Ria Irawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Ria Irawan
220px
Nama lahir Chandra Ariati Dewi Irawan
Lahir 24 Juli 1969 (umur 48)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Aktris, penyanyi, pembawa acara
Tahun aktif 1973 - sekarang
Hubungan Dewi Irawan (kakak)
Pasangan Yuma Wiranatakusumah (cerai) (1997-1999)
Mayky Wongkar (2016-Sekarang)
Orang tua (alm.) Bambang Irawan
Ade Irawan

Chandra Ariati Dewi Irawan atau lebih dikenal dengan nama Ria Irawan (lahir di Jakarta, 24 Juli 1969; umur 48 tahun) adalah aktris berkebangsaan Indonesia. Dia adalah putri dari aktor senior Bambang Irawan (Jawa) dan aktris senior Ade Irawan (Minang).

Karier[sunting | sunting sumber]

Lahir sebagai bungsu dari lima bersaudara pasangan Bambang Irawan dan Ade Irawan yang kala itu tengah naik daun, membuat Ria mendapat sorotan sejak kelahirannya. Karena besar di lingkungan film, bahkan ayahnya memiliki perusahaan film Agora, Ria tertarik dengan dunia perfilman sejak masih kecil. Pada usia empat tahun, Ria telah menjadi figuran dalam film Sopir Taxi (1973), yang dibintangi Bambang Hermanto dan Dien Novita. Kemudian Ria mendapat lagi peran sebagai figuran dalam film Belas Kasih, kali ini figuran dengan dialog. Setelah itu, Ria juga bermain dalam film Fajar Menyingsing (1975) bersama Erwin Gutawa, Chicha (1976) bersama Chicha Koeswoyo yang kala itu sedang tenar, Siulan Rahasia (1977), Istriku Sayang Istriku Malang (1977), Nakalnya Anak-Anak (1980) hingga aktingnya yang membuat banyak orang terpikat pada film Kembang Kertas (1984). Berkat perannya di film Bila Saatnya Tiba (1985), Ria meraih nominasi Festival Film Indonesia 1986 sebagai Aktris Pendukung Terbaik. Ria berhasil memenangkan Piala Citra lewat film yang juga dibintangi oleh Mathias Muchus dan Meriam Bellina, yakni Selamat Tinggal Jeanette (1987) sebagai Pemeran pendukung wanita Terbaik di FFI 1988. Di Festival Film Indonesia 2006 dirinya kembali mendapat nominasi Aktris Pendukung Terbaik lewat film Berbagi Suami (2006).

Ria juga merambah dunia tarik suara. Kesempatan rekaman datang untuk membuat album keroyokan bersama kelompok yang diberi nama Japras, yang terdiri dari, antara lain Ully Artha,Debby Cintia Dewi,Wieke Widowati,Rini S. Bono, Nurul Arifin, Ita Mustafa, Ani Kusuma, Eva Arnaz, dan Rima Melati. Album ini meledak dan laris di pasaran. Ria juga merekam dua album dangdut bersama Rano Karno, Hiasan Mimpi dan Sorga Dunia, serta album pop Setangkai Anggrek Bulan dan Di Antara Hatiku Hatimu. Ria juga pernah membentuk trio bersama Nurul Arifin dan Ita Mustafa. Tak cukup menjadi penyanyi, Ria juga menjadi produser untuk albumnya yang berjudul Untuk Kamu bekerja sama dengan Deddy Dhukun. Ria kemudian membuat album duet dengan Melissa, penyanyi Malaysia.

Selain menyanyi, Ria juga menjajal profesi fotogafi dan penyutradaraan videoklip. Ria pernah menggarap klip Anggun C. Sasmi serta penyanyi lainnya. Kemampuan fotografi Ria meningkat setelah diarahkan oleh fotografer Ken Sanjaya dan Drigo L. Tobing. Ria juga pernah bekerja sama dengan Jay Subijakto yang saat itu menjadi kekasihnya, serta Rizal Mantovani yang juga sempat menjadi kekasihnya.

Selama di Milan, yang juga tempat kakaknya, Dewi tinggal bersama suaminya, Ria mengambil kuliah desain grafis. Selama di 'perantauan', Ria beberapa kali mudik, bahkan sempat membintangi film Kuldesak. Tahun 1996, Ria memutuskan kembali ke Indonesia. Namun niat itu berubah kala transit di Singapura. Ria pun memutuskan tinggal sementara di sana. Setelah enam bulan, Ria benar-benar kembali ke Indonesia. Beragam tawaran syuting dan wawancara serta pemotretan langsung menghampiri. Beberapa sinetron yang kemudian dibintanginya antara lain, Cintailah Daku, Debu Tertiup Angin, Melompati Angin, Bidadari yang Terluka, dan Canting.

Ria kembali ke layar lebar dengan membintangi Biola Tak Berdawai. Berkat perannya sebagai Renjani, Ria mendapat gelar The Best Actress dalam ajang Festival Film Asia Pasific di Iran pada 2003. Namun pada tahun 2005, Ria kembali membuat heboh setelah kembali terjerat kasus narkoba. Ria ditangkap bersama pengunjung diskotik Crown yang dinyatakan positif pemakai narkoba. Sayangnya aparat kepolisian sulit menyeret Ria ke pengadilan karena tidak memiliki cukup alat bukti.[1][2]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Pada pertengahan tahun 1990, Ria menjadi bahan pemberitaan negatif setelah Rivaldi Sukarno ditemukan meninggal akibat overdosis di rumahnya. Akibat kasus ini, Ria harus 'mengasingkan' diri ke luar negeri. Pada tahun 1990, Ria kembali bikin kehebohan dengan berita pernikahannya dengan Yuma, seorang pengusaha dan berstatus duda. Mereka menikah pada tanggal 5 April 1997. Sayang pernikahan ini tak bisa bertahan lama. Desember 1999 mereka memutuskan bercerai, kendati berbagai upaya mempertahankan biduk rumah tangga telah mereka tempuh.

Pada tahun 2009, Ria didiagnosis mengidap kanker getah bening, iapun menjalani pengobatan medis di Jakarta. Ria juga harus mengorbankan rambutnya untuk menjalani kemoterapi.[3]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Sutradara Sebagai
1973 Sopir Taksi Figuran
Belas Kasih Bambang Irawan
1975 Fajar Menyingsing Pemain
1976 Chicha Edward Sirait Pemain
Cinta Abadi Wahyu Sihombing Pemain
1977 Istriku Sayang Istriku Malang Wahab Abdi Pemain
Siulan Rahasia Maman Firmansjah Pemain
1979 Dari Mata Turun ke Hati Jopi Burnama Pemain
Ira Maya dan Kakek Ateng Tjut Djalil Pemain
Ira Maya Si Anak Tiri Edward Sirait Pemain
1980 Darna Ajaib Lilik Sudjio Pemain
Nakalnya Anak-anak Imam Tantowi Pemain
1981 Jangan Ambil Nyawaku Sophan Sophiaan Pemain
1984 Kembang Kertas Slamet Raharjo Pemain
1985 Bila Saatnya Tiba Edward Sirait Pemain
Gejolak Kawula Muda Maman Firmansjah Pemain
1986 Ibunda Teguh Karya Pemain
1987 Lupus I Achiel Nasrun Pemain
Lupus II Achiel Nasrun Pemain
Selamat Tinggal Jeanette Bobby Sandy Pemain
1988 Anak-anak Gass... Achiel Nasrun Pemain
Suami Sophan Sophiaan Pemain
1989 Adikku Kekasihku Eddy Suhendro Pemain
1990 Mutiara di Khatulistiwa Frank Rorimpandey Pemain
1991 Peluk Daku dan Lepaskan Bob Haryadi Pemain
Sekretaris Hadi Poernomo Pemain
1993 Tabir Biru Muchlis Raya Pemain
2003 Biola Tak Berdawai Sekar Ayu Asmara Pemain
2004 Impian Kemarau Ravi Bharwani
2005 Belahan Jiwa Sekar Ayu Asmara Pemain
Janji Joni Joko Anwar Pemain
2006 Berbagi Suami Nia Dinata Pemain
2007 Quickie Express Dimas Djayadiningrat Pemain
2008 May Viva Westi Pemain
Cinlok Guntur Soeharjanto Pemain
Cinta Setaman Harry Dagoe Suharyadi Pemain
2009 Ai Lop Yu Pul Winaldha E. Melalatoa Pemain
2010 Madame X Lucky Kuswandi Pemain
2011 Arisan! 2 Nia Dinata Pemain
2013 Romantini Monty Tiwa Pemain
2015 Bulan di Atas Kuburan Edo W.F Sitanggang Pemain

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
1985 Festival Film Indonesia 1985 Aktris Pembantu Menang
1986 Festival Film Indonesia 1986 Aktris Pembantu Menang
1988 Piala Citra FFI 1988 Aktris Pembantu Terbaik Menang
1994 Piala Vidia 1994 Aktris Utama Komedi Menang
2003 Festival Film Asia Pasifik 2003 Aktris Terbaik Menang
2004 Piala Vidia FFI 2004 Aktris Terbaik Televisi Menang
2006 MTV Indonesia Movie Awards 2006 Most Favourite Supporting Actress Menang
Festival Film Indonesia 2006 Aktris Pembantu Menang
2015 Piala Citra FFI 2015 Peran Pendukung Wanita Terbaik Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]