Kereta api Bengawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kereta api Tirtonadi)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Kereta api Bengawan
Plat nama KA Bengawan.png
CC 201 92 19 Bengawan.jpg
Kereta api Bengawan menikung di tikungan Kali Gembongan, Sukoreno, Sentolo, Kulon Progo
Informasi umum
Jenis layanan Kereta api jarak jauh
Status Beroperasi
Lokal Daerah Operasi VI Yogyakarta
Pendahulu Tirtonadi (1970-2006)
Senja Ekonomi Bengawan (2006-sekarang)
Mulai beroperasi 12 Juli 1966
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Penumpang harian 1.484 penumpang per hari (rata-rata)
Perjalanan
Relasi perjalanan PurwosariPasar Senen, p.p.
Jumlah perhentian 9-11
Jarak tempuh 570 km
Waktu tempuh rata-rata 9 jam 30 menit (rata-rata)
Frekuensi perjalanan harian Sekali pergi pulang sehari
Nomor kereta api 183-184
Jenis rel Rel berat
Pelayanan
Kelas layanan Ekonomi AC
Susunan tempat duduk 106 tempat duduk disusun 3-2
Fasilitas kereta makan ada
Jenis kaca jendela Kaca dupleks
Bagasi Ada
Lain-lain Tabung pemada, AC, toilet
Teknis sarana dan prasarana
Lokomotif CC201, CC203, CC204
Lebar sepur 1.067 mm
Kecepatan operasional 70 s.d. 90 km/jam
Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal 183-184
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Jakarta
Untuk Kereta api:
Ke Surabaya
Solo Balapan
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Jenar
Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Haurgeulis
Ke Bandung
Bekasi KRL Icon Blue.svg  ARS 
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Jakarta Kota
Keterangan:
  • Senja Utama Solo berterminus di Stasiun Solo Balapan
  • Bengawan berterminus di Stasiun Solo Purwosari
  • Bogowonto, Gajahwong, Jaka Tingkir, Progo, dan Mataram berterminus di Stasiun Lempuyangan
  • Fajar/Senja Utama Yogya berterminus di Stasiun Yogyakarta
  • Di Haurgeulis, Bogowonto berhenti (arah Lempuyangan), Gajah Wong (arah Jakarta) dan Fajar Utama Yogya sebaliknya
  • Di Bekasi, Bogowonto dan Fajar Utama Yogya tidak berhenti (arah Yogyakarta)
  • Di Bekasi, Senja Utama (Yogya/Solo), Bengawan, Jaka Tingkir, Gajahwong, Mataram, dan Progo berhenti (arah Yogyakarta)
  • Progo melintas langsung Yogyakarta, Kebumen, Ciledug, dan Haurgeulis
  • Hanya Gajah wng yang berhenti di Karanganyar (arah Jakarta) dan Bumiayu
  • Hanya Bogowonto yang berhenti di Jenar
  • Hanya Fajar Utama Yogya, Bogowonto, dan Gajah Wong yang berhenti di Kroya (arah Jakarta)
  • Hanya Senja Utama (Yogya/Solo), Bogowonto, Bengawan, Gajahwong, Jakatingkir dan Progo yang berhenti di Kroya (arah Yogyakarta)

Kereta api Bengawan (Hanacaraka: ꦱꦼꦥꦸꦂꦧꦼꦔꦮꦤ꧀ , Sepur Bengawan) adalah kereta api kelas ekonomi yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia di Jawa yang melayani rute Purwosari - Pasar Senen, pergi-pulang (pp).

Asal usul nama[sunting | sunting sumber]

Nama Bengawan diambil Nama Sungai yang terpanjang di pulau jawa dua hulu sungai beranda wilayah Solo daerah Pegunungan Sewu, Wonogiri dan Ponorogo, selanjutnya bermuara di daerah Gresik yaitu Sungai Bengawan Solo setelah terlebih dahulu nama ini diabadikan menjadi Nama Lagu yang diciptakan oleh Gesang pada tahun 1940, Ketika masih berusia 23 Tahun yang sangat terkenal di seluruh asian semenjak diperkenalkan oleh para tentara Jepang. Sejak saat itu, Bengawan Solo menjadi lagu favorit di Jepang yang dinyanyikan oleh banyak musisi Jepang yaitu Lagu Bengawan Solo.

Rangkaian[sunting | sunting sumber]

Dalam setiap perjalanan, KA Bengawan membawa 7 atau 8 gerbong ekonomi, 1 kereta makan pembangkit kelas ekonomi (KMP3), 1 kereta pembangkit (KP3) dan 1 atau 2 Kereta Bagasi Milik Solo Balapan (B). KA Bengawan pernah dipinjam untuk kereta api Feeder Kedungbanteng yang berangkat dari Stasiun Kedungbanteng hingga Stasiun Solo Jebres. Setiap harinya Feeder Kedungbanteng membawa setidaknya 5 gerbong kelas ekonomi untuk dirangkaikan dengan KA Bengawan. Saat ini kereta api Feeder ini sudah tidak aktif.

Pada 1 Januari 2013, tujuan keberangkatan diperpanjang dari Solo Jebres-Tanah Abang, pp, menjadi Solo Jebres-Tanjung Priok pp. Tanggal 1 Februari 2014 kereta api Bengawan mulai diberangkatkan dari Stasiun Purwosari pada jam 15.35 WIB dan dari Stasiun Pasar Senen jam 11.30 WIB

Harga tiket KA Bengawan saat ini Rp80.000,00 sekali jalan. Adapun rangkaian KA Bengawan terdiri dari sebuah lokomotif, tujuh atau delapan kereta ekonomi (K3), kereta makan dan pembangkit (KMP3), satu kereta pembangkit (KP3) serta dua kereta bagasi (B).

Rangkaian Kereta api Bengawan yang berada di Stasiun Solo Purwosari pada malam harinya, akan dipinjam untuk kereta api Kalijaga dengan tujuan Solo Balapan - Semarang Poncol pada esok pagi harinya, dengan perjalanan satu kali pergi-pulang (pp).

Stasiun pemberhentian[sunting | sunting sumber]

Sepanjang perjalanan, KA Bengawan akan berhenti di Klaten, Lempuyangan, Wates, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kroya, Purwokerto, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Cikampek (hanya jadwal tertentu), Bekasi, dan Jatinegara.

Jadwal Perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal perjalanan KA Bengawan mulai 1 April 2017.

KA 183 Bengawan (Purwosari-Pasar Senen)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Purwosari - 14.30
Klaten 14.53 14.55
Lempuyangan 15.20 15.26
Wates 15.57 16.00
Kutoarjo 16.32 16.41
Kebumen 17.06 17.08
Sruweng 17.17 17.25
Gombong 17.36 17.44
Sumpiuh 18.00 18.08
Kroya 18.19 18.22
Randegan 18.31 18.39
Purwokerto 19.00 19.12
Ciledug 20.46 20.48
Cirebon Prujakan 21.13 21.20
Bekasi 23.57 23.59
Jatinegara 00.15 00.18
Pasar Senen 00.28 -

KA 184 Bengawan (Pasar Senen-Purwosari)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Pasar Senen - 11.20
Cikampek* 12.29 12.35
Jatibarang 13.46 13.48
Cirebon Prujakan 14.24 14.35
Purwokerto 16.33 16.45
Gombong 17.40 17.42
Kebumen 18.00 18.08
Kutoarjo 18.34 18.38
Wates 19.07 19.10
Lempuyangan 19.42 19.50
Klaten 20.14 20.16
Purwosari 20.40 -

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]