itu, Ria juga bermain dalam film Fajar Menyingsing (1975) bersama Erwin Gutawa, Chicha (1976) bersama Chicha Koeswoyo yang kala itu sedang tenar, Siulan Rahasia (1977), Istriku Sayang Istriku Malang (1977), Nakalnya Anak-Anak (1980) hingga aktingnya yang membuat banyak orang terpikat pada film Kembang Kertas (1984). Berkat perannya di film Bila Saatnya Tiba (1985), Ria meraih nominasi Festival Film Indonesia 1986 sebagai Aktris Pendukung Terbaik. Ria berhasil memenangkan Piala Citra lewat film yang juga dibintangi oleh Mathias Muchus dan Meriam Bellina, yakni Selamat Tinggal Jeanette (1987) sebagai Pemeran pendukung wanita Terbaik di FFI 1988. Di Festival Film Indonesia 2006 dirinya kembali mendapat nominasi Aktris Pendukung Terbaik lewat film Berbagi Suami (2006).

Ria juga merambah dunia tarik suara. Kesempatan rekaman datang untuk membuat album keroyokan bersama kelompok yang diberi nama Japras, yang terdiri dari, antara lain Ully Artha, Debby Cintia Dewi, Wieke Widowati, Rini S. Bono, Nurul Arifin, Ita Mustafa, Ani Kusuma, Eva Arnaz, dan Rima Melati. Album ini meledak dan laris di pasaran. Ria juga merekam dua album dangdut bersama Rano Karno, Hiasan Mimpi dan Sorga Dunia, serta album pop Setangkai Anggrek Bulan dan Di Antara Hatiku Hatimu. Ria juga pernah membentuk trio bersama Nurul Arifin dan Ita Mustafa. Tak cukup menjadi penyanyi, Ria juga menjadi produser untuk albumnya yang berjudul Untuk Kamu bekerja sama dengan Deddy Dhukun. Ria kemudian membuat album duet dengan Melissa, penyanyi Malaysia.

Selain menyanyi, Ria juga menjajal profesi fotogafi dan penyutradaraan videoklip. Ria pernah menggarap klip Anggun C. Sasmi serta penyanyi lainnya. Kemampuan fotografi Ria meningkat setelah diarahkan oleh fotografer Ken Sanjaya dan Drigo L. Tobing. Ria juga pernah bekerja sama dengan Jay Subijakto yang saat itu menjadi kekasihnya, serta Rizal Mantovani yang juga sempat menjadi kekasihnya.

Selama di Milan, yang juga tempat kakaknya, Dewi tinggal bersama suaminya, Ria mengambil kuliah desain grafis. Selama di 'perantauan', Ria beberapa kali mudik, bahkan sempat membintangi film Kuldesak. Tahun 1996, Ria memutuskan kembali ke Indonesia. Namun niat itu berubah kala transit di Singapura. Ria pun memutuskan tinggal sementara di sana. Setelah enam bulan, Ria benar-benar kembali ke Indonesia. Pertengahan tahun 1997, Ria kembali membintangi sinetron dengan berperan sebagai Via di Bidadari yang Terluka.

Ria kembali ke layar lebar dengan membintangi Biola Tak Berdawai. Berkat perannya sebagai Renjani, Ria mendapat gelar The Best Actress dalam ajang Festival Film Asia Pasific di Iran pada 2003. Namun pada tahun 2005, Ria kembali membuat heboh setelah kembali terjerat kasus narkoba. Ria ditangkap bersama pengunjung diskotik Crown yang dinyatakan positif pemakai narkoba. Sayangnya aparat kepolisian sulit menyeret Ria ke pengadilan karena tidak memiliki cukup alat bukti.[5][6]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Sutradara Sebagai
1973 Sopir Taksi Figuran
Belas Kasih Bambang Irawan
1975 Fajar Menyingsing Pemain
1976 Chicha Edward Sirait Pemain
Cinta Abadi Wahyu Sihombing Pemain
1977 Istriku Sayang Istriku Malang Wahab Abdi Pemain
Siulan Rahasia Maman Firmansjah Pemain
1979 Dari Mata Turun ke Hati Jopi Burnama Pemain
Ira Maya dan Kakek Ateng Tjut Djalil Pemain
Ira Maya Si Anak Tiri Edward Sirait Pemain
1980 Darna Ajaib Lilik Sudjio Pemain
Nakalnya Anak-anak Imam Tantowi Pemain
1981 Jangan Ambil Nyawaku Sophan Sophiaan Pemain
1984 Kembang Kertas Slamet Raharjo Pemain
1985 Bila Saatnya Tiba Edward Sirait Pemain
Gejolak Kawula Muda Maman Firmansjah Pemain
1986 Ibunda Teguh Karya Pemain
1987 Lupus I Achiel Nasrun Pemain
Lupus II Achiel Nasrun Pemain
Selamat Tinggal Jeanette Bobby Sandy Pemain
1988 Anak-anak Gass... Achiel Nasrun Pemain
Suami Sophan Sophiaan Pemain
1989 Adikku Kekasihku Eddy Suhendro Pemain
1990 Mutiara di Khatulistiwa Frank Rorimpandey Pemain
1991 Peluk Daku dan Lepaskan Bob Haryadi Pemain
Sekretaris Hadi Poernomo Pemain
1993 Tabir Biru Muchlis Raya Pemain
2003 Biola Tak Berdawai Sekar Ayu Asmara Pemain
2004 Impian Kemarau Ravi Bharwani
2005 Belahan Jiwa Sekar Ayu Asmara Pemain
Janji Joni Joko Anwar Pemain
2006 Berbagi Suami Nia Dinata Pemain
2007 Quickie Express Dimas Djayadiningrat Pemain
2008 May Viva Westi Pemain
Cinlok Guntur Soeharjanto Pemain
Cinta Setaman Harry Dagoe Suharyadi Pemain
2009 Ai Lop Yu Pul Winaldha E. Melalatoa Pemain
2010 Madame X Lucky Kuswandi Pemain
2011 Arisan! 2 Nia Dinata Pemain
2013 Romantini Monty Tiwa Pemain
2013 Soekarno: Indonesia Merdeka Hanung Bramantyo Pemain
2015 Bulan di Atas Kuburan Edo W.F Sitanggang Pemain
2018 A Man Called Ahok Putrama Tuta Pemain
2019 Kuambil Lagi Hatiku Azhar Kinoi Lubis
Wedding Agreement Archie Hekagery Budhe Tari
2020 Mekkah I'm Coming Jeihan Angga Pemain

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Catatan Ref.
1994 Pelangi di Hatiku Sandra
1995 Lika Liku Laki Laki Juminten
1997 Bidadari yang Terluka Novia/Mayang
2004 Rahasia Ilahi N/A
Iman N/A
Tante Tuti Astuti
2006 Bunga Malam N/A
2012 Segalanya Cinta Leny
Jagoan Silat Emak Dinar
2013 Juna Cinta Juni Rahmi
2014 Panji Laras Banaspati
Keterangan
  • N/A: Not Available

Diskografi[sunting | sunting sumber]

  • Dicubit-cubit (1979)
  • Sorga Dunia (1989) — feat Rano Karno
  • Hatiku Hatimu (1992) — feat Rano Karno
  • Setangkai Bunga Anggrek (1992) — feat Rano Karno
  • Hatiku bagai Tertusuk Duri (1996)

Kematian[sunting | sunting sumber]

Ria meninggal dunia pada pagi hari tanggal 6 Januari 2020 di RSCM akibat metastasis kanker. Ia diketahui mulai mengidap kanker kelenjar getah bening di sekitar panggulnya sejak 2009; sempat dinyatakan terbebas dari penyakit ini pada tahun 2014, tetapi pada Maret 2019 diketahui telah tersebar sel-sel kanker di dinding rahim, kepala, dan paru-paru sehingga memaksanya harus kembali menjalani pengobatan.[7][8]

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
1985 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Kembang Kertas Nominasi
1986 Festival Film Indonesia Bila Saatnya Tiba Nominasi
1988 Festival Film Indonesia Selamat Tinggal Jeanette Menang
2003 Asia-Pacific Film Festival Best Actress Biola Tak Berdawai Menang
2004 MTV Indonesia Movie Awards Most Favourite Actress Nominasi
2006 Festival Film Jakarta Pemeran Pembantu Wanita Terbaik Belahan Jiwa Nominasi
MTV Indonesia Movie Awards Most Favourite Supporting Actress Berbagi Suami Menang
Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Nominasi
2007 Indonesian Movie Actors Awards Nominasi
Pemeran Pendukung Wanita Terfavorit Nominasi
2015 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Bulan di Atas Kuburan Nominasi
Piala Maya Aktris Pendukung Terpilih Menang
2016 Usmar Ismail Awards Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Nominasi
Indonesian Movie Actors Awards Menang
Pemeran Pendukung Wanita Terfavorit Nominasi
2020 Indonesian Movie Actors Awards Dedikasi untuk Film Indonesia Penerima
Festival Film Bandung Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Film Bioskop Mekah I'm Coming Nominasi (Anumerta)
Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Nominasi (Anumerta)
Festival Film Tempo Aktris Pendukung Pilihan Tempo Nominasi (Anumerta)
2021 Piala Maya Aktris Pendukung Terpilih Menang (Anumerta)
Indonesian Movie Actors Awards Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Nominasi (Anumerta)
Pemeran Pendukung Wanita Terfavorit Nominasi (Anumerta)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki
  1. ^ Profil Ria Irawan.
  2. ^ "Penyebab Ria Irawan Idap Kanker Getah Bening". 13 November 2014. 
  3. ^ "Ria Irawan Menikah dengan Asisten Pribadinya". 23 Desember 2016. 
  4. ^ Ria Irawan Kembali Drop, Keluarga Minta Doa
  5. ^ "Sulit Menyeret Ria Irawan ke Pengadilan". 3 Agustus 2005. 
  6. ^ "Terjaring Operasi Simpatik Narkoba, Ria Irawan Terkena Status Wajib Lapor". 28 Juli 2005. 
  7. ^ "Ria Irawan meninggal dunia". Kompas Daring (dalam bahasa Indonesia). 2020-01-05. Diakses tanggal 2020-01-06. 
  8. ^ "Aktris Ria Irawan Meninggal Dunia". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2020-01-06. 
Situs web

Pranala luar[sunting | sunting sumber]