Moeldoko

Halaman yang dilindungi semi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Moeldoko
Moeldoko-Portrait.jpg
Potret resmi Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI (2013-2015)
Kepala Staf Kepresidenan Indonesia ke–3
Mulai menjabat
17 Januari 2018
PresidenJoko Widodo
PendahuluTeten Masduki
Panglima Tentara Nasional Indonesia ke–18
Masa jabatan
30 Agustus 2013 – 8 Juli 2015
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
PendahuluAgus Suhartono
PenggantiGatot Nurmantyo
Kepala Staf TNI Angkatan Darat ke–28
Masa jabatan
20 Mei 2013 – 30 Agustus 2013
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Panglima TNIAgus Suhartono (2013)
PendahuluPramono Edhie Wibowo
PenggantiBudiman
Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi ke–30
Masa jabatan
Oktober 2010 – Agustus 2011
PendahuluPramono Edhie Wibowo
PenggantiMuhammad Munir
Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura ke–1
Masa jabatan
Juni 2010 – Oktober 2010
PendahuluJabatan baru
PenggantiGeerhan Lantara
Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad ke–32
Masa jabatan
Januari 2010 – Juni 2010
PendahuluHatta Syafrudin
PenggantiAdi Mulyono
Informasi pribadi
Lahir8 Juli 1957 (umur 65)
Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Partai politik
Anak
  • Randy Bimantoro
  • Joanina Rachma
Tempat tinggalJl. Lembang Terusan, Menteng
Alma materAkabri bagian Darat (1981)
Universitas Terbuka (2001)
Universitas Indonesia (2014)
Penghargaan sipilAdhi Makayasa - Tri Sakti Wiratama 1981
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian Army.svg TNI Angkatan Darat
Masa dinas1981–2015
PangkatPdu jendtni staf.png Jenderal TNI
SatuanInfanteri

Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko,[1] S.I.P. (lahir 8 Juli 1957) adalah pengusaha, politikus, dan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak 17 Januari 2018 pada Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pada 23 Oktober 2019, ia ditunjuk kembali menjadi Kepala Staf Kepresidenan pada Kabinet Indonesia Maju Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Moeldoko kemudian terpilih menjadi ketua umum Partai Demokrat (PD) periode 2020-2025 versi Kongres Luar Biasa.[2] Ia pernah menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013.

Riwayat Hidup

Kehidupan awal

Moeldoko yang dilahirkan di Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kediri ini merupakan putra bungsu dari 12 bersaudara pasangan Moestaman dan Masfu'ah. Saudara-saudaranya adalah Moesadi, Muhammad Sujak, Poerwono, Suyono, Sugeng Hariyono, Supiyani, dan Siti Rahayu.[butuh rujukan]

Pendidikan

Moeldoko merupakan alumnus Akabri tahun 1981 dengan predikat terbaik dan berhak meraih penghargaan bergengsi Bintang Adhi Makayasa.[3]

Pada 15 Januari 2014, Moeldoko meraih gelar doktor Program Pascasarjana Ilmu Administrasi FISIP Universitas Indonesia, dengan disertasinya berjudul "Kebijakan dan Scenario Planning Pengelolaan Kawasan Perbatasan di Indonesia (Studi Kasus Perbatasan Darat di Kalimantan)".[4] Ia lulus dan mendapatkan gelar tersebut dengan predikat sangat memuaskan.[5]

Karier Militer

Sidang Paripurna DPR-RI pada tanggal 27 Agustus 2013 menyetujui jenderal asal Kediri tersebut sebagai Panglima TNI baru pengganti Laksamana Agus Suhartono.[6] Ia adalah KSAD terpendek dalam sejarah militer di Indonesia seiring pengangkatan dirinya sebagai panglima.[7]

Operasi militer yang pernah diikuti antara lain Operasi Seroja Timor-Timur tahun 1984 dan Konga Garuda XI/A tahun 1995. Ia juga pernah mendapat penugasan di Selandia Baru (1983 dan 1987), Singapura dan Jepang (1991), Irak-Kuwait (1992), Amerika Serikat, dan Kanada.[butuh rujukan]

Penghargaan

Selama karier militernya, Moeldoko juga banyak memperoleh tanda jasa antara lain:

Kehidupan pribadi

Ia menikah dengan Koesni Harningsih dan memiliki 2 anak, yaitu: Randy Bimantara dan Joanina Rachmaa.[butuh rujukan]

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2020, Moeldoko memiliki kekayaan dengan total Rp46,7 miliar. Harta kekayaan tersebut mencakup tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor, Jakarta, Pasuruan, dan Surabaya.[8] Harta kekayaan Moeldoko meningkat dibandingkan saat ia masih menjabat menjadi Kepala staf TNI AD (KASAD) pada 2013 yang berjumlah Rp 33 miliar.[9]

Riwayat jabatan

Jabatan militer

Letnan Dua s/d Kapten
Mayor
Letnan Kolonel
Kolonel
Brigadir Jenderal
  • Pa Ahli Kasad Bidang Ekonomi (2007)
  • Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD (2008)
  • Kasdam Jaya (2008)
Mayor Jenderal
Letnan Jenderal
  • Wakil Gubernur Lemhannas (2011)
  • Wakasad (2013)
Jenderal

Jabatan Politik

Riwayat organisasi

Penghargaan

Tanda Jasa

Brevet/Wing

  • Brevet Komando Kopassus
  • Brevet Free Fall
  • Brevet Jump Master
  • Brevet Taipur
  • Wing Penerbad
  • Wing Penerbang TNI AU
  • Brevet Hiu Kencana
  • Brevet Tri Media Taifib
  • Brevet Denjaka (Anti Teror)
  • Brevet Komando Paskhas
  • Brevet Parachutist Thailand

Referensi

  1. ^ Prasetyo, Erie (23 Mei 2015). "Panglima TNI: Sekarang Panggil Saya Jenderal Moeldoko Ginting". Okezone. Diakses tanggal 28 Oktober 2021. 
  2. ^ antaranews.com (2021-03-05). "Moeldoko terpilih jadi Ketum Partai Demokrat versi KLB". Antara News. Diakses tanggal 2022-02-06. 
  3. ^ ALUMNI - 1981 lihat bagian infanteri no. 1
  4. ^ Jenderal TNI Moeldoko raih gelar doktor ANTARA. 15 Januari 2014. Diakses 20 Januari 2014
  5. ^ Moeldoko Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan Diarsipkan 2014-02-02 di Wayback Machine. Metro TV News. 15 Januari 2014. Diakses 20 Januari 2014
  6. ^ Laela Badriyah (27 Agustus 2013). "DPR Setuju Moeldoko Jabat Panglima TNI". Metro TV News. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-03-01. Diakses tanggal 30 Agustus 2013. 
  7. ^ Riski Adam (31 Juli 2013). "Wiranto: Saya Serahkan Rekor Tercepat KSAD pada Jenderal Moeldoko". liputan6.com. Diakses tanggal 30 Agustus 2013. 
  8. ^ Okezone (2021-11-22). "Sumber Kekayaan Moeldoko Rp46,1 Miliar, Ternyata Juragan Tanah". Diakses tanggal 2022-03-09. 
  9. ^ News, Tagar (2017-12-23). "Moeldoko Punya Harta Rp 46 Miliar, Ini Rinciannyya". TAGAR. Diakses tanggal 2022-03-09. 
  10. ^ "DPR Setujui Jenderal Moeldoko Jadi Panglima TNI". August 22, 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-03-30. Diakses tanggal 2013-08-22. 
  11. ^ "DPR Sahkan Moeldoko Sebagai Panglima TNI". Agustus 27, 2013. 
  12. ^ Dani Prabowo (22 Februari 2017). "Krisdayanti, Moeldoko dan Loyalis Anas Jadi Pengurus DPP Hanura, Ini Susunan Lengkapnya". Tribunnews. Diakses tanggal 14 Maret 2021. 
  13. ^ SK Menkumham Partai Hanura 2018
  14. ^ Moeldoko Terpilih sebagai Ketua Umum HKTI Tempo.co, 10 April 2017
  15. ^ Moeldoko dan Cerita 'Ambil Alih' HKTI Kumparan, 2 Februari 2021
  16. ^ antaranews.com (2021-03-05). "Moeldoko terpilih jadi Ketum Partai Demokrat versi KLB". Antara News. Diakses tanggal 2022-02-06. 
  17. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Mldk-acadealumni2

Pranala luar

Jabatan militer
Didahului oleh:
Agus Suhartono
Panglima Tentara Nasional Indonesia
2013–2015
Diteruskan oleh:
Gatot Nurmantyo
Didahului oleh:
Pramono Edhie Wibowo
Kepala Staf TNI Angkatan Darat
2013
Diteruskan oleh:
Budiman
Didahului oleh:
Budiman
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat
2013
Diteruskan oleh:
M Munir
Didahului oleh:
Pramono Edhie Wibowo
Pangdam III/Siliwangi
2010–2011
Didahului oleh:
jabatan baru (reaktivasi)
Pangdam XII/Tanjungpura
2010
Diteruskan oleh:
Geerhan Lantara
Didahului oleh:
Hatta Syafruddin
Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad
2010
Diteruskan oleh:
Adi Mulyono