Syahrul Yasin Limpo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Syahrul Yasin Limpo
ᨔᨑᨘᨒᨘ ᨐᨔᨗ ᨒᨗᨄᨚ
Syahrul Yasin Limpo 2013.jpg
Gubernur Sulawesi Selatan 7
Masa jabatan
8 April 2008 – 8 April 2018
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla
Boediono
Muhammad Jusuf Kalla
Letnan Agus Arifin Nu'mang
Pendahulu Amin Syam
Tanribali Lamo (Pj.)
Pengganti Soni Sumarsono (Pj.)
Nurdin Abdullah
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan
Masa jabatan
19 Januari 2003 – 19 Januari 2008
Presiden Megawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Amin Syam
Wakil Presiden Hamzah Haz
Muhammad Jusuf Kalla
Pengganti Agus Arifin Nu'mang
Bupati Gowa
Masa jabatan
1994–2002
Presiden Soeharto
Bacharuddin Jusuf Habibie
Abdurrahman Wahid
Megawati Soekarnoputri
Gubernur Zainal Basri Palaguna
Wakil Presiden Try Sutrisno
Bacharuddin Jusuf Habibie
Megawati Soekarnoputri
Hamzah Haz
Pendahulu Azis Umar
Pengganti Hasbullah Djabar
Informasi pribadi
Lahir Syahrul Yasin Limpo
16 Maret 1955 (umur 63)
Bendera Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Kebangsaan  Indonesia
Partai politik Partai Golkar (1994–2007)
PDI-Perjuangan (2007–09)
Partai Golkar (2009–18)
Partai NasDem (2018–)
Pasangan drg. Hj. Ayunsri Harahap
Hubungan Ichsan Yasin Limpo (Adik)
Anak Indira Chunda Thita Syahrul Putri
Kemal Redindo Syahrul Putra
Rinra Sujiwa Syahrul Putra (Alm.)
Orang tua H. Muhammad Yasin Limpo
Hj. Nurhayati Yasin Limpo
Alma mater Universitas Hasanuddin
Profesi Politisi
Birokrat
Situs web http://www.syahrulyasinlimpo.com

Syahrul Yasin Limpo (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 16 Maret 1955; umur 63 tahun) adalah seorang politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan sejak tanggal 8 April 2008 hingga 8 April 2018. Ia memenangi pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2007 dan 2013 bersama pasangannya Agus Arifin Nu'mang.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Syahrul Yasin Limpo adalah anak kedua dari pasangan Muh. Yasin Limpo dengan Nurhayati Yasin Limpo.

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SD Negeri Mangkura-Makassar (1967)
  • SMP Negeri 6 Makassar (1970)
  • SMA Katolik Cendrawasih Makassar (1973)
  • Sarjana Hukum Universitas Hasanuddin (S1) Tahun 1983
  • Pasca Sarjana LAN (S2) Tahun 1999
  • Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin (S2) Tahun 2004
  • Pasca Universitas Hasanuddin (S3) Tahun 2008

Pengalaman Organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Sekretaris DPP KNPI Sulsel (Tahun 1990–1993)
  • Ketua DPP AMPI Sulsel (Tahun 1993–1998)
  • Sekretaris SPP Golkar Sulsel (Tahun 1993–1998)
  • Wakil Ketua APKASI Pusat
  • Ketua FKPPI Sulsel (Tahun 2004–2008)
  • Ketua FORKI Sulsel (Tahun 2004–2008)
  • Ketua Kwarda Gerakan Pramuka (Tahun 2004–sekarang)
  • Ketua Kosgoro 57 (Tahun 1998)
  • Ketua ORARI Sulsel
  • Ketua DPD I Golkar Sulsel (Tahun 2009–2018)
  • Ketua DPP Partai NasDem (Tahun 2018-sekarang)

Pengalaman Pekerjaan[sunting | sunting sumber]

  • Diangkat PNS Tahun 1980
  • Kepala Seksi Tata Kota Tahun 1982
  • Kepala Sub Bagian Perangkat IV & V PD. Biro Pemerintahan Umum Tahun 1983
  • Kepala Wilayah Kec. Bontonompo Kab. Gowa Tahun 1984
  • Kepala Bagian Pemerintahan Setwilda Tk. I Sulsel Tahun 1987
  • Kepala Bagian Pembangunan Setwilda Tk. I Sulsel Tahun 1988
  • Kepala Bagian Urusan Generasi Muda & OR Setwilda Tk. I Sulsel Tahun 1989
  • Sekretaris Wilayah Daerah Tk. II Kabupaten Gowa Tahun 1991
  • Kepala Biro Humas Setwilda Tk. I Tahun 1993
  • Bupati Kepala Daerah Tk. II Kab. Gowa Tahun 1994–2002
  • Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2003–2008
  • Gubernur Sulawesi Selatan 2008–2018[1]

Kiprah Politik[sunting | sunting sumber]

Syahrul Yasin Limpo saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan yang pertama kali dipilih secara langsung. Sebelum menjabat sebagai Gubernur, Syahrul Yasin Limpo pernah menjabat sebagai Bupati di Kabupaten Gowa selama dua periode, kemudian menjabat Wakil Gubernur selama satu periode mendampingi Amin Syam, sebelum akhirnya memenangkan pertarungan dengan Amin Syam dalam pilkada Sulsel pada tahun 2007 setelah keduanya sama-sama maju bertarung sebagai calon petahana.

Pilkada 2007[sunting | sunting sumber]

Pada pilkada Sulawesi Selatan tahun 2007, Syahrul Yasin Limpo berpasangan dengan Agus Arifin Nu'mang (saat itu menjabat sebagai ketua DPRD Sulsel) yang merupakan salah satu pimpinan DPD Golkar Sulsel. Pasangan tersebut diusung oleh koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dan Partai Damai Sejahtera (PDS). Sementara rival terberat Syahrul yaitu Amin Syam yang juga ketua DPD Golkar Sulsel di usung oleh koalisi Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta Partai Demokrat, ditambah sejumlah partai kecil lainnya. Setelah menjalani persaingan yang ketat, Syahrul Yasin Limpo akhirnya memenangi pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2007 bersama pasangannya, Agus Arifin Nu'mang.[2]

Pasangan ’Sayang’ ini akhirnya menjadi duet pemimpin baru di Sulsel lima tahun ke depan setelah memenangi Pilkada langsung pada 5 November 2007 dengan meraih 39,53 persen suara, menang tipis atas pasangan HM Amin Syam/Mansyur Ramli (Asmara) yang meraih 38,76 persen dan Azis Qahhar Mudzakkar/Mubykl Handaling 21,71 persen.

Gubernur Periode Pertama (2008–2013)[sunting | sunting sumber]

Syahrul bersama Agus Arifin Nu'mang dilantik sebagai Gubernur Sulawesi Selatan pertama hasil pemilihan umum pada 8 April 2008 di lapangan terbuka.[2] Tahun pertama menjadi Gubernur, Syahrul menargetkan peningkatan posisi Sulawesi Selatan sebagai provinsi penyangga beras untuk kebutuhan nasional. Target produksi padi pada 2008 sebanyak 4.042.471 ton gabah kering giling (GKG) yang didukung luas lahan sekitar 792.641 ha dengan tingkat produktivitas 51,00 kuintal/ha. Sementara target tanam padi untuk musim tanam 2009 seluas 868.411 ha dengan sasaran produksi 5.084.323 ton GKG dengan produktivitas 58,55 kwintal/ha.[3]

Pada tahun 2009, pergerakan ekonomi Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan sekitar 7.8 persen. Hal ini dipicu dengan pertumbuhan produksi jagung sehingga Syahrul Yasin Limpo mengatakan akan melakukan terobosan di tengah krisis global dengan melayani kebutuhan ekspor ke Malaysia dan Filipina, menyusul pengiriman yang sudah dilakukan sekitar 8 ribu ton ke Filipina, Maret 2009.[4]

Marmer juga menjadi salah satu barang ekspor yang menjadi keunggulan Sulawesi Selatan. Maka Pengusaha Malaysia berminat mengimpor marmer asal Sulsel yang selama ini telah diekspor ke Amerika dan Australia. Gubernur menyatakan kesiapannya mengekspor marmer dengan kapasitas ekspor dari Pelabuhan Kabupaten Barru sebanyak 5.000 ton.[5]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan (29 Januari 2016). "Profil Gubernur Sulawesi Selatan". Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Diakses tanggal 23 Maret 2018. 
  2. ^ a b "Syahrul Dilantik di Lapangan Terbuka". Kompas.com. 8 April 2008. Diakses tanggal 22 September 2018. 
  3. ^ "Sulawesi Selatan Tingkatkan Posisi Provinsi Penyangga Beras Nasional". Perum Bulog. 10 Agustus 2008. Diakses tanggal 22 September 2018. 
  4. ^ Irmawati (15 Agustus 2009). "Sulawesi Selatan Siap Ekspor Jagung ke Malaysia dan Filipina". Tempo.co. Diakses tanggal 23 September 2018. 
  5. ^ Tim Pengelola Website Kemenperin. "Pengusaha Malaysia Minati Marmer Sulsel". Kementerian Perindustrian. Diakses tanggal 22 September 2018. 
Jabatan politik
Didahului oleh:
Amin Syam
Gubernur Sulawesi Selatan
2008–2018
Diteruskan oleh:
Soni Sumarsono
Didahului oleh:
Tidak diketahui
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan
2003–2008
Diteruskan oleh:
Agus Arifin Nu'mang
Didahului oleh:
Azis Umar
Bupati Gowa
1994–2002
Diteruskan oleh:
Hasbullah Djabar