Antara Cinta dan Dusta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

{{Infobox television | name = Antara Cinta dan Dusta | image =

| genre =

| runtime = | director = Akbar Bhakti

| starring =

| producer =

| company = MD Entertainment | language = Bahasa Indonesia | country =  Indonesia | network = Indosiar | location = Jakarta | first_aired = 17 Januari 2011 (2011-01-17) | last_aired = 24 November 2011 (2011-11-24) | picture_format = | opentheme = "Bawalah Cintaku" — Afgan | endtheme = "Bawalah Cintaku" — Afgan | executive_producer = | writer = Amabel Wijanarko | creative_director = | presenter = | editor = | cinematography = | developer = | creator = | theme_music_composer = [[ | composer = Tim MD
Rico Hutajuly | narrated = | voices = | num_episodes = 203 | list_episodes = #Pranala luar | preceded_by = Marisa | followed_by = }} Antara Cinta dan Dusta adalah sebuah sinetron yang ditayangkan Indosiar.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Chelsea Olivia Atikah
Evan Sanders Sultan Narendratama
Irish Bella Naira
Fendy Chow Fahri Darmawan
Sonya Fatmala Diandra
Rendy Kjaernet Nino
Meriam Bellina Yulia
Boy Tirayoh Dokter Rizal
Hanna Hasyim Sita
Tabah Penemuan Darmawan
Anna Tairas Ema
Aty Cancer Mbah Marni
Linda Ramadhanty Rahma
Daniel Mananta Aryo Darmawan (Episode 1)
Arya (Episode 15)
David Hoffman Bayu
Caroline Dolivia Carol
Wesley Andrew Titan
N/A Ricky
Ranty Purnamasari Gina
Keterangan
  • N/A: Not Available

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Atikah (20) gadis lugu, lucu, baik, tulus, sabar, serta suka bekerja keras. Ia tinggal bersama Mbah Marni, neneknya, di desa Wagir Kidul, dekat Ponorogo - Jawa Timur. Di desa tersebut ada seorang doktor muda bernama Aryo (25) yang sedang bekerja sebagai PTT (Pegawai Tidak Tetap) di puskesmas. Aryo tampan, baik dan simpatik. Mereka saling jatuh cinta dan pacaran back street, kerana Mbah Marni tidak menyetujui hubungan mereka. Mbah Marni punya sebuah trauma yang tak bisa ia ceritakan pada mereka berdua. Meski ditentang, Aryo nekad melamar Atikah dan minta izin memboyongnya ke Jakarta untuk dikenalkan kepada kedua ortunya. Akhirnya Mbah Marni merestui dan membenarkan, dengan syarat Aryo harus membahagiakan cucu satu-satunya itu.

Ketika Aryo memberi khabar pada kedua-dua orang tuanya lewat telefon, ibunya, Sita, menentang. Cuma ayahnya, Darmawan, yang menyokong. Malangnya, saat perjalanan ke Jakarta, bus yang ditumpangi Aryo-Atikah mengalami kemalangan maut. Aryo meninggal, sedangkan Atikah selamat. Sita pun menyalahkan Atikah, yang dinilainya menjadi penyebab musibah ini.

Sepeninggal Aryo, Atikah memilih tinggal di Jakarta dan berjuang keras mewujudkan mesej terkini Aryo: menjadi koki handal. Sebagai batu loncatan, Atikah bekerja menjadi cleaning service di rumah sakit Citra Medika. Di sana, ada doktor muda bernama Sultan, yang ternyata sahabat Aryo. Sialnya, setiap kali Sultan dan Atikah bertemu, selalu dalam keadaan yang salah, sehingga mereka selalu bertengkar layaknya anjing-kucing.

Sultan sendiri sudah dijodohkan dengan Naira, anak pemilik rumah sakit Citra Medika. Sultan menerima perjodohan ini kerana hutang budi. Ayah Naira, Rizal, membiayai kuliahnya dulu. Namun seiring waktu, Sultan malah berbalik mengagumi Atikah. Akhirnya Sultan menjalin hubungan dengan Atikah. Naira dan ibunya, Yulia, marah besar! Ema (ibu Sultan) pun juga menolak mentah-mentah. Rizal akhirnya dilanda dilema, kerana Atikah ternyata anak hasil hubungannya dulu dengan Rahma (putri Mbah Marni). Rahasia terungkap, ternyata dulu Rizal muda pernah bertugas jadi doktor di desa dan menjalin cinta dengan Rahma. Janjinya menikahi Rahma tak terealisasi. Rizal dipaksa menerima perjodohan dengan Yulia, di atas permintaan keluarga. Rahma yang sudah hamil, stres dan meninggal ketika melahirkan Atikah. Agar Rizal berhenti mencari Rahma, Mbah Marni berbohong. Bahawa bayi yang dilahirkan Rahma juga meninggal. Dan kini sekian tahun berlalu, ia baru tahu ternyata anak itu masih hidup. Dia adalah Atikah, cleaning service di rumah sakit miliknya. Atikah pun dihadapkan pada dilema setelah tahu Rizal adalah ayah kandungnya. Mbah Marni melarangnya untuk dekat dengan Rizal yang dibencinya. Rizal tak kalah dilematis menyedari kedua-dua putrinya mencintai lelaki yang sama: Sultan! Fahri, adik Aryo, sebenarnya diam-diam mencintai Atikah dan melakukan pelbagai cara untuk meraih hatinya. Atikah tak pernah mencintai Fahri, sementara hubungannya dengan Sultan juga ditentang habis oleh Ema.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]